YOUNG CEO And QUEEN OF MAFIA

YOUNG CEO And QUEEN OF MAFIA
S2 -- 014



Hay semuanya... !!


author cuma mau ngingetin .. jangan lupa komen , like , share dan jika berkenan silakan tinggalkan Tip nya ya 😉


Ah dan juga , Karya Author yang judulnya ' Si Cantik Misterius ' juga udah up loh..


jangan lupa dukungan nya juga ya .. 🤗🤗😊😉


back to story... ⬇⬇


Angela membawa Arthur masuk kekamar nya sendiri..


Tak lama setelah Angela mengelusi rambut nya , Arthur pun tertidur..


" selamat malam jagoan mami .. mimpi indah sayang " ucap Angela mengecup kening sang putra.


Saat hendak keluar , ia berpapasan dengan Jordan didepan pintu.


" udah tidur ? " tanya Jordan


" iya . barusan tidur " jawab Angela


" yaudah kamu juga tidurlah.. kasian Reiki juga butuh kamu " ucap Jordan


" emang kakak gak tidur ? " tanya Angela


" tidur .. bareng Arthur " ucap Jordan memamerkan giginya..


" ya terserah kakak aja.. good night " ucap Angela menepuk pelan bahu Jordan


Jordan pun masuk ke dalam kamar Arthur dan ikut merebahkan tubuhnya di samping Arthur.


Tak lama kemudian , ia pun menjemput mimpi sambil memeluk Arthur.


Angela yang merasa tak ada suara dari dalam kamar pun membuka pintu dengan perlahan..


perasaan bercampur aduk melihat kakaknya yang super jail kini berubah jadi pendiam.


" semoga kakak bisa membuka hati untuk yang lainnya lagi .. Nana juga pasti sedih lihat kakak terus sedih " gumam Angela pelan..


Angela pun beranjak menuju kamarnya.


ia mengira Reiki sudah tidur . jadi ia masuk dengan perlahan..


namun , ia malah melihat Reiki berdiri di balkon.


" kamu lagi mikiran apa ? " tanya Angela berdiri disamping Reiki


" ah.. gak ada kok.. gimana Arthur , udah tidur ? " tanya Reiki


" iya udah.. kak Jordan juga udah tidur bareng Arthur " ucap Angela lalu berjalan masuk ke kamar meninggalkan Reiki yang masih berdiri di balkon .


" hmm.. sweety .. aku minta maaf atas semua kesalahan yang ku perbuatan .. maafkan aku karena terus menyakiti hatimu.. aku janji akan berusaha jadi lebih baik lagi.. demi kamu , demi anak kita , demi keluarga kecil kita.. dan terima kasih karena kamu masih menjaga hatimu untukku " ucap Reiki memeluk Angela dari belakang


" kamu kenapa ? kalau ada sesuatu yang mengganggu mu , coba ceritakan padaku .. " ucap Angela


" entahlah aku merasa seakan-akan ini semua masih mimpi .. dan aku tau jika aku bangun nanti dan kamu menghilang.. aku gak sanggup itu. " ucap Reiki


" hey.. ini bukan mimpi.. dan aku benar-benar ada disini ,didepan mu " ucap Angela berbalik dan menatap wajah Reiki sambil memegang kedua pipinya.


entah kenapa dan bagaimana , Reiki pun menangis seperti anak kecil..


Angela sempat kaget lalu ia tertawa..


" sudahlah.. jangan menangis .. malu kalau sampai dilihat sama Arthur.. udah besar kok masih nangis kayak anak kecil sih " ucap Angela menghapus air mata Reiki..


Malam itu keduanya saling menumpahkan segala sesuatu yang masih mengganjal di hati mereka..


#


Pagi ini..


mereka sarapan bersama kecuali Arthur , Lena dan Leon yang sudah berangkat lebih dulu..


disusul Reiki yang juga berangkat ke perusahaan nya dan Angela yang pergi ke markas Pasukan Bayangan bersama Viona.


sedangkan Johan entah kemana..


Hyper melihat Jordan duduk termenung di pinggir kolam renang .


hatinya juga merasakan pilu yang dirasakan Jordan saat ini.. siapapun pasti akan sangat sedih , terluka , dan merasa seakan-akan dunia menjadi hampa jika tiba-tiba kehilangan seseorang yang sangat dicintai dan disayangi..


Walaupun Jordan sudah berjanji akan berusaha tegar. namun , bayang-bayang tentang Nana terus melintas di pikirannya..


