
Angela mengemudikan mobil birunya menembus jalanan yang ramai karena memang jam pulang kerja.
dibelakang nya mobil para bodyguard setia mengikuti sang majikan.
Hingga Angela tiba di sebuah rumah sakit milik Adinson Corp.
Angela bergegas masuk kedalam mencari orang yang membuat nya khawatir.
Dengan langkah tergesa-gesa , Angela pun berhenti tepat di depan ruang VVIP.
Brak.
" Kak.. kenapa kalian kesini .. bukannya kondisi kak viona masih lemah , kenapa sih bandel ? " ucap Angela mencerca sang kakak dengan berbagai omelan.
" udah dong dek. viona lagi tidur " ucap Leon menutup kedua telinga nya.
Angela pun baru sadar bahwa sang calon kakak ipar nya itu sedang terlelap.
" kenapa kakak kesini , bukannya kakak tau kak viona gak boleh berpergian dulu " ucap Angela sedikit berbisik agar tak mengganggu istirahat Viona.
" Viona yang minta kesini , katanya pengen lihat basoka milik Reiki " ucap Leon juga sedikit berbisik
" kok tiba-tiba ? " tanya Angela kaget
" maklum aja lah. bawaan yang ada didalam perut nya " ucap Leon menghela nafas berat.
" tapi kak , rencananya kapan kakak mau nikahin kak viona secara resmi ? " tanya Angela
" maunya kakak sih secepatnya . tapi ya mau bagaimana lagi . kita tunggu aja sampai keadaannya memungkinkan " ucap Leon menunduk
Angela tetap berada di rumah sakit menemani Leon dan Viona .
hingga malam tiba dan ia harus kembali ke mansion nya.
Angela meninggalkan rumah sakit setelah pamit pada Viona.
Mobil Angela melaju di jalanan berbaur dengan pengguna jalan yang lainnya.
10 menit berkendara , Angela pun tiba di mansion sekaligus markas The Dark Knight.
Angela langsung memasukkan mobilnya kedalam garasi setelah pagar nya terbuka.
" selamat datang kembali Queen " bunyi blue si sistem di dalam mansion itu.
" ya terima kasih blue. ada berita apa hari ini ? " tanya Angela keluar dari mobil yang otomatis langsung terparkir pada tempatnya..
" pagi hari hingga sore keadaan normal queen. " lapor si blue.
" baguslah. aku mau istirahat dulu " ucap Angela keluar dari ruang garasi lalu masuk ke dalam mansion.
seperti biasa , jika malam tiba suasana mansion jadi ramai karena para anggota The Dark Knight yang mulai berdatangan..
Malam itu Angela habis kan sendiri di kamar nya karena sejak sore hari Reiki berangkat ke luar kota untuk urusan pekerjaan .
" sepi bosan.. ahh tidur aja lah capek " gumam Angela merebahkan tubuhnya diatas ranjang Queen size miliknya.
Hingga beberapa hari kemudian , angela melakukan aktifitas yang sama.
Pagi hingga sore ia berada di kantor.
pulang dari kantor ia ke rumah sakit menemui Leon dan Viona.
dan malam hari , ia istirahat di mansion nya.
sama seperti siang ini..
Angela dijadwalkan ada meeting dengan para bawahannya mengenai proyek aplikasi yang bekerja sama dengan salah satu online shop terbesar di negara AMT itu.
Meeting berjalan lancar.
namun tiba-tiba Tina melaporkan sesuatu.
" maaf nona , utusan dari AV Entertainment hendak bertemu " ucap Tina setelah meminta izin ke Angela karena dirinya menggangu meeting itu
" kali ini siapa yang datang ? " tanya Angela
" masih orang yang sama nona " jawab Tina mengingat Pria bernama DIO itu terus saja mendatangi perusahaan HADK Techno selama beberapa hari terakhir ini..
" katakan saja , aku sibuk dan tak bisa diganggu " ucap Angela dingin
" baik nona " jawab Tina lalu keluar dari ruang meeting untuk turun ke lantai dasar..
15 menit kemudian ,meeting pun selesai.
" apa orang itu sudah pergi ? " tanya Angela yang baru keluar dari ruang meeting.
" ia masih menunggu di bawah nona " jawab sopan tina
" kalau gitu biarkan saja. jangan dipedulikan tapi jika ia berulah langsung usir paksa aja " ucap Angela tegas.
" baik nona " jawab Tina ikut berjalan bersama Angela menuju ruang Presdir.
#
" masuk " ucap Angela tanpa melihat ke arah pintu
" sweety kamu sibuk banget sih. aku ganggu gak nih ? " ucap Reiki menggoda Angela.
mendengar suara sang kekasih yang selama beberapa hari ini tak bertemu membuat Angela jadi sangat senang.
Saking senangnya , Angela melompat ke dalam pelukan Reiki.
