YOUNG CEO And QUEEN OF MAFIA

YOUNG CEO And QUEEN OF MAFIA
S2 -- 020



Bagi kakak-kakak pembaca yang penasaran kenapa author gak nulis sesuatu yang berunsur 21+ keatas secara mendetail seperti yang lainnya..


alasannya hanya satu ,, author gak bisa menjamin yang membaca karya author ini bukan anak dibawah umur.. jadi , harap mengerti ya 😊😊😊


@#


BACK TO STORY.. !!


Siang itu juga , Nana segera dibawa kembali ke kota DA bersama Jordan dan Tuan Smith dengan menggunakan pesawat jet Angela ditemani Johan yang menjadi pilotnya


sedangkan Angela dan Reiki kembali ke istana Phoenix setelah berpamitan dengan bu Puti dan Koro.


Keduanya pun tiba di istana saat hari sudah gelap.


" paman .. kami kembali " ucap Angela menghadap raja Alvin di ruang bacanya


" ya selamat datang kembali. bagaimana misi kalian ? " tanya raja Alvin


" paman , Nana dan ayahnya berhasil ditemukan dan sekarang mereka dalam perjalanan ke rumah sakit kota DA " jawab Reiki


" hm syukurlah. baiklah ,kalian boleh istirahat " ucap raja Alvin


Saat hendak pergi , Reiki tetap diam.


" sweety , kamu duluan ya . aku masih ada perlu dengan paman " ucap Reiki ke Angela


" okelah. aku duluan. jangan lama-lama ya " ucap Angela lalu keluar dari ruang baca raja.


Reiki berjalan mendekati raja Alvin lalu memberikan sesuatu .


" aku cuma mau sampaikan titipan dari seseorang buat paman. katanya dia udah gak butuh lagi " ucap Reiki memberikan sebuah kotak merah maroon


Raja Alvin membuka kotak itu dan tertegun melihat cincin berukir inisial nama didalam nya.


" katanya Terima kasih " ucap Reiki.


" ini.. dimana ?! dimana orang itu ?!! " tanya raja Alvin sedikit meninggikan nada suaranya.


" maaf paman. orang itu bilang aku gak boleh keberadaannya.. maaf paman " ucap Reiki


" haah.. sudahlah , lebih baik sekarang kau susul Angela . Arthur juga sangat rindu dengan kalian " ucap Raja Alvin menyuruh Reiki pergi secara halus.


" baiklah paman.. paman juga sebaiknya beristirahat. jaga kesehatan paman " ucap Reiki lalu pergi dari ruang baca alvin.


Setelah Reiki pergi , raja Alvin mengeluarkan sebuah album foto lama dari sebuah laci.


" syukurlah jika kamu masih hidup sekarang ini.. Diana juga pasti lega mendengarnya " ucap raja Alvin mengelus sebuah foto


" aku rindu padamu , apa sebegitu bencinya kau padaku sampai-sampai tak mau bertemu denganku lagi ? " lirih raja Alvin mengelus sebuah foto gadis cantik dengan latar belakang padang rumput.


" aku masih mencintaimu , ku mohon .. berikan aku kesempatan lagi .. aku merindukanmu " ucapnya lirih menciumi foto itu.


#


Reiki membuka pintu kamar dengan perlahan karena takut membangunkan Angela.


" kok belum tidur sweety ? " tanya Reiki melihat Angela duduk didepan meja rias.


" baru habis mandi .. kamu juga mandi gih " ucap Angela tanpa melihat kearah Reiki dan sibuk mengeringkan rambut nya yang basah.


Reiki mengambil handuk kecil di tangan Angela lalu membantu Angela mengeringkan rambut nya.


" duduk yang manis ya , jangan banyak gerak nanti gak kering rambutnya " ucap Reiki karena Angela terus menggerakkan kepalanya.


" iya . tapi , aku udah ngantuk " ucap Angela


" iya sebentar lagi " ucap Reiki .


beberapa saat kemudian.


" sweety ,, udah selesai " ucap Reiki.


Namun Angela malah tertidur dalam posisi duduknya.


" haah.. baiklah " ucap Reiki.


ia mengangkat Angela secara perlahan dan membawanya ke ranjang mereka.


diturunkan Angela dengan lembut.


" selamat malam my wife .. love you " ucap Reiki mencium kening Angela setelah menarik selimut untuknya.


Reiki pun mandi seperti yang dikatakan Angela.


namun , ia terus berpikir tentang apa yang diceritakan bu Puti kepadanya pagi tadi.


" berarti , sebenarnya paman itu bukannya gak laku. tapi , lagi nunggu tunangannya ya " ucap Reiki.


" ah sudahlah. bukan hak ku untuk ikut campur . daripada mikirin itu , mendingan aku mikirin gimana caranya bilang ke Angela dan Arthur tentang hal itu " ucap Reiki jadi bingung.


" besok aja lah " ucap Reiki memakai jubah mandinya.


