
Waktu berlalu begitu cepat..
tak terasa kini usia si kembar sudah 1 bulan .
sesuai rencana Reiki dan Angela .
hari ini mereka akan membagikan sembako dan beberapa kebutuhan lainnya untuk beberapa tempat yang sudah di cek Reiki.
Ya hari ini , di bantu dengan para kakak ipar nya .
Mereka pergi ke beberapa panti asuhan , panti jompo , dan juga mengumpulkan anak-anak jalanan untuk diberikan paketan .
kegiatan mereka berlangsung selama 3 hari berturut-turut mengingat bukan sedikit tempat yang harus mereka kunjungi..
#
Setelah tiga hari mereka melakukan kegiatan amal itu , sore ini mereka berkumpul di mansion Reiki.
Mereka kumpul di sebuah taman belakang.
" Angel .. sudah ada namanya ? " tanya Aurora
" udah kak "jawab Angela yang tengah menyusui anak keduanya.
" yang ini siapa namanya ? " tanya Vero menggendong putra bungsu Angela
" Julian Satria Adinson " ucap Angela tersenyum
" lalu yang cantik ini siapa ? " tanya Nana
" Calista Adinson " jawab Angela menatap wajah putri kecil nya..
" aunty , itu Arthur loh yang milihin namanya " ucap Arthur dengan mulut penuh kue..
" iya iya . Arthur pintar milih nama nya , bagus " ucap Aurora
" iya dong , Arthur gitu loh " ucap Arthur membanggakan dirinya..
para wanita tertawa melihat tingkah imut Arthur yang polos..
" ngomongin apaan sih , kok seru kayaknya ? " tanya Hyper ikut nimbrung
" ini , ngomongin dedek julian sama calista .. terus si jagoan satu ini " ucap Aurora mencubit gemas pipi Arthur..
" mana Laila ? " tanya Hyper
" tidur " jawab Aurora melirik ayunan disampingnya.
" uuww .. tuan putri tidur ternyata .. pantesan sepi " ucap Hyper karena putri nya sudah berusia 8 bulan. beda tiga bulan dengan Ayana putri Jordan yang kini berusia 5 bulan.
Tampak Arthur senang bermain dengan Ayana yang sudah pintar duduk..
kedua bocah itu tampak sangat dekat walaupun masih kecil.
Semua orang pun tertawa melihat Arthur sengaja jatuh saat di dorong Ayana hingga balita itu tertawa keras.
###
Selama beberapa bulan.
Kehidupan mereka tentram layaknya orang biasa .
Hyper dan Aurora serta Laila sudah kembali ke kerajaan Trian.
begitu juga Johan dan Vero yang kini diketahui tengah berbadan dua setelah penantian panjang keduanya.
mereka memilih kembali ke Athan agar ibu mariana bisa menemani Vero saat Johan tak ada.
Disisi lain , Jordan dan Nana memilih tetap berada di kota DA dan pulang ke kediaman ayah Nana menemani sang ayah yang tinggal sendirian.
Walaupun kini jarak menjadi pemisah diantara mereka.
namun hubungan mereka tetap lancar tanpa masalah.
setiap 2 bulan sekali mereka berkumpul bersama.
soal tempat , tergantung diskusi mereka .
Leon dan Viona pun juga sering mengunjungi Angela .
dan begitu juga sebaliknya.
Keluarga kecil Reiki juga terkadang mengunjungi mereka di kediaman kakek tio.
kini kediaman kakek Tio lah yanh sering mereka semua jadikan tempat berkumpul bersama.
Mansion megah nan indah itu pun kini jadi tambah ramai seperti posyandu anak-anak bila mereka berkumpul semua.
Hubungan cinta segitiga yang dulu ada diantara Reiki , Angela dan Arta pun kini hanya tinggal cerita masa lalu.
Arta pun sudah mendapatkan seorang gadis untuk mengisi hatinya.
#
4 Tahun kemudian
Arthur dan Lena kini berusia 10 tahun , sedangkan Julian dan Calista berusia 4 tahun sama dengan Ayana dan Laila yang hanya berbeda beberapa bulan.
sedangkan Anggita putri Johan dan Vero berusia 3 tahun.
Saat mereka sedang menikmati hari-hari tenang selama beberapa tahun ini.
sepasang suami-istri justru tengah berjuang untuk mendapatkan buah hati.. ya , Skype dan Relina.
walaupun begitu , mereka semua tak pernah menghina atau memandang sebelah mata pada keduanya.
Mereka pikir , masa tenang mereka akan berlangsung lebih lama lagi.
