
Para Dayang dan prajurit yang bertugas saat itu sedikit ketakutan kala melihat aura dari ke6 orang yang Mereka tau adalah anggota kerajaan itu sangat mengerikan..
Leon dan Angela yang masih emosi berjalan dibelakang
sedangkan hyper , Johan ,jordan dan skype dibelakang nya
" Kalian kenapa ? " tanya alvin bingung melihat para anak muda yang tadi keluar dengan gembira tapi kini seperti siap menelan orang hidup hidup..
" paman .. jadi gini cerita nya " ucap hyper lalu menceritakan kejadian dipasar tadi..
" begitu.. nino , panggil mereka menghadap ku segera !! " perintah alvin tegas
" baik YANG MULIA " jawab nino lalu pergi menjalankan perintah nya
" biar dia datang kesini.. biar ku cincang tangan nya " ucap Leon emosi
" aku ikut " ucap angela dan jordan serempak
" huuuhhh.. kalian sebaiknya ke tempat pelatihan prajurit aja sana.. sekalian melampiaskan kekesalan kalian.. tapi ingat acara siang nanti kalian lah kunci nya.. " ucap alvin tegas.
" iya paman.. " jawab mereka serempak
" bawa mereka ke lapangan prajurit " perintah alvin ke salah satu prajurit
##
" Wah.. ramai sekali " ucap skype
" pangeran , tuan putri.. inilah tempat latihan kami.. disana kamp jendral teru.. dan yang itu camp nya jendral tare " prajurit itu menunjuk ke arah 2 camp yang ada di sana
" dimana senjata kalian ? " tanya johan
" disana tempat penyimpanan senjata kami " jawab nya
" kita kesana " ucap leon lalu mereka pun ke tempat penyimpanan senjata itu
" kalian siapa ? " tanya jendral teru menghadang mereka
" jendral mereka ini.. " prajurit itu ketakutan.. hingga tak bisa bicara..
" kamu siapa ? " tanya skype
" jendral besar disini.. jendral teru " ucap jendral teru memperkenalkan dirinya dengan gaya khas militer
" maaf menganggu.. permisi " ucap Leon lalu melewati jendral teru
" jangan ganggu mereka jendral " bisik prajurit tadi..
" kenapa ? " bisik nya ..
" hhmmm itu.. " prajurit itu kembali gugup
" hei.. jadi gak ? " teriak leon
" jadi " jawab angela dan jordan serempak lalu berlari ke arah Leon
" dasar bocah , sekali nya nemu mainan aja langsung senang " ucap johan melihat jordan tengah tertawa senang dengan samsak kayu dihadapannya
sedangkan angela sedang melihat sebuah pedang..
" hei , jangan lupakan aku " teriak johan ikut memilih 'mainan' mereka
" mereka siapa ? " gumam jendral teru penasaran dengan angela cs..
" sepertinya mereka orang baru.. siapa mereka ? " tanya jendral tare yang keluar dari camp nya..
" aku pun tak tau.. tak biasa nya YANG MULIA mengizinkan orang luar masuk kesini apalagi sampai seperti itu " ucap jendral teru melihat mereka sudah memegang senjata ..
" kesana yuk " ajak jordan
" ayo.. kayak biasa ya " ucap angela
" siipp.. tenang aja.. list barang ku masih panjang kok " ucap jordan.. lalu kedua nya pun ke arena latihan
" bakal ada tontonan menarik ni " ucap johan lalu mencari spot yang nyaman untuk menonton angela dan jordan latihan..
" kalian yakin mau main kayak gini ? " tanya hyper sesaat setelah jordan membisikkan cara main nya..
angela mengangguk begitu juga jordan
" okelah.. senjata pertama tombak ini.. dalam hitungan ketiga ambil senjata kalian lalu serang lawan " ucap hyper layak nya wasit..
sontak hal itu menarik perhatian prajurit yang juga sedang berlatih hingga berkumpul lah mereka disekitar arena itu
" 1..... 2... 3.. .. MULAI " teriak hyper menandakan latihan bak pertandingan itu dimulai
Dengan cepat jordan mengambil tombak nya lalu berbalik tapi ia berhenti..
" aku menang " ucap angela sudah berdiri didepan jordan sambil mengarahkan tombak nya ke jordan..
" okelah.. aku kalah " jordan mengaku kalah..