Reiki yang sudah selesai dengan ritual mandi kucingnya pun keluar dari kamar mandi dan memilih salah satu baju tidur dilemari lalu memakainya.


dengan pelan-pelan , Reiki naik ke ranjang.


" hem.. ternyata kamu gak berubah ya sweety .. masih aja suka nendangin selimut gak bersalah .. hehe " ucap Reiki melihat gaya tidur Angela yang tak berubah .


" selamat malam sayang.. mimpiin aku ya " ucap Reiki menciumi wajah Angela.


lalu ia pun menyusul Angela ke alam mimpi.


#


hari ini , 2 keluarga kecil itu memutuskan untuk pulang ke negara AMT setelah hampir sebulan berada di istana Phoenix.


Dengan berat hati , Raja Alvin mengizinkannya . walaupun dalam hati kecilnya masih belum rela berpisah dengan kedua cucunya itu.


mereka berenam pergi setelah Shiro datang menjemput mereka.


Waktu yang mereka tempuh dari kerajaan Phoenix ke negara AMT tepatnya metrocity sekitar 4 jam dengan pesawat biasa.


Setibanya dibandara , mobil yang menjemput mereka sudah menunggu.


bersyukur karena berita kepulangan mereka tak terendus media . kalau tidak , entah bagaimana heboh nya media kalau melihat Lena dan Arthur mengingat selama ini keberadaan kedua bocah itu selalu dijaga ketat.


Setibanya di mansion kakek Tio.


Angela langsung membawa Arthur yang tidur masuk ke kamarnya lalu ia keluar .


" kamu lagi ngapain ? " tanya Angela masuk ke dalam kamarnya sendiri dan melihat Reiki yang sedang handstand.


" aku.. lagi.. pengen aja " jawab Reiki asal.


" yaudah , selamat menikmati " ucap Angela lalu duduk dimeja nya.


melihat itu Reiki mengikutinya dari belakang.


" sweety , kayaknya Arthur sekarang udah besar ya." ucap Reiki kini duduk sambil memangku Angela


" ya lalu ? " tanya Angela cuek.


" kita kasih adik untuk Arthur yuk.. ya ya ya " ucap Reiki memasang wajah berharap sambil memeluk istrinya.


" kerjaan ku numpuk " ucap Angela asal.


" ayolah istriku sayang.. yang cantik , yang baik , yang manis .. yang galak ... ooppss " ucap Reiki keceplosan langsung menutup mulutnya dengan tangan.


" kau bilang apa tadi ? " tanya Angela menatap sebal Reiki , padahal ia serasa terbang karena dipuji-puji suaminya tapi langsung jatuh begitu dengar kata ujungnya itu.


" gak , bukan gitu sweety , sayangku.. gak galak kok.. cuma... " ucap Reiki ragu


" cuma apa ? " tanya Angela berdiri.


" cuma tegas aja kok.. iya tegas.. itu maksudku " elak Reiki.


" oh tegas ya " ucap Angela berjalan mendekati lemari besi di sudut kamar.


" ampun .. sweety , jangan pakai itu dong ya.. ya ya ya " rayu Reiki.


tapi terlambat , Angela sudah mengeluarkan peralatannya.


" Waaaa !!! kabur !! " teriak Reiki lari menjauh tapi tidak keluar kamar.


Angela makin mendekat dengan tali dan kuas ditangannya.


" jangan lari lagi sayangku ! " ucap Angela tersenyum.


Reiki pun berhenti karena mentok dinding.


dengan cepat ia merebut tali dan kuas ditangan Angela .


kini keadaan berbalik , sekarang Angela yang berusaha menghindar. Namun , kalah cepat dengan Reiki yang kini berhasil menggendong nya setelah tangannya diikat.


" kita kasih Arthur teman main . kasian cuma main sama Lena " ucap Reiki tersenyum manis dan menggoda menindih Angela diatas ranjang dalam kondisi tangannya diikat.


di malam yang panjang itu pun , mereka terus melakukannya tanpa lelah.


sampai-sampai seluruh ruang dimansion dibuat kedap suara.


" mungkin sebentar lagi Arthur akan punya adik " ucap Leon merangkul Viona sambil nonton tv dikamar.


" ya itu rezeki namanya " ucap Viona.


" ya ya rezeki. tapi , emangnya harus ya sampai kencang itu suara gaduhnya " protes Leon


" sudahlah , ayo tidur . biarkan mereka " ucap Viona malas kalau suaminya itu mulai cerewet seperti itu.


Sedangkan pasangan suami istri yang menjadi biang kerok pun terus membuat suara gaduh menurut Leon.


entah sampai jam berapa , yang pasti Leon dan Viona serta penghuni mansion yang lainnya sudah terlelap semua kecuali security.


.


.


.


to be continue 🤗😊😘


author mau tanya dong..


kira-kira Arthur di Season 3 nanti bagusnya berprofesi apa ya ? 🤔🤔