
Setelah beberapa hari pemulihan di rumah sakit.
Akhirnya hari ini Angela beserta kedua bayinya sudah diperbolehkan pulang.
Setelah diskusi dengan Reiki , Mereka sekeluarga pun pulang ke mansion Reiki yang ada di atas bukit karena suasana nya asri dan tenang.
Sementara itu , Hyper , Johan dan Jordan tetap berada di kota DA. sedangkan Leon dan Skype pulang ke metrocity.
dan tentu saja istri mereka ikut dengan suaminya masing-masing.
Markas The Dark Knight kini terdengar ramai karena tangisan bayi Hyper dan Jordan.
dan itu jadi melodi tersendiri bagi para penghuni Markas besar itu.
Kembali ke keluarga kecil Adinson..
pagi ini Angela sedang ada didapur , menyiapkan sarapan untuk suami dan anaknya.
" mami dedek bangun " ucap Arthur memanggil sang mami karena sedari tadi Arthur ada di kamar maminya melihat sang adik.
" bangunkan papi mu sayang.. mami sebentar lagi selesai disini " jawab Angela dari dapur..
Arthur pun membangunkan papinya yang masih tidur..
Begitu bangun , Reiki pun menemani kedua bayi kecilnya bersama Arthur sambil menunggu Angela selesai di dapur.
pukul 6 pagi , Arthur dan Reiki pun sarapan tanpa Angela karena Angela mengurus 2 bayi nya.
Selesai makan , Reiki pun berangkat ke kantor bersama Arthur yang juga hendak ke sekolah.
jadi tinggal lah Angela bersama 2 bayi nya serta beberapa pelayan dan pekerja lainnya.
#
Perusahaan Adinson Corp dikota DA.
Reiki sibuk memeriksa berbagai berkas yang sudah di serahkan sekretaris nya .
Tok tok
" masuk " jawab Reiki saat mendengar seseorang mengetuk pintu ruangannya.
" hey bos.. gue datang lagi " ucap ceria Arta masuk ke ruangan Reiki bersama seorang pria.
" ya silakan duduk " ucap Reiki melihat ke arah Arta
Arta dan pria itu pun duduk disofa .
" tumben kamu datang kesini , ada apa ? " tanya Reiki lalu ikut duduk di sofa.
" kebetulan aku pulang ke kesini . ya jadi singgah kesini bentar.. gimana keadaan 2 ponakan kecil ku ? " tanya Arta
" mereka baik-baik aja . gimana syutingnya , lancar ? " tanya Reiki.
lalu sekretaris Reiki pun masuk dengan membawa minuman dan cemilan.
setelah menyajikan cemilan dan minuman itu , sekretaris itu pun keluar lagi..
" syukurlah.. ya syutingnya lancar tanpa kendala.. aku datang kekota ini selain untuk syuting iklan juga untuk mengunjungi Papa " ucap Arta .
Reiki melirik pria disamping Arta dengan curiga.
Arta yang melihat itu pun angkat bicara.
" tenang aja. dia manager ku yang baru , aku bawa dia kesini juga agar tau siapa bos nya " ucap Arta meminum minumannya.
" masalah itu urusanmu. ah dan juga , Nana masih ada di kota ini , kau coba lah temui Jordan dulu " ucap Reiki
" hm.. ya setelah ini aku akan kesana..aku juga pengen lihat wajah putri kecil itu .. siapa namanya , Aku lupa " ucap Arta .
" Putri nana ? " tanya Reiki
" iya .. ah siapa ya , aku lupa " ucap Arta berusaha mengingat pesan dari adiknya saat mengirimkan foto bayi kecilnya.
" kalau gak salah Ayana atau apa gitu.. aku juga lupa-lupa ingat " ucap Reiki
" ah sudahlah , nanti ku tanya Nana lagi " ucap Arta
" berapa lama kau disini ? " tanya Reiki
" mungkin 3 sampai 6 bulan .. kan ada jadwal syuting untuk drama baru mu itu " ucap Arta mengingatkan Reiki
" ya , mungkin aku cari apartemen didekat sini.. tapi , masih mencari sih " ucap Arta
" hm kalau gitu , pakai apartemen ku aja.. walaupun gak besar , tapi cukup untuk tinggal sendiri atau berdua dengan manager mu ini " ucap Reiki
" lokasinya dimana ? " tanya Arta
" hari ini apa jadwalmu ? " tanya Reiki
" apa jadwal ku hari ini ? " tanya Arta ke managernya.
