
Suasana di kediaman kakek Tio kini sudah mulai sepi lagi..
Karena pagi itu baik raja Alvin maupun raja Rius sudah kembali ke kerajaan mereka masing-masing.
Hyper juga kembali ke kota DA bersama istrinya , Aurora.
Sedangkan Johan kembali ke ATHAN bersama Vero.
Kini tinggal Leon dan Viona serta Angela dan Reiki yang berada di mansion menemani kakek Tio .
Jordan sendiri baru saja pergi menemani Nana mengelilingi Kota metrocity itu..
Reiki dan Leon turun ke ruang bawah tanah tempat dulu Angela di latih keras.
" ini apa kak ? " tanya Reiki bingung karena dirinya memang tak tau ada ruang bawah tanah di situ.
" ini tempat latihan Angela dulu " ucap Leon mengelus dinding yang retak karena hantaman cambuk yang meleset dari tubuh kecil sang adik.
Reiki mengamati setiap senti ruang yang tak terlalu besar itu dan ia menemukan sesuatu.
" ini punya siapa ? " tanya Reiki menunjukkan sebuah cincin yang terbengkalai di dalam lubang yang tak jauh dari pintu.
Leon melihat dengan seksama cincin itu . Lalu air mata nya pun jatuh tak dapat tertahankan lagi.
Reiki yang sedikit kaget hanya,diam membiarkan Leon mengenang kembali sejarah dari cincin yang ia perkiraan mungkin sudah puluhan tahun umurnya.
" berikan padaku " ucap Leon sambil menghapus airmata nya.
Reiki pun memberikan cincin itu ke Leon , dan langsung Leon simpan di dompetnya.
Leon pun menceritakan semua kisah masa lalu dirinya dan Angela yang berada di ruang bawah tanah itu.
" dulu aku terlalu lemah. aku tak mampu menanggung semua beban yang harusnya ku tanggung dan malah membiarkan seorang gadis kecil yang harus menanggung semua nya. " lirih Leon.
" kini aku sadar akan semua perlakuan kakek pada kami dulu. itu semua beliau lakukan semata-mata hanya ingin kami berdua tumbuh jadi lebih kuat agar bisa saling melindungi dimasa depan " ucap Leon.
Reiki hanya diam mendengarkan Leon yang membagi kisah nya.
" ternyata inilah sebabnya waktu dulu aku tak bisa menemukan mu . maafkan aku yang membuatmu menunggu lama " batin Reiki.
Reiki dan Angela pertama kali bertemu saat umur mereka 8 dan 9 tahun.
# FLASHBACK ON
Malam itu , hujan lebat mengguyur seluruh kota metrocity.
Angela kecil yang bosan didalam kamarnya pun keluar dan melihat hujan dari balkon kamarnya.
namun saat tengah melihat hujan . Angela kecil secara tidak sengaja melihat sesosok yang compang-camping dan tak terlalu jelas sedang berada di bawah gazebo dihalaman rumahnya.
Karena penasaran , Angela kecil pun melompat dari balkon kamarnya dilantai 2 dan tak lupa ia membawa sebuah payung .
Dengan rasa penasaran , Angela kecil menghampiri sosok yang bersembunyi di halaman rumah nya itu..
" Siapa kamu ?! ngapain kamu disini ?! " tanya Angela kecil menodongkan ujung payung itu ke kepala sosok itu dari belakang.
" maaf saya tidak bermaksud jahat. saya hanya menumpang berteduh disini " ucap sosok itu berbalik menghadap Angela kecil.
Keduanya saling pandang dan terpana satu sama lain.
" kamu siapa ? " tanya Angela kecil.
" nama saya Reiki . kalau nona siapa ?" tanya sosok bocah laki-laki yang ternyata Reiki.
" aku Angela. kalau kamu gak ada niat jahat . kenapa kamu sembunyi disini . lebih baik ikut aku kedalam . lebih hangat didalam rumahku daripada disini " ucap Angela kecil.
Belum sempat Reiki kecil menjawab , Angela kecil sudah menariknya keluar dari bawah gazebo itu lalu membuka payung nya.
" ayo tunggu apa lagi " ucap Angela kecil.
Kedua bocah itupun berjalan menembus hujan dengan hanya sebuah payung .
" apa orangtua mu akan memberi izin ? " tanya Reiki sesaat setelah Angela kecil membuka pintu .
Sejenak Angela kecil terdiam membeku. ia melupakan sesuatu yang penting.
" prok prok prok .. bagus sekali ya.." suara barito itu cukup membuat Angela kecil jadi menciut.
Dilihat nya orang yang berdiri sambil menyilang kan tangan didada nya itu.
" ah ayah .. hehehe " ucap Angela kecil kikuk karena ketahuan langsung oleh sang ayah , Bara Anson.
" ini sudah yang keberapa kali nya nona kecil ? " tanya ayah bara tersenyum namun senyum menyeramkan.
" hmm itu... " ucap Angela memainkan jarinya karena gugup.
" Cepat masuk ke kamar mu ! " ucap Bara Anson kesal karena Angela kecil sudah sering sekali keluar dengan cara melompati balkon kamarnya.
" baik ayah " ucap Angela kecil menunduk lalu hendak melangkah masuk namun ia berhenti.
" ada apa nona bandel ? " tanya ayah Bara melihat putri kecilnya itu berhenti dibelakangnya.
