The Rebirth Of Ice Emperor S2

The Rebirth Of Ice Emperor S2
Chapter 105 - Jemputan



Ke...na...pa...ekh....”


“Kau masih berani bertanya? Beginilah bayaran dari kegagalan....”


Seorang pria paruh baya menginjak kepala Patriach sekte yang telah hancur berkeping – keping di atas gunung berbentuk tengkorak raksasa, seluruh anggota perkumpulan tersebut dihabisi hingga tak berbekas bahkan hantu – hantu ciptaan berharga milik mereka ikut lenyap bagaikan debu tertiup angin.


“Tuan? Bagaimana dengan para tahanan? Apa sebaiknya dikembalikan ke desa?” tanya salah seorang berpakaian tertutup yang merupakan informan.


“Bawa saja ke Tongliang, jual sebagai budak. Akan kuurus sendiri masalah cucu Patriach”


“Apa anda ingin ditemani?”


“Kau pikir aku ini siapa? Meskipun baru memasuki Nascent Soul dan belum stabil. Mustahil bocah tingkat Forging Qi mampu berbuat macam – macam padaku....”


“Tetapi—“


“Tutup mulutmu atau kau tidak akan bisa menggunakannya lagi” ia berdesis dingin sebelum melesat dengan kecepatan tinggi.


Informan – informan Noble Treasure Shed bertukar pandang kemudian menghela napas, sejujurnya mereka sangat tidak suka saat ditugaskan membawa pulang Jin Chyou sambil dipimpin oleh pria barusan. Ia terlalu angkuh serta semena – mena, walaupun demikian tak satupun berani menentang sebab praktik mereka hanyalah Mortal Foundation.


Akhirnya si ketua mengarahkan anak – anak buahnya untuk menuruti arahan pemimpin mereka, dia cuma dapat mendoakan keberhasilan orang itu. Semoga saja misi pemberian majikannya ini berjalan mulus, karena siapapun tau di dunia Cultivator terdapat sebuah pepatah terkenal yaitu di atas langit masih ada langit.


><


“Uhuk! Uhuk!”


“Nona Jin? Kau baik – baik saja?”


“Ah...apa – apaan ledakan barusan?”


Bing Lian bangkit setelah melindungi tubuh Jin Chyou lalu menatap ke arah titik kecil di langit, tempat seorang pria berpakaian campuran putih keemasan menatap rendah dirinya. Ia memancarkan tekanan luar biasa untuk mengintimidasi Lian.



‘Nascent Soul Early-Stage....’ Baixian memberitahunya dengan nada serius.


“Aku tau....”


“Siapa—Kau!? Han Zan?! Apa maumu!? Siapa yang mengirimu kemari?!”


“Tuan Putri....anda tentu tau, kakek beserta keluarga besar mencari anda kemana – mana” ujar pria bernama Han Zan tadi melayang mendekat.


“Cih!?”


Jin Chyou mengumpat dalam hati kepada siapapun yang memilih Han Zan untuk menjemputnya, kakeknya tidak mungkin melakukan hal tersebut sebab tau Chyou membenci pria itu. Ia selalu mengutamakan kenyamanan cucunya.


Han Zan merupakan seorang yang dibuang oleh sektenya, yaitu White Crescent Galaxy karena terkenal akan sikap buruknya. Padahal dia sangat berbakat sekaligus murid langsung salah satu Tetua di sana, banyak individu berspekulasi kalau jabatan tersebut pasti bakal jatuh ke tangannya cepat atau lambat. Sayangnya takdir berkata berbeda, Moon Empress mengusirnya tanpa sedikitpun memberinya muka.


“Dan sekarang dia menjadi Rogue Cultivator yang bekerja untuk Noble Treasure Shed?” Lian bertanya setelah mendengar informasi dari Jin Chyou.


“Benar....”


“Kalian tidak pandai memilih pegawai ya?”


SYUU...!!! JDASH!!!


Tiba – tiba Han Zan muncul dihadapan keduanya dengan tatapan dingin, nampaknya ia mendengar pembicaraan mereka terus merasa tersinggung. Dalam sekejap Han Zan merebut Jin Chyou dan melepaskan pukulan kuat menghantam ulu hati Bing Lian sampai dirinya terpelanting entah kemana.


“Hehehe....dasar bocah tidak tau diuntung, jaga mulutmu supaya berumur panjang”


“Begitukah? Apa kau tak malu sebagai Nascent Soul masih terkena tipuan anak – anak?”


Lian yang masih mendekap Chyou di pelukannya muncul sembari tersenyum beberapa langkah di belakang Han Zan, badannya mulai nampak tersusun cepat dari kumpulan bulu gagak berwarna putih. Jin Chyou dengan wajah memerah menatapnya dengan terpukau, sementara wajah Han Zan berwarna serupa namun bedanya disebabkan rasa malu.


“Kurang ajar! Teknik ilusi!” umpatnya membanting kain yang sebelumnya ia lihat sebagai Jin Chyou ke tanah.


“Untuk seorang pecundang yang dibuang dari sektenya kau lumayan bermulut besar”


“Kuhabisi kau! Terima ini!”


