
Reiki yang baru selesai mandi pun heran melihat Angela sudah berganti pakaian.
" kamu mau kemana sweety ? " tanya Reiki memeluk nya dari belakang.
" ke rumah Nana. Arta bilang pencuri kalung ku udah ketemu dan ada disana sekarang " ucap Angela
" kalau gitu aku ikut . tunggu sebentar " ucap Reiki langsung masuk ke walk in clothes nya.
5 menit kemudian , Reiki pun sudah rapi dan Angela juga sudah selesai mengikat rambutnya.
" udah ? ayo sweety. aku penasaran , siapa yang berani mencuri di markas The Dark Knight " ucap Angela menarik Reiki.
Reiki juga sama penasaran nya dengan Angel..
tapi yang ia khawatir kan sebenarnya adalah Arta.
Walaupun dirinya dan Angela sudah resmi menikah. tapi , ada perasaan tak nyaman melihat Arta dekat dengan Angela karena tau bagaimana perasaan Arta pada Angel.
30 menit kemudian , mobil yang di kendarai Reiki pun tiba di kediaman Smith.
" kalau gak kuat . kamu masuk aja , biar aku yang jelasin ke mereka " ucap Jordan pada Arta yang berubah ekspresi muka nya.
tanpa banyak bicara lagi , Arta pun langsung mengunci dirinya didalam kamar.
" boy . apa yang terjadi ? " tanya Nana bingung dengan suasana di lantai satu rumahnya itu.
" dia pencuri dan lebih gak tau malu lagi. hasil curian nya mau di hadiahkan ke kamu sayang " ucap Jordan menujuk Pino yang terduduk di pojok.
kreek.
" selamat malam om. maaf kami mengganggu waktu om " ucap Reiki masuk bersama Angela.
" J , kamu disini ? " tanya Angel melihat Jordan di ruang tamu itu.
" iya lah. emang nya gak boleh. lagian aku sendirian di rumah besar gitu , ya serem-serem gimana gitu " ucap Jordan.
" penakut " ucap Angel melihat sekeliling.
" pelakunya disini " ucap Jordan menarik Pino berdiri .
Angela menatapnya dan memperhatikan dari atas sampai bawah .
" siapa kau , bagaimana kau bisa mencuri barang ku dan aahh .. YA AMPUUN !! bukannya ini punya kak Aurora ?! " ucap Angela kaget melihat gelang dan cincin milik Aurora yang sudah lama ia cari.
" cepat katakan , siapa kau !! " ucap Angela mencengkram kerah baju Pino.
" saya... saya .. tidak mencuri.. saya membelinya dari seseorang di kampus saya dulu " ucap Pino ketakutan.
" kampus apa ?! " tanya Angela kesal.
" kampus BTI " jawab Pino.
" Jo.. pulang , bawa dia sekalian . besok akan ku bawa orang itu " ucap Reiki
" hmm.. okelah. di tempat biasa kan ? " tanya Jordan.
" iya . jaga dia baik-baik . kalau sampai dia bohong.. maka jangan harap ada pengampunan lagi " ucap Angela menatap tajam seolah menelan hidup-hidup Pino.
tubuh Pino pun bergetar hebat mendapat tatapan tajam dari Angela dan Reiki.
" Nana , Tuan Smith . saya minta maaf atas kejadian ini. saya harap ini tidak mempengaruhi hubungan antara Nana dan Jordan " ucap Angela sopan
" nak angel. kamu jangan sungkan.. kamu sahabat putri saya , saya juga bersyukur karena mu ,putriku tidak bergaul dengan orang seperti dia itu.. jika ada waktu , sering-sering lah main kesini " ucap Tuan Smith.
" terimakasih om. kalau gitu , kami mohon pamit undur diri. sekali lagi saya minta maaf telah merepotkan om " ucap Angela.
" tidak apa-apa.. kalau gitu , kalian hati-hatilah di jalan " ucap tuan Smith.
" angel.. i miss you " ucap Nana memeluk Angel.
" i miss you too . sekarang udah malam.. aku pulang dulu ya . Jordan ku bawa juga hehehe . gak apa-apa kan " goda Angel.
