
BAMM...!!!
“Ckk...!? Tubuh ini makin hari kian melemah layaknya tanaman layu...!!!” Yu He berdecak kesal sembari menggebrak lengan singgasannya.
Tempat tinggal rahasianya yang terletak di bawah ibukota Sky Jewel Kingdom sangat sepi karena memang hanya ia disitu bersama beberapa pelayan, para anggota keluarganya pun berani datang berkunjung jika dirinya memanggil saja. Namun entah mengapa kepalanya terasa begitu pening seolah ruangannya sekarang dipenuhi orang bicara.
Dia memijat – mijat keningnya hingga sehelai rambutnya menjuntai menutupi mata, amarahnya malah tambah memuncak sebab dunia seakan ingin memperlihatkan kalau ia memang seorang wanita tua dan bau tanah. Saat bayangan cantik Yu Lan memenuhi benaknya barulah Yu He bisa menenangkan hatinya.
Sekali lagi Yu He menarik napas panjang terus mendongak, seluruh bola matanya segera berubah gelap seperti langit malam berhias bintang – bintang penuh gemerlap. Kurang lebih satu menit kemudian kepala nenek tersebut terhentak keras lalu menggeleng – geleng tidak sabaran.
“SIAALLLL!!!”
Yu He merupakan Cultivator tertua di Benua Huawai, hanya secuil atau mungkin bahkan tak ada seorang pun pada generasi saat ini mampu menyaingi pengalamannya. Banyak orang bertanya bagaimana caranya dia dapat bertahan hidup sampai sekarang ketika anak – anak berbakat sepantaran dengannya dulu berguguran bagaikan kayu termakan rayap.
Jawabannya cuma satu, yaitu kemampuan istimewa bernama Fate Secret. Yu He terlahir dalam keluarga besar peramal hebat tapi sangat menyembunyikan keahlian mereka, ayah dan ibunya memilih hidup sederhana di gubuk kecil pinggir hutan tanpa memanfaatkan kelebihan itu padahal kekuatan ini berasal dari garis keturunan spesial mereka sebagai penguasa Benua Huawai.
Sayangnya Fate Secret hanya dimiliki oleh seorang anggota saja, meskipun yang lain tetap bisa meramal. Tingkat akurasinya tidak sebaik pewaris Fate Secret. Yu He adalah anak bungsu serta mempunyai empat kakak perempuan, fakta tersebut menyebabkan ibunya sang pemilik sah Fate Secret sebelumnya harus memilih calon penerus.
Laki – laki mustahil memperoleh kemampuan itu, alasannya karena sejak zaman dahulu pola pikir wanita lebih mendalam nan dekat kepada bintang – bintang. Menyadari peluangnya terpilih kecil ditambah muak menjalani hidup kekurangan juga dipandang sebelah mata akhirnya Yu He merancang siasat.
Begitulah satu per satu saudarinya tewas entah terbunuh oleh Demonic Beast, sakit keras, terpeleset jatuh ke jurang, dan mati tenggelam sampai menyisakan cuma dirinya seorang. Dia begitu besar kepala merasa pasti bakal mendapatkan Fate Secret, nyatanya kedua orang tuanya menolak memberikan kekuatan tersebut sebab mengetahui perangai buruk Yu He maupun segala tipu dayanya menyingkirkan kakak – kakaknya.
Kecewa atas keputusan mereka Yu He pergi dari rumah terus bergabung dengan sekte aliran hitam kecil dekat sana, lalu kembali satu tahun kemudian demi menghabisi ayah serta ibunya. Kondisi ini mengakibatkan ia sebagai satu – satunya pemilik darah keluarganya yang tersisa sehingga mau tidak mau Fate Secret jatuh ke tangan keturunan terakhir.
Hari – hari berlalu dan Yu He tetap mengabdi pada sektenya sampai mencapai kekuatan cukup buat menghancurkannya, sambil bermandikan darah dia tertawa terbahak – bahak meninggalkan puing – puing markas kelompok yang membantunya mencapai keinginannya memiliki Fate Secret.
Ia berjalan sembari meracau mengenai dosanya tanpa sadar kalau ada orang lain mendengar semuanya, Yu He tersentak kaget melihat pemuda itu duduk santai membaca buku di antara rindangnya pepohonan. Untuk menghilangkan saksi mata Yu He segera bertindak demi membungkam mulutnya, namun saat hampir mengenai targetnya Yu He membeku.
Cukup dengan pandangannya saja Yu He tau kalau sosok ini mampu menghabisinya semudah manusia menepuk lalat, ia menutup buku miliknya lalu berjalan pergi tanpa mengucapkan sepatah katapun. Meninggalkan Yu He terbujur kaku bermandikan keringat dingin, pria barusan kelak dikenal sebagai Mask Sage. Sang Cultivator terkuat sepanjang sejarah Benua Huawai.
