
Seorang pria masuk dan berkata..
" Biarkan aku yang menjelaskan semuanya " ucap pria itu .
" PAPIII !! " teriak Dion senang dan langsung berlari memeluk pria itu.
" KAMUU !! " teriak Angela dan Reiki serempak karena kaget.
" dia papinya Dion. " ucap Sinta lalu memanggil putranya.
" kamu.. kenapa bisa disini dan apa maksudnya ini ? " tanya Angela kaget.
" aku minta maaf karena sebelumnya tak pernah cerita ke kamu. tapi aku jujur tentang semua yang aku katakan padamu " ucap pria itu mendekati Angela setelah memberikan Dion ke Sinta
" James .. sekarang jelaskan .. kenapa kau bisa bersama kakakku ?! " bentak Reiki kesal bukan karena apa.. tapi ia tak terima jika kakaknya harus hidup bersama pria yang bahkan tak mencintai nya.
" bisakah kalian bicara baik-baik ? kasian Dion " ucap Sinta melihat Dion menangis karena papi nya di marahin.
" Dion .. dion kan laki-laki . jadi laki-laki gak boleh nangis , itu tandanya Dion lemah .. kalau Dion lemah siapa yang bakal jagain mami kalau papi gak ada ? " ucap James lembut menenangkan putranya itu.
" kak apa kau tau pria ini..... " ucap Reiki marah.
" tentu aku tau. tapi aku mencintainya dan Dion butuh papi nya " ucap sinta memotong ucapan Reiki.
Sedangkan Angela diam mencerna apa yang sedang terjadi dan semua yang pernah James ceritakan padanya.
" jadi maksudmu.. inilah alasannya kau meminta ku untuk membantumu supaya sembuh dan kembali normal lagi ?! " tegas Angela
" iya maaf . tapi aku tak bermaksud untuk membohongi mu. hanya saja aku takut kamu tak percaya " ucap James menunduk.
Angela menghela nafas panjang..
" sudahlah. bagaimanapun ini hidup kalian , aku sebagai orang luar tak berhak untuk ikut terlalu dalam.. tentang pengobatan mu , kurasa kau sudah berhasil . jadi selamat " ucap Angela menggandeng tangan Reiki yang masih kesal karena hawa disini menjadi sangat dingin bahkan bibir Dion sudah membiru karena kedinginan..
" sweety .. sudahlah kita jangan ikut campur .. ini urusan rumah tangga mereka.. sebenarnya James juga udah balik normal lagi. jadi biarkan mereka bersama , biarkan kakakmu bahagia .. oke " ucap Angela lembut sambil membelai wajah Reiki.
Akhirnya emosi Reiki pun mereda..
Angela sedikit mengeluarkan hawa apinya membuat hawa di ruangan itu jadi lebih menghangat.
Akhirnya, mereka berbincang secara baik.
" ah aku lupa .. kalian kesini hari ini mau cari apa ? " tanya Sinta setelah setengah jam mereka berbincang .
" aduh .. dasar mami pelupa " ucap Dion dengan polosnya sambil menepuk pelan keningnya sendiri.
Reiki , James dan Angela hanya tertawa dengan tingkah ibu dan anak itu..
Setelah mengingatkan Sinta , Angela dan Sinta pun pergi ke ruangan dimana gaun milik Angela berada.
Tak lama kemudian , James serta putranya dan juga Reiki pergi menyusul .
Angela kini sedang mencoba gaun sesuai dengan pesanan Reiki dan Angela menyukainya.
Bahkan sinta juga terpana ketika Angela memakai gaun itu.
Sinta langsung menggenggam kuat tangan Angela
" kamu mau kan bantu aku ? " tanya Sinta penuh harap.
" eehhm.. bantu apa kak ? " tanya Angela bingung.
" bisakan kamu jadi model utama untuk peragaan busana ku akhir minggu ini ? " tanya Sinta berharap Angela menyetujui nya..
" hmm itu , sepertinya kakak harus tanya Reiki dulu.. kalau aku tergantung keputusannya " ucap Angela karena memang jika dulu waktu ia tampil sebagai model maka Leon kakaknya lah yang mengawasi dan menjaganya.
Namun sekarang berbeda , ia harus mendapat ijin dari Reiki karena Reiki calon suaminya.
Sinta paham lalu mengangguk..
" nanti kutanya padanya " ucap Sinta tersenyum , Angela pun balas tersenyum..
