YOUNG CEO And QUEEN OF MAFIA

YOUNG CEO And QUEEN OF MAFIA
136



Reiki sudah memberikan perintah untuk tak membiarkan kedua orang yang mengaku keluarga nya Vero , oleh karna itu , kedua orang itu di tempatkan di sebuah ruangan tepat nya ruang rawat yang berhadapan dengan ruang rawat Vero..


Johan yang diminta datang pun segera pergi ke rumah sakit setelah mematikan telepon dari angela..


Para security dan staf kedokteran pun langsung berkumpul begitu mendengar kabar sang pemilik RS akan datang..


dan itulah alasan nya kenapa mereka semua berkumpul di depan pintu utama Rumah Sakit itu..


mereka memasang posisi bersiaga kala melihat ada mobil yang masuk..


Angela turun setelah pengawal nya membukakan pintu , begitu juga Reiki dan suami istri yang bersama nya..


" selamat datang tuan . nona . apa kabar .. silahkan " ucap sang kepala Rumah Sakit itu menyambut dua orang berpengaruh itu..


Reiki hanya mengangguk tanpa menjawab , ia membimbing pak indra berserta istri nya menuju ke ruangan vero dirawat..


" terimakasih.. semoga kalian sehat terus.. dan silahkan kembali bekerja seperti biasa .. kami tidak akan mengganggu.. " ucap angela sopan melihat kepala rumah sakit itu begitu setia dengan reiki..


" terimakasih nona.. semoga anda selalu baik baik saja.. " ucap nya tulus.. dibalas senyuman oleh angela.. dan sedetik kemudian angela pun menyusul reiki..


#


" bagaimana keadaanmu ? " tanya angela masuk membawa sepaket buah kesukaan lily dulu..


" berkat mu aku baik baik saja.. terimakasih.. silahkan duduk " ucap Vero tersenyum tulus..


angela pun duduk di sebuah sofa diruangan itu..


" master " ucap si gadis yang menjaga vero


" kenapa ? " tanya angela


" ini yang master minta " ucap nya memberikan sebuah dokumen.. angela melihat isi nya..


" kau tak keberatan kan , aku memeriksa berkas ini disini ? " tanya angela melihat vero menatap nya penasaran..


" ah tidak.. silahkan.. aku tak mengganggu kesibukanmu kan ? " tanya vero merasa tak enak orang sesibuk angela harus datang menjenguknya..


" bagiku tak masalah.. aku bisa bekerja dimana pun aku berada " ucap angela lalu memanggil reiki..


" ah sebenarnya , aku kesini .. bukan hanya melihat keadaanmu.. tapi , ku dengar dari mereka .. ada orang asing yang mencoba masuk .. apa kau kenal dengan mereka ? " tanya angela .. vero makin menatap nya tak seolah tal paham..


" siapa ? toh aku juga gak tau siapa keluarga ku.. aku juga gak punya teman selain kakak mu.. " ucap vero bingung


" aneh bukan , maka dari itu .. gimana kalau kita tanya sama-sama .. kamu mau ? " tanya angela sambil tersenyum kecil..


" tentu .. dimana mereka ? " tanya vero berusaha turun dari ranjang..


" nona , anda tak perlu turun.. mereka ada disini " ucap reiki masuk membawa dua orang yang mengaku orangtua vero..


sejenak , vero diam menatap lekat kedua orang itu..


" kalian , siapa ? " pertanyaan itu keluar begitu saja dari mulut vero yang kini tengah dilanda kebingungan..


" sayang.. kami orangtua mu.. apa kamu lupa sayang ? " tanya si ibu itu..


" maaf .. saya tak tau siapa anda berdua.. " ucap vero


" Kami orangtua mu .. aku ayah mu.. apa kau tak ingat.. kita pernah pergi ke taman bermain bersama , kamu suka kalau ayah menggendong mu " ucap sang bapak hampir menitikkan air mata..


Vero memegang kepalanya yang tiba-tiba sakit..


" anda berdua siapa ? " tanya angela dingin berdiri di samping ranjang vero mencegah kedua orang itu mendekatinya..


" dimana mana , jika orang hendak bertamu , tentu harus memperkenalkan diri nya dulu.. itulah hal dasar yang harus diketahui oleh orang kaya seperti bapak ibu ini " ucap angela menyindir sambil menunjuk keduanya dari atas ke bawah..


" benar apa katamu , kami lah yang sedikit lancang karna khawatir dengan kondisi putri kami " ucap sang bapak..


" saya loki wijaya , dan ini istri saya.. dan dibelakang mu itu putri kami vero wijaya " sambung nya sambil memberikan kartu nama..


" jika aku anak kalian , kemana kalian selama ini.. aku harus hidup sendiri tanpa keluarga hanya bersama para pelayan dirumah yang sebesar itu.. aku ini anak atau tahanan ?!! " tanya vero berapi-api ..


