YOUNG CEO And QUEEN OF MAFIA

YOUNG CEO And QUEEN OF MAFIA
S 3 - 7



Acara pameran pun sudah selesai diselenggarakan dan hasilnya sangat memuaskan bahkan melebihi ekspektasi Raya dan rekan-rekannya..


Malam pun tiba , Raya membawa seluruh rekannya ke sebuah restoran didekat pusat kota untuk merayakan kesuksesan acara beberapa hari itu.


" Terima kasih atas kerja keras kalian selama ini .. berkat kalian acara kita bisa berjalan dengan lancar .. jadi malam ini pesan apapun yang kalian inginkan . aku yang traktir " ucap Raya


" tenang aja Ray.. jangan nyesal uangmu habis ya .. " ucap Luna


" Ray .. kenalin dong itu siapa.. masa beberapa hari ini kita-kita cuma bisa lihat aja .. kenalin dong " ucap salah satu rekan Raya


" hm itu.. gimana ya ,, tanya orangnya sendiri aja " ucap Raya


" benar ya .. jangan cemburu loh " ucap Luna


" hay.. boleh kenalan kan " ucap rekan Raya.


" iya boleh " jawab Arthur


" aku Tia , ini Toni , kalau yang itu Pras , yang terakhir Yuni " ucap Tia memperkenalkan seluruh rekan Raya satu per satu..


" salam kenal semuanya , Ar , pacar Raya.. terima kasih atas bantuan kalian semua selama ini " ucap Arthur.


Tia , Luna dan Yuni terpesona mendengar suara serak sexy yang keluar dari pemuda culun didepan mereka .


" ehm ! dengarkan , ini pacarku .. awas kalian macam-macam " ucap Raya menggandeng lengan Arthur.


" oke oke.. udah ah .. ayo lanjut makannya entar keburu basi " ucap Pras memotong obrolan sebelum lebih jauh.


Pras dan Arthur saling tatap namun dari sorot mata Pras terlihat jelas rasa cemburu dan tak suka pada Arthur.


Malam itu mereka semua makan dan lanjut pergi ke karaoke namun tanpa Arthur dan Raya yang memilih untuk memisahkan diri.


#


Raya dan Arthur berjalan di pinggir danau ditemani dengan terangnya lampu-lampu malam.


" duduk situ aja ya " ucap Arthur menunjuk sebuah bangku panjang.


Raya hanya mengangguk mengikuti Arthur.


" Ra .. apa kamu yakin masih mau pacaran denganku .. seperti yang kamu tau , awal kita pacaran karena aku mau buka hati untuk juga mencintaimu.. tapi kamu sendiri belum tau aku orang yang seperti apa .. apa kamu gak takut menyesal jika tau aslinya aku " ucap Arthur


" maksudmu ? " tanya Raya


" aku ini anak mami , aku juga mulai kuliah diusia ku yang harusnya udah lulus S2 . dari kecil aku selalu hidup dalam bayang-bayang.. apa kamu masih mau dengan aku ? " tanya Arthur . sebenarnya Arthur ingin jujur sekarang ke Raya tentang dirinya . tapi , ia juga takut Raya akan meninggalkan nya karena telah ia bohongi ..


Tapi didalam hati Arthur , ia sudah terlanjur jatuh hati ke Raya karena ketulusan nya .


" dari awal sudah kubilang kan.. aku menerimamu dalam keadaan apapun .. aku juga tau jika awal hubungan kita karena kamu gak mau menyakitiku dan berusaha menerimaku.. aku memang gak terlalu kenal denganmu , seperti apa dirimu , bagaimana sifatmu ataupun yang lain. tapi satu yang bisa kupastikan .. aku akan tetap mendukungmu walaupun jika dikemudian hari kamu menemukan seseorang yang lebih baik dariku.. " ucap Raya menatap kedepan .


" terima kasih.. terima kasih karena kamu mau menerima ku apa adanya.. aku janji , aku akan melindungimu dan membahagiakanmu .. aku janji gak akan ada satu orang pun yang berani menyakitimu.. aku pastikan itu ,karena dari awal namamu sudah ada didalam hatiku. jadi apa kamu mau menerimaku yang sebenarnya ? " tanya Arthur .


" maksudnya ? " tanya Raya bingung dengan maksud perkataan Arthur..


