YOUNG CEO And QUEEN OF MAFIA

YOUNG CEO And QUEEN OF MAFIA
S2 -- 001



Hari berganti bulan.


Bulan berganti tahun..


Waktu berlalu dengan begitu cepat.


Banyak perubahan yang terjadi pada sebagian orang..


Ada yang semakin bahagia , ada juga yang semakin sedih .


Ada yang menjadi semakin dewasa.


@


Malam itu , setelah Jordan dan Angela tiba di bandara internasional negara ATHAN.


Keduanya langsung pulang Kerumah dan di sambut hangat oleh sosok yang sangat menyayangi mereka sampai kapanpun , ibu Mariana dan ayah Brian LU.


Angela mulai menjalani hari-hari nya bersama keluarga besarnya.


Sedangkan di lain sisi .


Reiki yang galau berat melampiaskan semua emosinya pada semua orang dan akhirnya memilih mengasingkan diri dari dunia luar karena takut akan menyakiti orang lain lagi dan semua hal tentang pekerjaan nya dilimpahkan ke Diyan walaupun kadang Diyan melapor ke Reiki.


Hubungan Reiki dan Angela memang belum terputus sepenuhnya karena keduanya sama-sama belum setuju untuk tanda tangan surat gugatan perceraian.


hal itu membuat Leon dan Hyper makin tak habis pikir dengan sang adik.


Keduanya hanya bisa menerima keputusan yang dibuat Angela dan Reiki .


Menerima bukan berarti tak ambil tindakan.


Terbukti dari tindakan mereka ke Jeni dan Dio.


Kini tak ada lagi Dio ataupun Jeni di 2 negara itu..


mereka dideportasi ke belahan dunia lain yang sangaat jauh .


##


5 tahun kemudian..


Bandara internasional Metrocity , kini ramai dengan orang baik calon penumpang ataupun sanak keluarga yang mengantar atau menjemput anggota keluarga mereka..


Tak terkecuali dengan orang yang baru tiba dari penerbangan panjangnya.


" Ah .. tak kusangka , aku kembali lagi kesini " ucap Angela mendorong troli nya.


" tapi dimana mereka ? Masa iya , aku gak di jemput sih " ucap Angela mengedarkan pandangannya mencari siapapun yang datang menjemputnya.


" hah .. kayaknya memang gak ada " sambungnya menghela nafas berat lalu lanjut mendorong troli hingga ia berhenti di dekat pintu keluar karena ada yang menahannya.


Kini wajah yang semula murung itu langsung berubah drastis begitu melihat sosok yang sangat ia rindukan ternyata datang menjemputnya sambil tersenyum manis sekali.


Angela langsung memeluk erat sosok itu bahkan tampak tak perduli pada sang kakak yang juga datang menjemputnya.


" muuach muuach.. sayangku , cintaku , manisku .. rindu sekali.. " ucap Angela mencium setiap inci sosok yang tengah ia peluk itu.


" Angel.. kamu gak kangen sama kakak ? " tanya Leon tersenyum kecut


" gak tuh.. maaf anda siapa ya ? " Canda Angela..


" yaudah .. maaf saya salah orang. ayo kita pergi " ucap Leon melepaskan pelukan Angela dengan sosok yang ia rindukan.


" Kak !! " teriak Angela mengikuti langkah Leon menuju mobil seraya terus merengek dan meneriaki sang kakak..


" Masuk !! " ucap Leon tegas sontak Angela langsung masuk ke mobil tanpa membantah lagi.


Angela kembali tersenyum karena sosok yang ia sayangi juga duduk di sebelahnya sambil memeluknya.


" Arthur sayang .. kamu udah makan ? " tanya Angela mengelus kepala bocah laki-laki berumur 4 tahun itu..


Wait .. Bocah.. 4 tahun.. WHAAT !!


Arthur tersenyum dan menjawab dengan wajah polosnya.


" udah .. tadi Arthur makan sama Lena terus sama kakek buyut " jawab Arthur polos.


" kangen gak sama mami ? " tanya Angela .


Arthur menggelengkan kepalanya..


" HAH!! KAK.. KAU KASIH MAKAN APA ANAKKU, SAMPAI-SAMPAI DIA GAK KANGEN SAMA AKU !! " teriak Angela membuat Arthur dan Leon serta pak supir auto nutupin telinga.


" GAK USAH TERIAK-TERIAK SEGALA KALI.. GUE GAK BUDEG !! " teriak Leon.


" papa Leon sama aja kayak mami.. kayak speaker " Celetuk Arthur masih menutup telinga nya.


dan perjalanan pulang mereka pun diisi dengan canda dan perdebatan kecil antara adik kakak yang sudah beberapa bulan tak bertemu itu.


