YOUNG CEO And QUEEN OF MAFIA

YOUNG CEO And QUEEN OF MAFIA
142



Sementara Reiki pergi mendampingi Angela yang sedang dipindahkan ke ruang perawatan. Leon dan Viona harus menghadapi sidang keluarga , lebih tepat nya mereka menuntut penjelasan dari keduanya itu..


##


Reiki meminta pihak rumah sakit untuk menempatkan Angela di ruang VVIP.


" sweety , kamu udah tidur belum ? " tanya Reiki pelan melihat Angela yang tampak tertidur..


" Yaudah. kamu istirahat ya sweety. aku bakal jagain kamu disini " ucap reiki lalu mencium lembut kening Angela


Reiki dengan setia menemani Angela. ia tak ingin beranjak sedikit pun dari sisi pujaan hatinya itu.


Bahkan ia rela meninggalkan pekerjaannya hanya demi untuk terus berada disamping kekasihnya.


Jarum jam kini menunjukkan pukul 00:30 malam.


Angela yang merasa haus pun terbangun. Namun , ia kaget saat melihat Reiki yang tertidur sambil terus menggenggam tangan nya..


" maafkan aku yang sudah egois. aku hanya memikirkan kesedihan dan rasa sakitku . tapi secara tidak langsung aku malah membuatmu bersedih. terima kasih. karena kamu , aku punya alasan untuk tetap disini " batin angela sambil mengelus rambut Reiki hingga tanpa sadar air mata nya pun tak bisa ditahan lagi.


" eeuhhm.. sweety kenapa kamu nangis ? " tanya reiki yang terbangun karena belaian angela.


" gak. aku gak nangis kok ini cuma kemasukan debu aja kok " kilah Angela menghapus airmata nya.


" sweety menangis lah. aku tau itu sakit. menangislah tumpahkan semuanya " ucap lembut reiki lalu memeluk hangat Angela..


" gak aku gak nangis. hiks hiks.. uuhh.. hiks. maafin aku . karena aku kamu jadi terluka . maafkan keegoisanku . " ucap angela ditengah tangis nya.


" sweety apa kamu tau , saat aku melihat mu seperti itu hatiku sangat sakit. aku merasa hidupku sudah tak ada artinya lagi. aku merasa hampa , aku tak bisa memikirkan apapun selain dirimu " ucap reiki membuat angela tambah kuat menangis.


" kenapa , aku ini monster. kamu masih punya keluarga yang sayang sama kamu. sedangkan aku , orang yang selama ini jadi alasan ku memilih hidup seperti ini malah berpikir aku menyakitinya . hiks.. hiks..." lirih angela dalam pelukan reiki.


" karena aku mencintaimu dan aku gak mau kehilanganmu lagi. sudah cukup 2kali kita terpisah. sudah banyak rintangan yang kita lalui hingga kita bisa seperti sekarang. jadi ku mohon jangan tinggalkan aku lagi ya.. aku tak sanggup hidup didunia yang tanpa kamu didalamnya. jika kamu memang butuh alasan untuk tetap disini maka , jadikan aku alasan terkuatmu. kamu mau kan ? " ucap Reiki sambil menatap dalam wajah sendu Angela.


" aku mau. aku juga mencintaimu. maafin aku " ucap angela.


" husst . udah gak usah nangis lagi ya. aku maafin kok. jadi mulai sekarang jangan pernah lakukan itu lagi oke " ucap reiki lembut dengan perlahan menghapus airmata angela..


Malam itu mereka habis kan berdua dengan saling mengutarakan perasaan masing-masing.


##


Mentari pun mulai memancarkan sinarnya.


DDRRRTT BRAK


pintu ruang perawatan angela terbuka.


lalu masuklah beberapa orang.


" kak kayak nya kita datang diwaktu yang gak tepat " ucap jordan yang tadi membuka pintu.


" iya. gimana nih hyper , bangunin nggak ? " tanya johan.


ya Johan , Jordan serta Hyper lah yang pagi pagi sudah menjenguk Angela.


Namun , mereka kaget melihat Angela yang tertidur pulas dipelukan Reiki yang juga tidur diranjang pasien itu.


" HARUS ! " tegas Hyper lalu berjalan mendekati ranjang pasien.


" Enak banget ya loe. curi kesempatan " bisik hyper tepat ditelinga Reiki.


Sontak membuat Reiki terbangun karena kaget.