" jam 1 siang kita ada pemotretan di HADK Techno . lalu dari sore sampai malam free " jawab manager nya membuka buku jadwal Arta.
" HADK Techno ?! " tanya Arta kaget.
" kenapa kau kaget ? ingat pisahkan urusan bisnis dan pribadi " ucap Reiki
" hahah.. kau tenang aja , aku profesional dalam bekerja.. lagipula itu juga sudah jadi masa lalu .. jangan diungkit lagi " ucap Arta tertawa pelan.
" ya aku tau .. jadi kau bisa datang kerumah ku setelah kau ada waktu free .. sekalian ambil kunci apartemen " ucap Reiki
" oke . tak masalah nanti aku datang " ucap Arta.
Setelah beberapa saat mereka berbincang tentang beberapa tawaran iklan yang didapat Arta dari pihak luar selesai dibahas.
Arta serta manager barunya itu pergi menuju perusahaan HADK Techno untuk schedule pemotretan.
#
Matahari pun berganti bulan.
siang berganti malam.
Saat ini , Arthur dan Reiki sedang bermain dengan 2 bayi mungkin dikamar .
ya seperti itu lah kebiasaan mereka saat sudah dirumah.
mereka lebih memilih bermain dengan 2 bayi mungil itu daripada menonton tv.
Sedangkan Angela baru selesai membersihkan diri.
" mami , papi .. Kapan acara pemberian nama untuk adek ? " tanya Arthur.
" nanti ya sayang.. setelah 1 bulan umur adek mu " jawab Reiki
" jadi, nama yang Arthur kasih tau kemarin gimana ? " tanya nya lagi
" iya sayang.. nanti kita beri nama nya seperti yang Arthur bilang .. oke " ucap Angela tersenyum.
" iya mami " jawab Arthur
" adek-adek ku yang lucu dan manis .. cepat besar ya " ucap Arthur mencium kening kedua adiknya bergantian.
dua bayi itu sangat menyukai sikap Arthur yang selalu mencium mereka dengan kasih hingga tak jarang keduanya langsung bangun saat Arthur pulang sekolah.
Malam itu juga , Arta datang . tapi ia datang sendiri tanpa siapapun karena itu pesan Reiki . agar dirinya tak membawa orang asing datang kerumahnya.
Reiki memberikan kunci serta alamat apartemen yang akan dihuni Arta , hitung-hitung akomodasi dari perusahaan.
dan itu pun setelah berdiskusi dengan Angela tentunya.
Malam itu juga Arta menempati apartemen nya setelah pulang dari mansion Reiki.
#
di tempat lain , tepatnya markas The Dark Knight.
Hyper dan Jordan sedang menjalani hukuman dari aurora dan Nana karena mereka membawa putri mungil mereka ke tempat latihan tembak tanpa sepengatahuan istri mereka..
" maka nya , lain kali bilang dulu .. mentang-mentang kalian yang buat , tapi kan mereka yang mengandungnya selama berbulan-bulan .. nikmatin aja ya hukuman nya " ucap Johan meledek kedua pria yang telah menjadi ayah itu yang kini sedang duduk bersila di depan pintu kamar Hyper karena Nana sedang bersama Aurora.
" awas kau kak.. ini kan ide kau .. lihat aja nanti kuaduin ke vero " Ancam Jordan . ya memang itu ide Johan agar membawa dua putri kecil itu ke lapangan tembak.
" tapi kan bukan aku yang nyuruh kalian bawa tanpa izin.. aku kan cuman bilang , kalau ada mereka mungkin seru " elak Johan lalu masuk ke kamarnya..
sedangkan Jordan dan Hyper dihukum sepanjang malam..
to be continue 🤗😘😊