The Rebirth Of Ice Emperor S2

The Rebirth Of Ice Emperor S2
Chapter 232 - Dewi Keempat



“Tunggu sebentar! Aku tidak keberatan kau menyingkirkannya tapi kenapa aku juga?! Kalian melakukan transaksi tersembunyi di belakangku ya!?” tuduh Baixian bangkit lalu menunjuk Jin Chyou.


“Lian....!? Jangan bilang kau mau menghabiskan waktu berdua dengan putri Fairy Snow itu tanpa gangguan....grrr....”


“Kau sudah berjanji tak menjualku bukan?”


“Bisakah setidaknya kalian tenang dan membiarkanku menjelaskan alasannya?” Lian menghela napas lelah.


Karena nampaknya pembahasan ini mengenai masalah perjalanan mereka, Xue Yi meminta izin meninggalkan ruangan supaya masing – masing leluasa berbicara. Bing Lian berterima kasih sebelum menatap dua orang di kursi hadapannya yang masing – masing melipat tangan menanti jawaban, Baixian telah kembali pada wujud manusianya jelas sekali kurang menyetujui perintah Lian tadi.


“Jelaskan!”


“Hah....Chyou? Bukankah lokasimu sekarang sudah diketahui oleh Jin Chen?”


“Benar, aku mendapat surat demi meminta laporan detail soal perang kemarin beberapa hari lalu. Tapi mustahil kau—“


“Tidak memang itulah alasannya”


“APA!? KENAPA!?” balas Jin Chyou mengernyitkan dahi.


“Jika kita tetap berpergian bersama, kemungkinan besar identitasku bisa ketahuan. Terlebih aku hendak mengunjungi Alchemist Bachelor dan menurut pendapatku pribadi dari informasi beredar dia kurang suka kediamannya diketahui publik”


“Namun belum tentu semua sesuai perkiraanmu! Sejak mengirim Qiu Na harusnya kakekku tau aku pergi melakukan pencarian bakat – bakat buat dipekerjakan di Noble Treasure Shed”


“Hadeh....itukan cuma dugaan kepala kecil sok pintarmu, bagaimana misal dia mengirim seorang ahli mata – mata yang sulit dideteksi mengikuti kita? Kau berani bertanggung jawab?” Baixian berdecak kesal sangat paham mengenai kekhawatiran Lian.


Chyou membuka mulut mencoba mengeluarkan pembelaan sayang gagal menemukan argumen terbaiknya, Bing Lian berusaha membujuknya secara baik – baik. Dia hanya ingin pergerakannya tak terbatasi oleh keberadaan Jin Chyou terutama karena kejadian besar kemarin, takutnya ada sosok – sosok tertentu mengorek lebih dalam dalang kemenangan Frozen Swan River.


“Puas? Baiklah giliranku, kau pernah berjanji tidak menjualku kepadanya terus mengapa menyuruhku menyertainya pulang?! Mana sudi aku meninggalkan sisimu terutama ketika kau pergi menuju tempat berbahaya Tuan keparat....”


“Baixian aku pergi ke rumah Sarjana Yao” kata Bing Lian heran.


“Ya tapi apa jaminannya jika sikapnya tak berubah? Kau lihat betapa menutup dirinya bocah kikuk tersebut sekarang? Hah....!? Jika kau malah diserahkan untuk Yu Gang saat aku tidak berada dekatmu nantinya bagaimana?!”


“Kau terlalu mendramatisir, terlebih aku punya tugas khusus bagimu”


“Eh?” Baixian mengelap air mata buayanya.


“Manfaatkan kemampuan pengumpulan informasi Noble Treasure Shed buat mencari keberadaaan anggota Lima Hewan Suci milikku, terutama Qinglong”



Wajah Baixian langsung berubah serius, perlahan ia mulai memahami maksud Bing Lian. Keduanya harus secepat mungkin menemukan Kirin betina terkutuk itu atau kekacauan akan pecah, apalagi kalau sampai dia bergabung dengan kelompok Beast tertentu dan menyebar kepanikan massal.


“Nampaknya kau telah mendapatkan garis besarnya, bersama Nona Jin harusnya permintaanku tak sulit bukan?”


‘Heh belum tentu, kau pikir dia sudi bekerja ketika sedang merajuk begini?’ sahut Baixian melalui telepati sembari melirik gadis menunduk sedih di sebelahnya.


“Chyou?”


“Hmm?”


“Sebenarnya aku tau kau disuruh pulang secepatnya untuk menyiapkan acara lelang akbar sepuluh tahun sekali itu, makanya aku tak mau mengambil risiko. Maaf kalau kata – kataku menyebabkan kau merasa sakit hati” Lian menghampirinya terus berjongkok


“Hah? Siapa yang memberitahumu soal Noble Auction Festival?”


“Eeee....aku diminta menyembunyikan identitasnnya”


“Qiu Na....dasar pembunuh bayaran tidak tau diuntung....” secara mengejutkan Jin Chyou menyebutkan nama tadi sambil mengaktifkan Truth Seeker, dia mengepal kuat tangannya dapat membayangkan muka menjulurkan lidah mengejek perempuan tersebut.


