
Setiba nya Leon , Angela , dan kakek Tio di istana Phoenix..
Mereka disambut oleh para menteri dan penjabat kerajaan..
Angela dan Leon bingung , karna mereka tak tau akan sambutan ini.. sedang kakek Tio berjalan di depan mereka berdua..
" Pangeran dan Tuan Putri , silahkan ikuti hamba berganti pakaian " ucap kepala pelayan istana .. Angela dan Leon melihat kakek tio menganggukkan kepalanya tanda setuju..
akhirnya , mau tak mau .. Dua Kakak beradik itu pun mengikuti para dayang ..
Angela dan Leon di bawa ke ruang yang berbeda..
" Tuan ,, Yang Mulia sudah menunggu kedatangan Tuan " ucap penasihat kerajaan.. kakek tio pun dibawa ke aula kerajaan ..
10 menit kemudian
Angela dan Leon yang sudah selesai di dandani pun keluar ruangan yang bersebelahan itu..
" ihh... kakak cakep banget sih " goda angela melihat Leon memakai baju khusus keluarga kerajaan..
" eh.. ternyata gadis nakal kakak bisa jadi anggun gini ya.. kirain .. " ucap Leon balas menggoda angela yang dibalut gaun berekor panjang warna biru.. tak lupa juga ada tiara yang terpasang indah di rambut nya yang sudah di tata..
" berarti selama ini aku jelek ya.. awas ya kak.. " ucap angela kesal hendak melemparkan gelang nya ke arah Leon yang cengengesan..
" Maaf kan hamba lancang . pangeran dan Tuan Putri.. tapi , kita harus segera ke aula sekarang.. " ucap ketua rombongan dayang yang mendandani mereka..
" emang ada apa disana ? " tanya angela tambah penasaran..
" maaf putri.. hamba kurang tau " ucap nya sopan
" udahlah angel.. kita kesana aja.. ntar juga tau.. ayo " ucap Leon mengulur kan tangannya..
angela mengangguk lalu menyambut uluran tangan sang kakak..
Kedua nya pun berjalan menuju aula di ikuti rombongan dayang dibelakangnya..
" Silahkan Pangeran ,Putri. " ucap pengawal membuka pintu aula..
seketika itu juga , penjabat dan seluruh tamu yang hadir menatap kagum melihat Leon yang gagah dan tampan.. serta Angela yang anggun dan berkharisma..
bisik bisik pun mulai terdengar dari yang memuji kakak adik itu sampai ada yang berniat menawarkan putri mereka untuk Leon walaupun sekedar ssebagai selir nya..
" Kemari " ucap Raja Alvin Lembut menyuruh keduanya duduk di tempat yang disediakan di kanan singgasana raja..
" Terimakasih karna kalian semua berkenan hadir di jamuan ini.. Sekali lagi , acara ini adalah sebagai pengganti dari acara kita yang sempat terganggu waktu itu " ucap alvin berwibawa..
" Sekarang saya perkenalkan kepada kalian semua.. Putra Mahkota dan Putri Agung.. Anak dari Ratu terdahulu.. yaitu Ratu Diana " ucap alvin menyuruh keduanya berdiri..
" Yang Mulia , Maaf jika hamba lancang .. tapi , apakah hamba boleh tau ,, siapakah suami dari Yang Mulia Ratu Diana sekaligus ayah dari pangeran dan putri ini.. ? " tanya salah satu menteri..
" menjawab pertanyaan itu.. Suami sekaligus ayah dari pangeran dan putri ialah Putra tunggal keluarga Anson dari negara AMT.. Bara Anson.. dan ini adalah kakek yang membesarkan keduanya.. jadi , tolong hormati beliau disini " ucap raja Alvin tegas.. Kakek Tio pun terharu.. ternyata ia tak akan dipisahkan dari kedua cucu nya..
" baiklah semua nya.. jika tak ada yang mau ditanyakan lagi.. mari kita lanjutkan pesta nya.. " ucap raja Alvin mengangkat cangkir kecil nya.. diikuti seluruh tamu ..
Suasana pesta itu pun berjalan hangat.. penari dan penyanyi pun bergantian menampilkan aksi mereka..
" seet.. angel.. lihat tuh.. merdu suara nya kan cantik lagi penyanyi nya " ucap Leon pelan menyenggol lengan angela yang sibuk dengan ponsel nya..
" iya cantik.. " jawab angela cuek..
Leon mengintip layar ponsel angela..
" kirain apaan.. ternyata bocah itu " ucap Leon mengeluh..
Suara musik pun berhenti..
" Maafkan Hamba Yang Mulia. , jika penampilan hamba kurang memuaskan Yang Mulia Tuan Putri .. " ucap penyanyi itu memasang wajah sedih..
Raja alvin pun melihat angela yang tetap sibuk dengan ponsel nya tanpa tertarik sedikit pun dengan pesta nya..
" Tuan Putri Angela.. Benarkah kamu kurang puas dengan penyanyi ini ? " tanya Alvin .. membuat semua mata tertuju ke angela
" paman nanya tuh ! " bisik Leon ..
" iya paman " saut angela dengan muka polos nya.. membuat yang melihat nya jadi gemes..
" kamu , kurang puas dengan dia ? " tanya alvin lagi..
" gak kok paman.. dia bagus kok nari nya.. cantik lagi " jawab angela asal..