Mobil pun memasuki area mansion .


" Tuan kita sudah sampai " ucap supir karena baik Angela maupun Leon dan Arthur . mereka semua ketiduran.


" mmm.. ah iya .. Angel .. bangun " ucap Leon membangunkan Angela.


" Selamat datang kembali Nona " ucap para pelayan yang berbaris menyambut kepulangannya.


" Ah .. terima kasih .. silakan lanjutkan pekerjaan kalian " ucap Angela sedikit kaget.


Para pelayan pun bubar setelah mereka masuk ke ruang keluarga.


" kakek " Angela memanggil kakek Tio yang sedang bermain dengan Lena , Putri Leon dan Viona.


" aunty !! " teriak Lena senang melihat Angela.


" kek aku bawa Arthur masuk dulu " ucap Leon membawa Arthur ke dalam kamarnya.


" aunty .. lihat gambar Ena . bagus kan " ucap Lena menunjukkan buku gambar nya ke Angela.


Hati Angela terenyuh mendengar penjelasan Lena tentang gambar itu.


" ini mama , papa , Lena , aunty Angel , Arthur , tapi aunty , Lena gak bisa gambar papi nya Arthur .. Lena gak pernah ketemu " ucap Lena menunduk.


" gak .. ini bukan salah Lena .. Lena gak usah sedih ya " ucap Angela mengelus pelan kepala Lena.


" Lena , ayo tidur siang dulu " ucap Viona memanggil putri kecilnya itu.


" muuach .. Lena sayang sama Aunty " ucap Lena mencium pipi Angel lalu lari ke kamar nya.


" Angela " Kakek Tio memanggil lembut cucu perempuan nya itu.


" gak apa-apa kek.. Lena masih kecil , dia masih polos " ucap Angel masih duduk di lantai tempatnya bersama Lena tadi.


" hhmm.. Jadi kapan kamu mau bawa Arthur ketemu Papi nya ? " tanya Kakek Tio to the point


" kek.. aku lelah.. aku masuk dulu ya kek . " ucap Angela langsung lari ke kamarnya setelah memeluk sang kakek.


" kek.. mungkin memang belum waktunya mereka ketemu lagi " ucap Leon mendengar perkataan sang kakek tadi.


" kakek hanya khawatir jika Arthur dewasa , ia tak mengenal siapa ayah kandungnya dan juga apa yang harus kita jawab saat Arthur atau Lena bertanya tentang Reiki. " ucap kakek Tio menghela nafas berat .


" kalaupun Arthur pengen ketemu papinya.. dimana ia harus mencarinya kek.. kakek kan juga tau , 5 tahun ini Reiki gak pernah muncul ke publik lagi " ucap Leon menyalakan TV.


" semoga mereka bisa bahagia walaupun tak bisa bersama lagi " ucap kakek Tio lalu pergi meninggalkan Leon sendirian.


" kalau memang hati mereka masih saling mencintai . tak ada salahnya kan kalau aku ikut campur sedikit .. benarkan ,Blue ? " ucap Leon mengajak berbicara sistem di rumah itu.


##


Di sebuah rumah berlantai 2 di pinggiran metrocity.


Reiki merendam dirinya dalam kolam renang , memandang ke atas .


" apa kau merindukan ku disana sweety ? disini aku sangat merindukanmu " gumam Reiki


" harus berapa lama lagi aku mencari mu sweety " gumamnya memejamkan mata.


" hei !! mau berapa lama lagi kau didalam sana ..!! " teriak Diyan muncul dari dalam rumah itu.


" sebentar jangan ganggu aku !! " ucap Reiki dingin lalu menenggelamkan diri nya lagi.


" kau yakin tak mau tau ini.. yasudah , padahal ini tentang Angela " ucap Diyan.


Sontak Reiki langsung bergegas naik begitu mendengar nama sang istri .


" mana , dimana dia sekarang ? bagaimana keadaan nya ? " tanya Reiki semangat.


" hah.. sebaiknya kau pakai dulu bajumu.. anak dan istriku ada di dalam " ucap Diyan lalu masuk ke dalam duluan.


" hei tunggu !! katakan dimana istriku !! " teriak Reiki memakai jubah mandinya.


" tidak sebelum kau tanda tangani perjanjian kita . aku capek menggantikan mu beberapa tahun ini " ucap Diyan


" ya ya.. terserah mau mu " ucap Reiki langsung mengalah adu argumen dengan Diyan.


" anak baik.. ku tunggu di perusahaan besok . bye " ucap Diyan


Reiki diam tak sabar menunggu sang istri tercinta .


.


.


.


.


.


.


to be continue 🤗😘😊


welcome back..


jangan lupa tinggalkan jejak nya ya 🤗