YOUNG CEO And QUEEN OF MAFIA

YOUNG CEO And QUEEN OF MAFIA
170



Malam itu , Reiki mengantarkan Angela kembali ke kediaman Anson dengan selamat dan tanpa singgah ke tempat lain lagi..


Hari ini , Reiki sedang berada di kediaman pribadinya di metrocity.


ia sedang sibuk berhadapan dengan tumpukan pekerjaan yang harus ia selesaikan sebelum hari pernikahannya..


Sedangkan Angela , ia sedang dalam perjalanan menuju markas pusat Pasukan Bayangan karena hari ini adalah hari eksekusi untuk Jessica ..


Angela tiba di markas nya dan disambut hormat seluruh anak buahnya yang memang kembali setelah berbagai tugas.


" SELAMAT DATANG MASTER !! " ucap mereka serempak menggema ke seluruh ruangan..


" hmm iya.. bagaimana semua sudah datang ? " tanya Angela sambil berjalan menuju ruang aula..


" Sudah master .. mereka sudah di aula pertemuan. " jawab Shiro yang berjalan berjalan di samping Angela..


Angela beserta Shiro dan beberapa bawahannya memasuki ruang aula..


KREEK


Semua mata langsung memandang ke arah pintu dan disana terlihat sang master yang beberapa tahun ini jarang mereka lihat ..


" SALAM MASTER " ucap mereka serempak sambil menunduk hormat pada Angela.


" hmm.. Selamat Datang kembali.. selamat karena telah menyelesaikan semua misi kalian dengan baik . oleh karena itu , kalian ku beri libur selama sebulan.. Gunakan sebaik mungkin waktu yang ku berikan.. " ucap Angela tegas sembari berdiri di atas panggung kecil ..


" Terima kasih Master !! " ucap para anggota yang berdiri didepan Angela..


" Shiro kau taukan bagaimana mengurus hak mereka.. aku serahkan padamu . masih ada sesuatu yang harus ku kerjakan.. Kalian boleh istirahat dan nanti temui Shiro .. ingat harus tetap teratur. " ucap Angela.


" Baik Master " ucap mereka .. lalu Angela keluar meninggalkan ruang aula itu .


sebenarnya Angela hendak ke tempat isolasi Jessica . tapi ia urungkan dulu niat nya lalu ke sel isolasi pemuda yang dimanfaatkan oleh Jessica.


Kreek..


Pemuda itu langsung menoleh saat mendengar suara pintu besar itu dibuka karena sebelumnya hanya sebuah pintu kecil yang terbuka dan itu pun hanya untuk sekedar mengantar makanan bagi dirinya..


" Apa mau mu ?! " bentak pemuda itu kala melihat sosok Angela yang masuk ke dalam.


" diantara kita tak ada dendam.. tapi , kenapa kau berniat mencelakai ku ? " tanya Angela datar


" hahhaha.. apa keuntungan yang aku dapat jika ku beritahu padamu ?! " tanya nya lagi seolah meremehkan sosok yang berdiri didepannya itu.


" jawab pertanyaanku selagi aku masih berbaik hati atau aku takkan segan-segan lagi " ucap Angela menatap tajam pemuda itu.


" hahahaha.. gadis lemah sepertimu mau mengancamku.. hahahaha .. hei gadis , lebih baik kau mengurus dirimu . buat lebih cantik lagi dan mungkin aku akan mau menid*r*i mu .. hahahahah " ejek nya pada Angela karena memang saat ini Angela memakai baju perangnya lengkap dengan topeng nya..


" siapa tau , seperti apa rupa buruk dibalik topeng itu .. hahahaha walaupun harus kuakui body mu begitu menggiurkan .. hahaha " tawa pemuda itu menggema diruang isolasi nya..


" jawab pertanyaan ku ! " perintah Angela..


" untuk apa ? " tanyanya tak perduli.


" untuk orang-orang yang kau sayang " ucap Angela cuek.


" percaya atau tidak.. aku bisa saja memusnahkan semua orang yang kau sayang bahkan takkan ada satu orangpun yang akan tau jika mereka menghilang selamanya " sambung Angela membuat pemuda itu menatap tajam Angela..


" APA MAUMU ? " tanya nya emosi


" jawab pertanyaan ku tadi .. " ucap Angela tersenyum kecil.


" baiklah.. memang tak ada dendam diantara kita.. aku hanya mengabulkan permintaan seseorang yang menginginkan mu kehilangan reputasi " jawab nya menunduk tapi ia sadar akan sesuatu..


" tunggu dulu.. kamu siapa ? memangnya kapan aku mencelakakan kamu ? " tanya nya sadar akan hal itu.


" ternyata kau sangat lambat.. kau baru sadar itu bahkan setelah berjam-jam aku disini.. " ucap Angela menggeleng pelan..


" lihat baik-baik .. aku orang yang hampir celaka karena mu " ucap Angela membuka topengnya..


" kau.uuu " ucap pemuda itu terbata-bata..


" well sebenarnya aku tak mau membuka identitas didepanmu.. tapi mau bagaimana lagi " ucap Angela menghela nafas panjang..


" jadi aku terpaksa harus melenyapkan mu " ucap Angela menarik pedang yang berada di punggungnya..


" jangan.. ku mohon.. ampunilah aku.. aku janji takkan membongkar identitas mu " ucap nya ketakutan kala melihat pedang yang siap menebas lehernya..


" dua pilihan.. pertama bergabung dengan ku dan tunduk terhadap semua perintahku .. atau kebebasan dan kau harus menyimpan rapat identitas ku ! apa pilihanmu ? " tanya Angela duduk sambil memainkan pedangnya .


" ku mohon lepaskan orang-orang yang ku sayang.. mereka tak tau apapun " ucapnya memohon sambil bersujud di kaki Angela..