" kemana kalian selama ini , saat aku butuh pelukan seorang ibu , hangat nya genggaman tangan seorang ayah.. dimana kalian saat aku bahkan hampir kehilangan nyawa ku berkali-kali.. kalian tak ada.. kalian hilang, lenyap bagai ditelan bumi.. " teriak vero mengeluarkan unek-unek nya selama ini..


" maaf sayang.. kami tau kami terlalu sibuk dengan pekerjaan hingga tak bisa bersama mu.. tapi , kami melakukan itu semua demi kamu agar kamu bisa hidup layak.. " ucap pak Loki Wijaya..


" haha.. demi aku .. apa demi ambisi kalian ? " ejek vero yang bahkan sudah tak dapat mengendalikan emosi nya..


" sayang maaf kan kami.. " ucap nyonya wijaya


" maaf jika saya menyela sebentar.. tapi apa benar vero ini putri kalian , sejak kapan ? " tanya Reiki..


" maksud anda apa tuan ? " tanya pak wijaya berusaha sopan karna ia tau siapa reiki..


" ya maksud ku , sejak kapan nona vero menjadi putri kalian.. ? " ulang nya..


" sebaiknya anda berdua jujur sekarang.. ia berhak tau yang sesungguhnya.. jangan terlalu lama menyembunyikan nya.." ucap angela dingin tapi tepat ke hati..


keduanya pun berdebat kecil..


akhirnya , mau tak mau.. nyonya wijaya menyerah..


" maaf , karna kami berdua tak bisa punya anak , jadi kami mengadopsi vero dari panti asuhan sejak umur 5 tahun .. dulu ia tak bisa ngomong dan berjalan.. jadi kami membawa nya kerumah.. perlahan-lahan , kondisinya membaik . tapi , waktu umur 8 tahun , ia menghilang .. kami berusaha mencarinya kemana-mana , hingga saat ia umur 18 tahun kami mendapat informasi keberadaannya di rumah sakit.. " terang pak wijaya berusaha tegar tapi , istrinya sudah tak mampu berdiri karna terlalu sedih..


" saat kami tiba Dirumah sakit.. kondisi vero sangat mengkhawatirkan , banyak luka lebam , luka tembak. dan yang parah adalah luka dikepala nya.. sebuah keajaiban nyawanya masih bisa tertolong tapi sayang , semua ingatannya harus hilang.. selama ia jatuh koma , vero menggenggam erat kalung ini . tapi begitu sadar , ia langsung histeris dan menangis saat melihat kalung nya.. karna itu , saya memutuskan menyimpan nya sementara waktu.." sambungnya mengeluarkan sebuah kalung dari saku nya..


Angela kaget melihat foto didalam kalung itu..


" saya juga terkejut melihat didalam kalung itu terdapat foto vero bersama seorang pemuda.. saya tak tau siapa dia.. jadi , tuan nona .. memang benar , kami bukan orangtua kandungnya.. tapi , kami sangat menyayanginya.. kami tak tinggal bersamanya .. tapi , setiap malam kami sempatkan pulang kerumah melihat keadaannya , walaupun ia sudah tidur.. namun , memang terkadang kami harus pergi jauh.. maaf kan kami vero.. kami menelantarkan mu selama ini.. jika kamu ingin mencari keluarga kandungmu.. akan kami bantu asal kamu bahagia " ucap pak wijaya tak kuasa menahan air mata..


" tuan dan nyonya dan juga kak vero.. perkenalkan tuan dan nyonya indra .. orangtua kandungmu VERO WIJAYA " ucap angela menekan kata diakhirnya..


Vero menatap angela dan reiki bergantian kala tuan dan nyonya indra masuk..


" terimakasih karna selama ini menjaga nia , terimakasih banyak nyonya .." ucap bu TRI sambil menggenggam tangan nyonya wijaya .. kedua nya pun berpelukan sambil menangis..


begitu juga tuan indra dan tuan wijaya.. seolah seperti keluarga yang lama tak bertemu..


" kak.. sekarang , kamu gak sendirian lagi.. kamu punya 2 ayah dan 2 ibu.. ku harap kamu tak marah padaku karna melakukan ini secara mendadak.. " ucap angela menunduk


" kemarilah.. terimakasih angela..kamu mau membawa kembali keluargaku.." ucap vero menarik angela kepelukan nya..


" sepertinya aku terlupakan " ucap reiki pelan melihat orang disekelilingnya menangis haru..


drrrttt.. suara pintu dibuka..


" eehh.. aku gak salah masuk kamar kan.. ini ada apa ya ?! " tanya seseorang yang kebingungan melihat suasana dikamar itu...


to be continue 😍😘🤗


yah. kok vote nya lesu ya.. 😭


ayo semangat vote nya 😉