
‘Dia perempuan!?’
Begitulah kurang lebih isi pikiran masing – masin murid Frozen Swan River melihat muka Bing Lian, jika rambutnya sudah memanjang seperti dulu ditambah kulit indah bagai mutiara mustahil mereka mengidentifikasinya sebagai seorang pria. Walau sebenarnya jelas dari luar nampak kalau Lian adalah laki – laki tulen tapi anehnya parasnya mungkih lebih menarik ketimbang beberapa gadis di sana sekalipun.
Sekarang perlahan semua paham alasan mengapa Jin Chyou dan Xue Yi bersikeras Lian mengenakan topengnya, jika masuk dalam kondisi ini bisa – bisa seisi sekte heboh dibuatnya. Tanpa usaha sedikitpun ia punya kemampuan tersembunyi mencuri perhatian lawan jenis cukup dengan tersenyum ramah layaknya menyapa orang pada umumnya.
Bahkan Song My selaku anggota paling senior di tempat tersebut juga terbilang memiliki pengalaman cukup banyak harus mengakui sulit sekali menemukan sosok yang berpeluang mengimbangi penampilan Bing Lian, kalaupun ada pasti para generasi tua berumur ratusan tahun terus terlihat awet muda akibat praktik kultivasinya.
Mendengar pertanyaan Yu Shu barusan belum ada seorangpun menanggapi atau protes karena sekarang mereka semua berharap Lian sungguh bakal ikut serta pada ajang sayembara pencarian jodoh Frozen Swan River tiap satu dekade sekali tersebut, sehingga punya kesempatan mempersiapkan diri sebaik – baiknya dalam waktu tersisa. Bing Lian sendiri kebingungan harus menjawab apa, untungnya Chyou menyelamatkannya dengan begitu heroik.
“Terima kasih atas tawaranmu Senior Yu! Tapi sayang harus ditolak sebab dia sudah ada yang punya!”
“Sungguh? Memangnya hubungan kalian sedekat itu? Aku tidak melihatnya demikian wahai Noble Treasure Princess?”
“Apa kau bilang!? Tak bisakah kau menyaksikan betapa mesranya kami!? Benarkan saya—Mmmm!?” Jin Chyou menarik lengan Lian mendekat hendak mengecup pipinya namun gagal berkat kemunculan tiba – tiba dinding es tipis antara mereka lalu menyebabkan lidahnya malah menempel ke sana.
“Hihihihi....”
“Xeee....Yiii.....!??”
“Aduh!? Rambutku!? Aw aw aw!” desis Xue Yi kesakitan dipaksa membatalkan mantra tanganya oleh Chyou dengan menjambaknya.
“Teman – teman....jubahku nanti robek lho....”
“Sudahlah Yu Shu, simpan pertanyaanmu buat lain kali. Junior Bing telah mengikuti prosedur sekte akupun menjamin dia adalah orang yang kami temui di Hoerju, jadi siapapun tidak boleh protes lagi mengerti? Mari masuk, tak baik membuat tamu kita menunggu” Song My mengambil alih.
Selesai intruksi tadi disampaikan barulah Bing Lian dapat bernapas lega, setiap anggota Frozen Swan River kembali tenang serta menurut termasuk perselisihan antar Xue Yi dan Jin Chyou ikut mereda. Dua – duanya memutuskan tuk patuh kemudian melanjutkan perjalanan, air terjun beku sebelumnya terbelah bagaikan tirai sebuah pertunjukan.
Memperlihatkan tangga es indah menuju dalam tanah, sesudah berjalan sekitar lima menit akhirnya pintu keluar terowongan mulai nampak. Mereka disambut oleh sebuah penampakan gua luas berlangit – langit tinggi. Banyak sekali bangunan – bangunan megah menghiasi tiap sudutnya menunjukkan kalau sekte tersebut bukanlah kelas teri.
Memang dari tingkatan posisi Frozen Swan River persis dengan White Crow Sect, sama – sama sekte bintang 9 makanya sekilas kualitas di dalamnya kurang lebih serupa. Rombongan terus berjalan melewati jalan setapak berwarna putih bersih layaknya salju, jalanannya meliuk – meliuk juga teraliri Qi tipis yang membuatnya menyala terang mirip sekali wujudnya dengan sungai – sungai di permukaan.
Saat menikmati pemandangan sekeliling Bing Lian menyadari ada interior bintang – bintang berbeda pada beberapa tempat tertentu sampai memutuskan menanyakan perihal masalah itu ke Xue Yi. Jin Chyou pernah mampir sebelumnya sekaligus mengetahui maksud lambang – lambang tadi jadi cuma menguap malas membiarkan Frozen Swan Princess saja menyampaikan isi sektenya.
Xue Yi cukup antusias karena akhirnya punya kesempatan bicara berdua tanpa gangguan Chyou, ia memberitahukan kalau sesungguhnya di Frozen Swan River terdapat tiga faksi berbeda. Masing – masing dilambangkan oleh warna yaitu bintang putih, bintang biru tua, terus terakhir bintang emas.
