
Sementara Reiki terpaksa harus menunggu Jessica sadar.
Ditempat lain tepatnya di sebuah ruangan di tempat hiburan malam terbesar di negara AMT , suasana kian mencekam tatkala kursi yang disiapkan telah terisi hampir semuanya.
Krek. brak
PLOK PLOK PLOK
seorang pria paru baya masuk kedalam ruangan itu , dibelakangnya juga ada beberapa pelayan yang juga ikut masuk membawa hidangan untuk para ketua geng yang diundang itu.
" Selamat Datang . terima kasih karena anda semua bersedia meluangkan waktu anda yang berharga untuk datang ke pesta kecil saya ini . saya merasa sangat terhormat " ucap pria yang tak menutupi wajahnya itu.
" perkenalkan saya pemilik tempat hiburan ini . panggil saja saya PIO. saya harap anda semua menikmati hidangan yang saya siapkan " ucap nya sopan lalu memberi kode ke pelayan untuk menyajikan hidangan itu.
" kali ini apa lagi maksudmu ? " tanya salah seorang ketua geng mafia yang juga berbasis di Athan .
" aku tak punya maksud apapun. hanya ingin menjalin hubungan baik dengan para penguasa dunia bawah agar kedepannya bisnis ku ini bisa berjalan lancar " jawab PIO.
" lalu keuntungan apa yang kami peroleh ? " tanya seseorang lagi.
" hahaha.. apa yang kalian butuhkan. wanita , harta ? ah aku lupa maaf kan kebodohan saya , master kristal . saya lalai " ucap PIO sedikit kaget karena ia lupa ada seorang gadis ketua mafia disitu.
" lanjutkan saja negosiasi kalian . aku tak tertarik " ucap Angela dingin .
tak ada yang tau bagaimana rupa gadis kejam itu jika topeng nya dilepas selain JJ , Hyper dan Leon.
" ah baiklah master. maaf , silahkan menikmati hidangan spesial kami ini " ucap PIO memberikan semangkuk sup buah kesukaan Angela setiap kali diundang ke tempat itu.
" kau yakin tak mencampur apapun kedalam ini kan ? " tanya angela menyelidik.
" anda tenang saja master. kali ini saya jamin aman " ucap PIO sungguh-sungguh.
Angela pun menerima sup buah itu.
" well , kristal . kudengar beberapa waktu lalu markas mu diserang lagi. apa itu benar ? " tanya seorang kakek yang mengetuai geng Hiu Hitam yang memang sudah lama mengenal sosok ketua Pasukan Bayangan.
" iya itu benar. tapi sekarang mereka sudah hancur tak tersisa " jawab angela
" hahaha seperti biasa . geng Pasukan Bayangan adalah geng yang tak boleh sembarangan disentuh. " ucap seorang laki-laki seumuran Tuan Tio anson yang memimpin geng ular .
" pak tua . kenapa kau datang kesini lagi. bukannya sudah saatnya kau pensiun dan nikmatilah hari tua mu yang damai . seperti yang pernah kau katakan dulu " ucap Ketua Hiu Hitam.
" siapa yang kakek tua. kau sendiri juga tua. kenapa kau juga ada disini . pergi saja sana kembali ke kursi goyang mu itu ! " ucap ketua geng Ular itu sedikit berteriak.
" haih.. mulai lagi pertarungan antar kakek " ucap Angela yang memang duduk diantara dua kakek gaul itu.
" kristal. jika kau mau mengambil alih geng ku maka aku akan dengan senang hati menikmati waktu pensiun ku " ucap ketua geng ular .
seolah tak mau kalah , ketua geng Hiu Hitam pun membujuk Angela
" jangan dengarkan dia. Geng milikku saja , lebih kuat dan tangguh serta banyak bibit unggul didalamnya . " bujuk ketua geng Hiu Hitam.
" bukannya sudah ku katakan , aku sudah punya geng ku sendiri dan kalian para kakek berikan saja geng kalian ke anak atau cucu kalian " ucap Angela menghela nafas berat.
" hmm . tuan tuan , sepertinya kalian melupakan sesuatu. " ucap PIO menengahi.
" APA ?!! " tanya kedua kakek gaul itu serempak.
" disini kita punya anggota baru dan sepertinya salah satu anggota lama kita tak bisa datang lagi " ucap PIO melihat salah satu kursi yang masih kosong.
" biarkan saja bocah itu. dia memang sangat jarang sekali mau datang menunjukkan batang hidung nya " komentar ketua geng ular.