" ah sekarang udah malam.. angin malam gak baik untukmu . ayo pulang " ucap Arthur berdiri


" Ar! tunggu dong.. bilang dulu apa maksudmu itu .. aku jadi penasaran " ucap Raya berlari mengejar Arthur yang sudah berjalan lebih dulu.


CUP


Raya kaget saat Arthur tiba-tiba mendaratkan kecupan di pipinya .


" udah malam . besok ku jelaskan maksudnya dan juga aku minta jawabanmu besok.. untuk sekarang aku antar kamu ke asrama dulu " ucap Arthur memalingkan wajahnya yang bersemu merah.


" oh oke " jawab Raya masih dengan wajah yang merona malu mendapat kecupan tiba-tiba dari sang pujaan hati.


Malam itu , Arthur kembali ke apartemen nya setelah mengantarkan Raya kembali ke asramanya.


dan sebagai orang tua , Angela dan Reiki hanya bisa mendoakan anaknya itu.


##


Malam berganti pagi.


Kini Raya pun sudah selesai berdandan karena Arthur bilang akan menjemputnya di gerbang depan kampus.


Raya ditemani Luna menuju ke gerbang depan yang entah kenapa sangat ramai orang yang berkumpul disitu.


" ada apa sih , kok ngumpul disini ? " tanya Luna pada salah satu orang yang berkumpul.


" itu loh .. ada aktor sekaligus penyanyi top itu loh..dia datang kesini " jawab orang itu bersemangat.


Luna pun ikut bersemangat mendengar idolanya datang.


Luna menarik Raya menerobos masuk ke kerumunan orang itu , sedangkan Raya yang ditarik Luna malah mencari-cari sosok sang kekasih.


Saat Raya mencari Arthur , mata nya menangkap sosok yang baru keluar dari mobil sport merah .


sosok itu tersenyum manis menatap Raya yang kini juga menatapnya tak percaya.


" gak!! bukan dia ! " batin Raya masih tak percaya


Arthur yang tau arti tatapan Raya pun menelepon ponsel Raya.


" maaf . tapi bisa kita pergi sekarang ? " tanya Arthur begitu Raya menerima teleponnya.


Raya diam tanpa menjawab.


" akan ku jelaskan . tapi gak disini .. ingat , dalam keadaan apapun " ucap Arthur membuat Raya mau tak mau harus percaya dengan kenyataan.


kekasih culun nya kini berubah jadi pemuda idola gadis seluruh negara.


Melihat Raya yang masih diam mematung , akhirnya Arthur berjalan mendekatinya.


" pacarku sayang.. maaf ya aku telat " ucap Arthur mencium kening Raya lalu menggenggam tangannya.


" tangan Arthur.. iya ini tangannya. hangatnya " batin Raya


" Arthur ? " tanya Raya masih ingin memastikannya.


" iya sayang.. Raya , pacarku sayang " ucap Arthur tersenyum.


Mendengar kata 'pacar' dan 'sayang' membuat semua gadis langsung patah hati massal.


tak terkecuali Sonya dan antek-anteknya.


bahkan Sonya langsung pingsan karena pemuda yang ia tolak waktu itu ternyata super idola.


" nanti ku jelaskan. sekarang kita pergi dari sini ya.. ada yang mau kenalan sama kamu " bisik Arthur


Raya hanya mengangguk dan ikut Arthur masuk ke mobil.


perlahan , mobil itu pun pergi menjauh.


Luna yang masih kaget langsung dikerumuni banyak orang yang penasaran dengan sosok Raya dan juga hubungan Raya dan Arthur.


" huss !! diam !! benar ! itu pacar Raya , Arthur yang kalian bully karena culun.. itulah Arthur idola kalian.. sekarang selamat karena bisa kupastikan , Arthur tau betapa jahatnya kalian pada dirinya ! " teriak Luna lalu pergi dari kerumunan itu.


" sebenarnya mau dibawa kemana aku ini ? "batin Raya bertanya-tanya karena mobil yang Arthur kendarai melaju kejalur luar kota.


" tenang aja. tempat tujuan kita aman dan juga aku gak akan buat macam-macam tanpa persetujuan mu kok .. jadi tenang aja ya " ucap Arthur seolah dapat membaca isi pikiran Raya.


to be continue 😘😊🤗