" aku tau sekarang saat-saat yang sulit bagimu.. kehilangan sesuatu yang berharga , aku tau rasanya. tapi , ini semua sudah jadi jalan hidup yang harus kita jalani " ucap Hyper duduk di samping Jordan


" aku sudah ikhlas karena aku tau , ini memang yang terbaik untuknya. tapi , kenangan kami selama ini .. terlalu berharga untukku lupakan " ucap Jordan


" kenangan itu ada bukan untuk di lupakan ataupun di ratapi.. tapi , jadikan itu sebagai suatu kenangan indah di dalam hatimu. kenangan yang menjadi bukti akan kehadirannya yang pernah dan akan selalu punya tempat dihatimu.. " ucap Hyper


Jordan hanya diam mendengarkan Hyper.


" dan jika suatu saat , ada seseorang yang mampu mengetuk pintu hatimu lagi.. maka janganlah kamu tolak.. berilah kesempatan pada hati yang baru untuk mengisi kekosongan hatimu . walaupun ada setitik tempat yang selamanya menjadi milik Nana." sambung Hyper.


" percayalah.. aku yakin , disana... Nana ingin kamu mendapatkan kebahagiaan lagi.. " ucap Hyper lalu beranjak pergi..


Jordan yang duduk sendirian pun kembali menangisi kepergian wanita yang baru menjadi istrinya itu..


" maafkan aku... maafkan aku.. aku tak mampu menjagamu.. maafkan aku " ucap Jordan disela tangisnya..


Johan yang baru pulang , tadinya mau menghampiri sang adik kembar . namun langkahnya terhenti saat melihat Jordan menangis dan mengulang permintaan maafnya..


Johan membuang nafas panjang lalu menghampiri Jordan.


" hey.. mau ikut ? " tanya Johan


" kemana ? " tanya Jordan dengan mata yang memerah.


" kau pasti akan suka .. ayo , Angel dan yang lainnya udah pergi duluan " ucap Johan menarik Jordan


" emangnya pada mau kemana sih ? " tanya Jordan penasaran


" kau bawa sarung tanganmu kan ? " tanya Johan menyuruh sang adik masuk ke mobil mereka.


" iya , ada di bagasi.. kenapa ? " Jordan makin bertanya-tanya.


" bagus lah.. ya mungkin nanti kau akan butuh itu " ucap Johan duduk di kursi pengemudi..


Tanpa menjawab berbagai pertanyaan Jordan , Johan tetap melajukan mobilnya menembus jalanan kota..


hingga mereka tiba dibandara .


" ngapain kesini ?! " tanya Jordan mulai panik dan tegang.


"ya .. kita mau ke tempat nya paman Alvin.. kau tau kenapa ? " tanya Johan memancing Jordan


Jordan diam tak mau menanggapinya..


" yasudah kalau kau tak mau tau.. padahal udah susah payah aku sama Hyper mencari kelompok pembajak pesawat itu.. hah.. sudahlah , Angela dan Reiki aja mungkin udah cukup untuk mencincang ketua mereka " ucap Johan keluar dari mobil..


" satu ... dua .. tiga .. " Johan menghitung sesuatu dengan jarinya.


" TUNGGU !! AKU IKUT " teriak Jordan keluar dari mobilnya lalu langsung mengeluarkan senjata kesayangannya dari dalam bagasi mobil.


" hah.. lebih cepat dari biasanya" ucap Johan pelan sambil tersenyum kecil..


saudara kembar itupun langsung terbang menggunakan pesawat pribadi milik Reiki sedangkan Reiki bersama Angela dan yang lainnya menggunakan pesawat milik Angela..


SKIP


Rombongan Angela tiba lebih dulu ..


Angela langsung mencari paman nya dan juga para jendral yang ada .


" mana Raja ? " tanya Leon pada Perdana menteri.


" Yang Mulia ada di aula pertemuan bersama dengan para kepala keluarga dan juga para jendral.. " jawab nya sopan karena ia tau bahwa yang bertanya itu ialah putra mahkota kerajaan itu dan ia masih sayang dengan kepalanya..


Mendengar itu , Angela dan Leon langsung ke aula pertemuan..


sedangkan Reiki dan Viona serta Arthur dan Lena keruangan dalam.


dan untuk Hyper , ia pulang ke kerajaannya . Kerajaan TRIAN.. ia tak bisa ikut campur urusan kerajaan lain semaunya aja , ia harus dapat izin dari ayahnya terlebih dulu..


.


.


.


.


to be continue 🤗😘😊