Leon menepuk dahi nya sendiri..
" aduh.. penyanyi dek.. bukan penari " ucap Leon pelan..
" eh.. suara nya bagus paman.. suka kok " ucap angela salah tingkah karna ponsel nya terus bergetar..
" yaudah.. kalau gitu.. mari lanjutkan acara nya " ucap raja Alvin
pesta pun dilanjutkan dan angela pun kembali menatap layar ponsel nya dan mengambil beberapa gambar suasana pesta itu tanpa sepengetahuan orang lain
Di tempat lain
" nak.. berhentilah bermain ponsel mu itu.. tak sopan jika di tempat keramaian.. " ucap Raja Rius menegur Reiki yang sedari tadi sibuk dengan ponsel yang terhubung dengan kekasih nya itu..
" masih lama kah kita sampai yah ? " tanya reiki merasa tak sabar..
" kita udah sampai.. sekarang turun da simpan benda itu.. ingat kamu itu pangeran dari kerajaan Froz.. jangan buat malu.. " ucap raja rius memperingatkan putra nya yang kekanakan begitu melihat pujaan hati nya..
Raja Rius pun menunjukkan undangan nya ke penjaga..
Penjaga itu pun melapor ke penasihat kerajaan lalu disampaikan ke raja Alvin
" biarkan mereka masuk " ucap raja alvin
Pintu aula pun terbuka.. Angela yang dapat merasakan aura reiki pun langsung menoleh dan hendak berdiri menghampiri tunangannya itu namun ditahan Leon
" ingat tempat dek.. jangan sampai paman marah terus pernikahan kalian dibatalin.. tahan diri sebentar " ucap Leon memegang lengan angela..
" Selamat datang Raja Rius dan Pangeran mahkota " ucap raja Alvin merangkul Raja rius lalu membawa nya ke meja di kiri nya bersama kakek tio..
Reiki melempar senyum ke angela begitu juga angela..
Leon menatap jenuh kedua nya..
lalu menatap tajam Reiki seolah memperingatkan nya..
reiki langsung duduk ditempat nya setelah di tatap Leon
pesta pun tetap dilanjutkan..
Kini penyanyi dan penari masuk bersamaan..
tapi , ternyata si penyanyi tadi masih menyimpan dendam dengan angela yang seolah sengaja mempermalukan nya di depan orang terpandang.. dan terbesit lah niat jahat nya..
" Yang Mulia .. boleh kah hamba meminta Izin .. saya dengar kabar bahwa tuan putri sangat pandai menari.. boleh kah hamba mendampingi tuan putri menari.. ? " tanya nya sopan ke raja Alvin sedangkan Angela yang merasa diungkit langsung melihat si penyanyi itu..
" gimana pendapat mu tuan putri ? " tanya raja Alvin .. angela pun melihat ke arah Reiki yang mengangguk..
" hamba tak keberatan Yang Mulia.. " jawab angela tersenyum lebih tepat nya menyeringai. lalu meminta izin untuk berganti pakaian.. dan hanya dua orang yang tau arti nya itu.. Leon dan Reiki saling lempar pandang lalu menatap iba ke penyanyi itu..
" kau dendam ke orang yang salah " batin leon
Angela pun masuk lagi dengan baju penari yang memperlihatkan bentuk tubuh nya yang bak gitar spanyol itu..
Semua mata pun langsung tertuju ke angela dan penyanyi itu kala angela berdiri didekat nya..
Mereka semua menunggu dengan antusias penampilan dari tuan putri mereka yang baru itu..
Sedangkan Leon dan Reiki menatap tak suka melihat angela dengan baju itu.. saking marah nya , suasana di ruangan itu jadi mendingin..
" kendalikan dirimu ! " ucap raja rius menatap horro reiki
Leon menggenggam kuat cangkir nya hingga retak..
Musik pun mulai diputar..
sang penyanyi pun mulai mengeluarkan suara nya..
dan angela yang awalnya diam kini memejamkan mata nya..
" dasar anak manja " batin si penyanyi menatap rendah angela ..
lalu badan angela pun mulai bergerak mengikuti alunan musik..
perlahan tapi pasti setiap gerakan tubuh angela yang begitu anggun menghipnotis orang yang melihat nya..
angela menari dengan sangat indah dalam balutan baju penari itu..
semua terpana , tak menyangka tuan putri yang sempat dipandang sebelah mata itu kini menunjukkan bakat nya..
lain dengan Leon dan Reiki yang makin panas..
semua orang tetap terhipnotis hingga penampilan si penyanyi dan angela berakhir dengan sempurna..
hening .. seketika langsung riuh dengan tepuk tangan dari para tamu yang seolah lupa bahwa di depan mereka itu ada dua raja yang bahkan seolah tak terlihat oleh mereka..
" ekhhmm " raja alvin risih
Angela pun kembali setelah menatap lama si penyanyi.. mata nya berbicara.. jangan ganggu aku..
Suasana pun hening kembali.. hingga angela kini masuk lagi ke aula setelah mengganti baju nya..
pesta pun berlanjut hingga selesai.. dan satu per satu tamu penjabat itu pulang dengan rasa bangga dapat melihat langsung penampilan sang tuan putri..
to be continue.. 🤗😘😊😍
Jangan lupa jaga kesehatannya ya kakak" reader yang baik hati.. 🤗😍