YOUNG CEO And QUEEN OF MAFIA

YOUNG CEO And QUEEN OF MAFIA
118



Leon membawa angela pergi..


" kita mau kemana kak ? " tanya angela bingung . kini keduanya didalam mobil melaju menembus ramai nya jalanan metrocity di waktu malam hari..


" bentar lagi kita sampai " jawab Leon tersenyum ke adiknya itu..


" terserah kakak aja lah.. kalau udah sampai bangunin aku ya " ucap angela.. Leon merasa suasana sunyi pun melihat ke arah angela ..


" hari ini kamu pasti capek ya.. sebenarnya kakak gak mau kamu ikut lomba itu.. tapi melihat kamu senang , kakak gak tega melarangmu " ucap leon membelai lembut adiknya yang tertidur pulas..


10 menit kemudian..


" angel.. bangun " ucap Leon menggoyangkan badan angela..


" udah sampai kak , ha , kenapa kita kesini ? " tanya angela melihat kini mereka di parkiran depan hotel milik keluarga nya ..


" masuk dulu.. ntar juga kamu tau " ucap Leon membukakan seatbelt angela , lalu keluar membukakan pintu untuk Angela..


" hari ini kakak kenapa sih ? " tanya angela pelan


" bantu kakak satu kali ini ya.. " ucap Leon


" emang ada apa kak ? " tanya Angela makin penasaran


" kakak gak mau diganggu cewek itu terus.. kakak gak suka.. lebih bagus badut yang ditaman itu daripada cewek itu .. " ucap Leon menunjuk seorang badut di taman hotel ..


" emang dia siapa ? " tanya angela


" kakak juga gak kenal.. tapi , cewek itu ngaku ngaku hamil anak nya kakak.. padahal kakak aja gak kenal " ucap leon menunduk


" WHAAT !! hamil " teriak angela kaget..


Leon reflek menutup mulut adiknya itu..


" kakak gak kenal.. dan sumpah.. kakak gak pernah berbuat yang kayak gitu.. " ucap Leon serius


" apa kakek tau hal ini ? " tanya angela serius


Leon menggeleng.. karna kalau sampai kakek nya tau ada perempuan minta pertanggungjawaban dari Leon..


bisa bisa kepalanya udah di taruh di pot depan rumah..


Leon bergidik ngeri hanya dengan membayangkan itu..


" nama ? " tanya angela


" Tia.. " jawab leon


" keluarga nya ? " tanya angela lagi..


" gak tau.. " jawab Leon menggelengkan kepalanya..


baru saja angela mau bertanya lagi.. tiba tiba ada wanita yang berteriak memanggil Leon..


" Ayankkk.. ! " teriak wanita bernama tia itu dan berlari menghampiri Leon yang bersembunyi di belakang adiknya..


" ini sih kasian tukang badut nya kalau disamain dengan ini.. hantu aja gak terima " batin angela melihat dandanan wanita itu yang sangat gak boleh ditiru..


Pay*d*r* dan boko**ng nya Di operasi silikon..


wajah nya juga dioperasi plastik mungkin lebih dari 30 kali..


seluruh badan nya gak ada yang asli.. semua nya palsu , alias hasil operasi..


dan yang buat angela tambah kaget , 'wanita' itu punya bekas luka di leher nya..


warna kulit wajah dan leher berbeda jauh.. apalagi sama tangan dan kaki..


" amit amit " ucap angela mengelus perut..


" Ayankk.. kamu kok lama amet sih , aku capek tau nungguin kamu daritadi didalam.. mana banyak cowok yang godain aku lagi " ucap nya lebay..


" huuss .. jangan ganggu aku.. sana pergi.. aku gak tau kamu.. sana pergi !! " ucap Leon masih bersembunyi di belakang angela yang menatap jijik ke wanita itu..


" ayaank.. jangan gitu donk.. nanti debay nya ngambek loh " ucap nya mengelus perut nya yang sedikit membesar..


Angela melihat Leon dengan tatapan yang tak terbaca..


" sumpah.. aku gak kenal.. dan itu bukan punya aku " ucap Leon memasang wajah memelas..


" eh perempuan si*l.. siapa kamu.. kenapa kamu nahan ayaankk aku " tanya nya menatap jijik angela..


