
Setelah acara makan itu selesai , Arthur pun membayar tagihannya.
Sesuai rencana , Arthur hendak mengajak Bari dan Raya ke apartemen nya sekaligus membersihkan diri.
" Ar kayaknya aku gak bisa ikut ya . aku mau ke bengkel ambil mobil " ucap Lena berhenti didepan parkiran motor.
" okelah , sekalian aja biar Bari yang ngantar ke bengkel . selesai dari bengkel kan bisa langsung ke apartemen ku " usul Arthur memberikan helm ke Raya
" gak usah deh. yang ada entar bikin masalah lagi " ucap Lena
" jadi maksudmu aku ini biang masalah ?! udah gak usah banyak tolak lagi , ayo cepat naik " ucap Bari memberhentikan motor barunya didepan Lena dan memberikan helm nya.
" gak usah sok baik .. aku gak akan termakan tipuan mu itu " ucap Lena
" ck , ku bilang gak usah nolak. anggap aja aku juga ikut tanggung jawab kejadian waktu itu " ucap Bari.
Sekilas info.
Hari dimana Lena datang ke kota DA , Mobil yang ia kendarai mengalami rem blong dan kebetulan Bari yang pagi itu hendak menyebrang jalan berada tepat di jalur mobil Lena.
Karena ingin menghindari hal yang tak diinginkan , Lena pun membanting setir ke kiri hingga mobilnya pun menghantam tembok bangunan yang baru dibangun.
Melihat kecelakaan itu , Bari pun berlari membantu mengeluarkan Lena yang terjebak didalamnya setelah menelpon ambulance.
Namun , bukannya ucapan terima kasih yang Bari dengar melainkan makian dan amarah dari Lena yang sedang penuh emosi karena mobil kesayangannya hancur .
Bari pun ikut emosi mendengar makian Lena pun pergi setelah mobil ambulance datang.
dan secara kebetulan siangnya mereka berada di tempat yang sama tapi saling tak mengenali.
tepat hari ulang tahun Bari , keduanya pun bertemu lagi secara tak sengaja dan kekesalan yang waktu itu pun kembali muncul .
@
Setelah berdebatan singkat , Akhirnya Lena mau tak mau diantar Bari ke bengkel.
Sedangkan Arthur dan Raya langsung ke apartemen Arthur.
" ayo. silakan masuk tuan putri " ucap Arthur membuka pintu apartemen nya.
" makasih " ucap Raya.
Keduanya pun masuk , sejenak Raya takjub dengan apartemen kekasihnya itu.
" kamu tinggal sendirian disini ? " tanya Raya
" setahun ini aku akan tinggal di asrama . ya biasanya aku memang pulang tapi sebentar aja. " ucap Arthur
" sebelum kuliah lagi , kamu tinggal disini ? " tanya Raya
" iya , tapi kalau ada kerjaan , biasanya aku tidur di lokasi syuting atau di kamp mereka. aku jarang kesini " ucap Arthur sambil menyeduh cappuccino untuk Raya.
" oh gitu " ucap Raya duduk didepan Arthur.
" sebenarnya , orang tua ku gak suka kalau aku jadi artis . tapi aku ingin punya uang dari hasil kerjaku sendiri bukan orang tuaku. " ucap Arthur membagi kisahnya.
" jadi selama ini mereka melarang mu ? " tanya Raya
" ya bisa dibilang begitu . kalau ada tawaran yang menurut mereka aneh dan gak senonoh.. mereka bakal nyuruh aku pulang dan melarang aku menerima tawaran itu walaupun bayarannya besar " ucap Arthur mengingat kembali saat dirinya dimarahin dan dikurung di rumah selama 1 minggu karena menerima tawaran iklan obat kuat, alhasil perusahaan itu pun gulung tikar akibat amarah dari tuan besar Adinson sang papi.
