My Cool Ketos My Husband

My Cool Ketos My Husband
Malam pertama ngapain?



"Ndak, mana baju gue?" tanya Marcell.


"Tuh di lemari ambil aja, "


"Yang mana? kan disini ada dua pintu, "


"Di lemari kiri kalo gak ada di lemari kanan, "


"Sama aja bohong, "


Nanda tak peduli dan terus memainkan ponselnya dengan serius. Sedangkan Marcell masih pusing milih yang mana, karna takut salah, nanti Nanda ngamok.


Pada akhir nya Marcell menyerah dan membuka dua dua pintu lemari itu dangan pelan. Setelah mengambil pakaian nya Marcell berjalan menuju kamar mandi.


"Dasar balok es, kenapa gak diliat dulu kan di pintu kiri ada pakaian dalam gue, " gumam Nanda.


Sedangkan Marcell di kamar mandi.


"Kenapa gak di halangin kek, apa gimana, ini malah di antepin begitu aja, dasar bener-bener udah putus urat malu nya... " gumam Marcell kesal sendiri.


Cklekk...


Marcell keluar dari kamar mandi yang sudah memaki baju nya dan sekarang Marcell sedang mengeringkan rambut nya dengan handuk.


Marcell melihat ke arah kasur, di sana ada seorang gadis yang sudah menjadi istri sah nya sedang tidur dengan lelap tak memakai selimut.


"Kebiasaan... " gumam Marcell tersenyum dan menuju kasur menyelimuti Nanda.


Marcell membawa bantal dan juga selimut yang sudah di siapkan oleh Nanda. Marcell menuju sofa di dekat kasur tersebut. Dengan perlahan Marcell menutup matanya dan tertidur lelap.


...****************...


Pagi hari ini, mereka tak berangkat sekolah karena sudah izin ke guru piket karna ada acara keluarga.


Marcell yang habis dari kamar mandi habis wudhu untuk melaksanakan solat subuh. Marcell melihat Nanda yang masih tidur dengan nyenyak.


"Ndak... bangun.. mau solat apa engga?" panggil Marcell.


"Mm... engga mamah... Kakak lagi datang bulan... " ucap Nanda mengigau.


"Oh yak udah, " gumam Marcell, dan bersiap melaksanakan solat subuh sendiri.


Jam 05.30


Setelah selesai melaksanakan solat, Marcell sudah selesai mandi dan sekarang dia memakai baju olahraga. Turun dengan perlahan dan sudah memaki sepatu, siap untuk pergi, jogging pagi.


"Kak mau kemana?" tanya Firza yang baru keluar dari toilet.


"Mau lari pagi, mau ikut?" sahut Marcell.


"Mau dong, aku mah sering olahraga, lain kali ajak tuh kak Nanda dia jarang banget olahraga, " sahut Firza sambil memaki sepatu.


"Dia sering bangun siang, tapi kenapa masuk sekolah, selalu tepat waktu?" tanya Marcell kepada Firza yang sudah mulai berjalan.


"Kak Nanda mandi asal basah, " jawab Firza.


Marcell terkekeh mendengar nya. Firza yang melihat nya senang. Mereka berdua mulai berlari kecil di sekitar perumahan.


Tak sengaja mereka bertemu dengan Mamah yang habis berbelanja dari tukang sayur.


"Kalian kok tumben udah bangun pagi, " sahut Mamah menghampiri mereka.


"Biasalah mah, aku mau menghabiskan waktu sama kak Marcell sama kak Nanda, sebelum aku sama Betly pulang ke Turki, " jawab Firza.


"Iya... nanti kalo udah selesai joging langsung pulang, jangan keluyuran kemana-mana yah... " sahut Mamah berjalan pergi.


"Ayoo kak, lanjut lagi... " sahut Firza.


Marcell hanya ikut saja, setelah cukup jauh mereka berlari, dan berhenti di warung dan membeli minum.


"Ngomong-ngomong Nanda suka bangun jamber?" tanya Marcell.


"Kalo hari libur jam 8 nan, " jawab Firza sambil meminum air mineral nya.


"Oh, " sahut Marcell.


"Malem pertama ngapain aja?" tanya Firza.


Marcell yang mendengar terkejut dan tak sengaja tersedak air.


Uhukk... uhuk... uhuk...


Firza dengan cepat memukul-mukul puncak kak Marcell.


"Kita cuma, nonton film doang, " jawab Marcell.


"Yah, gak seru dong, kakak gak bisa yah manfaatin suasana?" tanya Firza.


Pertanyaan itu membuat Marcell malu setengah mati.


Pertanyaan yang aneh-aneh, - batin Marcell.


Firza melirik jam di tangannya sudah menunjukkan pukul 07.50 . Dan mengajak kak Marcell pulang, karena mamah sudah menyiapkan sarapan untuk mereka.


.


.


.


