
Arthur tiba di mansion .
ia masuk setelah memarkirkan mobilnya ke garasi.
Suasana mansion memang agak sepi jika masih pagi atau siang tapi akan menjadi sangat ramai saat sore bahkan lebih ramai lagi waktu malam hari.
" selamat datang Tuan Muda Pertama " sapa Blue menggema di lantai 1 begitu Arthur menapakkan kakinya masuk.
" Thanks Blue " balas Arthur lalu berjalan masuk lift.
Ting
Arthur keluar lift dan langsung menuju dapur khusus keluarga di lantai 4.
dilihatnya seorang wanita yang masih tetap cantik walaupun usianya sudah tak muda lagi tengah menyusun piring dan gelas di meja makan.
" mami !! " teriak Arthur memeluk sang mami
" hay jagoan , udah sampai ya. ayo duduk sini kita makan dulu " ucap Sang mami
Arthur pun menarik kursi untuk sang mami lalu dirinya sendiri.
" mi . si kembar kemana ? " tanya Arthur
" adikmu pergi daftar kuliah , katanya " jawab Angela
" oh kalau papi ? " tanya Arthur lagi
" ya biasalah. papi mu udah pergi ke kantor tadi pagi-pagi sekali " jawabnya lagi
" papi terlalu gila kerja gak sih mi.. masih pagi buta kok udah pergi " ucap Arthur meminum susu coklatnya
" ini juga kan karena kamu Ar. kapan kamu mau bantuin papi megang perusahaan kita ? daripada kamu nganggur gak jelas , lebih baik bantuin papimu " ucap Angela
" ya Arthur kan juga udah punya kerjaan sendiri mi " ucap Arthur mengelak
" jangan bohongi mami Ar. mami tau kamu udah gak ada job lagi untuk beberapa bulan kedepannya kan.. job mu juga udah dibatalkan kan " ucap Angela
" iya mi " jawab Arthur tak bisa mengelak lagi.
" yaudah gini aja. kamu coba bantuin papimu dulu di perusahaan , kalau kamu udah ada job lagi mami gak akan larang kamu , gimana ? " tanya Angela
" tapi , Ar kan masih kuliah mi " ucap Arthur
" mami tau kamu bisa aja lulus tahun depan , iya kan ? " tanya Angela mengingat putra sulungnya itu memang cerdas.
" ya Arthur usahain mi " ucap Arthur tak bisa membantah
ibu dan anak itupun melanjutkan makan mereka dalam diam.
Setelah selesai , Arthur mencuci peralatan makan mereka tadi menggantikan sang mami.
" eh udah bisa cuci sendiri ya anak mami ini " goda Angela
" iya mi. soalnya kalau dirumah aku udah biasa bantuin Raya cuci piring " ucap Arthur keceplosan begitu sadar apa yang ia ucapkan , ia langsung menutup mulut nya dengan tangannya .
" oh jadi kalian tinggal berdua , gitu Ar ? " tanya Angela .tiba-tiba Arthur merasakan dingin yang mencekam dibelakangnya , bahkan bulunya pun ikut berdiri .
" hmm.. itu mi.. mm. Arthur yang maksa Raya tinggal sama Arthur . soalnya dia baru lulus dan baru hari ini mulai kerja . lagipula dia udah gak tinggal di panti lagi . karena gak ada tujuan jadi Arthur yang maksain dia mi.. " jelas Arthur menunduk sambil memainkan jarinya karena gugup dan grogi saat sang mami sudah dalam mode singa.
" dari kapan ? " tanya Angela
" sebulan mi.. tapi Arthur sumpah . Arthur sama Raya gak buat hal yang aneh-aneh kok mi. Arthur tau batasan lagipula Arthur serius dengan Raya jadi Arthur juga gak mau ngerusakin Raya " ucap Arthur cepat .
" gini aja , biarkan dia tinggal di rumahmu. dan kamu , mami manggil kamu kesini karena hal lain juga. mami tunggu di ruangan 0 " ucap Angela lalu berjalan pergi meninggalkan putranya yang bernafas lega.
Setelah selesai , Arthur langsung menemui sang mami di ruangan 0.
Entah apa yang kedua ibu dan anak itu bicarakan .
yang pasti itu adalah hal yang serius.
#
Tak terasa hari pun sudah sore , sudah saatnya jam pulang kantor.
Raya dan Luna berpisah saat diparkiran karena ternyata Luna dijemput pacarnya sedangkan Raya membawa motornya.