Sinta pun keluar dan melihat ketiga lelaki beda usia itu sedang duduk menunggu didepan panggung kecil yang tertutup tirai.
" gimana kak ? udah jadi ? " tanya Reiki tak sabar.
" udah dong.. buka tirainya ! " perintah Sinta pada karyawannya..
sreekk..
Reiki langsung terdiam tak bergeming melihat kekasihnya dalam balutan gaun yang ia pilih.
Angela melihat Reiki terus menatapnya tanpa bergeming sedikit pun jadi merasa malu. wajahnya pun memerah..
" sempurna " ucap Reiki singkat.
" sudah jangan dilihatin gitu terus .. tutup tirainya sebelum bocah ini melompat ke sana " ucap Sinta dan benar saja , belum sempat tirai itu tertutup sempurna , Reiki sudah melompat kesana dan langsung mencium bibir sexy tunangannya itu..
Sinta pun menarik Reiki untuk turun..
" jangan rusak karya ku .. !! " omel Sinta karena gaunnya
hampir rusak akibat ulah Reiki..
Angela tertawa kecil melihat wajah Reiki yang tak rela ditarik tapi tak berani melawan karena kakaknya sedang marah..
Setelah tirai ditutup , Angela dibantu beberapa pegawainya Sinta mengganti gaunnya dengan outfit miliknya tadi..
Angela dan Reiki pamit setelah berbincang sebentar dengan mereka.
Karena hari pun mulai malam..
Butik itu pun juga jadi sepi dari pelanggan.
Reiki melajukan mobilnya meninggalkan butik kakak sepupunya itu..
#
Reiki melajukan mobilnya menembus padat nya jalanan kota.
" kita mau kemana sweety , kok gak langsung pulang ? " tanya Angela heran..
Reiki memberhentikan mobilnya di tepi hutan yang sepi.
" sweety ,, aku mau " ucap Reiki manja memasang puppy eyes nya.
" jangan disini.. nanti ada orang " ucap Angela melihat keluar jendela.
tapi bukannya mendengarkan omongan Angela , Reiki langsung menekan Angela dan menciumi bibirnya dengan lembut..
beralih dari bibir , pipi, hidung mata bahkan seluruh wajah Angela di ciumnya secara lembut..
" aaahh " desahan itu lolos begitu saja dari bibir Angela kala Reiki dengan perlahan mulai meraba gunung kembar nya..
seolah mendapat lampi hijau , Reiki terus melanjutkan aktivitas nya.
bahkan tangannya pun mulai meraba dari dalam baju Angela..
Angela merasa melayang kala Reiki mulai Meng*i**p dua gunung kembar miliknya..
" AAAHH " desah Angela karena Reiki menggigit geram p*t*ng nya.
Reiki pun terus meng*i*ap dan merem**s pa*u*d*r* Angela dan sesekali menggigit gemas p*t*ng Angela yang tampak menantangnya itu.
Saat mereka berdua tengah menikmati waktu indah mereka..
Tiba-tiba keduanya dikejutkan oleh suara ketukan di kaca mobil.
dengan terpaksa , Reiki dan Angela menghentikan aktifitas mereka..
Reiki melihat arah sumber suara.
ternyata , seorang pria berpakaian polisi yang mengetuk kaca mobilnya.
Reiki menurunkan kaca mobilnya setelah Angela memperbaiki bajunya dan pura-pura tidur. begitu juga dirinya yang pura-pura mengantuk..
" maaf pak .. ada apa ya ? " tanya Reiki dengan suara khas orang bangun tidur.
" maaf . tapi disini tempat yang rawan. anda dilarang parkir disini. " ucap pria berpakaian polisi itu.
" maaf pak polisi.. tapi , kami hanya berhenti sebentar . saya ngantuk dan istri saya juga sudah tidur. jadi kami hanya menumpang sebentar " ucap Reiki sadar akan sesuatu.
" baiklah kalau gitu , silahkan melanjutkan perjalanan anda .. " ucap pria itu sambil mencuri pandang melihat Angela yang tidur menghadap sisi lain..
" cantik banget.. sayang udah ada yang punya " batin pria itu.
Reiki pun menutup kaca mobilnya kembali lalu menjalankan mobilnya ke arah kota.
Reiki tersenyum devil sambil melihat pria itu dari kaca spion..
.
.
.
.
.
to be continue 🤗😘😋🤗