YOUNG CEO And QUEEN OF MAFIA

YOUNG CEO And QUEEN OF MAFIA
S 3 - 67



Hari pertunangan pun tiba , para petinggi pun hadir di aula menyaksikan putri mahkota kerajaan Trian akan melangsungkan pertunangan dengan seorang bangsawan berkedudukan tertinggi dan juga merupakan seorang putra saudagar terkaya.


" kenapa dengan wajahmu itu ? " tanya Dav menghampiri Layla yang enggan memperlihatkan wajah gembira.


" jangan ganggu aku . urus saja urusanmu itu " ketus Layla lalu berjalan menghampiri orang tua nya.


sejauh ini acara berlangsung lancar tanpa hambatan.


hingga tiba-tiba..


BRAAK


TAP TAP TAP TAP


Seorang pemuda bertopeng mendorong kuat pintu besar aula itu. Membuat sebagian orang mundur beberapa langkah karena mengenali sosok bertopeng itu.


" siapa kau !! berani berbuat onar disini !! Pergi dari sini !! " usir Dav tak senang karena acara pertunangan nya diganggu.


" Baginda Raja dan Permaisuri . apa kedatangan saya disini mengganggu ? " tanya sosok itu.


" tidak . tentu tidak, silakan duduk " ucap Hyper .


" terima kasih Baginda tapi saya disini hanya ingin mengajukan keberatan dengan acara perjodohan ini " ucap pemuda bertopeng itu.


" KENAPA!! APA HAK MU IKUT CAMPUR URUSANKU !! SEBAIKNYA KAU ENYAH DARI SINI SEBELUM KU PATAHKAN KAKI MU ITU !! " ancam Dav.


" Baginda Raja , apa ini calon pangeran mahkota di masa depan ? jika benar , maka lebih baik saya mengundurkan diri dari pasukan kerajaan " ucap pemuda itu.


Hyper dan Aurora jadi bingung harus bagaimana .


" HAHAHA TERNYATA HANYA SEORANG PRAJURIT RENDAHAN !! ENYAH KAU !! " bentak Dav.


suasana meriah dan hangat itu pun berubah menjadi ketegangan yang mencekam. Tak ada satu orang pun yang berani berbicara seperti itu pada sosok bertopeng didepan mereka jika saja mereka tau siapa sebenarnya sosok itu.


Disaat tegang seperti itu , tiba-tiba datang seorang pemuda lagi . Memakai setelan jas lengkap dengan style kekinian .


" saya kemari juga ingin mengajukan keberatan dengan perjodohan ini " ucap Pemuda itu berdiri di samping pemuda bertopeng tadi.


" hah !! Enyah kalian dari sini !! PENGAWAL !! SERET KEDUA ORANG INI DAN JANGAN BIARKAN MEREKA DATANG LAGI !! " perintah Dav memanggil pengawal yang berjaga.


Pengawal yang tak tau apapun terpaksa menuruti Dav namun langkah mereka berhenti saat mendengar perkataan pemuda dengan setelan jas itu.


" Maju selangkah lagi , nyawa keluarga kalian sebagai bayarannya " ucap nya.


" Ha sudah lah , PERTUNANGAN INI DIBATALKAN !! " seru Hyper.


" tapi om , bukannya kita sudah sepakat. dan om juga tau , sesuai aturan dan adat tradisi . putra atau putri mahkota harus menikah dengan orang yang memiliki kedudukan tertinggi.. disini keluarga ku lah yang paling tinggi diantara mereka. apa alasannya pertunangan ini dibatalkan ?! " geram Dav.


" oh benarkah ? kalau gitu coba ku tanya. antara keluarga mu dan keluarga kerajaan , mana yang lebih tinggi derajatnya ? " tanya pemuda bertopeng.


" tentu keluarga kerajaan " jawab Dav. sedangkan keluarga Dav diam seribu bahasa karena anaknya sudah menyinggung orang yang paling tidak boleh disinggung.


" kalau gitu kau sudah tau kan alasannya. alasannya hanya satu .. kau TIDAK PANTAS " ucap pemuda bertopeng itu menekan kata diujung ucapannya.


" hahahah .. kau !! bilang aku tidak pantas , lantas apa kau yang pantas .. hahaha hanya seorang prajurit rendahan beraninya menghina ku " ucap Dav menghina nya.


" kau memang TIDAK PANTAS... " ucap pemuda bersetelan jas.


" izinkan saya memperkenalkan diri.. SAYA DATANG KEMARI DENGAN NIAT MEMINANG PUTRI MAHKOTA TRIAN SEBAGAI ISTRI SAH SAYA.. JULIAN SATRIA ADINSON.. PANGERAN KEDUA KERAJAAN PHOENIX !!! " seru Pemuda bersetelan jas yang ternyata Julian .