Raya meninggalkan gedung JDR Corp dengan hati yang senang walaupun badannya sedikit capek.
Tanpa Raya sadari , Saat ia mengendarai pelan motornya ada sebuah motor yang mengikutinya dari belakang.
" maaf nona , tolong berhenti sebentar " ucap seseorang berbaju hitam menghentikan Raya tepat didepan gerbang.
" maaf , ada apa ya pak ? " tanya Raya
" maaf tapi kami ditugaskan untuk memeriksa setiap orang maupun kendaraan yang keluar masuk gedung ini " ucap Orang itu
" oh silakan " ucap Raya turun dari motornya.
orang itu memeriksa motor Raya dengan teliti.
" maaf pak , kalau boleh tau emangnya kenapa ya ? " tanya Raya
" pagi tadi terjadi kasus bentrok dua geng didepan sini. jadi saya ditugaskan untuk mengamankan area ini dan memeriksa setiap orang dan kendaraan yang keluar-masuk gedung ini " jelas orang itu.
Tak lama kemudian , sebuah mobil yang hendak masuk pun juga dihentikan .
sama seperti Raya tadi. orang itu meminta pemilik mobil itu turun agar mereka bisa memeriksa mobil itu.
Tapi , mereka kaget saat yang keluar dari mobil itu adalah orang yang mereka kenal.
" sayang , kamu ngapain berdiri disini . kenapa gak naik ? " tanya Arthur khawatir melihat Raya kekasihnya itu berdiri tak jauh dari motornya.
" bapak itu lagi jalanin tugasnya memeriksa motor ku . jadi aku nunggu disini dulu " jawab Raya
" tapi gak harus berdiri juga sayang. kan bisa duduk di pos " ucap Arthur mengambil tas Raya.
" kamu darimana ? kok sore . dan juga itu punya siapa ? " tanya Raya
" dari rumah mami.. mobil merahku dibawa kabur sama adikku. jadi ya mau gak mau aku pinjem mobil papi , walaupun mobil tua sih " ucap Arthur menggaruk belakang kepalanya yang tak terasa gatal sama sekali.
tapi yang ia katakan memang gak salah.
setelah selesai diskusi sesuatu dengan maminya.
Arthur kaget saat melihat mobil yang tadinya ia simpan digarasi ternyata lenyap dan ia baru tau kalau itu ulah si kembar saat melihat postingan di media sosial Julian.
karena ia mau pulang , terpaksa ia memakai mobil putih sang papi .
mobil tua bahkan lebih tua dari Lena dan dirinya.
" tuan. maafkan saya , saya tidak mengenali nona dengan baik " ucap orang berbaju hitam itu takut
" sudahlah pak ini bukan masalah besar. lagipula bapak juga kan melakukan tugas , jadi jangan terbebani karena saya pak " ucap Raya
" hah sudahlah , lanjutkan pekerjaan kalian , dan juga bawa masuk motor itu ke parkiran " ucap Arthur membawa Raya masuk ke dalam mobil lalu mobil pun masuk ke parkiran gedung.
Namun bukan berhenti diparkiran , Arthur langsung memasukkan mobil ke lift dan langsung naik ke lantai atas.
ternyata lift itu adalah parkiran khusus.
#
Sore itu , setelah membersihkan diri masing-masing .
Keduanya membuat menu makan malam ,dengan saling membantu dan juga beberapa kali keduanya membahas tentang hal sepele seperti bentuk sayur, air bening , bahkan sampai sendok.
Malam itu keduanya makan bersama seperti biasanya.
bercanda , ngobrol dan bertukar kasih.
Malam makin larut , Raya sudah tidur lelap diruang tv karena sebelumnya Arthur dan Raya menonton film.
Dengan hati-hati , Arthur menggendong Raya masuk ke kamarnya.
perlahan ia membaringkannya di atas ranjang.
Lama Arthur berdiri disamping ranjang sambil menatap wajah kekasihnya itu.
" selamat malam cintaku " ucap Arthur mengelus kepala Raya lalu mencium keningnya
dengan cepat Arthur langsung keluar dari kamar Raya dan mengunci dirinya dikamar mandi pribadinya.
Malam makin larut , namun orang yang tadi membuntuti Raya masih berada di sekitar gedung apartemen.
hal itu membuat curiga anggota The Dark Knight bertugas jaga didepan gedung apartemen.
to be continue 😘😊🤗