" ah. ku kira siapa. kenapa pagi-pagi kalian udah kesini ? " tanya Reiki dengan suara serak khas orang bangun tidur.


" kak. kapan kalian datang ? " tanya angela yang juga ikut terbangun.


" sayang. gimana keadaanmu ? " tanya johan duduk di kursi samping ranjang pasien


" aku gak apa-apa kak. makasih udah mau datang " ucap Angela tersenyum namun senyum nya tak seindah dan semanis dulu lagi ada luka disenyumnya itu.


" adik kakak yang cantik , manis , kakak tau kamu kuat. tapi , jika kamu lelah kamu bisa bersandar pada kakak. ingat janji kita dulu kan " ucap Johan , Angela pun mengangguk.


" kalau kamu ingat , kamu jangan lakukan itu lagi ya. kamu masih punya kakak dan jordan. juga masih ada hyper. kami sayang sama kamu. jadi jangan pernah berpikir seperti itu lagi ya sayang " ucap Johan lembut .


" makasih kak. Angel juga sayang sama kakak " ucap Angela tersenyum namun mata nya memerah.


" udah. pagi-pagi jangan nangis gak boleh loh. nih lihat aku bawa kesukaanmu " ucap Jordan menunjukkan paper bag yang terdapat label sebuah resto.


" untukku ? " tanya Reiki dengan polos nya.


" kau.. ikut denganku beli sarapan " ucap hyper sambil memberi kode ke johan dan jordan


" iya kau pergilah. Biar kami yang menjaga Angela disini." ucap jordan


" tapi... " reiki ragu.


" Pergilah ! " tegas Johan seolah tak mau dibantah lagi.


Akhirnya mau tak mau Reiki pun menurut.


" sweety , kamu mau nitip apa ? entar aku cariin " ucap reiki sambil menatap lembut wajah angela.


" aku cuma nitip satu.. kamu hati-hati ya. aku disini menunggu mu " ucap angela tersenyum


Reiki pun pergi bersama Hyper dan Johan serta Jordan menemani Angela di ruang perawatannya.


Ketiga saudara itu bercanda dan saling menggoda satu sama lain hingga saat Angela hendak menghidupkan ponsel nya . ponsel nya langsung di ambil Jordan dan langsung dibawa lari jordan keluar kamar..


" HEI !! KEMBALIKAN PONSELKU !! " teriak Angela kaget sekaligus kesal dengan Jordan.


bukannya menurut , Jordan malah meledek Angela dari luar ruangan itu.


" sayang kakak , sudahlah . biarkan dia. toh dia kan memang udah dari dulu kepengen pegang ponselmu. jadi biarin aja ya " ucap Johan lalu menyembunyikan sesuatu .


" yaudah lah biarin aja deh. tapi kak , Angel bosan disini. gak ada kegiatan lain. kita nonton aja ya " ucap angela lalu mencari remot TV. Namun hasilnya nihil. ia tak dapat menemukan remot itu.


" kemana ya , kayaknya tadi ada disini deh " gumam angela mencari di atas meja kecil disampingnya seraya mengingat lagi.


" gak ketemu. udah lah angel. kita main ini aja ya " ucap Johan mengeluarkan sekotak kartu dan juga tak ketinggalan sebotol bedak bayi pun sudah tersedia..


" ayo siapa takut. aturan nya masih sama kan ? " tanya angela dengan semangat kala melihat permainan favorit mereka bertiga saat masih di ATHAN.


Saat Johan sukses mengalihkan perhatian Angela dengan permainan klasik itu.


Di lain tempat , Reiki dan Hyper bergabung dengan kakek Tio , raja Alvin dan Raja Rius di mansion besar keluarga Anson.


Reiki yang bingung pun jadi emosi kala melihat Leon dan Viona yang juga ada disitu.


" Kakek , paman , Ayah. ada apa ? " tanya Reiki berusaha menahan emosi nya.


" bagaimana keadaan angel ? " tanya Kakek Tio . tampak raut wajah nya yang sangat khawatir dan sedih.


" kakek jangan khawatir lagi ya. angel udah membaik kok kek " ucap reiki sambil berjongkok didepan kakek tio.


" syukurlah. terimakasih karena kamu cucu ku kembali " ucap kakek tio.


" kakek ,biar gimanapun. angel adalah belahan hidupku sekarang. aku akan selalu menjaganya dan TAKKAN KU BIARKAN IA TERLUKA LAGI " ucap reiki penuh penekanan di akhir ucapan itu seraya menatap tajam Leon dan Viona.


