YOUNG CEO And QUEEN OF MAFIA

YOUNG CEO And QUEEN OF MAFIA
167



Suasana di kediaman kakek Tio kini sudah mulai sepi lagi..


Karena pagi itu baik raja Alvin maupun raja Rius sudah kembali ke kerajaan mereka masing-masing.


Hyper juga kembali ke kota DA bersama istrinya , Aurora.


Sedangkan Johan kembali ke ATHAN bersama Vero.


Kini tinggal Leon dan Viona serta Angela dan Reiki yang berada di mansion menemani kakek Tio .


Jordan sendiri baru saja pergi menemani Nana mengelilingi Kota metrocity itu..


Reiki dan Leon turun ke ruang bawah tanah tempat dulu Angela di latih keras.


" ini apa kak ? " tanya Reiki bingung karena dirinya memang tak tau ada ruang bawah tanah di situ.


" ini tempat latihan Angela dulu " ucap Leon mengelus dinding yang retak karena hantaman cambuk yang meleset dari tubuh kecil sang adik.


Reiki mengamati setiap senti ruang yang tak terlalu besar itu dan ia menemukan sesuatu.


" ini punya siapa ? " tanya Reiki menunjukkan sebuah cincin yang terbengkalai di dalam lubang yang tak jauh dari pintu.


Leon melihat dengan seksama cincin itu . Lalu air mata nya pun jatuh tak dapat tertahankan lagi.


Reiki yang sedikit kaget hanya,diam membiarkan Leon mengenang kembali sejarah dari cincin yang ia perkiraan mungkin sudah puluhan tahun umurnya.


" berikan padaku " ucap Leon sambil menghapus airmata nya.


Reiki pun memberikan cincin itu ke Leon , dan langsung Leon simpan di dompetnya.


Leon pun menceritakan semua kisah masa lalu dirinya dan Angela yang berada di ruang bawah tanah itu.


" dulu aku terlalu lemah. aku tak mampu menanggung semua beban yang harusnya ku tanggung dan malah membiarkan seorang gadis kecil yang harus menanggung semua nya. " lirih Leon.


" kini aku sadar akan semua perlakuan kakek pada kami dulu. itu semua beliau lakukan semata-mata hanya ingin kami berdua tumbuh jadi lebih kuat agar bisa saling melindungi dimasa depan " ucap Leon.


Reiki hanya diam mendengarkan Leon yang membagi kisah nya.


" ternyata inilah sebabnya waktu dulu aku tak bisa menemukan mu . maafkan aku yang membuatmu menunggu lama " batin Reiki.


Reiki dan Angela pertama kali bertemu saat umur mereka 8 dan 9 tahun.


# FLASHBACK ON


Malam itu , hujan lebat mengguyur seluruh kota metrocity.


Angela kecil yang bosan didalam kamarnya pun keluar dan melihat hujan dari balkon kamarnya.


namun saat tengah melihat hujan . Angela kecil secara tidak sengaja melihat sesosok yang compang-camping dan tak terlalu jelas sedang berada di bawah gazebo dihalaman rumahnya.


Karena penasaran , Angela kecil pun melompat dari balkon kamarnya dilantai 2 dan tak lupa ia membawa sebuah payung .


Dengan rasa penasaran , Angela kecil menghampiri sosok yang bersembunyi di halaman rumah nya itu..


" Siapa kamu ?! ngapain kamu disini ?! " tanya Angela kecil menodongkan ujung payung itu ke kepala sosok itu dari belakang.


" maaf saya tidak bermaksud jahat. saya hanya menumpang berteduh disini " ucap sosok itu berbalik menghadap Angela kecil.


Keduanya saling pandang dan terpana satu sama lain.


" kamu siapa ? " tanya Angela kecil.


" nama saya Reiki . kalau nona siapa ?" tanya sosok bocah laki-laki yang ternyata Reiki.


" aku Angela. kalau kamu gak ada niat jahat . kenapa kamu sembunyi disini . lebih baik ikut aku kedalam . lebih hangat didalam rumahku daripada disini " ucap Angela kecil.


Belum sempat Reiki kecil menjawab , Angela kecil sudah menariknya keluar dari bawah gazebo itu lalu membuka payung nya.


" ayo tunggu apa lagi " ucap Angela kecil.


Kedua bocah itupun berjalan menembus hujan dengan hanya sebuah payung .


" apa orangtua mu akan memberi izin ? " tanya Reiki sesaat setelah Angela kecil membuka pintu .


Sejenak Angela kecil terdiam membeku. ia melupakan sesuatu yang penting.


" prok prok prok .. bagus sekali ya.." suara barito itu cukup membuat Angela kecil jadi menciut.


Dilihat nya orang yang berdiri sambil menyilang kan tangan didada nya itu.


" ah ayah .. hehehe " ucap Angela kecil kikuk karena ketahuan langsung oleh sang ayah , Bara Anson.


" ini sudah yang keberapa kali nya nona kecil ? " tanya ayah bara tersenyum namun senyum menyeramkan.


" hmm itu... " ucap Angela memainkan jarinya karena gugup.


" Cepat masuk ke kamar mu ! " ucap Bara Anson kesal karena Angela kecil sudah sering sekali keluar dengan cara melompati balkon kamarnya.


" baik ayah " ucap Angela kecil menunduk lalu hendak melangkah masuk namun ia berhenti.


" ada apa nona bandel ? " tanya ayah Bara melihat putri kecilnya itu berhenti dibelakangnya.