" aku.. tentu calon istri dan ibu dari anak anak nya ayaank ku " ucap nya menatap Leon dengan penuh cinta.. sedangkan Leon tambah jijik..


" Kau siapa ?! " tanya angela lagi dengan raut wajah nya bisa ditebak Leon ,


" Sayang api mu angel.. cuma ngotorin tangan aja dengan abu dari spesies kayak gitu " bisik Leon..


" ayankk.. ayo masuk.. aku laper tau " ucap nya hendak meraih tangan Leon yang memegang pinggang Angela..


" Jangan sentuh.. ! " ucap angela makin dingin


" kamu siapa sih.. ah.. kamu .. jangan jangan , kamu pelakor yang mau rebut suami aku ya.. !! " teriak wanita itu membuat beberapa orang yang mendengar melihat ke arah mereka..


" kau siapa ?! " tanya angela mulai habis kesabaran


" kau pelakor ******.. apa hak mu tau siapa aku.. kau tak pantas !! " teriak nya membuat para pegawai hotel yang melihat itu memandang kasian dengan wanita itu..


" siapa dia , berani bilang nona besar pelakor.. " bisik pegawai A.


" wanita itu , mungkin gak bakal bisa lihat matahari terbit besok " bisik pegawai B..


siapa yang tak tau keganasan Leon jika ada yang berani menghina adiknya tersayang..


" ayank.. ayo donk kesini jangan deket deket perempuan sial ini " ucap nya manja sambil berusaha menarik Leon..


Plaak.. tamparan dari tangan angela mendarat sempurna di pipi kiri wanita itu..


semua orang yang melihat itu jadi kaget.. yang mereka tau nona besar sangat lah lemah lembut..


" sudah ku katakan , jangan sentuh !! " ucap angela makin emosi..


" siapa kau.. !? " tanya nya sedikit ketakutan


" aku , orang yang bisa buat kau kehilangan nyawa kecil mu itu.. jika kau tak mendengar ucapanan ku " ancam angela maju mendekat ke wanita yang mundur ketakutan itu..


" ayaankk .. tolong aku.. ****** ini berani menampar ku " ucap nya memasang wajah sedih


" aku tanya kau.. apa kau kenal dia ? " tanya angela sambil menunjuk Leon..


" di..a a..yah dari anak ku.. Leon A.nson " jawab nya gemetar..


" mana bukti nya anak itu punya dia ? " tanya angela dingin menatap tajam wanita itu


" ini " ucap nya memberikan ponsel nya yang menampilkan video pria yang seperti Leon di atas ranjang bersama wanita itu..


Leon yang melihat itu kaget karna satu hal


" itu bukan dia " ucap Angela menatap tajam wanita itu


" itu dia.. lihat wajah nya.. itu benar dia " wanita itu bersikukuh bahwa itu Leon


" dia tak punya tahi lalat di pantat seperti itu " ucap angela menunjukkan bagian yang menampilkan adegan itu..


" ka..uu.. darimana kau .. tau .. itu " tanya nya gugup


" tentu aku tau.. bahkan aku juga tau setiap jengkal tubuh nya " ucap angela sengaja memasang wajah angkuh..


wanita itu jatuh terduduk karna lemas yang dirasakan kakinya ..


" singkirkan wanita ini.. jangan pernah biarkan dia datang kesini lagi ! " perintah angela tegas ke beberapa security..


" baik nona ! " ucap security membawa paksa wanita itu..


" sayang aku hebat ! " ucap Leon memijit bahu angela..


angela hanya diam , lalu masuk ke hotel meninggalkan Leon..


" mana kunci kamar ku " ucap angela ke resepsionis..


" silahkan nona besar " ucap nya memberikan kunci angela


" gadis kecil.. tungguin donk " ucap leon sedikit keras berlari mengejar adiknya yang lagi lagi pergi duluan tanpa nya..


para pegawai yang melihat tingkah 2 bersaudara itu pun hanya geleng geleng kepala..


dan lagi lagi Leon ditinggalkan angela yang masuk ke lift duluan..


Leon hanya membuang nafas berat dan naik lift yang satu nya..


to be continue 🤗😘😊