YOUNG CEO And QUEEN OF MAFIA

YOUNG CEO And QUEEN OF MAFIA
S2 -- 034



Setelah beberapa saat mengendarai kendaraannya.


akhirnya Reiki pun sampai dengan selamat .


Reiki hanya melintas setelah melirik sebentar beberapa anggota The Dark Knight yang sedang berlatih ataupun ada juga yang sedang memperbaiki senjata mereka.


Reiki berjalan langsung ke arah kamar yang ia dan Angela tempati dilantai 1.


Pintu ia buka secara perlahan-lahan dan ia tersenyum melihat Angela yang sedang tidur diranjang .


Reiki membelai lembut kepala Angela dan mencium keningnya.


lalu beralih ke perut besar istrinya itu.


" Halo sayang... Papi baru pulang kerja , kangen sama kamu.. kamu gak nakalkan hari ini ? jangan buat mami mu terlalu capek ya sayang .. Papi tunggu kamu lahir " ucap Reiki mengajak bicara anak dalam kandungan Angela.


Sampai sekarang baik Reiki maupun Angela belum tau jenis kelamin anak kedua mereka itu.


karena mereka mau itu jadi suatu kejutan saat datang waktunya.


Setelah itu Reiki mandi dan ikut tidur siang disamping istrinya yang masih terlelap.


Malam harinya..


Reiki , Angela , Viona , Lena dan Arthur makan malam bersama.


Tak ada yang aneh dengan makan malam mereka saat ini , semua sama seperti beberapa hari sebelum nya.


penurut perhitungan dokter , seminggu lagi Angela akan melahirkan karena itu Viona tetap berada di mansion menemani Angela.


" uhkk " keluh Angela tiba-tiba kram.


" sweety , kenapa ? " tanya Reiki panik.


" gak apa-apa , mungkin kekenyangan . aku mau istirahat dulu ya " ucap Angela perlahan-lahan bangkit dari duduknya.


Viona dan Reiki melihat Angela yang seperti menahan sakit pun jadi khawatir.


" aku bantu sweety.. ayo aku antar " ucap Reiki membantu Angela berjalan.


" aunty , mami kenapa ? mami gak sakit kan ? "tanya Arthur yang sepertinya merasakan apa yang maminya rasakan.


" gak kok sayang.. mami mu cuma capek , jadi istirahat dulu . sekarang kalian habiskan makanan nya ya. setelah itu belajar sebelum tidur " ucap Viona penuh kelembutan.


" baik ma , aunty " ucap Lena dan Arthur bersamaan.


Mereka bertiga pun melanjutkan makan malam nya walaupun dalam hati Viona merasa ada yang tidak beres dengan Angela.


Di satu sisi ,


Reiki dan Angela berhenti di ruang tengah karena Angela makin merasakan kram diperut nya makin menjadi-jadi.


" AKKHH " jerit Angela .


" Sweety !! " Reiki panik dan khawatir langsung mendudukkan Angela disofa besar lalu memijat kakinya.


" Aakhh... sayang , kamu kenapa ? " ucap Angela mengelus perutnya.


" kita kerumah sakit sekarang ya " ucap Reiki khawatir.


" AAAKKHH " teriak Angela menggema ke seluruh ruangan di mansion.


Viona yang mendengar teriakan Angela langsung berlari menghampiri mereka.


" APALAGI YANG KAU TUNGGU !! CEPAT SIAPKAN MOBIL !! KITA BAWA KERUMAH SAKIT !! " bentak Viona menyadarkan Reiki yang tak tau harus berbuat apa.


Para Anggota The Dark Knight yang ada dimarkas pun ikut berlarian ke ruang tengah saat mendengar ketua mereka terus menjerit-jerit.


Reiki mendengar bentakan Viona pun langsung berlari ke garasi untuk mengeluarkan mobilnya.


" Mami .. Tahan sebentar ya .. kita kerumah sakit " ucap Arthur menggenggam tangan mami nya.


" Lena , hubungi papa mu sekarang " ucap Viona ke Lena yang bengong karena kaget dengan kondisi aunty nya.


Tanpa menjawab , Lena langsung menghubungi papa nya bukan dengan ponsel tapi menggunakan telepon rumah yang berada lebih dekat dibanding ponsel mereka yang sekarang ini ada di kamar.


Reiki berlari masuk ke dalam setelah mobil siap didepan.


" hati-hati gendongnya " ucap Viona mengingatkan Reiki.


Reiki mengangguk lalu menggendong istrinya yang masih kesakitan menuju mobil.


" siapa disini yang paling ngebut ? " tanya Viona ke semua anggota yang masih kaget dan khawatir.


lalu salah satu anggota mengangkat tangan nya.


" kau !! Reiki tak bisa mengemudi sekarang .. jadi kau bawa mereka ke rumah sakit secepat mungkin. ! " ucap Viona tegas.


