
“Sebuah kebetulan sekali aku bisa menemuimu di sini, aku sempat mendengar kakekmu mencarimu kemana – mana”
“Ahh....kau tau aku hanya berusaha berlibur sejenak dan mendinginkan badan makanya pergi ke utara” sahut Chyou cuek melambaikan tangannya santai.
Karena sama – sama berasal dari latar belakang hebat, keduanya cukup sering berinteraksi sehingga saling mengenal satu sama lain. Namun hal tersebut tidak menjamin mereka akur, sebenarnya Gui Ma enggan berurusan dengan gadis merepotkan seperti Jin Chyou sayangnya kekuatan pengaruh Jin Chen terlalu bagus buat disia – siakan.
“Jadi....? Setelah kau menyaksikan semuanya apa keputusanmu? Sedikit saran sebaiknya kau meninggalkan Frozen Swan River sebelum terlambat”
“Mmm....aku tak terlalu yakin Black Graveyard Sect berani meratakan sekte ini selagi aku berada di dalamnya. Kecuali kalau kalian sungguh – sungguh ingin menjadikan Noble Treasure Shed bersama para aliansinya dari seluruh penjuru Benua Huawai sebagai musuh”
“Kau sedang mengancam?” Gui Ma berbalik lagi sembari menaikan sebelah alisnya.
“Aku? Hohoho....kau berlebihan, aku cuma memberitahu tentang kemungkinan – kemungkinan yang dapat terjadi”
“Menurutku sih bakal seru jika sampai terjadi pertempuran antara Emperors Alliance Sect menghadapi mereka, tapi masalahnya nanti agak melebar. Baiklah mari ikut bersamaku ke kamp, tidak ada untungnya kau diam di sini bukan? Saat urusan selesai aku akan mengantarmu pulang ke Aicowonid Empire terus kita bisa membicarakan pertunangan. Bagaimana menurutmu?”.
“Ah ah, maaf aku harus menolak. Frozen Swan River merupakan salah satu penyuplai Magic Plant juga Spirit Herb utama Noble Treasure Shed sehingga agak sulit direlakan semudah itu, lagi pula aku pribadi kurang menyukai bocah cengeng. Semisal Han’gege orangnya, masih ada peluang bagiku memikirkan penawaran tadi” balas Jin Chyou menyeringai lebar.
Tatapan masing – masing bertemu dengan tanpa sedikitpun menyembunyikan permusuhan dalam kilat matanya, bahkan Sun Bingbing selaku Matriach dan anggota – anggota Frozen Swan River membiarkan dialog keduanya mengalir sebab enggan menginterupsi. Diskusi layaknya barusan condong tentang hubugan politik antar sekte – sekte bintang 10.
Sebagai perkumpulan yang tergolong masih satu tingkat di bawah Black Graveyard Sect atau Noble Treasure Shed, Frozen Swan River tak punya kepentingan sampai harus terseret arus mereka. Namun situasi nantinya akan berubah drastis kalau Xue Yi sungguh berhasil mencapai Heaven Foundation, mau tidak mau Sun Bingbing bersama saudari – saudarinya pasti terjerat hal – hal begini.
Saraf seluruh muka Gui Ma menegang terutama pada bagian pelipis juga leher, matanya mendelik ke arah Jin Chyou seolah ingin mengutuknya supaya mati mengenaskan. Tetapi Chyou malah berjongkok menatapnya dari ketinggian santai seakan tengah melihat anak anjing yang suasana hatinya memburuk.
Jin Chyou sangat memahami bagaimana cara termudah memancing emosi lawan bicaranya karena memiliki kemampuan analisis dan informasi melimpah, salah satu target paling mudah adalah Gui Ma. Dia punya kecenderungan membenci bahkan muak terhadap kedua kakak laki – lakinya yaitu Gui Fu serta Gui Han.
Alasanya sederhana, dirinya selalu hidup dibalik bayang – bayang dua pemuda itu. Gui Fu termasuk Corpse Cultivator gila yang tak segan menghalalkan segala cara untuk membuat mahakarya – mahakarya berupa Undead tingkat tinggi, eksperimenya sering dikaitkan dengan Gui Dong ketika masih muda.
Sementara Gui Han digadang – gadang sebagai keturunan paling berbakat Patriach Black Graveyard Sect tersebut, berbekal otak cerdas ditambah jalan praktik lancar mulai menyebabkan orang – orang memanggilnya Patriach Muda padahal Gui Dong sendiri belum menunjuk calon penerus di antara ketiga cucunya.
Mengalahkan atau mencari sesuatu hal baru yang mereka berdua tidak pernah lakukan sama saja mustahil. Makanya Gui Ma selalu bersikeras ikut demi unjuk gigi agar setidaknya meski sedikit, dapat membuat kakeknya terkesan terhadapnya. Walau ayah dan ibunya sendiri menganggap Gui Ma cuma kegagalan semata.
“Baiklah jika kau bersikeras, kami tinggal menghancurkan Frozen Swan River sambil menangkapmu hidup – hidup....”