" baiklah semua nya . perkenalkan ketua geng Dragon Eyes yang kini sudah resmi jadi salah satu anggota kita disini " ucap PIO menunjukan ke arah Leon yang duduk tepat disampingnya .
Leon pun berdiri dan menyapa semua ketua geng yang diundang itu.
" hahaha selamat datang tuan dan selamat bergabung " ucap Kakek ketua geng Hiu Hitam
" tapi kalau ku lihat , kamu mirip seseorang ya .. ah siapa ya . aduh aku lupa " ucap kakek ketua geng Ular .
" tentu saja kau lupa .. kau itu sudah tua , sudah pikun. kembali saja kau sana . jangan berebut dengan ku lagi " celoteh kakek ketua geng Hiu Hitam.
dan lagi , perdebatan antara kedua kakek itu pun tak terelakkan.
Angela menatap sendu kursi yang bertuliskan BlueRed yang masih saja kosong itu.
ting . suara pesan masuk di ponsel Angela
' jangan dilihatin terus , mungkin dia gak bisa datang karena ada halangan. entar juga ketemu lagi ' itulah isi pesan dari Hyper yang melihat Angela sedari tadi menatap sendu kursi kosong itu.
Angela mengangguk kecil ke arah Hyper.
dan pertemuan kecil itupun terus berlanjut dengan riuh nya perdebatan antara kedua kakek yang sebenarnya masih bersahabat baik itu.
hingga akhirnya pertemuan kecil itu pun berakhir.
beberapa dari ketua geng yang diundang tetap berada di tempat hiburan malam itu .
sedangkan kedua kakek itu pun pulang bersama setelah gagal lagi meyakinkan angela untuk mengambil alih geng mereka..
Angela pun kembali ke markas Pasukan Bayangan dan tidur disana karena memang hari sudah larut.
Begitu juga dengan Hyper dan JJ.
sedangkan Leon kembali ke markas Dragon Eyes nya dan juga istirahat disana..
#
Jam menunjukkan pukul 7 pagi.
Reiki yang tertidur pun kaget saat Jessica memeluk nya .
" kapan kamu sadar jess ? " tanya Reiki kaget
" reiki makasih ya kamu masih mau perduli sama aku . aku senang sekali " ucap Jessica gembira.
" kamu baik-baik aja ? " tanya Reiki merasa bersalah menabrak seseorang yang pernah mengisi kekosongan hatinya itu.
" iya . karena kamu disini , aku baik-baik aja " ucap nya tersenyum manis berusaha memikat Reiki lagi
" maaf , aku gak sengaja nabrak kamu . aku gak tau kamu mau nyebrang " ucap Reiki melepaskan pegangan tangan Jessica pada lengan nya.
" kenapa , apa kamu jijik sama aku ? aku tau , aku tak pantas untuk dekat denganmu lagi . aku tau , aku bukanlah siapa siapa lagi . aku bahkan sudah tak pantas untuk berteman dengan tuan muda seperti mu. maaf " ucap jessica sambil mengeluarkan beberapa tetes air mata buaya dihadapan reiki , yang membuat reiki makin bersalah.
" Maaf bukan begitu maksudku. tapi aku gak mau ada salah faham diantara kita . hubungan kita sudah lama berakhir dan kuharap kamu bisa bertemu seseorang yang mencintaimu dan direstui keluarga nya " ucap Reiki tulus..
" tapi aku masih mencintaimu. aku gak perduli kalau keluarga mu menentangnya bahkan jika mereka mau membunuhku seperti mereka melenyapkan kedua orangtua ku . aku hanya mau kamu ada untukku " ucap Jessica membuat Reiki makin merasa bersalah.
" maaf . tapi itu tak bisa. aku masih ada urusan , orang-orang ku akan menjaga mu disini dan tenang saja semua biaya perawatan sudah ku tanggung . aku permisi " ucap Reiki lalu pergi meninggalkan ruang perawatan Jessica.
" aku harus mendapatkanmu , bahkan jika nyawa taruhannya ! " ucap Jessica menatap Reiki yang kian menjauh.
sedangkan reiki sendiri lagi takut setengah mati saat melihat catatan panggilan dari Leon dan Ayahnya.
Namun tak ada satupun dari Angela.
" semoga tak ada hal buruk kali ini " gumam reiki bergegas menjalankan mobilnya pulang kerumah .
to be continue 🤗😘😊