" ayah .. itu.. ehmm.. ada sesuatu " ucap Angela gugup.


ayah Bara pun menatap wajah putrinya itu. lalu berjongkok didepan Angela.


" putri ayah . ada apa ,? kenapa wajahmu seperti itu ? " tanya ayah bara dengan lembut.


" ayah janji gak boleh marah ya " ucap Angela kecil


bara anson pun hanya mampu mengangguk karena ia tak sanggup jika harus melihat wajah bimbang putri kecilnya itu.


" iya ayah janji " ucap ayah Bara mengelus kepala Angela kecil.


" boleh gak temanku berteduh disini ? kasian dia tadi sembunyi dibawah gazebo depan ayah " ucap angela kecil.


" ayo masuk. ayah ku baik kok gak gigit " ucap Angela kecil menarik Reiki kecil yang bersembunyi di luar pintu


Bara Anson melihat penampilan Reiki kecil dari atas ke bawah.


" nama mu siapa nak ? " tanya ayah bara lembut


" reiki pak " jawab Reiki kaku.


" yaudah , ayo masuk diluar dingin " ucap ayah bara berjalan didepan kedua bocah itu.


Malam itu adalah awal dari kedekatan Angela dan Reiki .


begitu juga Leon dan Skype yang dulu memang teman kecil karena tetangga .


Bara dan Diana bahagia melihat kebahagiaan yang dirasakan anak-anak kecil itu.


Waktu berlalu begitu cepat.


hingga suatu sore , Angela mengajak Reiki berjalan ke sebuah danau yang tak jauh dari rumahnya.


" kamu mau bilang apa tadi ? " tanya Angela penasaran.


" aku suka sama kamu. kamu mau gak sama aku ? " tanya Reiki kecil sedikit gugup.


" aku mau sama kamu karena aku juga suka sama kamu . tapi .. " ucap Angela kecil menggantung.


" tapi apa ? " tanya Reiki kecil.


" tapi kita masih kecil dan aku juga belum tau banyak tentangmu ." ucap Angela kecil menunduk.


" aku janji setelah kita dewasa nanti. aku akan datang dengan keluargaku untuk melamar mu " ucap Reiki kecil sungguh-sungguh.


" kamu yakin ? " tanya Angela kecil


" aku yakin " jawab Reiki serius .


" aku akan tunggu kamu . sampai kita dewasa nanti akan ku tagih janjimu " ucap Angela kecil tersenyum manis.


Reiki kecil pun ikut tersenyum lalu mematahkan liontin kalungnya .


" kenapa dipatahkan ? " tanya Angela kecil.


" nenekku pernah bilang. jika suatu hari nanti aku bertemu pujaan hati ku maka aku harus memberikannya ini sebagai tanda tulus ku " ucap Reiki kecil membuka liontin kalung itu lalu mengeluarkan rantai kalung nya.


" ini untuk mu. supaya kamu ingat mulai dari sekarang aku milikmu dan kamu milikku " ucap Reiki memasangkan kalung itu ke leher Angela.


" aku harap kamu ingat janji mu " ucap Angela.


belum sempat Reiki menjawab tiba-tiba ..


Duarr.


sebuah peluru melewati kedua bocah itu.


dengan sigap , Angela yang memang sudah berlatih bersama ayahnya mampu menarik Reiki kecil menjauh dari tempat itu.


keduanya pun berlari menuju rumah Angela.


namun , keduanya terjatuh sebelum sampai .


" Yang Mulia . Silahkan ikut kami kembali " ucap seseorang berbaju besi hendak menarik Reiki.


" lepaskan aku ! " bentak Reiki kecil.


" Lepaskan dia !! jauhkan tanganmu darinya " bentak Angela menendang orang itu hingga terpental.


namun ada suatu gelombang berbentuk cambuk memukul Angela kecil hingga terjatuh .


" Angel..bangun bertahan lah .. ! " ucap Reiki kecil panik melihat darah keluar dari mulut dan punggung Angela kecil.


" kamu ikut pulang atau ku bunuh gadis kecil ini ? " tanya seseorang sambil mengendalikan cambuk air itu.


" Angel.. tunggu aku. aku janji akan menemuimu lagi dan akan menepati janji kita. tunggu aku tumbuh kuat .. " ucap Reiki mencium kening Angela yang mulai tak sadarkan diri.


" bawa bocah nakal ini kembali dan kurung dia " perintah seseorang itu.


" tunggu dulu.. Ayah.. biarkan aku mengantarkannya pulang. dia butuh penanganan . " ucap Reiki meronta saat ditarik menjauh dari Angela kecil.


Namun Raja Rius tak memperdulikan teriakan anaknya itu.


dan memilih langsung masuk ke mobil.


" Angel.. bertahanlah. kakakmu sudah datang.. tunggu aku jadi lebih kuat agar aku bisa melindungi mu !! " teriak Reiki kecil melihat Leon yang berlari dari kejauhan.


Karena sudah diperintah raja Rius , dengan terpaksa salah satu pengawal yang menarik Reiki pun memukul belakang nya membuat Reiki pingsan seketika.


lalu langsung membawa nya pergi.


Leon yang melihat sang adik bersimbah darah pun khawatir.


" reiki.. ja...ngan pergi.. " ucap Angela pelan lalu tak sadarkan diri....


# FLASHBACK OFF.


.


.


.


.


# to be continue 🤗😘😊