YOUNG CEO And QUEEN OF MAFIA

YOUNG CEO And QUEEN OF MAFIA
173



Reiki masih emosi dan terus saja membekukan tubuh si kepala perampok itu secara perlahan.


Tak ada yang berani mendekati Reiki kecuali Angela , Leon , dan raja Rius saja karena ketiganya mampu untuk tak terpengaruh hawa dingin Reiki.


" Katakan padaku... bagaimana kau akan mati " ucap Reiki menatap pemuda itu seolah siap menelan nya hidup-hidup.


" Maaf tuan , Nyonya .. saya hanya perampok biasa. kami hanya berusaha bertahan hidup " ucap Pemuda itu ketakutan


" siapa yang menyuruhmu ? " tanya Leon yang juga marah


" tidak.. tidak ada tuan.. tidak ada yang menyuruh saya " jawab nya gugup melihat mata Leon berapi-api.


" kau tau dimana kau sekarang ? siapa target mu ? " tanya Leon lagi. sedangkan Angela menggenggam tangan Reiki agar jadi lebih tenang.


Melihat pemuda itu tak menjawab. membuat Reiki makin membekukan nya.


hingga akhirnya pemuda itu pun tak sadarkan diri karena kedinginan.


" Bawa orang ini ke markas dan masukkan ke isolasi " perintah Angela lalu 2 orang yang entah darimana datangnya itu langsung membawa pergi pemuda itu seperti apa kata Master mereka.


Setelah pemuda Itu di bawa pergi .


Leon membawa Viona kembali ke kamar mereka.


sedangkan Johan dan Jordan menemani ibu Mariana kembali ke kamar nya bersama Vero dan Nana.


" sekarang kalian juga istirahat lah ." ucap kakek Tio melihat Angela dan Reiki masih di lantai bawah bersama nya.


" baiklah kek.. kakek jangan terlalu khawatir ya. ini juga udah malam. kakek istirahat jaga kesehatan .. oke " ucap Angela manja.


" iya iya.. sudah sana. " ucap kakek Tio.


" Angel.. tenangkan Reiki ya . jika tidak mansion ini akan jadi kutub utara " ucap raja Alvin menggoda Angela


Angela langsung menghampiri Reiki dengan wajah memerah.


raja Alvin tertawa terbahak-bahak karena senang menggoda keponakan nya itu.


Sementara keempat pria paru baya beda usia itu berdiskusi untuk acara selanjutnya..


disisi lain Angela dan Reiki masuk ke kamar mereka.


" sweety .. aku mau mandi dulu . " ucap Reiki berjalan masuk ke kamar mandi .


" hm iya.. " jawab Angela hanya melihat Reiki masuk lalu yang terdengar hanya suara gemericik air.


Angela yang memang juga mau mandi menunggu Reiki keluar . namun semakin ditunggu semakin lama pula Reiki selesai .


tanpa sadar , Angela yang sudah mengganti gaunnya dengan baju mandi pun tertidur .


kleek.


Reiki keluar dari kamar mandi melihat istrinya terlelap dengan baju mandi merasa bersalah.


" kayaknya aku kelamaan mandinya " gumam Reiki berjalan mendekati istrinya ..


" sweety , bangun.. mandi dulu. baru tidur " ucap Reiki mencolek pipi Angela.


" hmm .. " gumam Angela bukannya bangun ia malah membalikkan badan nya jadi telentang.


Reiki menelan ludah nya melihat pemandangan yang terpampang jelas didepannya itu .


dua gunung Angela seolah menantang dirinya bahkan baju mandi yang hanya sepaha itu pun kini memperlihatkan hampir seluruh paha Angela.


Bukan lelaki normal namanya jika tak terpengaruh dengan semua itu.


Reiki terus mencolek pipi Angela.


perlahan mata Angela terbuka karena merasakan sesuatu yang berbeda.


" bangus juga sweety " ucap Reiki kikuk karena ketahuan mencolek pipi nya.


" udah mandinya ? " tanya Angela setengah sadar.


Reiki mengangguk lalu mencium Angela.


Angela pun sadar sepenuhnya.


" akh. aku mandi dulu udah malam " ucap Angela langsung turun dari ranjang.


syuut..


dengan cepat Reiki menggendong Angela ala bride style.


walaupun kaget tapi angela tak menolak.


Karena Angela tak menolak , Reiki leluasa kembali menciumi nya.


mulai dari mata , hidung bahkan seluruh wajah Angela telah di ciumi nya terus.


Reiki mencium lembut bibir Angela dan Angela pun membalas nya.


