YOUNG CEO And QUEEN OF MAFIA

YOUNG CEO And QUEEN OF MAFIA
S 3 - 19



Keesokan harinya..


Raya yang sudah biasa bangun subuh pun pergi ke dapur dan melihat bahan apa yang bisa ia masak untuk sarapannya bersama Arthur.


Lama ia mencari didapur , tapi tak ada bahan yang bisa diolah.


Lemari pendingin didapur itu hanya berisi air minum , dan beberapa buah serta selai.


Sedangkan di atas meja ada beberapa bungkus roti baru.


" kayaknya perlu diisi ni " gumam Raya.


Raya pun menyiapkan roti dan selai ala kadarnya.


lalu membuat susu hangat.


" hoooaamm " Arthur keluar dari kamarnya dengan setengah mengantuk..


" ARTHUUURR !!! KALAU MAU KELUAR KAMAR PAKAI BAJUMU DULU!! " teriak Raya kaget karena Arthur tiba-tiba keluar kamar dengan hanya memakai celana pendek tanpa baju..


" mmm.. EEEEHH !!! MAAF " teriak Arthur juga kaget saat melihat Raya menutup matanya dengan tangan kiri sedangkan tangan kanan yang memegang sendok diarahkan ke Arthur.


Arthur langsung berlari masuk ke kamarnya..


" semoga Raya gak lihat ini " gumam Arthur berkaca didepan cermin besar , memperhatikan bekas luka karena peluru di pinggangnya .


Setelah memakai bajunya , Arthur pun menuju dapur.


Disana terlihat Raya sudah duduk dan memakan roti lapisnya.


Keduanya pun makan dengan suasana yang sedikit canggung.


" ehmm.. hari ini kamu ada rencana mau kemana gak ? " tanya Raya


" hari ini ya.. hem.. kayaknya ada , nanti siang aku ada meeting dengan label ku .. ya gak tau selesainya kapan ... bisa sebentar , bisa juga lama " ucap Arthur


" kenapa , ada masalah ? " tanya Raya


" gak ada apa-apa kok " ucap Arthur


" Ar , jujur sama aku . Ada masalah kan , cerita sama aku .. kita bisa berbagi beban bersama , iya kan ? " ucap Raya


" hah.. gimana ya bilangnya.. aku juga gak tau siaa dan kenapa .. yang pasti ada seseorang yang sengaja menargetkan aku. entah siapa , yang ku tau beberapa kontrak ku sudah dibatalkan secara sepihak oleh pihak lain " ucap Arthur


" lalu ? " tanya Raya


" ya hari ini aku dipanggil bos untuk pergi ke sana. entah apa yang sedang terjadi .. tapi Ra , jika aku berhenti dari dunia hiburan , apa kamu masih tetap mau sama aku ? " tanya Arthur


" kamu ngomong apa sih Ar , aku tuh terima kamu apa adanya.. sama sepertimu yang mau nerima aku apa adanya.. " ucap Raya


" apapun kondisimu , mau suka atau duka. aku akan selalu terima . kita bisa saling berbagi dan saling mendukung . kan " ucap Raya tersenyum.


sejenak kedua mata mereka bertemu.


hingga mereka dikagetkan dengan suara bel .


" bentar , aku check dulu " ucap Arthur


Raya menunggu di meja dapur , Sedangkan Arthur pergi membuka pintu.


Arthur melihat dari layar monitor siapa yang menekan bel rumahnya.


Arthur mengernyitkan dahinya karena ia merasa belum pernah melihat orang asing itu dan lagi ia juga tak merasa kalau ada penghuni baru di salah satu unit gedung apartemennya.


" pak , apa ada orang asing yang datang ? " tanya Arthur ke security lewat telepon.


" iya bos. tapi orang itu bilangnya mau ke unit keluarganya di lantai 4. kenapa bos ? " tanya security.


" tolong usir orang itu dari depan rumahku . aku gak kenal.. kalau dia nolak , bilang aja apartemen ku ini lagi kosong gak ada orangnya dari semalam.. pahamkan ? " perintah Arthur


" ah ! Baik bos , saya kesana sekarang " ucap Security itu.


Raya yang penasaran kenapa Arthur lama , ia pun pergi melihatnya.


" siapa sayang ? " tanya Raya melihat Arthur menatap layar monitor.


" aku gak tau , yang pasti orang ini mengincar sesuatu " ucap Arthur memperhatikan gerak-gerik orang asing itu.