Itulah kata – kata terakhir Gui Ma, kemudian dirinya menaiki Undead berbentuk naga tengkorak ditemani pengawal – pengawal berkulit pucat miliknya. Ketika sosokya sudah menjadi titik hitam kecil menghiasi cakrawala barulah Jin Chyou menghela napas panjang sekaligus menggaruk – garuk kepalanya pusing, “Maaf ya Matriach, nampaknya aku hanya mampu membantu sampai situ doang”.
“Terima kasih Noble Treasure Princess, setidaknya berkat tindakanmu Black Graveyard Sect akan sedikit menahan diri”
“Apa benar begitu? Aku sih sedikit pesimis, jika kau tanya aku....” ujar Chyou bangkit membersihkan salju sekitar bokongnya lalu berbalik hendak masuk bersama Xue Yi.
><
“Baixian?”
Jin Chyou berbisik pelan sembari menatap ke pelukannya di mana Baixian menggelantung dalam wujud naga kecilnya, segera setelah semuanya berakhir ia langsung kembali pada bentuk tersebut. Dengan ekspresi bingung Baixian mendongak penasaran kepada gadis itu seolah tidak ada hal mendesak terjadi.
“Hmm?”
“Bukan urusanmu....” Baixian membalas lalu menguap lebar.
“Tapi—“
“Pokoknya aku tak bisa memberitahumu sekarang, kita harus cepat – cepat menemuinya”
Chyou mengeluarkan suara desah ketir, berdasarkan pengalaman pribadinya selama ini melakukan perjalanan bersama Bing Lian. Sedikit sekali hal mampu menyebabkan dia sampai kehilangan kontrol karena amarah, bahkan Lian adalah tipe orang masih dapat tersenyum ke musuh yang hendak membunuhnya.
Wajar kalau Jin Chyou dibuat kepikiran atas napsu membunuhnya saat kunjungan Gui Ma barusan, kondisi Frozen Swan River menjadi sibuk untuk persiapan perang terlebih waktunya amat terbatas. Anggota penting seperti Song My dan Xue Yi berpamitan undur diri memeriksa kesiapan murid – murid lain terus meninggalkan Chyou sendiri bersama Sun Bingbing seorang menuju kediaman Matriach.
Sesampainya mereka disambut oleh ekspresi cemas sekaligus takut Wang Yue serta Dian Wenji, belum sempat Sun Bingbing menanyakan apa gerangan masalahnya keduanya memberikan kode menunjuk jalan memasuki ruangan rahasia yang sudah terbuka lebar.
Bing Lian duduk bersila pada lantai melakukan meditasi, cukup menyaksikan kejadian – kejadian tadi Jin Chyou bisa menyimpulkan jika dirinya melakukan itu sejak tiba dan masih menolak bicara. Kepanikan dua Matriach Frozen Swan River nampaknya dapat dimengerti.
“Li—“
Langkah maupun panggilan Jin Chyou segera terhenti usai Baixian memberinya isyarat agar diam, si naga terbang mendekati Tuannya tanpa memperdulikan tatapan aneh dari ketiga wanita pemimpin sekte tersebut. Akhirnya Chyou mencoba menjelaskan mengenai identitas Baixian sebagai Dao Beast milik Lian supaya masing – masing tenang.
Baixian terlihat sedang berdiskusi melalui telepati dengan Bing Lian, semua menanti dalam diam sampai akhirnya Lian bangkit terus menoleh sambil tersenyum ramah. Tetapi entah mengapa terkesan hampa nan dingin, Chyou tau bukan dia sendirian menyadari hal ini.
“Maaf atas tindakanku sebelumnya merepotkan Matriach sekalian”
“Tuan Muda? Apa kau ingin menyampaikan sesuatu kepada kami?” tanya Dian Wenji memiringkan kepala sangat hati – hati memilih kata – katanya.
“Aku hanya mau menegaskan sejak awal kalau aku tidak akan ambil bagian dalam perang ini, atau dengan kata lain tak bakal membantu sama sekali”
“APA!? KENA—“
‘Diamlah Chyou! Ini bukan waktu yang tepat menginterupsi’ Baixian mengirimkannya telepati kemudian menggeleng – geleng pelan.
“Satu – satunya alasanku kemari adalah untuk mengambil imbalan....”
Sun Bingbing, Wang Yue, serta Dian Wenji bertukar pandang sebentar terus menganggukan kepala, Bing Lian sudah mengkonfirmasi keberhasilan misinya membersihkan nama Frozen Swan River atas tuduhan Kerajaan Fairy Snow dengan menunjukan jasad Huang Mei kepada mereka.
“Kami mengerti” sahut ketiganya mengangguk sembari mengalirkan Qi menuju cincin masing – masing.
Ch.204 (272)
Penasaran kelanjutannya? Jika ingin membaca 66 chapter lebih cepat tau harus kemana bukan? ^^
^^^
Kalian bisa mendukung Author melalui K********a, hanya dengan memberikan kopi. Para pembaca mampu memberikan energi ektra untuk menulis dan berpikir (imajinasi). Mulai dari harga Rp.5000,- saja, pembayaran dapat dilakukan via Gopay, Ovo, Transfer Bank, juga Alfarmart (btw update di sana juga lebih cepat lho, Ciao!).