YOUNG CEO And QUEEN OF MAFIA

YOUNG CEO And QUEEN OF MAFIA
156



Setelah Viona ditempatkan di ruang medis markas pusat Pasukan Bayangan.


Angela meminta Leon untuk terus menjaga area sekitar mereka karena tidak menutup kemungkinan kalau markas Pasukan Bayangan akan menerima serangan lagi..


Leon pun menyanggupi nya dan memperkuat pertahanan disekitar area kedua markas mafia itu.


Angela Dan Shiro mengadakan rapat tertutup dengan beberapa anggota elit Pasukan Bayangan .


Sedangkan Reiki pulang kerumah nya di pusat kota metrocity.


Waktu pun berjalan dengan cepat bagi mereka yang berada di dalam markas itu .


tak terasa pagi pun telah tiba.


Begitu juga Angela yang baru keluar dari ruang rapat nya bersama beberapa anggota elit nya.


" kok cepet amat ya , tau-tau udah pagi aja nih.. aaaaahh " gumam Angela lalu menguap karena ngantuk.


" shiro , kamu istirahat aja dulu jangan terlalu gila kerja " ucap Angela melihat shiro yang sudah mau mengerjakan tugas dari Angela


" tapi master , tugas dari master lebih penting dari apapun " ucap shiro yang memang terkenal gila dengan pekerjaan.


" kalau gitu aku tugaskan kamu , istirahat dulu nanti baru kerjakan tugas lainnya . mengerti ?! " tanya Angela menatap Shiro.


" baik master " jawab shiro menunduk.


Lalu Angela mengganti baju seragam nya dengan baju biasa.


" aku pergi dulu , kalian jangan lupa sarapan ya guys " ucap Angela ke beberapa anggota wanita pasukan bayangan yang kebetulan lagi membersihkan ruang senjata.


" Baik master ! " ucap mereka serempak.


Angela pun keluar dari markas nya dan saat diluar ia baru sadar akan sesuatu.


" ah aku lupa . aku kesini kan gak bawa mobil haah dasar pelupa.. udah ah naik bis aja deh " ucap Angela memeriksa uang tunai yang ia bawa untuk ongkos bis umum nya.


Angela berjalan kaki sebentar hingga tiba di halte bus.


ia melihat jadwal kedatangan bus serta tujuan nya .


setelah menunggu beberapa saat dihalte bus bersama beberapa calon penumpang lainnya.


Akhinya bus yang ia tunggu pun tiba.


sama seperti penumpang lainnya , Angela membayar dengan uang tunai pada kotak pembayaran yang ada di samping supir lalu memilih tempat duduk yang berada di samping jendela.


menikmati angin semilir nya masuk melalui jendela yang terbuka.


sambil memakai headphone nya , Angela mendengarkan lagu yang ia putar.


Tanpa ia sadari bahwa ada seseorang yang sedari tadi mengikutinya sejak dari halte bus .


" apa benar itu orang nya ? " tanya orang itu pada seseorang lewat Video call sambil mengarahkan fokus kamera belakang nya ke arah Angela


" iya itu dia. terus awasi gadis itu. jika ada kesempatan bawa gadis itu kemari ! " perintah pemuda diseberang telpon itu


" aku tau .! " ucap orang yang mengikuti Angela setengah kesal.


Lalu langsung memutuskan sepihak panggilan itu karena ia melihat Angela hendak turun dipemberhentian bus itu.


memang benar , Angela turun dari bus itu dan berjalan ke arah pasar rakyat kota metrocity.


Angela pun memakai topi nya dan berjalan santai di pasar itu sambil mencari sesuatu untuk nya sarapan.


Setelah berkeliling ,Angela melihat sebuah stand yang menjual makanan kesukaannya . Bubur Ayam.


tanpa pikir panjang Angela pun memesan seporsi Bubur Ayam pada sang penjual dan duduk menunggu pesanannya di dalam stand itu.


Begitu juga dengan pria yang sedari tadi terus mengikuti Angela. ia pun ikut masuk ke stand itu.


Brak.


" ah maafkan saya mbak. saya tidak sengaja. maaf , saya akan ganti rugi " ucap pria itu karena telah menyenggol meja tempat Angela hingga minuman yang Angela pesan pun tumpah..


" ah sudahlah tidak apa-apa. bu saya pesan minumannya lagi ya " ucap Angela memesan lagi setelah berbicara sebentar dengan pria itu.


sang penjual pun mengantarkan bubur ayam dan minuman yang dipesan Angela.


" maaf jika berkenan. apa saya boleh duduk disini ? " tanya pria tadi bertanya pada Angela


sesaat Angela melihat sekeliling itu , dilihatnya stand itu memang penuh tanpa ada kursi kosong lagi.


dengan berat hati Angela pun setuju.