" gak aoa , bawa aja.. nih . mau di bungkus kasih pita gak ? " ucap Nana mendorong Jordan ke arah Angel
" gak usah lah. biar gini aja .. hehehe " ucap Angela
" hihihi " Angela dan Nana tertawa melihat ekspresi lucu wajah Jordan
" ehmm.. senang ya kalian. emang nya aku barang apa mau dibungkus , di kasih pita lagi.. kenapa gak di kotakin aja sekalian terus kirim ke antartika " ucap Jordan BT.
" sesuai keinginan mu tuan muda " ucap Angela menyeringai sambil mengeluarkan ponselnya.
" AAHH.. GAK .. QUEEN.. IM SORRY.. IM NOT SERIOUS . please " ucap Jordan takut .bukan tanpa alasan , karena dirinya memang pernah di jadikan paket oleh Angela dan ayahnya dan benar-benar dikirim ke suatu tempat .
" sudah sweety. udah malam. ayo " ucap Reiki .
" iya ayo.. om kami pulang dulu. permisi " ucap Angel menggandeng lengan Reiki dengan mesra.
" Semoga kamu bahagia dengan pilihanmu.. ku doakan yang terbaik untukmu.. Bidadari ku " ucap Arta lirih memandang sendu foto Angela .
.
#
Keesokan harinya.
Setelah menyuruh orangnya mencari 'penjual' yang di bilang Pino.
Reiki pun menemani Angela pergi ke BTI..
Keduanya cukup menarik perhatian orang-orang.
" maaf , dimana ya kantor rektor ? " tanya Angela pada seorang mahasiswi.
" oh itu . tinggal lurus lewat koridor sana. lalu belok kanan . ruang Rektor ada di ujung " terang mahasiswi itu tanpa mengalihkan perhatian pada Reiki yang berada di samping Angela.
" oh makasih banyak " ucap Angela lalu menggandeng Reiki lagi.
" kenapa sweety ? " tanya Reiki merasa perubahan sikap Angela.
" seharusnya tadi sebelum kesini ku pakaikan masker dulu . masa suamiku dilihatin gitu . sampai netes tuh air liur mereka " ucap Angela menatap tak suka ke sekelompok mahasiswi yang memperhatikan Reiki.
" ya biarkan aja sweety.. mau sebanyak apapun perempuan yang menggoda . tapi , diriku hanya untukmu seorang istriku tercinta " ucap Reiki mencolek hidung mancung Angela.
" iya . aku tau . yang gak aku tau , sejak kapan mulut ini jadi begitu manis sih " ucap Angela.
" sejak ada kamu " ucap Reiki tersenyum manis ke Angela.
Keduanya pun terus berjalan sambil bercanda .
" BERHENTI !! Siapa kalian , ada keperluan apa kesini ? " tanya seseorang menghentikan Angela dan Reiki.
" anda siapa , dan mengapa kami harus menjawab pertanyaan kalian " ucap Angela tak suka karena ia tau sekelompok mahasiswi ini hanya mau cari perhatian suaminya aja.
" tentu kalian harus jawab. kalau tidak , jangan salahkan aku laporkan kalian ke polisi karena menyelinap ke kampus orang " ancam gadis itu.
" ada keperluan apa aku . itu gak ada hubungannya dengan kalian. minggir selagi aku masih berbelas kasih " ucap Angela makin cemburu karena beberapa gadis mulai menggoda Reiki secara terang-terangan.
" boleh. kamu pergi aja.. tapi , tinggalkan si tampan ini disini " ucap gadis itu.
" Jangan mimpi !! " bentak Reiki.
" ayo istriku .. gak usah ladenin makhluk jadi-jadian kayak mereka gini. cepat selesai urusan , cepat kita pergi dari tempat ini. " ucap Reiki merangkul Angela melewati sekelompok perempuan itu.
@
Tok tok tok.
" masuk " ucap Rektor .
Reiki dan Angela pun masuk.
" maaf , kalian siapa dan ada keperluan apa ya ? " tanya Rektor itu belum mengenali Reiki.
" kami mencari seseorang , mungkin bapak bisa bantu " ucap Reiki
krik krik krik.
Hening
" WAAAAHH.. KALIAAAN.. KALIAN BERDUA !! " teriak rektor itu kaget dan tak percaya..
.
.
.
.
.
.
.
.
.
to be continue 🤗😘😊