Raya pun ikut memperhatikannya dari layar monitor.


Arthur mengkode Raya supaya diam dan mendengarkan percakapan orang itu dengan Security.


" maaf tuan . tapi tuan mencari siapa disini ? " tanya security


" ah rumah keluarga saya. ada apa ya pak ? " tanya orang itu


" dilantai berapa unit keluarga tuan ? " tanya security.


" lantai 4 unit 406 " ucap orang itu.


" oh , sepertinya anda salah lantai tuan.. disini lantai 15 , bukan lantai 4. silakan saya antar kesana " ucap security itu. ia yang bodoh pun tau jika orang asing didepannya itu sedang berbohong. pasalnya di gedung apartemen ini unit 406 sedang kosong karena penghuni lamanya sudah lama pindah


dengan terpaksa , orang asing itu mengikuti security turun ke lantai 4.


" sayang , kamu ingat wajah orang itu kan ? " tanya Arthur ke Raya setelah security membawa orang asing itu pergi.


" ya aku ingat " ucap Raya


" ingat ya , lain kali kalau kamu pergi keluar sendirian . hati-hati dengan orang itu. kalau dia ngikutin kamu , langsung hubungi aku " ucap Arthur.


" iya . tapi gimana kalau orang itu ngikutin kamu ? " tanya Raya khawatir


" kalau dia ngikutin aku , itu artinya dia sendiri yang cari penyakit " ucap Arthur


" tapi , bisa aja kan orang itu kesini karena benar-benar mencari keluarga nya. " ucap Raya bingung.


" sayangku , cintaku.. orang itu bohong " ucap Arthur


" darimana kamu tau ? " tanya Raya


" tentu aku tau , karena unit 406 itu unit kosong , pemilik lamanya udah sekitar 2 tahun yang lalu pindah ke luar kota , dan lagi pemilik lama itu sebatang kara tak punya saudara ataupun keluarga " ucap Arthur


" oh gitu. " ucap Raya sedikit mengerti


" yaudah , kamu mandi dulu gih terus kita pergi " ucap Arthur


" pergi , kemana ? " tanya Raya


" pergi belanja sayangku .. kan kulkas di dapur udah kosong , gak ada isinya.. jadi perlu diisi , iyakan ? " tanya Arthur


" oke , tunggu 10 menit " ucap Raya langsung lari kekamarnya.


Arthur tertawa kecil melihat Raya.


ia sendiri pun kembali kekamarnya berganti pakaian santai.


Saat keduanya berganti pakaian.


orang asing yang tadi di 'usir' secara halus oleh security , kini masuk ke mobil van putih.


" lapor Tuan , sepertinya Nona tidak ada disini . apartemen itu kosong Tuan.. puluhan kali saya memencet tombol bel tapi tak ada penghuninya yang keluar " ucap orang itu lewat telepon


" lalu apa yang kau dapat ? diusir security " suara dari seberang sana.


" kok tuan tau ? " ceplos orang itu


" hah.. kenapa aku harus punya spy bodoh seperti mu.. KAU ITU BODOH ATAU GILA !!! TENTU KAU DIUSIR SECURITY KARENA BOCAH ITU NGELAPOR. DAN ITU ARTINYA MEREKA ADA DIDALAM BODOH !! " bentak 'Tuan' itu.


" maaf .. maafkan saya Tuan " ucap orang itu takut


" sekarang kau tinggal disitu.. perhatikan orang yang keluar masuk gedung itu. pasti ia disana " perintah 'Tuan' misterius itu.


" baik Tuan. saya laksanakan " ucap orang itu. lalu sambungan pun terputus.


Disuatu tempat yang jauh , seorang pemuda menatap birunya langit .


" andaikan dulu kejadian itu tak terjadi.. mungkin saat ini kita sudah berkumpul bersama.. " gumam pemuda itu


" kuharap kamu bisa mengerti alasan waktu itu.. dan kuharap kamu bisa memaafkan ku " lirih pemuda itu menatap foto seorang gadis yang sedang tersenyum lebar.


" Raya ,, masih namamu yang dulu. tunggu aku , aku akan datang menjemputmu " ucap pemuda itu mengelus foto Raya sedang tersenyum yang terbingkai indah.


" hachuu .. siapa yang lagi ngomelin aku ya " ucap Raya pelan sambil memakai sepatunya.


to be continue 😘😊🤗