" saya percaya kamu . jadi tolong bahagiakan cucu ku " ucap Kakek Tio.


" Reiki janji kek " ucap Reiki.


" syukurlah jika keadaan menantu ayah baik baik aja.. sekarang kita bahas pokok masalahnya " ucap raja Rius.


" masalah apa ayah ? " tanya Reiki menatap meminta penjelasan pada ayahnya.


" sepertinya , ada orang yang sengaja memanfaatkan keadaan sekarang untuk menjatuhkan nama keluarga Anson dan Adinson " ucap Raja Alvin


" lihat ini . ini berita pagi ini dan sekarang terus tersiar diseluruh negeri " ucap Hyper menunjukkan data di Tab nya.


" apa dampak nya ? " tanya Reiki serius


" harga saham kita menurun lebih dari 10% dalam waktu beberapa jam saja. " ucap Leon


" dan ini semua karena kau . bagiku tak masalah jika harus kehilangan perusahaan. tapi aku tak mau angel sedih karena keluarga yang ia sayangi hancur karena dirinya. APA KAU TAU ITU HAH.. ANGELA BAHKAN RELA MEMBERIKAN NYAWANYA HANYA AGAR KAU BISA BAHAGIA. APA KAU TAU , BAGAIMANA MENDERITANYA HIDUP NYA SELAMA INI. BERAPA KALI IA HAMPIR KEHILANGAN NYAWANYA HANYA AGAR MENJADI LEBIH KUAT SUPAYA APA .. SUPAYA KAU !! DAPAT HIDUP BAHAGIA. TAPI APA YANG KAU BERIKAN PADANYA.. HANYA KARENA DIA , KAU BAHKAN MERAGUKAN RASA SAYANGNYA PADAMU. KARNA DIA , KAU BAHKAN HAMPIR MEMBUAT DUA KELUARGA INI HANCUR.. SELAMAT UNTUKMU TUAN LEON. !! " bentak Reiki meluapkan segala amarahnya sambil menunjuk wajah sedih Leon dan Viona..


" reiki cukup ! sekarang bukan waktunya untukmu marah marah seperti itu. kita harus mencari solusi nya dengan kepala dingin sebelum dampak nya jadi semakin besar " ucap raja rius menenangkan Reiki yang emosi sehingga membuat ruangan itu diselimuti dinding es.


" haah. apa kakak tau akan hal ini ? " tanya Reiki


" mereka berdua belum tau. tapi , tak menutup kemungkinan jika berita ini semakin menjadi jadi maka mereka akan tau " ucap raja alvin.


Reiki pun melihat berita tentang Angela yang diberitakan masuk rumah sakit karna kecanduan obat terlarang.


dilihat nya sumber dan juga foto-foto di berita itu.


" Pertama kita pindahkan Angela dari Rumah Sakit sekarang ke Rumah sakit Anson Grup atau Rumah sakit milikku " ucap reiki memberikan ide.


" sepertinya itu tak bisa. itu malah akan membuat mereka menulis berita yang makin menyudutkan kita " ucap Leon.


" kalau gitu , hancurkan saja media yang membuat berita ini " ucap Reiki .


" itu akan membuat kita terlihat seolah-olah menutupi kebenaran berita itu. " ucap Leon


" aakhhh.. katakan saja yang sebenarnya. dua penerus Anson Grup terlibat pertengkaran . kenapa , kau tak mau orang tau ha ?! " sindir Reiki.


Leon pun diam menerima semua omelan dari Reiki.


" gimana kalau tulis aja.. 'NONA ANSON MENDAPAT PERCOBAAN PEMBUNUHAN OLEH ORANG TAK DIKENAL' gimana ? " tanya Hyper .


" yasudah. kalian urus saja berita itu dan soal perusahaan , aku tau cara mengembalikan ke posisinya. Dan KAU ! JANGAN GANGGU ANGELA LAGI !! " tegas Reiki sambil menatap Leon seolah-olah hendak memakannya langsung.


" biarkan aku ketemu Angel sekali lagi. aku mau minta maaf jika memang ia tak mau melihatku lagi.. baiklah aku akan pergi. " lirih Leon.


" terserah ! " ucap Reiki lalu keluar dari mansion besar itu dan melajukan mobilnya menuju rumah sakit..


to be continue..🤗😘😊


hai semuanya.🤗


jumpa lagi sama author..


semoga karya author dapat menghibur kalian semua yang lagi #DiRumahAja ya.


😊