" itu artinya mereka sangat menyayangimu jadi mereka gak mau kamu di peralat ataupun dimanfaatkan oknum-oknum " ucap Raya
" ya aku tau niat baik orangtuaku.. ah bukannya bulan depan kita udah libur panjang kan? " tanya Arthur
" hmm.. kayaknya iya.. kenapa ? " tanya Raya
" aku ada syuting iklan di metrocity bulan depan , kamu mau ikut kan ? " tanya Arthur
" ah maaf .bukannya aku gak mau.. hanya saja , selama liburan ini aku bantuin ibu panti ngurusin anak-anak .. maaf ya " ucap Raya tak enak hati.
" okelah.. gak apa-apa sayang yang penting rindukan aku tiap saat ya " goda Arthur
" tentu ,, dan kamu juga jaga mata dan hati disana ya " ucap Raya
Keduanya pun menonton film sembari menunggu Bari dan Lena datang.
Sementara di markas The Dark Knight
Calista dan Julian sedang bersama Laila dan Ayana.
" lis . mana kak Ar kok gak keliatan ? " tanya Laila
" kak Ar gak ada disini . dia udah tinggal di apartemen nya sendiri " jawab Calista
" oh ku pikir kak Ar ada dirumah " ucap Ayana
" wahai para bidadari yang cantik dan menawan.. masih ada diriku yang tampan dan membahana tiada tanding disini " ucap Julian lebay
Ketiga gadis itu hanya memutar bola mata jenuh melihat tingkah alay dari si kembar bungsu.
"Julian udah deh .. jangan mulai ya " ucap Ayana
" kau mau kena ini ? " tawar Laila menunjukkan tangannya
" hoho diriku ini tak pernah takut dengan siapapun .. ayo maju sini " tantang Julian
Grep.
" AAAHHH.. MAMI SAKIT SAKIT !! AMPUN MI !! PAPI , PAMAN ,OM !! TOLONG !! SELAMATKAN AKU !! " teriak Julian saat telinganya ditarik oleh sang mami.
" ho tak takut apapun ya .. berarti kamu gak takut sama mami ya " ucap Angela
" ampun mami ku sayang , yang paling cantik sejagat raya.. jangan tarik lagi telingaku.. kalau aku gak ganteng lagi , entar siapa yang mau sama aku " ucap Julian..
" kok serasa De javu ya " ucap Jordan
" kak , lihat ni kelakuan Julian , ketularan kamu " ucap Angela ke Jordan
" oke oke .. iya aku akui aku memang lebay dulu " ucap Jordan
" mami lepasin dong." ucap Julian memasang wajah memelasnya.
" sana kerjakan PR mu " ucap Angela melepaskan jewerannya.
" hore !! makasih mami ku sayang .. muaach " ucap Julian langsung berlari ke kamarnya setelah mencium pipi mami nya
" yaudah kalau gitu kita bertiga juga pamit dulu ya Aunty , ayah " ucap Ayana
" mau kemana ? " tanya Jordan
" jalan-jalan lah paman.. biasa shopping " jawab Laila melirik ayahnya yang sedari tadi diam.
" ayah , aku juga izin ya " ucap Laila
" hm hati-hati , kalau ada yang macam-macam ,jangan kasih ampun " ucap Hyper
" siap ayah ku sayang " ucap laila.
Lalu ketiga gadis itu pun pergi menggunakan sebuah mobil .
tujuan mereka adalah pusat perbelanjaan terbesar di kota itu.
Saat sedang asyik berbelanja , secara tak sengaja ketiganya melihat Lena jalan dengan seorang pemuda.
" lihat itu kak Lena " ucap Calista
" hus .. jangan gangguin mereka . biarkan aja . ayo " ucap Laila
Tapi Ayana yang memang jail pun mengambil foto Lena dan pemuda itu lalu mengirimkannya ke pesan grup keluarga besar mereka.
Pacar baru ?
tulis captionnya.
Lena yang mendapat notirf di ponselnya pun segera melihatnya.
tapi ia jadi kaget saat melihat isi pesan itu tentangnya..
" dasar bocah.. dimana kamu ? " tanya Lena mengedarkan pandangannya.
" eh tante , udah belom.. kalau udah ayo pergi , kasian Raya nungguin kita lama " ucap Bari.
"sabar bawel " celetuk Lena
Bari pun memilih diam tanpa mau menjawabnya dan lebih memilih duduk di kursi menunggu Lena.
To be continue 😘😊🤗