" ayah .. itu.. ehmm.. ada sesuatu " ucap Angela gugup.
ayah Bara pun menatap wajah putrinya itu. lalu berjongkok didepan Angela.
" putri ayah . ada apa ,? kenapa wajahmu seperti itu ? " tanya ayah bara dengan lembut.
" ayah janji gak boleh marah ya " ucap Angela kecil
bara anson pun hanya mampu mengangguk karena ia tak sanggup jika harus melihat wajah bimbang putri kecilnya itu.
" iya ayah janji " ucap ayah Bara mengelus kepala Angela kecil.
" boleh gak temanku berteduh disini ? kasian dia tadi sembunyi dibawah gazebo depan ayah " ucap angela kecil.
" ayo masuk. ayah ku baik kok gak gigit " ucap Angela kecil menarik Reiki kecil yang bersembunyi di luar pintu
Bara Anson melihat penampilan Reiki kecil dari atas ke bawah.
" nama mu siapa nak ? " tanya ayah bara lembut
" reiki pak " jawab Reiki kaku.
" yaudah , ayo masuk diluar dingin " ucap ayah bara berjalan didepan kedua bocah itu.
Malam itu adalah awal dari kedekatan Angela dan Reiki .
begitu juga Leon dan Skype yang dulu memang teman kecil karena tetangga .
Bara dan Diana bahagia melihat kebahagiaan yang dirasakan anak-anak kecil itu.
Waktu berlalu begitu cepat.
hingga suatu sore , Angela mengajak Reiki berjalan ke sebuah danau yang tak jauh dari rumahnya.
" kamu mau bilang apa tadi ? " tanya Angela penasaran.
" aku suka sama kamu. kamu mau gak sama aku ? " tanya Reiki kecil sedikit gugup.
" aku mau sama kamu karena aku juga suka sama kamu . tapi .. " ucap Angela kecil menggantung.
" tapi apa ? " tanya Reiki kecil.
" tapi kita masih kecil dan aku juga belum tau banyak tentangmu ." ucap Angela kecil menunduk.
" aku janji setelah kita dewasa nanti. aku akan datang dengan keluargaku untuk melamar mu " ucap Reiki kecil sungguh-sungguh.
" kamu yakin ? " tanya Angela kecil
" aku yakin " jawab Reiki serius .
" aku akan tunggu kamu . sampai kita dewasa nanti akan ku tagih janjimu " ucap Angela kecil tersenyum manis.
Reiki kecil pun ikut tersenyum lalu mematahkan liontin kalungnya .
" kenapa dipatahkan ? " tanya Angela kecil.
" nenekku pernah bilang. jika suatu hari nanti aku bertemu pujaan hati ku maka aku harus memberikannya ini sebagai tanda tulus ku " ucap Reiki kecil membuka liontin kalung itu lalu mengeluarkan rantai kalung nya.
" ini untuk mu. supaya kamu ingat mulai dari sekarang aku milikmu dan kamu milikku " ucap Reiki memasangkan kalung itu ke leher Angela.
" aku harap kamu ingat janji mu " ucap Angela.
belum sempat Reiki menjawab tiba-tiba ..
Duarr.
sebuah peluru melewati kedua bocah itu.
dengan sigap , Angela yang memang sudah berlatih bersama ayahnya mampu menarik Reiki kecil menjauh dari tempat itu.
keduanya pun berlari menuju rumah Angela.
namun , keduanya terjatuh sebelum sampai .
" Yang Mulia . Silahkan ikut kami kembali " ucap seseorang berbaju besi hendak menarik Reiki.
" lepaskan aku ! " bentak Reiki kecil.
" Lepaskan dia !! jauhkan tanganmu darinya " bentak Angela menendang orang itu hingga terpental.
namun ada suatu gelombang berbentuk cambuk memukul Angela kecil hingga terjatuh .
" Angel..bangun bertahan lah .. ! " ucap Reiki kecil panik melihat darah keluar dari mulut dan punggung Angela kecil.
" kamu ikut pulang atau ku bunuh gadis kecil ini ? " tanya seseorang sambil mengendalikan cambuk air itu.
" Angel.. tunggu aku. aku janji akan menemuimu lagi dan akan menepati janji kita. tunggu aku tumbuh kuat .. " ucap Reiki mencium kening Angela yang mulai tak sadarkan diri.
" bawa bocah nakal ini kembali dan kurung dia " perintah seseorang itu.
" tunggu dulu.. Ayah.. biarkan aku mengantarkannya pulang. dia butuh penanganan . " ucap Reiki meronta saat ditarik menjauh dari Angela kecil.
Namun Raja Rius tak memperdulikan teriakan anaknya itu.
dan memilih langsung masuk ke mobil.
" Angel.. bertahanlah. kakakmu sudah datang.. tunggu aku jadi lebih kuat agar aku bisa melindungi mu !! " teriak Reiki kecil melihat Leon yang berlari dari kejauhan.
Karena sudah diperintah raja Rius , dengan terpaksa salah satu pengawal yang menarik Reiki pun memukul belakang nya membuat Reiki pingsan seketika.
lalu langsung membawa nya pergi.
Leon yang melihat sang adik bersimbah darah pun khawatir.
" reiki.. ja...ngan pergi.. " ucap Angela pelan lalu tak sadarkan diri....
# FLASHBACK OFF.
.
.
.
.
# to be continue 🤗😘😊