Namun , kenyataan berkata lain.
tepat 1 minggu sebelum ulang tahun kakek Tio ke 70.
Kakek Tio menghembuskan nafas terakhir dengan dikelilingi seluruh cucu dan cicitnya walaupun tanpa kehadiran sang anak yang sudah berpulang lebih dulu.
Senyum terakhir kakek Tio diberikan pada seluruh cucu dan cicitnya yang menemani hingga nafas terakhir.
bak tertimpa sebuah batu.
Angela merasakan kehilangan yang sangat mendalam .
ia menangis dalam diam .
Walaupun merasa kehilangan , Leon berusaha tegar karena ia tau . sebagai kepala keluarga banyak yang harus ia lakukan terutama menguatkan anggota keluarganya.
Berita duka tentang kepergian kakek Tio pun mendapat belasungkawa dari masyarakat bukan hanya dari metrocity , tapi seluruh negara AMT dan Athan..
Raja Rius , Raja Alvin dan Raja Rian pun juga datang untuk penghormatan terakhir sebelum jenazah dimakamkan.
Ayah Brian dan Ibu Mariana juga datang , mereka juga merasa kehilangan sosok kakek Tio yang menganggap mereka seperti anak sendiri.
Saat ini , Angela sedang tak ingin diganggu.
walaupun waktu kecil ia mendapat perlakuan yang sadis dari sang kakek . namun , ia sangat menyayangi beliau.
bahkan , Angela lah yang lebih dekat dengan kakek Tio dibandingkan Leon walaupun mereka sama-sama sayang pada sang kakek.
Angela memilih diam di dalam kamar sang kakek yang kini terasa sepi..
Yang tersisa hanyalah kenangan-kenangan nya saat bersama sang kakek , saat merawat , saat bercerita sampai saat Keduanya saling curhat.
" Sweety " panggil Reiki masuk kedalam .
Angela hanya menoleh , tampak matanya merah dan terlihat bengkak pertanda ia menangis cukup lama.
Reiki pun langsung memeluk sang istri membiarkan Angela menumpahkan semua kesedihan nya.
" menangislah , lepaskan semua.. tapi satu yang ku minta , setelah ini jangan menangis lagi . jangan biarkan kakek melihat cucunya yang kuat kini menangisi kepergiannya.. percayalah , sekarang kakek sudah tenang dan bahagia karena bisa berkumpul lagi dengan nenek dan juga Ayah dan bunda .. jadi jangan tangisi lagi , ikhlaskan . kita harus kuat , demi Arthur , demi Calista , demi Julian , dan demi kak Leon.. " ucap Reiki mengusap punggung Angela .
Angela pun perlahan tenang.
" kalau kamu sudah siap , kita turun sekarang .. kita antarkan kakek menemui mendiang nenek " ucap Reiki menghapus sisa air mata Angela.
Angela menggangguk pelan.
dengan dibantu sang suami.
Angela pun turun keruang keluarga dimana semuanya sudah berkumpul.
Reiki dan Angela berdiri di samping Leon .
Angela sekuat tenaga menahan air matanya saat melihat tubuh kaku sang kakek yang kini terbaring dipeti mati.
Leon memeluk erat sang adik yang ia tau kini sedang rapuh.
" Angela Anson.. kakak masih disini.. masih denganmu.. kamu masih punya kakak " ucap Leon lirih karena ia sendiri juga tenang berusaha menguatkan diri.
Semua orang tak bisa menahan sedih dan pilu saat Angela kembali menangis dalam diam.
" kak.. walaupun sekarang kakek meninggalkan kita berdua.. tapi kakak harus ingat , kakak masih punya aku. aku tetap adik kakak.. sampai kapanpun " ucap Angela membelai lembut wajah Leon..
Akhirnya , pertahanan yang selama ini Leon bangun runtuh seketika..
air matanya menetes tanpa izin sang empunya.
kakak beradik itu menangis dalam diam sambil memeluk erat satu sama lain dan saling menguatkan.
Arthur dan Lena yang ditugaskan menjaga adik-adik mereka di dalam kamar pun ikut menangis karena ikut sedih saat harus berpisah dengan kakek buyut nya.
Proses pemakaman pun telah selesai dilaksanakan.
Tapi , mereka tak bisa terus hanyut dalam kesedihan.
Mereka masih harus berurusan dengan beberapa tikus yang berani berulah..
@
Dengan ini saya nyatakan Season 2
' END '
oops.. belum 😁..
masih ada beberapa part penutup dan juga saran dan masukannya untuk Season 3 ya.. 🤗🤗
..
to be continue 🤗😘😊