Mereka diciptakan bukan untuk saling bertarung melainkan lebih ke pembagian tugas juga fokus keilmuan sesuai keahliannya, bintang putih berfokus terhadap pengendalian Daoist Magic atau sihir elemen es. Jadi biasanya anggotanya mempunyai kemampuan bertarung paling tinggi kemudian bertugas menjadi satuan pelindung sekte.
Bintang biru tua sendiri mempelajari astronomi ditambah ilmu nujum, kelompok ini membaca pergerakan bintang – bintang maupun planet demi memprediksi masa depan atau menafsirkan apa yang kelak akan terjadi.
Mendengar hal itu Lian jadi ingat kepada suatu sosok dengan ilmu serupa tetapi mempunyai tingkat akurasi cukup tinggi, seorang nenek tua berbakat nan licik. Selalu bermain dalam bayang – bayang bahkan mampu membuat skenario – skenario luar biasa bagi cucunya, walau belum punya bukti kuat Bing Lian sebenarnya curiga kalau dia memiliki andil besar pada penyebab kejatuhan Seoris Kingdom.
Sementara faksi terakhir yaitu bintang emas adalah para anggota Frozen Swan River yang berorientasi terhadap ekonomi atau keuangan sekte, mereka bertugas mengumpulkan, menyuplai, kemudian memasarkan Magic Plant serta Spirit Herb di wilayah kekuasaan Frozen Swan River agar Spirit Stone miliknya bisa terus diputar.
Sekarang Lian mulai mengerti makna bintang putih pada medali pemberian Song My, Bing Lian lalu memperhatikan kalau setiap anggota sekte mempunyai warna bintang berbeda menghiasi seragam masing – masing sebagai pertanda dari mana mereka berasal. Tengah – tengah perjalanan Song My berhenti diikuti yang lain akibat mendapat kiriman telepati, akhirnya ia mengangguk sebelum menoleh.
“Junior Bing, Junior Jin, Yi’er, kita berempat harus mengambil jalan berbeda karena Matriach ingin menemui kalian. Terutama kau....Junior Bing”
><
Mereka berempat memisahkan diri dari rombongan kemudian memilih jalan menuju sebuah istana es megah tempat Matriach menetap pada persimpangan, sementara Yu Shu dan yang lain diminta melapor supaya regu penjaga gerbang sekte berikutnya mengisi pos depan air terjun.
Entah mengapa bulu kuduk Lian bergidik pelan, ia merasa kurang nyaman sejak memasuki markas Frozen Swan River akibat tatapan – tatapan tajam orang ke arahnya melalui berbagai penjuru. Beberapa murid bahkan menyempatkan diri menengok keluar hunian sewaktu Bing Lian melintas.
Kalau bukan sebab harus menjaga sikap demi menghormati Frozen Swan River, Lian bersumpah akan mengenakan lagi Black Yaksha Mask agar menghindari momen – momen seperti itu. Song My memimpin masing – masing menaiki tangga salah satu menara, modelnya memutar – mutar nan tinggi sehingga Bing Lian sampai bersiul pelan menatap bawah usai tiba di depan pintu.
TOK! TOK! TOK!
“Guru....ini saya, para tamu telah saya antarkan....”
“Masuklah....” suara lembut terdengar menyahut.
Song My menoleh lalu memberikan anggukan kepada teman – temanya sebelum membuka pintu, ruangan indah berkilauan menyambut kedatangan keempat Cultivator tersebut. Tak jauh dari sana berdiri seorang wanita bermata lentik dengan jubah campuran warna putih dan biru, Xue Yi serta Song My langsung bertekuk lutut.
“Matriach....”
“Syukurlah kalian tiba dalam keadaan utuh, senang bisa berjumpa terutama kau Junior Bing. Tapi jangan salah sangka akupun menyambut kedatanganmu Noble Treasure Princess, walau sedikit terkejut karena tanpa pemberitahuan....”
“Anda tidak perlu berbasa – basi dengan—Mmmm!?”
“Boleh aku mengetahui siapa nama anda Senior?” tanya Lian usai mengunci paksa mulut Jin Chyou berbekal mantra tangan cepat.
“Ah....maaf atas perlakuan kurang sopanku, aku Sun Bingbing. Matriach kelima Frozen Swan River”
Ch.167 (211)
Penasaran kelanjutannya? Jika ingin membaca 44 chapter lebih cepat tau harus kemana bukan? ^^
^^^
Kalian bisa mendukung Author melalui K********a\, hanya dengan memberikan kopi. Para pembaca mampu memberikan energi ektra untuk menulis dan berpikir (imajinasi). Mulai dari harga Rp.5000\,- saja\, pembayaran dapat dilakukan via Gopay\, Ovo\, Transfer Bank\, juga Alfarmart (btw update di sana juga lebih cepat lho\, Ciao!).