.


.


Jam 06.00


"Hooaaammmm... Jam berapa sekarang?" tanya Nanda pada dirinya sendiri, sambil mengucek matanya.


"Aduuuhhh dingin... " ucap Nanda di dalam kamar mandi.


Cklekk...


"Aahhh segerrrr.... kasian tubuh hot gue, " ucap Nanda memeluk dirinya sendiri.


Nanda bersenandung dan tak sengaja melihat sebuh koper hitam di lantai. Karena penasaran, Nanda membuka koper tersebut dan tak ada apa-apa di dalam nya.


"Koper punya siapa sih ini? Gak guna banget, naruh di lantai, nanti gimana kalo ada yang kesandung, kan kasian kopernya, eh, orang nya... " oceh Nanda di dalam kamar.


Saat membuka lemari, Nanda melihat ada setumpuk baju cowok di hadapan nya, dan juga semakin bingung.


"Kok ada baju cowok? Punya siapa sih ini?"


Nanda termenung memikir semua barang milik seorang lelaki yang ada di dalam kamar nya.


"Oh iya gue lupa, kan gue nikah sama Marcell kemarin... Haduuhh... " ucap Nanda menepuk dahinya.


Karena lama di kamar, sampai-sampai Betly harus menyusul.


Cklekk..


"Kakak ngapain sih lama amat, buruan turun, makan, " ucap Betly kesal.


"Sabar napa, gue ini kan harus dandan yang cantik, " sahut Nanda.


"Oh iya lupa, kan kakak udah punya suami yah jadi harus cantik terus biar gak nyari buaya betina... " sahut Betly menahan tawa.


"Diem lu, emang adik gak ada akhlak, " sahut Nanda melempar kaos kaki milik nya ke muka Betly.


"Iiiihhh kakak bauuuu.... " ucap Betly menjauhkan kaos kaki itu dari wajahnya dan menutup hidup nya


"Halah bacot, biasanya juga lu sering koreh-koreh sampah di depan rumah, " sahut Nanda berjalan keluar.


"Eeeuu, gila kali aku, sampe koreh-koreh sampah, " sahut Betly kesal.


"동생에게 예의가 있어야합니다 ..


dongsaeng-ege yeuiga iss-eoyahabnida .." ucap Nanda.


"uuuu는 이미 한국어를 할 수 있습니다 ... 오늘 밤 나는 첫날 서울에 가고 싶습니다 ... hihihi ...


uuuuneun imi hangug-eoleul hal su issseubnida ... oneul bam naneun cheosnal seoul-e gago sipseubnida ... hihihi ..." sahut Betly.


"개년 아


gaenyeon a, " sahut Nanda kesal.


Betly hanya bisa tertawa mengingat percakapan mereka barusan menggunakan bahasa Korea.


"Kalian lagi ngomong apa sih, sampe pake bahasa Korea segala?" tanya mamah.


"Gak kok mah, " sahut Betly duduk di kursi.


"Mah, Firza sama Marcell mana?" tanya Nanda.


"Mereka berdua lagi joging, " sahut Mamah.


"Hello semua... selamat pagi, " sapa Firza yang baru sampai.


Marcell pergi ke kamar mandi untuk membasuh mukanya dan mengganti baju di kamar, setelah itu Marcell duduk di samping Nanda, menunggu sarapan.


"Firza udah ganti baju belum?" tanya mamah.


"Belum mah, " jawab Firza.


"Sana kamu ganti baju dulu, baru makan, " sahut Mamah.


"Nanti aja mah, aku udah laper.. " sahut Firza.


"Sana lu, sekalian mandi, " sahut Betly.


"Diem lu... " sahut Firza kesal.


"Kamu belum mandi dek?" tanya maman.


"Belum mah, tadi aku langsung saja ikut joging sama kak Marcell, " jawab Firza.


"Yak udah nanti aja ganti baju nya makan dulu, : sahut mamah.


"Yeee... "


"Makan yang banyak za, biar nanti balik ke Turki gak mabok, " sahut Betly.


"Emang Firza suka mano di pesawat?" tanya Marcell.


"Yah gitu deh kak gara-gara gak makan dulu di rumah, jadi mabok udara dia,, " sahut Betly.


"Udah, berhenti dulu bicara, makan... Nanda nanti sore kamu balik ke rumah Marcell yah, " sahut Mamah.


"Iya... " sahut Nanda.


Tumben mau, di ajak ke rumah gue, biasanya juga kan nolak, mungkin lagi lancar otaknya... - batin Marcell.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Ini arti dari bahasa Korea yang di atas!!!


"Kamu itu harus sopan sama kakak kamu sendiri.. " ucap Nanda.


"uuuu udah bisa bahasa korea....nanti malam pertama mau di Seoul yah... hihihi... " sahut Betly


"bacot kali kau, " sahut Nanda kesal.