" silahkan . tapi saya mau makan dengan tenang . bolehkan " ucap Angela


" terimakasih . silahkan saja mbak makan dengan tenang. anggap saja saya tidak ada disini " ucap nya .


Lalu Angela pun melanjukan makannya tanpa memperdulikan pria yang duduk didepannya itu.


Angela makan dengan lahap dan sesekali terdengar bunyi dari ponsel Angela.


Setelah Angela selesai makan , ia kaget karena ternyata pria itu tengah memandangi nya.


" kenapa , apa ada yang salah dengan wajah saya ? " tanya Angela sedikit risih.


" gak sih. hanya saja , mbak makan apa sih kok bisa jadi kayak Bidadari gini " ucap nya memuji Angela yang membuat angela sedikit gerah.


" kan kita makan nya sama . gak ada yang aneh-aneh juga " jawab Angela.


" bu berapa ? " tanya pria itu memanggil sang penjual.


" mau digabung atau dipisah bayar nya mas ? " tanya sang penjual


" dipisah bu. ini punya saya biar saya bayar sendiri " jawab Angela hendak mengeluarkan uang nya


" udahlah bu digabung aja. biar saya yang bayar semua. ini bu " ucap pria itu memberikan 2 lembar uang kertas 50ribu


" sudah ya mbak. anggap aja saya ganti rugi karena numpahin minuman mbak tadi . saya permisi dulu " ucap pria itu lalu pergi meninggalkan Angela yang masih duduk di tempat nya.


" ah terserahlah. aku udah terlambat " ucap Angela lalu pergi dari stand itu menuju ke area parkiran yang sedikit sepi.


Angela berjalan memakai headphone nya hingga tak sadar pria tadi mengikutinya hingga di area yang sangat sepi.


Dengan cepat pria itu membungkam mulut dan hidung Angela menggunakan sapu tangan yang ia beri obat bius.


Angela meronta , namun ia tak bisa melawan obat bius itu.


" ternyata tak sesulit yang kubayangkan " ucap pria itu membopong tubuh Angela masuk ke dalam mobil van miliknya.


Pria itu membawa Angela yang pingsan menuju sebuah hotel.


pria itu menghubungi seorang pemuda yang sudah menunggu kedatangan mereka.


" cepat bawa gadis itu sebelum ada yang curiga " ucap pemuda itu setelah menyemprotkan bau alkohol ke seluruh tubuh Angela agar orang tak curiga.


kedua pemuda itu memapah Angela yang pingsan menuju ke sebuah kamar yang telah mereka pesan.


" bagaimana aman kan ? " tanya pemuda yang telah menunggu mereka didalam kamar itu.


" aman bos " ucap pria yang menculik Angela.


" gadis ini untuk kalian, terserah kalian mau diapain gadis ini tapi ingat jangan sampai mati . " ucap Jessica yang ternyata duduk bersama pemuda yang ia temui dibar waktu itu.


" hahaha pas sekali . dari awal aku udah gak tahan dengan body supermodel kayak ini " ucap pria itu meraba paha Angela dari balik jeans nya.


" aku juga mau, kita gantian aja. kalian duluan aku mau nagih bayaran ku dulu " ucap pemuda yang dipanggil bos itu.


" hehehe sampai puas bos. jangan lepaskan " ucap 2 anak buah nya itu.


" ih nakal " ucap Jessica genit saat pemuda itu meremas paha nya.


sedangkan 2 anak buah nya menikmati meraba-raba setiap jengkal tubuh Angela yang sudah tak makai baju atasannya.


tiba-tiba.


Braakk.


pintu kamar hotel yang terbuat dari bahan yang sulit dibuka paksa itu kini terpental jauh karena ditendang seseorang.


" SIAPA KAU.. BERANI SEKALI MERUSAK ACARAKU !! " teriak pemuda yang dipanggil bos itu kesal.


Orang itu langsung menendang 2 orang anak buah yang tadi menculik Angela hingga menghantam dinding dan langsung tak sadarkan diri.


sedangkan Jessica bersembunyi ketakutan melihat orang itu..


" siapa kau !!? " tanya si bos.


" kau tak perlu tau aku siapa. yang harus kau tau kau akan mati hari ini juga " ucap Nya mencekik orang itu dengan kuat. lalu melempar nya menghantam kaca besar.


Di kamar hotel itu , tercium bau anyir yang sangat menyengat hidung.


namun , tak ada yang berani menghentikan orang itu.


Orang itu memakaikan baju Angela yang sempat dilepas. lalu membawanya ke tempat yang aman.


" kalian urus sisanya. bawa 2 orang itu kembali ke markas dan tunggu perintahku selanjutnya " ucap nya tegas pada anak buahnya sambil menatap tajam ke arah Jessica.


" baik tuan " ucap mereka serempak lalu memukul Jessica hingga pingsan.


.


.


.


.


to be continue 🤗😘😊