Its My Dream

Its My Dream
pengakuan Rinjani #



"kakak cantik apakah kamu adalah anak komandan kesatuan kami yang baru atau bagaimana. kami sangat penasaran dengan kakak cantik. kakak cantik begitu mestirius karena dari tadi kakak cantik sudah berdiri di podium itu" ujar salah seorang anak kecil yang dari ukuran badan dan cara berbicaranya masih anak sekolah dasar.


Rinjani melihat ke arah Bayu. Bayu tersenyum kepada Rinjani. Semua orang yang berada di kesatuan itu sangat penasaran dengan siapa Rinjani sebenarnya. berjuta pertanyaan muncul sejak saat Rinjani di bawa ke acara tersebut. rinjani benar benar menjadi primadona baru dari kesatuan itu. primadona yang karena kecantikannya dan juga kepinterannya membuat siapa saja menjadi penasaran dengan rinjani.


"ayolah kakak cantik, jawab pertanyaan saya. jangan biarkan kami kami ini yang sekarang menjadi fans berat kakak cantik menjadi menunggu terlalu lama." ulang anak kecil itu kembali bertanya kepada Rinjani. Pertanyaan yang sama yang telah ditanyakan sebanyak tiga kali oleh anak kecil tersebut.


"Siapa yang menyuruh kamu bertanya itu kepada kakak sayang?" ujar Rinjani menjawab pertanyaan anak kecil itu dengan memberikan anak kecil itu pertanyaan lagi.


"Wow sayang. aku semakin cinta" teriak anak kecil tersebut.


Anak kecil itu seperti tidak kehabisan ide untuk menggombal kepada Rinjani. Ada ada saja untaian kata kata yang diucapkan oleh anak itu kepada Rinjani. Kata kata yang sama sekali tidak terbayangkan oleh rinjani akan keluar dari anak kecil tersebut. kata kata yang sebenarnya hanya terpikirkan oleh orang dewasa. tetapi kenyataannya tidak anak kecil itu telah bisa berkata seperti itu. kemajuan dunia yang memang tidak ada batasnya. efek dari menonton tayangan yang tidak untuk usia dirinya. hal itulah yang membuat anak itu menjadi bisa mengatakan hal hal yang di luar prediksi dirinya.


rinjani tersenyum kepada anak kecil itu. senyuman cantik yang diberikan oleh rinjani kepada anak kecil tersebut. anak kecil yang mendapatkan senyuman cantik dari rinjani mendadak menjadi terbang seperti seseorang yang baru mengkonsumsi sesuatu yang tidak diperbolehkan oleh negara.


"wow kakak cantik. senyuman kakak cantik benar benar membuat dunia aku menjadi putar balik. aku benar benar mencintai kakak cantik. andai saja kakak cantik belum menerima lamaran komandan kompi, aku bersedia menjadi kekasih kakak cantik" ujar anak kecil tersebut sambil membalas senyuman yang diberikan oleh rinjani kepada dirinya.


"hu"


"hu"


"hu"


"Anak kecil, jangan suka nikung"


"bakat dari kecil aja udah nampak"


"kayaknya bapaknya playboy ini"


Prok prok prok prok. Terdengar teriakan dan kalimat kalimat yang aneh keluar dari mulut orang orang yang berada di tempat itu. Serta suara tepukan yang menggelegar di lapangan itu akibat dari perkataan yang diucapkan oleh seorang anak kecil kepada rinjani yang dengan percaya dirinya mengatakan kalau dia akan bersedia menjadi kekasih dari seorang rinjani kalau saja rinjani belum menerima lamaran yang diajukan oleh komandan kompi kepada dirinya. Lapangan tersebut kembali riuh akibat ulah anak kecil yang berbicara seperti orang dewasa yang berbakat menjadi playboy.


"Terimakasih anak kecil. Tapi kalau aku menunggu kamu yang masih kecil ini menjadi seperti kekasih hati aku itu, maka aku akan semakin tua dan tidak cantik lagi. jadi aku lebih memilih untuk menerima dan menikah dengan pria tampan ini walaupun sebenarnya kamu lebih tampan dari dirinya" jawab rinjani.


