
Seperti beberapa hari terakhir..
pagi ini pun sama.
Angela menyiapkan sarapan dan juga bekal untuk Arthur.
sedangkan Reiki dan Arthur tengah bersiap diri setelah selesai mandi.
Keluarga kecil itu makan dengan suasana hati yang senang..
" mami.. nanti mami nganter Arthur sekolah kan ? " tanya Arthur meletakkan sendoknya
" iya sayang.. hari ini papi sama mami yang bakal nganterin kamu sekolah. " jawab Reiki
" yeyeye... aku sayang banget sama papi " ucap Arthur mencium pipi Reiki
" jadi udah gak sayang lagi ni sama mami.. hiks hiks " ucap Angela pura-pura sedih.
" Arthur juga sayaang sekali sama mami.. cup cup " ucap Arthur langsung memeluk dan menciumi pipi Angela.
" iya mami juga sayang sama Arthur.. yaudah , minum susu mu lalu ambil tas ya.." ucap Angela
Arthur meminum segelas susu nya lalu langsung berlari ke kamarnya.
" aku tunggu di depan sekalian manasin mobil " ucap Reiki lalu meninggalkan Angela sendiri di meja.
Skip
Reiki melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang menuju sekolah paud Arthur.
Drrrt
" kenapa ? " tanya Angela menerima panggilan di ponselnya.
" master , kami menerima pesan kode baru dari orang itu " ucap Shiro..
" lalu ? " tanya Angela
" kami belum bisa memecahkan kodenya master " ucap Shiro merasa bersalah.
" mmm.. baiklah, usahakan terus . aku akan segera kesana " ucap Angela.
" baik master " jawab Shiro lalu Angela mematikan panggilan itu.
" siapa ? " tanya Reiki
" shiro " jawab Angela singkat lalu mengeluarkan ponsel khusus nya.
" jangan disini .. Arthur ada di belakang " ucap Reiki pelan sambil menahan tangan Angela yang hendak mengeluarkan alat itu.
" ah ya.. aku lupa " ucap Angela langsung memasukkan lagi ponselnya.
" mami sama papi kok bisik-bisik sih " ucap Arthur berada ditengah kedua nya.
" gak ada sayang.. nanti mau papi jemput atau gak ? " tanya Reiki mengalihkan pembicaraan.
" mmm.. boleh , kalau papi sama mami gak sibuk " jawab Arthur
" ududu pengertian banget sih jagoan mami " ucap Angela mencubit gemas pipi Arthur
" sakit mi .. papi , nih gara-gara mami " adu Arthur ke Reiki sambil menunjukkan pipi nya yang sedikit merah.
" hahaha " tawa Reiki..
Skip
Arthur masuk ke sekolahnya setelah berpamitan dengan kedua orangtuanya..
Melihat Arthur yang sudah masuk , Reiki dan Angela pun meninggalkan area sekolah itu.
namun yang tidak mereka tau adalah kondisi dan keadaan Arthur didalam sekolah itu.
" Lena .. Arthur senang sekali " ucap Arthur duduk didepan bangku Lena.
" ada apa ? " tanya Lena penasaran
" Arthur udah ketemu sama papi Arthur " ucap Arthur gembira
" waahh.. Lena juga senang.. Selamat ya Arthur " ucap Lena juga gembira lalu memeluk erat adik sepupunya itu.
" boleh gak nanti Lena kenalan sama papinya Arthur ? " tanya Lena melepaskan pelukannya.
" sudah pasti boleh !! " seru Arthur girang..
mereka pun berhenti bercanda saat guru nya masuk.
Skip
Disini lah Reiki sekarang..
duduk di ruangan tempat biasanya para anggota Pasukan Bayangan berkumpul saat senggang.
" apa kalian belum puas ? mau sampai kapan kalian lihatin aku kayak gitu ? " tanya Reiki mulai jengah karena terus di pelototin oleh para anggota Pasukan Bayangan.
" ngapain kau datang kesini ?! " tanya salah satu anggota senior dengan nada sangat tak suka.
" kenapa , memangnya salah kalau aku datang ke markas istriku sendiri. " jawab Reiki
" hahahaha... istri katanya !! " seru anggota senior itu sambil tertawa garing diikuti anggota yang lainnya
" istri ?? Setelah kau buat sakit hati Master dan memilih j*l*n* itu.. kenapa hah ? apa kau udah bosan dengan barang bekas itu lalu mau kembali dengan Master kami setelah bertahun-tahun .. hahaha ... JANGAN MIMPI!! KAMI GAK AKAN PERNAH RELA !! " ucap senior itu menekankan setiap kata diujung.
kreek
Shiro keluar dari ruangan Angela yang memang berada di dekat ruangan berkumpul itu.
