The Rebirth Of Ice Emperor S2

The Rebirth Of Ice Emperor S2
Chapter 180 - Haru dan Baru



“Tapi....Lian? Mengapa Black Graveyard Sect ingin menyingkirkan Fairy Snow dan Frozen Swan River?” akhirnya Jin Chyou menyeletuk mewakili isi kepala anggota – anggota lainnya di sana.


“Mmm....pertanyaan menarik, walau mampu kemungkinan besar sih karena mereka tidak mau repot – repot mengotori tangan sendiri. Kau ingat diskusi kita mengenai politik Dataran Tengah?”


“Maksudmu tentang perluasan wilayah Sky Jewel Kingdom?”


“Benar, Frozen Swan River termasuk sekte ternama dan berpeluang tinggi diajak bekerja sama oleh pihak Theotopia Empire. Sedangkan Fairy Snow sebagai Spirit Beast yang habitatnya terletak di sekitar sini juga merupakan pengganggu sehinga wajib buat dilenyapkan. Dengan kata lain keputusan mereka mengadu domba sudah sangat tepat” Bing Lian menghela napas lelah.



Setelah dipikir baik – baik penjelasan Lian masuk akal, demi menekan Theotopia Empire maka Sky Jewel Kingdom harus meminimalisir datangnya bantuan kekuatan dari sekte – sekte yang berdiri di sana salah satunya tentu Frozen Swan River. Gelar kelompok Cultivator pengguna Daoist Magic elemen es terkuat bukanlah isapan jempol semata akibat keberadaan The Omniscient Ice Lotus Prince Book.


Terus Fairy Snow sendiri terkenal menjadi Spirit Beast tingkat tinggi serta merepotkan, terlebih mereka mempunyai koloni besar bahkan dikatakan membangun kerajaan sendiri. Ini berarti untuk menggerus daerah kekuasaan Theotopia Empire, pastinya Sky Jewel Kingdom punya potensi bersinggungan menghadapi para Fairy Snow. Itu sebabnya mengadu domba keduanya adalah pilihan terbaik buat melenyapkan hama – hama tersebut.


“Membunuh dua burung dengan sekali lempar....”


“Persis! Perumpamaanmu tepat sekali Saudari Lei”


“KURANG AJAR!!! SKY JEWEL KINGDOM! BLACK GRAVEYARD SECT! AKAN KUBUAT KALIAN MEMBAYARNYA!!!” Sun Bingbing menggeram sembari memancarkan Qi hebat sampai setiap orang merasa kesulitan bernapas.


Bukan cuma dirinya, Wang Yue serta Dian Wenji juga melakukan hal serupa. Istana tempat mereka berada atau mungkin seluruh Frozen Swan River bergetar akibat kemarahan ketiganya, Bing Lian dan Song My membentuk mantra tangan tepat waktu demi melindungi anak – anak di ruangan. Berkat tindakan keduanya Xue Yi, Jin Chyou, maupun Lei Hong yang hampir jatuh kehilangan kesadaran berhasil menjaga keseimbanganya kembali.


Menurut Lian wajar kalau para Matriach marah, Frozen Swan River telah berusaha keras agar tak menyinggung pihak manapun namun sekarang malah ingin disingkirkan padahal belum menyatakan keberpihakan dalam masalah ini. Justru perbuatan Sky Jewel Kingdom malah membuka peluang besar sekte beranggotakan hanya perempuan itu mendekat ke Theotopia Empire.


Taeral menonton tingkah aneh manusia – manusia yang menangkapnya, walau tak mengerti bahasa mereka dia dapat menerka – nerka mengapa pimpinan Frozen Swan River mengamuk. Ekspresi ketiganya kurang lebih sama dengan Raja Fairy Snow ketika tau putrinya diserang, Taeral ingin menanyakan ada apa kepada Lian tapi belum punya kesempatan.


“Saudara Bing? B...ba...bagaimana Senior Huang? Bisakah kita menyelamatkannya?”


“Eh? Ah....maaf aku lupa memberitahumu, semuanya dengarkan baik – baik. Ada satu hal lagi harus aku sampaikan” Lian mengangkat kepalanya menghadap Lei Hong usai mendengar pertanyaan barusan. Meski agak tersentak dia mencoba mengontrol ekspresinya.


Melihat Lian kesulitan mencari kata – kata buat menjelaskan, Chyou menepuk pundaknya kemudian mengajukan diri buat menggantikannya. Awalnya pemuda tersebut sedikit ragu, namun ia berpikir mungkin membiarkan Jin Chyou yang seorang wanita memberitahukan masalahnya adalah keputusan terbaik.


Pandangan setiap anggota Frozen Swan River melebar terutama Xue Yi dan Lei Hong, perlahan air mata mulai membasahi pipi keduanya. Ketiga Matriach ditambah Song My sebenarnya telah menduganya namun mendengarnya langsung tetap saja membuat hati mereka seperti disayat – sayat belati terutama Wang Yue. Sebagai guru dari Huang Mei dia tidak kuasa menutupi kesedihannya.


“Jadi Senior Huang....tewas?”


“Ah...sayangnya begitu, sosok yang sekarang berada di tangan Fairy Snow kemungkinan besar cuma jasad kosong. Undead dalam kendali penuh orang – orang Black Graveyard Sect, aku turut berduka” kata Bing Lian penuh sesal.