" siap siap ya.. ada barang yang aku pengen loh " ucap angela tersenyum jahil ke jordan
" selamat tinggal tabungan ku " ucap jordan berlagak sedih
" hahahaha... jordan jordan.. siap siap aja gak bisa modif lagi " ledek johan dari tepi arena
Syuutt.. braak .. tombak itu melesat cepat ke arah johan tapi dengan mudah nya johan menghindari nya
" no no no.. kau terlalu lambat brother , bukan saingan ku " ledek johan menggerakkan jari telunjuknya
para prajurit dan juga 2 jendral besar itu kaget dengan kemampuan dan kecepatan mereka bertiga.. terlebih tak ada 1 pun dari mereka yang melihat angela mengambil tombak yang berjarak 6 meter dibelakang nya itu.. ditambah kecepatan tombak besar yang di lemparkan jordan tadi menandakan kekuatan yang mendorong nya sangat lah kuat..
" kalian berdua .. udah cukup main nya ? " tanya Leon
lalu angela dan jordan pun turun dari arena itu..
digantikan Leon yang kini naik..
" hyper , mau naik juga gak ? " tanya skype
" gak usah aku lah.. ntar jadi masalah tau " ucap hyper , lalu skype ingat bahwa hyper bukanlah pangeran kerajaan ini tapi pangeran dari kerajaan sekutu..
" kau aja lah.. " ucap hyper .. skype menggeleng..
" babak belur aku.. gak ah " ucap skype
" johan ? " tanya hyper ke johan
" lagi mager ah.. kalian aja " ucap johan
" kalian gak mau main sama aku " ucap Leon karna tak 1 pun dari mereka ber4 yang berani naik..
" gak.. kamu pengecualian.. " tolak Leon tegas saat angela mengajukan diri..
" bilang aja takut kalah .. huuh " rajuk angela ..
" saya yang jadi lawan tanding mu " ucap jendral teru naik ke arena..
Leon menyeringai devil ..
" Hei.. ingat jangan sampai parah ya.. orang itu penting loh !! " teriak johan.. yang dibalas anggukan kepala oleh leon
" jangan menahan diri ya jendral " ucap Leon
" Mulai !! " teriak hyper
Jendral teru lebih dulu menyerang leon dengan pedang nya..
bermacam-macam jurus di keluarkan nya tapi dengan mudah nya Leon menangkis semua itu..
trangg .. Leon menjepit mata pedang itu hanya dengan double stik nya..
" well , jendral.. teknik mu bagus dan kecepatan mu juga lumayan.. tapi , jika hanya segini saja .. bukanlah lawan ku , apalagi dia " ucap leon melirik ke angela yang masih merajuk..
" kau kalah jendral " sambung leon lalu menendang jendral itu keluar arena..
" kalian itu siapa ? " tanya jendral tare
" kami hanya mau numpang bermain disini " jawab angela enteng..
sementara jendral tare bingung ,..
" Sudah Waktu nya " ucap nino datang mengingatkan mereka
" yaahh.. baru juga bentar main nya " keluh jordan
" bentar sih.. tapi semua tabungan mu bakal habis loh.. " ucap johan mengingatkan nya
" aahh .. sayang ku.. minta nya jangan yang mahal mahal ya.. kasian lah aku .. masa tabunganku harus habis lagi.. " bujuk jordan ke angela
" kalah ya kalah.. " jawab angela cuek
" ayolah sayang.. anak manis ,cantik.. ya ya " bujuk jordan ..
" gak .. " jawab angela lalu berjalan meninggalkan jordan
" sayang.. tunggu.. " teriak jordan lalu berlari mengejar angela dan tetap berusaha membujuk nya..
" setiap kalah , dia selalu gitu kah ? " tanya skype
" hahaha kau.. pasti belum pernah di palak bocah itu kan " ucap hyper.. skype menggeleng
" kalau kau kalah .. siap siap miskin aja lah . aku jamin tabungan mu bakal ludes " ucap johan lalu menyusul 2 adik nya
" segitu nya ya ? " tanya skype tak percaya.. leon dan hyper pun tak mampu menahan tawa karna skype beneran gak tau..