" cepatlah.. masih ada darah yang menunggu pedangku " ucap Angela mengusap mata pedangnya.


" aku... akuu... " ucap nya ragu.


" apa jawabanmu ! " tegas Angela mengarahkan pedang langsung ke leher pemuda itu..


" yang pertama .. aku pilih yang pertama.. aku masih sayang dengan nyawaku " ucap nya berkeringat dingin..


" pilihan yang bagus.. " ucap Angela menepuk pelan bahu pemuda itu..


" ah dan aku lupa.. mereka semua aman selagi kau jadi anak yang penurut.. tapi jika aku tau kau berulah apalagi berkhianat maka , aku sendiri lah yang akan mencincang kalian semua " ucap Angela menatap tajam pemuda itu..


Angela keluar dari ruang isolasi itu.


" kalian , bawa pemuda didalam dan berikan pada mami boy . ia tau apa yang harus ia lakukan.. katakan padanya , aku akan datang jika sempat " ucap Angela pada dua anak buah yang berjaga di luar ruang isolasi..


" Baik Master " jawab mereka serempak.


" Ah .. saatnya bertemu si lumut " ucap Angela memakai kembali topengnya lalu berjalan menjauh..


Angela masuk ke ruang isolasi Jessica..


Namun ia kaget saat melihat Jessica yang sedang berdandan seolah hendak menemui seseorang..


" wah ternyata lumut sekarang berubah jadi badut " ucap Angela.. sontak Jessica langsung menoleh.


" siapa kau !? " tanya nya kasar.


" aku.. ?? hmm biar ku pikirkan.. aku.. PEMILIK TEMPAT INI " jawab Angela menekan kata diujung nya.


Jessica menatap nya tak percaya.. ia pikir pemilik tempat ini adalah Reiki dan karena ia mendengar salah satu penjaga bilang Master mereka akan datang hari ini.. makanya ia berdandan selagi bedaknya masih ada.


" sepertinya kau kecewa .. sini biar ku hapus bedak mu " ucap Angela mendekati Jessica yang masih terdiam.


" AAAAKKKHH " jerit Jessica kala Angela menghapus bedak diwajahnya menggunakan pedangnya .


" kau gila !! apa yang kau lakukan hah !! bagaimana pacarku akan melihat ku jika wajah ku seperti ini " ucap Jessica memarahi Angela yang menatap acuh padanya..


" kalau gitu biar ku perbaiki " ucap Angela kembali menyayat wajah Jessica hingga membuatkannya kembali menjerit.


tak berhenti disitu.. Angela kembali menyayat Jessica dari lengan atas hingga pergelangan tangan nya..


" wah kuku mu sudah panjang sekali.. sini ku bantu potong kan dengan jarinya . " ucap Angela menyeringai lalu..


TAK TAK TAK TAK TAK.


" AAAAAKKKHHHH.. LEPASKAN AKU.. TOLONG .. SIAPA SAJA.. SELAMATKAN AKU.. DISINI ADA PEMBUNUH " teriak Jessica..


" pembunuh ? kalau gitu , mana mayat nya ? " tanya Angela dengan wajah polosnya ..


" KA..KAUU.. DASAR ORANG GILA.. LEPASKAN AKU " ucap Jessica.


" aku kan belum selesai " ucap Angela memasang wajah sedih.


" kalau gitu , aku percepat aja ya " ucap Angela kembali memotong jari tangan bahkan jari kaki Jessica pun tak luput dari pedang Angela.


" SIAPA KAU ?! " tanya Jessica yang sudah kehilangan banyak darah.


" aku .. calon istri Reiki " ucap Angela melepas topengnya lalu tersenyum.


" KA..UU KAAUU.. DASAR IBLIS " rutuk Jessica.


" memang dan kau tau apa akibatnya membangunkan iblis ini ? " tanya Angela menyeringai kecil


" DASAR IBLIS.. SETELAH REIKI TAU .. PASTI REIKI TAKKAN MAU LAGI DENGANMU .. " ucap Jessica


" benarkah ? " tanya Angela pura-pura kaget..


" tentu saja benar dan setelah Reiki mencampakkan mu maka , ia pasti akan kembali padaku " ucap Jessica sambil menahan rasa sakit di sekujur tubuhnya.


KREEKK..


" sudahlah sweety.. kenapa kamu dengerin sampah ini ? " ucap Reiki masuk ke dalam ruang isolasi Jessica..


Tampak Jessica sangat syok karena melihat Reiki terlebih pakaian dan apa itu .. !!


" Reiki. matamu .. !! " ucap Jessica kaget


" ada apa dengan mataku .. apa kau mau ku ambil matamu sebagai ganti makan siang panther ku " ucap Reiki mencengkram kuat dagu Jessica..


" apa katamu tadi.. Reiki akan mencampakkan ku setelah ia tau ini kan..tapi , lihatlah kondisi sekeliling mu dulu.. baru kau bisa bicara " ucap Angela ..


" sudahlah sweety.. bereskan saja dia.. kita akan terlambat malam ini " ucap Reiki melempar Jessica lalu mencium lembut bibir Angela..


" KALII..ANN.. KALIAN PASANGAN IBLIS .. !! " teriak Jessica dengan segenap tenaga nya..


" kau mau tau bagaimana iblis ini membunuhmu !! " ucap Angela mendekati Jessica lalu pedangnya mengeluarkan api biru sedangkan Reiki membekukan secara perlahan tubuh Jessica..


" Selamat tinggal dan semoga kita takkan pernah bertemu dikehidupan mana pun .. " ucap Angela melayangkan pedangnya ke arah Jessica


Sreekk braak ..


tubuh Jessica pun hancur berkeping-keping..


.


.


.


.


to be continue 🤗😘😊