" Master memanggil anda " ucap Shiro pada Reiki .
tanpa menjawab sepatah katapun , Reiki langsung masuk ke ruangan Angela..
" aku tau kalian masih marah dengan tuan Adinson .. tapi kalian juga harus ingat , urusan pribadi Master bukanlah sesuatu yang bisa kita campuri tanpa izin dari Master " ucap Shiro lalu pergi ke ruangannya.
Sementara Angela dan Reiki sedang Berkerjasama didalam ruangan itu , Arthur yang sedari tadi sudah jam pulang sekolah sedang menunggu kedatangan Mami dan Papi nya.
ia menunggu bersama Lena yang juga sedang menunggu sang papa datang menjemputnya.
Tak lama kemudian datang sebuah mobil silver berhenti tepat di depan Lena dan Arthur .
sedetik kemudian kedua bocah itu hilang bersamaan dengan melajunya mobil itu..
#
drrrt drrrt drrrt
" halo .. kenapa kak ? " tanya Angela
" kamu lagi sama Reiki ? " tanya Leon berusaha mengatur nafasnya
" iya kak.. memangnya ada apa ? " tanya Angela tau perubahan emosi sang kakak.
" berikan ponselmu ke Reiki.. kakak mau bicara " tegas Leon
" kak Leon " ucap Angela memberikan ponselnya ke Reiki.
Reiki pun sedikit menjauh dari Angela kala berbicara dengan Leon.
" aku to the point aja.. apa kau yang menjemput Lena sama Arthur dari sekolah ? " tanya Leon
" gak kak.. dari pagi aku di markas dengan Angela .. memang apa yang terjadi dengan Arthur ? " tanya Reiki
" ARTHUR ?? ARTHUR KENAPA ?!! " tanya Angela tak sengaja mendengar Reiki menyebut nama putranya.
" Angel tenang oke..kakak masih mencari mereka.. mungkin mereka main tak terlalu jauh dari sini " ucap Leon setelah di loudspeaker..
" mereka ? Lena dan Arthur.. apa yang terjadi kak ? " tanya Angela panik
" hah.. kakak datang menjemput mereka tapi waktu udah sampai disekolah itu.. Mereka gak ada dan ada orang yang lihat kalau tadi ada mobil warna silver keluar dari area sekolah " terang Leon .. ia sendiri sudah mengerahkan semua anggota Dragon Eyes untuk berpencar guna mencari kedua bocah itu.
" Angel.. tenang , kendalikan emosimu.. kita cari Arthur sama-sama oke " ucap Reiki memeluk erat Angela
" anggota kakak juga udah menyebar .. ah ya Angel ,satu lagi .. jangan beritahu Viona ataupun kakek tentang ini oke.. " ucap Leon
panggilan pun terputus..
" SHIRO !!!! BERKUMPUL !!! " teriak Angela yang pasti didengar oleh Shiro
seluruh anggota pasukan bayangan yang berada di markas saat itu pun langsung berkumpul begitu diperintahkan oleh Master mereka.
" ada perintah apa master ? " tanya Shiro begitu masuk ke ruangan Angela.
" tolong.. cari keberadaan Arthur , putraku .. " ucap Angela pelan.
" kerahkan bawahan mu untuk mencari Arthur dan Lena putri Leon .. sepertinya ada orang yang bosan hidup dan berani menculik mereka.. Temukan dan bawa orang itu hidup-hidup kesini !! " ucap Reiki tegas sambil memeluk Angela yang tampak rapuh.
" aku ralat.. Cari lokasi mereka dan segera laporkan .. biar aku lihat siapa yang berani bermain-main " ucap Reiki dingin.
" baik " jawab Shiro lalu melakukan perintah .
" sweety , tenang oke.. kalau kamu gak tenang , kita gak bisa ikut nyari Arthur .. Arthur kan anak cowok , jadi dia pasti bisa jagain Lena dan juga dirinya.. percaya dengan putra kita .. oke " ucap Reiki lembut.
Angela mengatur emosinya secara perlahan.
#
di sebuah gudang terbengkalai.
tampak Arthur dan Lena duduk diikat pada sebuah tiang.
" bos .. apa perlu saya beritahu mereka sekarang ? " tanya orang itu pada seseorang yang dipanggil 'bos'.
" ya.. kabari mereka , katakan pada si busuk Anson dan Adinson itu datang kemari sendiri dan bawa surat pengalihannya itu " ucap si 'bos' itu
" baik bos "
" hahaha... ternyata yang namanya bibit unggul memang selalu bagus .. hahaha " tawa nya menggema karena berpikir akan menjual Arthur dan Lena setelah dapat apa yang diinginkannya..
.
.
.
.
.
.
to be continue 🤗😘😊
jangan lupa , Like , komen , share dan Vote ya .. 😊