“A....hahahaha....tapi—”


“Jangan melindunginya! Mustahil analisisku meleset! Pasti diakan?!”


“Dia hanya ingin menjauhkan aku darimu!”


“Sudahlah....tenang saja, kita pasti bertemu lagi saat waktunya tiba. Ada Baixian bersamamu sebagai jaminanku, aku berjanji memberimu kekuasasaan tertinggi sektemu ingat?” tambah Lian menggenggam telapaknya lembut.


HUG....!!!


“Eeee....Nona Jin?”


“Biarkan aku begini sebentar supaya gampang berpisah denganmu.....” Jin Chyou memeluknya erat, Lian akhirnya mengangguk kemudian membalas dekapannya.


‘Dasar buaya....’


‘Jangan lupa awasi pergerakan Jin Chen, anggota Emperors Alliance Sect, dan melindunginya semisal terjadi usaha pembunuhan’ batin Bing Lian mengirimkan telepati sekaligus mengabaikan komentar usil Baixian.


WOAAAAA.....!!! GRUDUK! GRUDUK!


“Eh?”


“APA SIH!? TIDAK BISAKAH MEREKA TENANG KETIKA AKU MENIKMATI WAKTUKU!” bentak Chyou kesal sebab Lian segera melepaskan diri usai mendengar keributan dari luar.


Ketiganya bergegas mencari tau alasan kegaduhan barusan, ketika mencapai jalan utama murid – murid Frozen Swan River berbondong – bondong menuju air terjun beku sehingga hampir mengakibatkan masing – masing percaya kalau sekte khusus perempuan ini diserang musuh lagi.


Bing Lian mencoba menghubungi Xue Yi atau para Matriach namun hasilnya nihil, saat mengikuti kerumunan ternyata orang – orang yang dicarinya juga telah hadir. Mereka menghampiri Xue Yi untuk bertanya namun jawabannya langsung terpatri begitu Lian, Jin Chyou, dan Baixian mendongak ke arah langit. Dekat lokasi ketiga Matriach ditemani tetua – tetua Frozen Swan River melayang terdapat sebuah lingkaran berwarna hijau giok menerangi segala penjuru.


“Apa – apaan!?”


“Bulannya....”


“Lian?! Fenomena alam ini....berarti jangan – jangan....”


“Ya....ada seseorang baru saja berhasil membentuk Heaven Foundation” Bing Lian mengangguk serius merespon sikap waswas Baixian.


><


Yu Lan menatap pantulannya pada cermin, penampilannya sedikit berbeda dan makin menawan sejak berhasil mencapai Foundation Realm sekaligus membentuk Heaven Foundation. Kakak – kakaknya bahkan tidak dapat memalingkan pandangan darinya sewaktu meninggalkan ruangan latihan tertutup.



Sebelumnya juga sebenarnya Yu Lan memiliki wajah cantik jelita, sayang sikap dingin serta sulit dimengerti membuat setiap orang kepayahan melihat hal tersebut. Terlebih ia hampir menghabiskan seluruh hidupnya di bawah tanah Sky Jewel Kingdom bersama Yu He, dampaknya hubungan dengan Ayah maupun Ibunya tak seperti saudara – saudaranya yang lain.


Namun berkat didikan Yu He secara perlahan tapi pasti dia bertranformasi menjadi permata terpendam sesungguhnya, tidak berlebihan jika menyebut bakat serta penampilannya mengimbangi Twelve Cosmos Princess posisi teratas yaitu gadis – gadis berjuluk Reincarnation Fire Goddess, War Dragon Goddess, dan Twin Sword Goddess.


Tanpa membutuhkan waktu lama, sebentar lagi Yu Lan bakal menjelma sebagai dewi keempat, sang Cosmic Jade Goddes. Dalam kurun beberapa tahun ke depan mereka akan sering berhadapan demi menunjukan siapakah paling hebat mengguncang penjuru Benua Huawai.


“Lan’er? Kau sudah siap?”


“Iya Ayah, bagaimana penampilanku?”


“Sempurna” Yu Gang mengangguk puas melihat gaun hijau indah putrinya kemudian menjulurkan lengannya.


Keduanya berjalan berdampingan menuju teras utama istana yang mengarah menuju lapangan tempat telah banyak sekali rakyat Sky Jewel Kingdom berkumpul, Cultivator atau manusia biasa bersiap merayakan pengumuman pengangkatan Matriach Muda sekaligus Putri Mahkota baru negerinya.


Special Ramadhan Up (12/30)


Ch.232 (320)


Penasaran kelanjutannya? Jika ingin membaca 88 chapter lebih cepat tau harus kemana bukan? ^^


^^^


Kalian bisa mendukung Author melalui K********a\, hanya dengan memberikan kopi. Para pembaca mampu memberikan energi ektra untuk menulis dan berpikir (imajinasi). Mulai dari harga Rp.5000\,- saja\, pembayaran dapat dilakukan via Gopay\, Ovo\, Transfer Bank\, juga Alfarmart (btw update di sana juga lebih cepat lho\, Ciao!).