" udahlah.. terserah kalian " ucap skype meninggalkan mereka berdua.. lalu dengan masih tertawa leon dan hyper menyusul nya.. begitu Juga Nino
##
Siang pun tiba.. aula utama istana phoenix kini tampak semakin ramai..
semua petinggi kerajaan , bangsawan , dan juga raja raja dari kerajaan sekutu tampak hadir mengisi tempat mereka..
" YANG MULIA RAJA MEMASUKI AULA " teriakan itu menandakan raja alvin telah tiba..
Alvin berjalan dengan penuh wibawa dan juga lengkap dengan baju kebesarannya..
" Silahkan duduk " ucap alvin duduk di kursi nya..
" kalian pasti bertanya tanya.. untuk apa saya undang datang ke istana.. " ucap alvin memecah hening
" maafkan hamba YANG MULIA .. tapi hamba lebih penasaran tentang kursi kursi yang kosong itu YANG MULIA " ungkap jujur seorang bangsawan
" inilah tujuan kalian disini.. masuk " perintah alvin..
Kreeekk.. pintu besar itu terbuka..
Semua undangan pun terdiam begitu juga ayah nya hyper yang melihat putra nya dalam balutan baju istana ..
Mereka berjalan masuk , memakai baju khas pangeran dan putri .. Angela berjalan didepan diapit Hyper dan Leon..
Johan , jordan dan skype berjalan dibelakang..
Dengan gagah kelima pangeran masuk bersama sang puteri yang juga sangat cantik dan menawan walaupun wajah nya tertutup..
" Izinkan ku perkenalkan.. inilah pangeran dan puteri penerus takhta kerajaan phoenix yang selalu kalian cari.. putra dan putri dari mendiang putri raja Diana " ucap alvin memperkenalkan mereka padahal baru sampai ke kursi mereka
" YANG MULIA.. kenapa sepertinya umur mereka sama ? " tanya perdana menteri istana
" memang usia mereka tak jauh berbeda.. tapi perlu kalian ketahui.. mereka lah pangeran dan putri kerajaan phoenix.. kecuali ini.. " ucap alvin merangkul hyper
" dia adalah putra mahkota kerajaan Trian .. " ucap alvin mengkode raja rian ayah hyper
" YANG MULIA.. apa bukti nya jika mereka memang putra putri dari putri raja.. ? " tanya perdana menteri itu lagi..
" ini bukti nya " ucap alvin memberikan pedang khusus angela ke tangan angela..
" apa maksud anda YANG MULIA ? " tanya nya lagi..
" buka dan tunjukkan warisan dari bunda mu " bisik alvin ke angela.. angela mengangguk pelan..
Sreekk..
" itu.. itu kan.. "
" ternyata benar "
mereka mulai ribut kala angela menarik pedang itu lalu mengeluarkan sedikit api biru dipedang nya..
" ternyata kamu.. " batin reiki yang juga datang bersama ayahnya..
" kamu berubah pikiran ? " tanya raja rius melihat reiki menatap lama ke arah tuan puteri itu
" iya .. benar.. itu dia " batin reiki masih tak percaya..
Angela yang merasa ditatap dengan perasaan yang familiar itupun melihat ke arah reiki yang tersenyum bahagia melihat nya..
" mata itu.. ya.. itu dia.. " batin angela lalu juga tersenyum ke reiki..
lima iblis yang juga meliat ke arah tujuan mata angela pun melihat sosok reiki..
" paman.. target kursi ke 5 baris kanan.. yang mata birumerah.. itulah pemuda nya .. " bisik leon yang berdiri tepat disamping alvin..
" apa kalian sudah percaya , bahwa tuan puteri lah yang akan meneruskan takhta kerajaan.. " ucap alvin
" tapi ,, YANG MULIA "
" ya aku tau.. kalau syarat utama nya adalah menikah dengan pangeran.. tapi tenang saja.. bukankah banyak pangeran yang datang kesini.. " ucap alvin ambigu
" silahkan nikmati pesta nya " ucap alvin lalu penari dan pemusik pun masuk..
##
Karna merasa sudah tak nyaman angela pun pamit ke paman nya lalu keluar dari aula itu..
" tak terasa hari udah malam " ucap angela berdiri disamping kolam memandang terangnya bulan purnama
" indah sekali " ucap angela..
" tapi kamu jauh lebih indah " ucap seseorang mengagetkan angela
" Kamu.. " angela kaget
orang itu tersenyum manis ..
to be continue 🤗😘😊