YOUNG CEO And QUEEN OF MAFIA

YOUNG CEO And QUEEN OF MAFIA
182



1 minggu telah berlalu.


Baik Angela maupun Jordan kini sudah pulih .


Jordan dan Johan masih tinggal di Mansion Angela.


Sedangkan Hyper untuk sementara waktu pulang ke kerajaan Trian bersama Aurora karena suatu hal.


Nana dan Vero pulang ke rumah orangtua mereka masing-masing.


Perihal honeymoon Reiki dan Angela , tengah diurus persiapan nya oleh Leon dari metrocity.


Hari ini , Jordan berencana mengunjungi kampus tempat dimana Angela dan Nana pernah belajar sekaligus kampus yang telah ia beli .


#


Pagi ini Jordan hanya memakai motor Ducati miliknya.


Motor merah itu masuk ke area kampus dengan perlahan karena banyak mahasiswa dan mahasiswi yang berada di luar.


Setelah memarkirkan motor nya , Jordan pun hendak menuju ke kantor rektor.


Namun , langkah nya terhenti karena seseorang memegang pundak nya.


" Kau ! Pindahkan motormu ! " bentak seorang pemuda memegang pundak Jordan.


" memangnya kenapa ? " tanya Jordan menepis tangan pemuda itu.


" itu tempat parkir khusus untukku . jadi sebaiknya cepat singkirkan motor jelek mu itu selagi aku bilang baik-baik " ucap pemuda itu.


" kalau aku gak mau , kenapa ? " tanya Jordan


" jangan salahkan aku kalau aku berbuat kejam " ucap pemuda yang lebih muda dari Jordan itu.


" anak kecil , kamu baru keluar dari sangkar mu . apa kau tau apa yang dimaksud dengan kejam ?! " tanya Jordan menatap remeh pemuda itu.


" KAU !! " ucap nya tak terima


" ah sudahlah. aku malas meladeni bocah ingusan kayak kau ini " ucap Jordan membuang nafas panjang lalu berbalik hendak meninggalkan pemuda itu.


Syuuu


Jordan langsung menoleh dan seketika langsung emosi melihat motor nya di kempesin pemuda itu.


" KAU !! " ucap Jordan berjalan mendekati pemuda yang ketakutan melihat aura Jordan.


" JO !! " teriak Nana dari kejauhan .


" kenapa kamu disini ? " tanya Jordan sedikit kaget karena tak tau kalau kekasihnya ada kelas di hari itu.


" kamu ngapain disini ? ini lagi . masa mau buat perhitungan dengan bocah sih " ucap Nana melihat pemuda yang berada didepan Jordan terduduk takut.


" sudah sana kamu pergi " ucap Nana menyuruh pemuda itu pergi.


" makasih kak. nama ku Pino anak jurusan IT semester 2 " ucap Pemuda bernama Pino itu memperkenalkan diri pada Nana.


" ya ya.. sudah sana pergi " ucap Nana


" Cepat pergi sebelum aku berubah pikiran ! " bentak Jordan marah karena kekasih nya digoda pria lain terlebih didepannya sendiri.


Pemuda itu pun langsung lari menjauh hingga tak kelihatan lagi.


" dasar bocah ingusan " ucap Jordan menghela nafas berat melihat ban motornya yang kempis.


" sudah boy. nantikan bisa di pompa lagi " ucap Nana .


" iya . Sayang kamu gak ada kelas sekarang ? " tanya Jordan melihat jam tangannya.


" ah iya aku lupa .. aku kelas dulu ya . cup . bye my boy " ucap Nana mencium pipi Jordan lalu langsung lari ke kelas.


" haih.. sabar Jordan . tunggu Nana selesai tahun ini " ucap Jordan mengelus dadanya.


Lalu dirinya kembali berjalan menuju kantor Rektor sambil mengetik pesan .


1 Jam kemudian.


" oke kalau begitu. jika tidak ada keperluan lainnya lagi maka rapatnya kita akhiri sampai disini saja " ucap Jordan selesai rapat kecil bersama staf Universitas membahas tentang berbagai acara yang akan datang serta perencanaan dana.


" baik pak " ucap para Staf serempak. lalu satu persatu dari mereka pun keluar dari ruang rapat yang ada di sebelah ruang Rektor.


" Kak , bisa bicara sebentar " ucap Jordan pada teman sekaligus kakak kelas nya di Athan yang kini menjabat jadi Rektor di kampus Diamond


" kenapa ? " tanya Rektor itu kembali duduk


" apa kakak tau anak IT tahun kedua yang nama nya .. ehmm .. AH iya Pino . namanya Pino " ucap Jordan


" kukira ada apaan . taunya hal sepele gini " ucap Juni , kakak kelas Jordan sekaligus Rektor.