Ciuman mereka berlanjut hingga ke ranjang .


perlahan ciuman Reiki turun ke Leher.


sementara tangan nya mulai bergerak meraba dan meremas apa yang ia sentuh.


baju mandi angela pun kini telah dilepaskannya.


sedangkan dirinya sendiri memang tak memakai sehelai benang pun.


" Blue kunci pintu " perintah Reiki dan Blue pun mengunci rapat kamar Angela.


" AAAHH " desahan Angela mulai terdengar saat Reiki dengan aktifnya Meng*g*t dan meng*l*m serta mer*m*s dua gunung didepannya itu.


sedang tangan kirinya mulai meraba bagiam bawah Angela.


diusapnya dengan lembut membuat Angela tambah melayang.


" aaahh " desahan Angela terus terdengar indah ditelinga Reiki.


Reiki menindih Angela dan mengarahkan miliknya ke milik Angela.


" ini sedikit sakit di awal. tapi tak lama " ucap Reiki mulai mendorong secara perlahan-lahan.


" akkhh . sakit " ucap Angela menarik wajah Reiki.


Reiki pun mencium lembut bibir angela sambil terus mendorong miliknya ..


" aakhh " lenguh keduanya saat telah menyatu..


Malam itu hanya desahan dan lenguhan dari keduanya yang terdengar bahkan sangat kuat hingga ke kamar Johan , Jordan , dan Leon yang posisinya berada di dekat kamar Angela .


" Blue . tolong atur kedap suara di kamar ku " ucap Johan sibuk dengan laptopnya.


" baik tuan " jawab Blue.


begitu juga dengan Jordan di kamarnya.


ia juga meminta hal yang sama seperti kakak kembarnya.


namun lain hal nya dengan Leon yang juga mendengar suara-suara dari kamar pengantin baru itu.


" sayang.. " Leon memanggil Viona dengan mesra atau terkesan manja.


" ada apa ? " tanya Viona melihat raut wajah Leon .


" itu.. aku mau itu lagi .. boleh ya " ucap Leon seperti anak kecil.


" ingat perlahan dan hati-hati ya " ucap Viona mengingatkan Leon bahwa dirinya harus ekstra hati-hati.


Leon yang senang pun mengangguk lalu langsung mencium mesra Viona.


##


sang mentari pun sudah mulai menampakkan cahayanya nya.


Angela terbangun saat secercah sinar masuk ke kamarnya.


" pagi sweety " ucap Angela melihat Reiki masih terpejam di sampingnya.


ia berniat bangun dan mandi namun tangan Reiki malah menariknya ke dalam pelukannya lagi..


" pagi juga sweety.. istriku sayang " ucap Reiki tersenyum manis.


cup.


Angela mencium lembut bibir Reiki.


" morning kiss " ucap Angela tersenyum.


Reiki pun memeluk Angela.


" makasih sweety. karena menjadi milikku seutuhnya. " ucap Reiki membelai lembut kepala Angela.


" makasih juga karena tulus mencintaiku " ucap Angela merasa nyaman dipelukan suaminya..


sejenak keduanya menikmati waktu yang sangat lama mereka nantikan itu.


" sweety. udah pagi. kita harus turun sarapan bareng " ucap Reiki.


" iya . yaudah kalau gitu aku mandi dulu ya " ucap Angela turun dari ranjang.


melihat Angela yang sedikit susah berjalan. Reiki pun menggendongnya ke kamar mandi.


lalu menurunkan Angela ke bathtub.


" aku bantu ya " ucap Reiki juga ikut masuk ke bathtub kala airnya sudah penuh dengan busa sabun.


namun bukannya mandi . mereka malah melakukan nya lagi.


alhasih acara 'mandi' itu pun selesai saat semua orang sudah selesai sarapan.


" ya kan udah kosong " ucap Angela melihat meja makanya kosong tak ada orang .


" yaudah. kita makan diluar aja " ucap Reiki merangkul Angela.


keduanya pun turun langsung ke bagasi tanpa Reiki melepaskan rangkulannya dan Angela pun memeluk pinggang suaminya dengan mesra.


tanpa mereka berdua sadari.


Johan dan Jordan melihat mereka dari ruang tengah.


" memang ya.. yang namanya pengantin baru tuh merasa dunia milik berdua " celetuk Jordan.


" kalau iri bilang aja.. entar aku kasih tau ayah sama ibu suruh cepatin tanggal kalian " jawab Johan


" boleh tuh.. kan bisa bareng sama elu " ucap Jordan merangkul kakaknya itu.


" jangan peluk gue.. gue masih normal " ucap Johan lalu berjalan meninggalkan adiknya itu.


" yee.. emangnya gue gak gitu.. enak aja . " gerutu Jordan lalu senyum sendiri.


.


.


.


.


.


.


.


to be continue 🤗😘😊