Tanpa sepatah dua patah lagi , orang itu ikut menyusul Reiki ke luar.


Mobil pun melaju dengan cepat meninggalkan area mansion.


" blue ! buka jalan sampai mereka ke rumah sakit ! " perintah Viona


" drrt .. akses sudah terbuka .. perkiraan waktu tiba tujuan 10 menit " lapor Blue


" mama , papa bilang akan segera kesini " ucap Lena


" siap kami mengerti ! " jawab mereka serentak.


Viona , Lena dan Arthur pun segera menuju rumah sakit.


sementara Reiki yang sekarang duduk di kursi belakang harus menahan sakit di tangannya karena Angela yang terus menggenggamnya dengan sangat kuat.


" sabar sweety .. sebentar lagi kita sampai . sayang sebentar ya " ucap Reiki berusaha menenangkan istrinya dan juga anak diperut Angela.


" akhh.. kenapa lebih sakit sekarang daripada Arthur dulu !! " gerutu Angela terus menggenggam kuat tangan Reiki.


" SAM !! TAMBAH KECEPATAN !! " teriak Angela.


Sam yang dulu mengawal Johan saat ia lumpuh kini jadi supir mendadak bagi ketuanya yang akan melahirkan.


" baik Queen " ucap Sam berusaha mengendalikan kegugupan nya.


Sementara Reiki terus berusaha membuat istrinya sedikit tenang dan Sam yang terus melaju dengan kecepatan diatas rata-rata membuat 5 buah mobil patroli polisi mengikuti dibelakangnya.


Leon yang saat ini berada di apartemen Skype pun langsung buru-buru ke bandara , tak ketinggalan juga Skype dan Lina yang juga ikut.


" kasih tau kakek dan paman dan juga ayah.. aahh.. pokoknya kasih tau mereka semua !! " ucap Leon panik menelpon Jordan


" memangnya ada apa ? " tanya Johan mengambil alih ponsel adiknya.


" ANGELA MAU MELAHIRKAN !! CEPAT KASIH TAU KELUARGA DISANA .. DAN JUGA HUBUNGI HYPER .. AKU HUBUNGI PAMAN DAN KAKEK " ucap Leon sedikit menaikkan nada bicaranya


mendengar itu Johan langsung menutup panggilannya.


Sementara Leon menghubungi kakek dan pamannya.


Johan menghubungi Hyper .


Malam itu juga mereka semua terbang dengan pesawat masing-masing ke kota DA..


Kembali ke Angela dan Reiki..


Mobil pun berhenti tepat didepan pintu utama rumah sakit .


Sam turun dan dengan cepat membukakan pintu untuk ketuanya.


" DOKTER !! SUSTER !!! CEPAT KEMARI !! " teriak Reiki masuk ke dalam rumah sakit sambil menggendong istrinya yang tampak sedikit melemah.


Dokter dan suster yang mendengar keributan pun langsung datang dan segera membawa Angela keruang bersalin bersama Reiki tentunya.


sedangkan Sam menunggu didepan pintu ruang bersalin .


tak lama kemudian , Viona serta Arthur dan Lena pun tiba.


mereka ikut menunggu didepan ruangan bersalin.


didalam sana ,Reiki berusaha membuat Angela sedikit tenang alasannya adalah agar Angela tak membakar dokter dan suster


" gimana Angel .. udah lahir ? " tanya Leon yang datang dengan terburu-buru .


" belum. mereka masih didalam " jawab Viona


Begitu melihat ruangan itu , Leon langsung masuk disusul Shiro yang tadi dijemput paksa Leon dari Markas Pasukan Bayangan.


Setelah Leon dan Shiro masuk , para dokter dan suster pun keluar dengan raut bingung.


Tak lama kemudian , satu per satu anggota keluarga pun tiba dengan terburu-buru..


tak ketinggalan Nana dan Aurora dengan bayi mungil mereka.


Nana dan Aurora dibawa ke unit ibu dan anak mengingat keduanya melakukan perjalanan jauh paska melahirkan.


Mereka semua menunggu dengan cepat di lorong itu.


karena saking banyaknya mereka yang datang membuat lorong yang tadinya sepi kini jadi ramai.


baik dokter maupun suster pun tak berani melewati mereka.


dan juga polisi yang tadi mengejar mobil yang ngebut langsung menciut saat mengenali orang-orang besar disitu.


Mereka masih sayang nyawa dan pekerjaan mereka.


mereka tak mau menyinggung salah satu keluarga itu apalagi sekarang mereka tengah berkumpul..


Lebih baik kepala polisi yang membuat keputusan daripada mereka yang hanya polisi rendah.


.


.


to be continue 🤗😊😘


kira" nama apa yang cocok untuk bayi Reiki dan Angela ??


cowok ???


cewek ??


apa ya ?? 🤔🤔🤔


bantu author ya 😉