" kak Jun tau ? " tanya Jordan


" memangnya kenapa ? "tanya Juni


" ya gak ada apa-apa sih .. cuma penasaran aja " ucap Jordan menggaruk kepalanya yang gak gatal.


" well , tau sih. hmm .. ada tukaran nya gak ni ? " tanya Juni


" hah.. mau tukaran apa ? " tanya Jordan .


" hmm.. itu Angel.. dimana dia sekarang ? udah lama gak ketemu ni " ucap Juni karena sejak pertama ketemu Angela di rumah Jordan , ia langsung jatuh hati.


tapi tak lama setelah itu , Angela pun pulang ke negara AMT dan Juni gak tau sama sekali kabar Angela saat ini.


" ini , dia baik-baik aja " ucap Jordan memperlihatkan foto dirinya dan Angela di halaman belakang .


" syukurlah.. tinggal dimana dia sekarang ? " tanya Juni antusias.


" ah iya. Pino itu anak titipan dari kampus di ujung jalan itu loh. katanya sih pertukaran pelajar " ucap Juni


" begitu rupanya " ucap Jordan menyeringai kecil.


" kenapa ? " tanya Juni


" kak , aku mau batalkan program itu. toh kampus itu juga gak bagus. hanya tau sogok aja . aku gak suka " ucap Jordan.


" ini sebagai apa dulu . Teman , saudara , atau Pemilik ? " tanya Juni


" ketiganya " ucap Jordan .


" baiklah nanti aku urus " ucap Juni


" kalau gitu , aku duluan ya kak. jemput Nana " ucap Jordan berseri-seri.


" ya terserah lah.. sana pergi ." ucap Juni lalu Jordan berjalan membuka pintu.


" JO !! KAMU PAKAI APA KESINI, DILUAR HUJAN LOH " teriak Juni , Jordan pun melihat ke jendela dan benar saja . diluar hujan deras sekali.


" ah itu gampang " ucap Jordan memakai earphone nya lalu menelpon seseorang sambil berjalan menuju kelas Nana


Bagi mahasiswa/mahasiswi tahun ke 3ke atas. siapa sih yang gak tau tentang Angela , Reiki dan JJ.


hampir semuanya tau.


hanya murid tahun pertamanya dan kedua aja yang gak tau.


Jordan menunggu di depan kelas Nana .


ya karena baik dirinya maupun Johan dan Angela sudah menyelesaikan kuliah mereka lebih cepat dari orang pada umumnya.


Setelah beberapa saat menunggu.


Kelas Nana pun selesai.


Jordan dengan santai masuk ke dalam kelas.


" selamat siang pak " ucap Jordan menyapa dosen yang sedang berkemas.


" siang. kamu disini Han. Angel mana ? " tanya Dosen itu.


" pak bukan Han . tapi DAN " ucap Jordan mengkoreksi Dosen itu.


" ah iya . bapak lupa . maklum umur " ucap dosen itu


" hm iyalah pak. Angel dirumah dengan Reiki maklum pak pengantin baru " ucap Jordan yang memang akrab dengan dosen itu walaupun terkadang sang dosen salah menyebut nama.


" ya ya .. sudah ya , bapak duluan " ucap dosen itu lalu keluar kelas.


" udah selesai rapatnya ? " tanya Nana tau maksud Jordan datang ke kampus.


" udah sayangku. yuk aku antar pulang " ucap Jordan tersenyum manis


" iya ayo " ucap Nana tersenyum


Keduanya pun berjalan bersama dan menjadi pusat perhatian , bagaimana nggak.


Jordan merangkul Nana bahkan tak mau lepas hingga mereka di dekat parkiran .


" ya masih hujan " ucap Nana


" aku janji. akan kuantar tuan putri dengan selamat " ucap Jordan


tak lama kemudian ,


2 buah mobil masuk ke area parkir mobil dan berhenti tepat didepan Jordan dan Nana.


" kakak cantik. ikut aku aja . aku antar pakai mobil biar gak kehujanan " ucap Pino membuka kaca pintu mobilnya.


" makasih tapi maaf. tunangan ku udah jemput " ucap Nana


" bocah sebaiknya jangan pernah kau ganggu tunanganku lagi . kalau enggak kau akan tau apa arti kejam sesungguhnya " ucap Jordan lalu mengajak Nana berjalan ke mobil dibelakang mobil Pino


Sesaat Pino hendak memaki dan menghina Jordan.


Tapi , nyalinya langsung menciut saat melihat Jordan dan Nana masuk ke mobil dibelakangnya.


Mobil yang hanya dibuat berdasarkan pesanan dan bukan sembarang pesanan.


hanya orang-orang tertentu yang bisa memesannya.


Pino hanya bisa diam tak percaya saat mobil merah Jordan melewatinya.


.


.


.


.


.


.


.


to be continue 🤗😘😊


maaf kalau gak ada part Angel dan Reiki nya. 😥😥