Layla menutup mulut nya dengan kedua tangan begitu mendengar pernyataan lantang Julian.


" oh benarkah ? apa ini orang nya ? " tanya Julian dan beberapa pengawal menyeret seorang pemuda yang kini penuh luka kehadapan Dav dan semua orang.


" ini ini... tidak mungkin.. seorang pangeran ... " Dav syok saat melihat orang yang katanya pangeran kini tampak tak berdaya.


" sudah tak ada urusanmu lagi disini. sebaiknya kau pergi sebelum aku berubah pikiran dan menghanguskan kau dan keluargamu !! " ancam Julian menatap tajam Dav yang langsung jatuh terduduk karena syok.


Dav dan keluarga besarnya pun pergi dengan rasa malu yang sangat besar..


Suasana masih menegang karena kini ada 2 pemuda yang mengajukan keberatan dan jika dibandingkan derajatnya , keduanya setara.


" Karena pengganggu itu sudah diselesaikan , jadi aku akan pamit sekarang " ucap pemuda bertopeng yang tak lain dan bukan adalah Edward , anak bungsu Diyan.


Semua orang kaget dengan ucapan Edward yang secara tidak langsung menyatakan mundur .


" jangan pergi dulu , kak Lista bentar lagi datang loh " ucap Lian pelan.


" kalau gitu aku akan pergi nanti saja " ucap Edward lalu memilih duduk di tempat kosong.


" Baginda Raja , bagaimana pendapat anda tentang lamaran saya ? " tanya Lian.


" Acara ini sudah selesai , dan kamu.. tunggu orang tua mu yang datang kesini baru masalah ini dibicarakan lagi " ucap Hyper lalu turun dari kursi kebesarannya .


Acara itu pun berakhir begitu saja dengan protes kecil dari Edward yang bahkan belum melihat Lista ..


Hari berganti sore.


Rombongan keluarga Adinson serta Raja Alvin dan Raja Rius pun akhirnya tiba di istana kerajaan Trian.


Rombongan itu disambut dengan sangat meriah karena mau bagaimanapun Raja dari 2 kerajaan sekutu yang datang .


Saat para orang tua membahas tentang lamaran dari Julian untuk Layla.


para kaum muda yang juga sibuk sendiri.


Arthur yang membawa serta Raya pun berkeliling sekitaran istana.


Sedangkan Edward melakukan pendekatan yang lebih dari biasanya dan Calista pun menyadari perasaan Edward untuknya . Namun Calista masih berpikir panjang tentang itu , ia tidak mau hubungan nya harus berakhir dengan singkat lagi.


" karena kita disini , jadi akan ku katakan sekarang saja. " ucap Edward . Saat ini Edward dan Calista duduk di taman belakang istana itu.


" tentang apa ? " tanya Calista.


" tentang ku. aku tau sebenarnya kamu tau perasaanku untukmu . tapi kamu ragu karena kita baru bertemu lagi dan kamu tidak tau tentang ku selama ini " ucap Edward


Calista diam dan mendengarkan.


Edward membuka topeng nya dan lanjut bercerita.


" sebenarnya hari dimana orangtua mu menjemputmu dari ATHAN . di hari itu juga aku melihatmu dan hatiku yakin jika kamulah takdir ku. Tapi aku yang saat itu masih kurang cukup kuat untuk bisa melindungimu. apa kamu ingat tentang janji yang kamu ucapkan dulu... ' jika aku dan kamu sudah cukup kuat . kita bisa bersama menjalani sisa hidup ini ' .. Berbekal janji itu , aku datang kesini dan mulai sebagai seorang prajurit biasa hingga akhirnya aku sampai pada titik ini.. tapi satu hal yang tak pernah bisa ku lupakan , ialah sosok dirimu. baik sebagai gadis kecil yang lucu dan polos maupun gadis cantik yang kuat dan pemberani .. kamu selalu menjadi motivasi ku untuk terus tumbuh kuat agar aku bisa pantas mendampingi mu . Aku juga tidak ingin memaksakan hubungan kita , hanya saja aku ingin kamu tau. dihati ku hanya ada kamu seorang baik dulu , sekarang ataupun dimasa mendatang.. " ucap Edward menatap mata Calista.


" untuk sekarang maaf. Tapi , apa bisa beri aku waktu untuk berpikir.. Aku tidak mau mengulangi kesalahan seperti dulu. aku ingin jika menjalin hubungan lagi , maka sampai kapanpun tidak akan pernah putus lagi. bisakah ? " tanya Calista.


" Ya . jika itu keinginan mu. baik itu waktu ataupun tidak akan pernah putus. apapun itu , akan ku berikan " ucap Edward.


Dari jauh , Angela melihat dan mendengar perbincangan antara Edward dan Calista.


bibir sexy nya tersenyum kecil..


To Be Continue 😘😊🤗