" aku kangen banget sama kamu sweety.. kenapa kamu perginya lama banget sih " ucap Angela manja masih dalam pelukan Reiki.
" maaf ya aku membuatmu menunggu lama. tapi yang penting kan aku udah pulang " ucap Reiki lembut lalu mencium pipi Angela lalu turun ke bibir sexy Angela.
awalnya ciuman itu lembut namun perlahan ciuman itu menjadi memanas..
saat keduanya hanyut dalam dunia mereka berdua .
sebuah suara mengagetkan mereka..
" ehem.. maaf kalau kakak menggangu tapi ini dikantor dan kalau mau kayak gitu kunci dulu pintunya " ucap Leon yang masuk sembari mendorong Viona yang duduk di kursi roda.
sontak Reiki dan Angela menghentikan aktifitas hot mereka dan tertawa canggung menanggapi ucapan Leon.
Viona pun hanya bisa tertawa kecil melihat kecanggungan diantara Leon dan Reiki dan Angela.
" kakak , gimana kondisi kakak ? " tanya Reiki memecah ke canggungan..
" udah mendingan , makasih ya layanan rumah sakit dan dokter nya " ucap Viona tersenyum.
" gak masalah kak.. yang penting debay dan ibu nya baik-baik aja " ucap Reiki..
lalu keempatnya pun memutuskan mencari tempat makan untuk mengisi perut mereka. terlebih viona yang porsi makan nya jadi lebih banyak dari biasanya ..
Leon dan Viona turun terlebih dahulu sedangkan Reiki menunggu Angela membereskan barangnya.
Leon senang melihat raut wajah bahagia dari Viona saat Reiki menyetujui permintaan kecil nya tentang Basoka itu..
Namun raut wajah bahagia nya berganti jadi muram saat mendengar suara yang familiar baginya dimasa lalu..
" vi.. ah ternyata benar kamu viona .. apa kabar ? " tanya Dio menyapa Viona yang duduk dikursi roda tanpa memperhatikan keberadaan Leon dibelakang nya..
" siapa kamu ? " tanya Leon dingin
" maaf mengganggu.. nama saya Dio . well , viona ternyata selera kamu semakin buruk ya. sekarang siapa pemuda miskin ini ? " tanya Dio yang sengaja mengejek Viona dan Leon.
" kamu benar .dulu selera ku buruk sekali hingga mau menerima cinta dari b*j*ngan seperti mu " balas Viona.
" hahaha kulihat kondisi mu tak bagus ya.. benar juga mana ada yang mau sama perempuan cacat sepertimu " ledek Dio mengira Viona tak bisa berjalan karena viona duduk di kursi roda.
" sayang . siapa dia ? " tanya Leon lembut pada Viona
" dia.. seorang b*j*ngan tak tau diri yang berselingkuh dan keluarga nya yang hanya melihat harta . " ucap Viona dan Leon pun tau maksudnya.
" ternyata ini orangnya. bagus juga kalian sudah berpisah sehingga aku dapat bersama dengan kamu seperti sekarang ini " ucap Leon tak memperdulikan Dio.
" iya aku juga bersyukur bisa bertemu kamu sayang " ucap Viona menggenggam tangan Leon .
Kesal dengan pemandangan mesra orang yang pernah mengisi hatinya yang kini menjadi musuh baginya.
Dio dengan emosi memarahi bahkan hampir memukul Viona jika tak dengan cepat di hadang Leon..
PROK PROK PROK..
" bagus sekali . tuan Dio apa ini maksud anda datang setiap hari ke perusahaan ku .. hanya untuk membuat onar. jika begitu silahkan keluar . " ucap Angela yang daritadi melihat semuanya.
" maaf nona besar.. ini hanya masalah pribadi. saya kemari hendak memperbaiki kesalah pahaman diantara kita waktu lalu " ucap Dio berubah jadi sopan karena melihat Angela dan Reiki.
" maaf saya tidak bersedia. jadi tolong silahkan meninggalkan tempat saya ini " ucap Angela .
" maaf nona tapi tolong berikan saya alasannya " ucap Dio tak terima dengan keputusan Angela
" pertama , saya tak suka orang yang tak menepati janjinya sendiri. Kedua orang yang mencampur adukkan masalah pribadi dan pekerjaan .. Ketiga .. kamu mengganggu orangku " ucap Angela tajam.
" maksud anda ? " tanya dio tak paham
" kamu berani menyakiti kakak ku .. jadi silahkan keluar dari sini !! " ucap Angela berdiri di samping Leon..
" kamu.. diaa.. maafkan saya tuan muda .. nona besar .. vi.. tolong maafkan kelancangan saya " ucap Dio langsung terduduk lemas.
Security datang dan langsung menyeret Dio keluar dari gedung HADK Techno..
.
.
.
.
.
to be continue 🤗😊😘