Tepat ketika serangan Han Zan berikutnya hampir mengenai Lian, Baixian muncul dalam wujud naga mungilnya terus meraung. Gelombang energi kuat mementalkan Han Zan cukup jauh sampai ia harus berputar – putar kembali di udara, masih berusaha pulih dari keterkejutan ia baru menyadari adanya kejanggalan.


Seluruh bagian atas penginapan tempat Bing Lian dan Jin Chyou berada hancur, namun bagian bawah masih utuh seolah terlindung oleh dinding transparan. Seharusnya bukah hal sulit baginya meluluh lantahkan seluruhnya hanya berbekal tiupan pelan, terlebih tiap pecahan bangunan melayang secara misterius bukannya jatuh menghiasi tanah.


‘Sepertinya pria bersumbu pendek itu mulai bisa menggunakan akalnya....’ Baixian menyeletuk santai.


><


“Rewind....” ujar Bing Lian tersenyum sambil menggerakan sebuah arloji perak dengan angka – angka aneh.



Jarum benda tersebut berputar sangat kencang mengikuti kecepatan tangan pemiliknya, perlahan seluruh bagian lantai atas penginapan kembali tersusun rapi seolah tidak pernah dihantam oleh seorang Cultivator Nascent Soul.


Ruler Clock Zone adalah sebuah Spirit Tools koleksi Bing Lian yang mampu menerapkan sihir ruang dan waktu. Barang ini mampu mempercepat, memelankan, memajukan, serta memundurkan masa sekitar ruang lingkupnya. Memang terdengar hebat, tapi sebenarnya ia cuma bisa digunakan kepada benda mati sehingga mengobati cedera dan lain – lain tidak dapat dilakukan. Juga waktu yang dapat dimanipulasi terbatas hanya dua puluh empat jam ke depan maupun ke belakang.


‘Aku baru pertama kali melihat ada Spirit Tools berkemampuan begitu!?’ Jin Chyou dan Han Zan membelalakan mata dibuatnya.


“Kau yakin bisa menang? Dia Nascent Soul lho....”


“Tenanglah, kau temani saja Nona Jin takutnya masih ada bala bantuan akan datang” Lian menoleh ke Baixian.


“Biar aku memberitahunya agar berhenti! Kau tidak perlu melawannya Lian”


“Hehehe....akhirnya kau memanggilku dengan nama, terima kasih Nona Chyou...”


“Eh? Mmm...a...ak..aku....” kata Jin Chyou bicara terbata – bata sembari memainkan jarinya salah tingkah.


“Kalau dia hanya akan pergi membawamu pulang aku pasti membiarkannya saja, sayangnya sejak awal orang ini memang tidak punyai niat sedikitpun membiarkan aku pergi hidup – hidup....”


Bing Lian membuka jendela sebelum mengeluarkan salah satu Flying Sword, dia terbang perlahan mendekati Han Zan. Mata mereka terkunci satu sama lain, Baixian serta Chyou mendekati jendela. Nampak jelas perasaan cemas menghiasi wajah gadis tersebut.


“Aku tau dia adalah Culitivator legendaris dalam sejarah, aku sendiri yang menemukan jati dirinya tetapi....di mataku sekarang dia hanya anak laki – laki seusiaku dengan praktik Forging Qi!? Meski punya barang – barang sakti, bagaimana caranya dia bakal bertahan hidup melawan Nascent Soul!?”


“Hati – hati di jalan....oi gadis kecil?! Kenapa malah kau yang menangis!? Harusnya aku tau! Aku baru bertemu setelah hampir lima ratus tahun menganggapnya mati dan keluar dari dimensi sempit kemarin! Apa yang harus kulakukan jika dia sampai tewas!?” Baixian memukul – mukul pipi Chyou menggunakan tangan kecilnya sembari cemberut usai melambai kepada Lian.


“Pfft!? Hihihi....”


“Kau masih mampu tertawa hah? Aku akui memang sedikit meremehkanmu, tapi sekarang aku punya alasan lebih menghabisimu demi harta – harta berharga milikmu itu” gumam Han Zan nyengir lebar.


“Hmm? Kau yakin lebih tertarik kepada Spirit Tools dari pada latar belakangku sebagai pemiliknya?”


“Persetan! Hal tersebut dapat diurus belakangan, lagi pula siapa yang berani mengusik Noble Treasure Shed....”


“Pantas Saudari Yue membuangmu, kau payah. Tapi....aku suka orang serakah” Bing Lian tersenyum tipis kemudian menjentikkan jarinya. Merekapun menghilang bak di telan bumi.


^^^


Kalian bisa mendukung Author melalui K*ry*k*rs*\, hanya dengan memberikan kopi. Para pembaca mampu memberikan energi ektra untuk menulis dan berpikir (imajinasi). Mulai dari harga Rp.5000\,- saja\, pembayaran dapat dilakukan via Gopay\, Ovo\, Transfer Bank\, juga Alfarmart (btw update di sana juga lebih cepat lho\, Ciao!).