"Yah hatiku terpotek dalam seketika" kata anak kecil itu sambil terjatuh ke tanah seperti seorang pria dewasa yang ditolak lamarannya oleh seorang wanita.


Bayu yang melihat interaksi rinjani dengan anak itu akan terus berlanjut dan membuat kegiatan parade tidak akan selesai dalam waktu yang ditentukan. Bayu kemudian mengambil mic kembali, Dia akan memjawab pertanyaan yang diajukan oleh orang orang yang berada di sana.


"Baiklah saya akan menjawab pertanyaan dari semua kita yang hadir di sini tentang apakah Rinjani merupakan anak dari komandan kesatuan kita yang baru atau tidak, dan kenapa pula Rinjani bisa berdiri di podium kehormatan dan bersebelahan dengan Nyonya komandan kesatuan."  kata Bayu mulai membuka percakapan tentang siapa rinjani sebenarnya.


"jadi sebenarnya Rinjani bukanlah anak kandung dari komandan kesatuan kita yang baru" ujar bayu sengaja mencari kosa kata yang ambigu.


kosa kata yang dipilih oleh bayu membuat semua orang menjadi riuh dan berbisik bisik, sehingga terdengar seperti bunyi lebah yang sedang terbang di langit yang luas dan biru alias blue sky. Rinjani menatap ke arah Bayu. Bayu kembali menatap ke arah Rinjani dan kedua orang tuanya.


"usilnya kamu nggak memandang tempat sayang" ujar Rinjani menahan senyumnya kepada Bayu.


"tengok tu mereka jadi memandang aku dengan tatapan kesedihan seperti itu"


"kamu bener bener lah ya. sudah membuat mereka berpikir yang tidak tidak" lanjut rinjani yang menegur kekasih hatinya itu yang telah melakukan sesuatu yang diluar batas kendali.


"biarin aja sayang. siapa suruh mereka meiliki pemikiran seperti itu" jawab bayu yang tidak mau disalahkan oleh rinjani atas apa yang telah dilakukan oleh dirinya saat ini.


"dasar kamu sayang, sama sekali nggak mau mengalah dengan apapun" ujar rinjani menegur bayu yang kelakuan usilnya sudah muncul kepermukaan.


"bayu" ujar papap yang kali ini memanggil bayu dengan nada dingin dan penuh peringatan.


"jangan bertingkah dan membuat orang berpikiran yang aneh aneh. sekarang jelaskan" ujar papap meminta bayu untuk menjelaskan apa yang terjadi sebenarnya kepada mereka semua yang sekarang hadir di lapangan kesatuan dan sekarang dalam posisi menduga duga dan bertanya tanya kenapa komandan mereka mengangkat anak.


Rinjani memberikan senyuman mengejeknya kepada Bayu.


"kalau papap sudh turun tangan maka bayu anggara akan langsung loyo dan kuncun" ujar rinjani sambil berbisik kepada bayu yang memang tidak bisa berbuat apa apa lagi kalau papap sudah mulai berbicara kepada bayu.


"oke pap" jawab bayu yang tidak akan mungkin membantah apa yang diperintahkan oleh papap kepada dirinya.


Bayu pasti akan melakukan apa pun yang diminta oleh papap kepada bayu. begitu juga dengan mamah. apapun yang diperintahkan oleh mamah kepada bayu, dalam kondisi sedang bagaimanapun bayu pasti akan mendahulukan apa yang dikatakan oleh mamah kepada dirinya. hal itu memang sudah terbukti semenjak bayu kecil sampai sekarang saat bayu sudah menjadi komandan kompi. sifat dan sikap bayu terhadap kedua orang tuanya sama sekali tidak berubah. bagi bayu perintah papap dan mamah adalah perintah tepat di bawah perintah tuhan yang akan dilaksanakan oleh dirinya.