><
Ratusan tahun berselang melewati kejamnya dunia Cultivator dengan menghalalkan segala cara, Yu He berhasil mencapai praktik tinggi kemudian memperoleh umur panjang, ia bahkan menancapkan kuat – kuat pengaruhnya sehingga menjadi orang kepercayaan para Raja Seoris Kingdom. Berbekal Secret Fate dia memberikan arahan – arahan luar biasa terus sukses membuat kerajaan itu mencapai masa kejayaanya.
Dia tak risau sama sekali sebab sudah sejak awal berniat mengubah Seoris Kingdom sebagai miliknya kelak, namun persiapannya harus melambat karena pertemuannya bersama Hao Ren setelah sekian lama. Mereka sama – sama mengabdi kepada Seoris Kingdom, sadar betul Mask Sage mempunyai informasi mengenai kejahatan – kejahatannya mengakibatkan Yu He tertekan.
Terlebih Yu He merasa mustahil menyembunyikan apapun dari pria itu, tatapanya seolah dapat menembus segala penghalang termasuk pikiran seseorang. Untungnya entah karena alasan apa Hao Ren tak pernah mengungkit senggolan antar keduanya dahulu dan menciptakan situasi di mana masing – masing tidak saling mengenal.
Tahun demi tahun berlalu, Yu He kian menua sedangkan Hao Ren nampak serupawan dirinya saat membaca buku pada dahan pohon usai Yu He menghancurkan sekte pertamanya. Rasa lelah serta iri menyebabkan ia menjadi kurang sabar dalam mengambil langkah besar terutama akibat ramalanya mengenai kelahiran pangeran Seoris Kingdom yang akan membebaskan Benua Huwai terhadap genggaman ras Demon kemudian memimpin tanah tersebut menuju era kedamaian.
Yu He tau dialah yang akan tertawa paling akhir dan itu terbukti hingga saat ini, satu per satu penghalang menghilang mulai dari Mask Sage, Demon King, bahkan Ice Emperor hanyalah bidak di atas papan catur miliknya. Seiring makin rentan usianya Yu He mengharapkan adanya penerus namun membutuhkan kurang lebih lima ratus tahun bagi Yu Gang memberikan wadah cocok, makanya Yu He segera merebut Yu Lan dari kedua orang tuanya.
Supaya keahlian nujum istimewanya dapat berpindah, karena Secret Fate tidak boleh berfungsi pada individu berbeda mengakibatkan pandangan Yu He atas benang takdir makin tipis sementara Yu Lan kian menajam intuisinya.
TOK! TOK! TOK!
“Nenek?”
Panggilan pelan memaksa Yu He berhenti tertawa juga kembali ke kenyataan, tanpa perlu menggunakan Divine Sense ia dapat mengetahui siapa dibalik pintu akibat mengenali suaranya. Usai merapikan posisi duduk akhirnya Yu He menyahut seruan Yu Lan.
“Masuklah sayangku”
“Yu Lan datang menghadap” kata Yu Lan membungkuk hormat.
“Ada perlu apa kau kemari Lan’er?”
“Aku hendak melaporkan ramalan hasil akhir perluasan wilayah kerajaan kita”
“Ceritakan yang kau lihat....” Yu He menaikan sebelah alis penasaran.
Yu Lan membuka mulutnya sesaat lalu menutupnya lagi, kelihatan jelas ragu mengutarakannya. Yu He menenangkannya sekaligus memberitahu jika dia tidak mengerti maskud mimpinya, neneknya ada disitu siap membantu.
“Ini sama seperti waktu itu, aku memimpikannya selama satu minggu penuh. Aku....menyaksikan seorang pria bermahkota ditemani angsa dan peri menaiki bunga teratai raksasa melawan dewa tengkorak hitam”
“Bisa kau gambarkan kepadaku paras orang tersebut?”
“Masalahnya terletak di sana....wajahnya tertutup kabut gelap tanpa ujung....” tutup Yu Lan mengakhiri enggan mengangkat kepala soalnya dapat merasakan Qi milik Yu He meluap – luap pertanda kurang senang mendengar kabar barusan.
“Tolong panggilkan Yu Gang, suruh ia kemari sekarang juga!”
Ch.168 (212)
Penasaran kelanjutannya? Jika ingin membaca 44 chapter lebih cepat tau harus kemana bukan? ^^
^^^
Kalian bisa mendukung Author melalui K********a\, hanya dengan memberikan kopi. Para pembaca mampu memberikan energi ektra untuk menulis dan berpikir (imajinasi). Mulai dari harga Rp.5000\,- saja\, pembayaran dapat dilakukan via Gopay\, Ovo\, Transfer Bank\, juga Alfarmart (btw update di sana juga lebih cepat lho\, Ciao!).