“Hiks....karena aku....Senior Huang!? Huaaaaa.....!?”



Jerit Lei Hong pilu bagaikan kehilangan kewarasan berusaha melukai dirinya sendiri, para perempuan di sana buru – buru mendekat buat menenangkan. Sementara Lian berjalan mendekati Taeral buat menjelaskan hasil analisisnya menggunakan bahasa Spirit Beast.


><


“Manusia...?! Tadi kau bilang apa?!” ujar Taeral kencang sampai berdiri saking terkejutnya.


“Kalian ditipu serta dimanfaatkan buat menyerang Frozen Swan River. Agar saling menghancurkan satu sama lain demi kepetingan mereka”


“BRENGSEKKKK!!! Aku tidak percaya ada yang berani berbuat sekeji itu!”


“Makanya sekarang aku sarankan kau mundur untuk mengabari Rajamu” Lian bersandar sambil melipat lengan santai.


“Hah....”


Sebagai balasan atas dugaan penyerangan terhadap Tuan Putri yang merupakan tipu muslihat Black Graveyard Sect, jikalau selepas diturunkannya perintah Taeral dan rekan – rekannya pulang tanpa hasil atau tangan kosong. Kemungkinan besar kepala mereka akan jadi bayarannya.


“Maka dari itu kupikir—“


“Kau ini terlalu banyak berpikir ya? Tenanglah aku sudah menyiapkan juga punya solusinya” kata Bing Lian menggaruk – garuk kepalanya.


“SONGGRYO....!?”


“HIYYYY!?”


Seruan heran Taeral mengagetkan semua orang di sana kecuali Lian sendiri, walau dicecar celotehan menggunakan bahasa Spirit Beast pemuda tersebut masih mampu menimpalinya cukup tenang. Para perempuan terutama Sun Bingbing, Wang Yue, dan Dian Wenji bersiap menghukum Taeral kalau – kalau berani bertindak mencurigakan.


“KAU SERIUS!?”


“Iyaa....kenapa keras kepala sekali sih?” Lian mengusap – usap telinganya yang cukup perih menerima suara keras dari jarak sedekat itu terus mengeluarkan sebilah pedang.


“APA!? Sialan kau—“


SLASH! KRANGG!!!


“Ehhh....?”


Taeral mengerjap – ngerjapkan mata namun rasa nyeri tidak kunjung datang, dia mengira bakal menerima tebasan penghabisan kiriman Bing Lian tapi bukannya melukai dirinya si manusia misterius malah menghancurkan borgolnya sekaligus berarti melepaskan kekangan terhadapnya.


Si Jenderal berusaha mencari penjelasan logis kenapa Lian melakukannya, dengan terbukanya ikatannya berarti sekarang Taeral bebas berbuat sesuka hatinya. Semua orang Frozen Swan River termasuk Jin Chyou melompat kaget menyaksikan kejadian barusan.


“Mengapa....?”


“Untuk membuktikan kata – kataku sebelumnya, akukan bilang jika kau mau bekerja sama bakal membebaskanmu dan pasukanmu supaya kau juga menantumu dapat pulang melihat cucumu. Sekarang kau masih meragukan perkataanku?”


“Kau gila atau apa?! Bagaimana—“


“Hoaamm....menurutku kau tidak cukup gila menyerangku dibawah pengawasan ketiga wanita di sana” Lian menguap sembari merenggangkan badan kemudian menunjuk para Matriach.


“LIAAANNN!?”


Sorakan begitu segera menyambutnya usai berbalik menghampiri mereka tanpa kelihatan waspada sedikitpun terhadap Taeral, Bing Lian cuek memerintahkan Wang Yue, Dian Wenji, dan Song My buat mengantarkan Taeral ke tempat kawan – kawannya sekaligus melepaskan semuanya dari bongkahan es.


Mereka ingin sekali menanyakan alasannya, namun bimbang harus berkata apa sehingga akhirnya patuh. Melihat dua Matriach mengikuti arahan Bing Lian serta tak melakukan protes membuat Song My ikut dalam diam, setelah masing – masing pergi berikutnya Lian menyuruh sisanya membawa Lei Hong keluar agar lebih mudah menenangkannya sekalian supaya punya ruang bicara empat mata bersama Sun Bingbing.


“Tuan Muda kenapa—“


“Tahan pertanyaan anda Matriach, dengarkan dulu. Aku akan memberitahumu rencana buat memperbaiki situasi ini seperti yang aku beritahukan kepada Taeral tadi, lalu mari kita lihat bagaimana pandanganmu mengenainya” potong Lian serius.


Ch.180 (232)


Penasaran kelanjutannya? Jika ingin membaca 52 chapter lebih cepat tau harus kemana bukan? ^^


^^^


Kalian bisa mendukung Author melalui K********a\, hanya dengan memberikan kopi. Para pembaca mampu memberikan energi ektra untuk menulis dan berpikir (imajinasi). Mulai dari harga Rp.5000\,- saja\, pembayaran dapat dilakukan via Gopay\, Ovo\, Transfer Bank\, juga Alfarmart (btw update di sana juga lebih cepat lho\, Ciao!).