
Melihat aura dari Angela dan Reiki membuat para penjahat takut.
tak ada satupun dari bawahan orang itu yang berani mendekat .
Seakan tau akan emosi dari Angela dan Reiki.
Langit siang yang tadi nya cerah kini berubah menjadi hitam.
Perlahan tapi pasti awan mendung pun mulai menutupi cerahnya langit itu.
" kenapa kalian diam saja.. maju . serang mereka !!! " bentak kepala penjahat itu.
" hmm itu , bos . sebaiknya kita kembali saja. " ucap salah satu anak buah nya itu.
" dasar sampah tak berguna. percuma badan kalian besar kalau takut dengan dua orang yang kecil seperti itu " marah nya sambil menunjuk ke arah Reiki dan Angela.
" Dek kita pulang aja yuk. gak usah ladenin orang kayak mereka ini , buang buang tenaga aja " ucap Leon meremehkan para penjahat itu.
" sweety , udah biarin aja yuk. bentar lagi mau hujan kita pulang aja ya. aku gak mau kamu sakit " ucap Reiki lembut.
Perlahan emosi Angela pun mereda.
Tanpa sepatah kata lagi Angela pun berbalik kemudian masuk ke mobil reiki.
melihat itu mereka pun mulai masuk ke mobil mereka masing-masing.
Si kepala penjahat tak terima dengan penghinaan itu.
ia pun langsung menarik Nana yang sudah di dalam mobil karena mobil Jordan lah yang paling dekat dengan penjahat itu.
" Lepaskan aku ..!! " teriak Nana memberontak
" Hahahaha.. gadis ini untukku. kalian jika ingin gadis ini selamat , cepat serahkan mobil dan juga para gadis itu " ancam nya sambil mengarahkan pisau ke leher Nana.
" Lepaskan gadis itu ! " ucap Hyper yang belum masuk ke mobil.
Reiki , Angela , Leon dan Viona yang sudah sempat masuk ke mobil mereka pun ikut keluar begitu mendengar teriakan Nana..
" Selagi aku bicara baik-baik , cepat lepaskan tunanganku " ucap Jordan emosi
" hahaha.. ternyata gadis manis ini sudah ada yang punya.. hahaha gadis manis , lebih baik sama aku aja. aku jamin kau akan puas setiap malam .. hahaha " ucap nya sambil merem*s dada Nana dari balik kaos nya.
Melihat itu , jordan pun tak mampu menahan emosinya lagi.
dengan cepat ia langsung berdiri tepat didepan kepala penjahat itu.
" ha.. ka.u. jangan berani mendekat atau ku buka pakaian gadis ini di depan semua orang ! " ancam nya.
" lakukan jika kau bisa.. tapi coba kita lihat lebih cepat mana tanganmu atau tanganku ini " ucap Angela sudah berada dibelakang penjahat itu dengan tangan yang sudah berada tepat dileher penjahat itu.
" KA.. U.. KAPAN KAU.. DI BELAKANG KU.. ? " tanya nya terbata-bata karena takut dan kaget.
saking kaget nya , pisau yang ia pegang pun langsung terlepas dan terjatuh.
Melihat itu Jordan langsung menarik Nana ke pelukannya.
" Sudah sayang. sekarang tidak apa-apa . aku disini " ucap Jordan lembut menenangkan Nana yang syok
" kak tolong jaga dia untukku " ucap Jordan mengantarkan Nana ke tepi tempat Johan dan Vero.
" hancurkan saja dia. sisa nya biar kami yang urus " ucap Leon mengerti tatapan mata Jordan itu.
" ANGEL.. JANGAN DISISAKAN YA ! " teriak Leon ke Angela yang memang posisinya agak jauh dari Leon.
Kepala penjahat itu pun takut begitu mendengar ucapan Leon yang seolah mengijinkan hewan buas menghabiskan mangsa itu.
" Kauu... mau apa kau ?! " tanya nya takut karena Angela kini melepaskan tangannya yang tadi berada dilehernya.
" bagus nya kita apakan dia ? " tanya Jordan ke Angela..
" aku hanya ingin satu. musnahkan ia dan hancurkan semua yang jadi miliknya " ucap angela dingin langsung mendekati Penjahat yang berjalan mundur karena ketakutan melihat aura membunuh Angela dan Jordan.
" Kalau gitu , biarkan aku mulai lebih dulu " ucap Jordan melangkah maju.
sedangkan Angela berhenti ditempatnya.
" KAUU.. JANGAN MENDEKAT !! AKU .. AKU.. AKU KELUARGA ANSON .. AKU TUAN MUDA ANSON ! " ucap nya setengah teriak.
Mendengar itu Leon jadi sedikit kesal karena nama baiknya harus ternoda .
" jika kau benar Leon anson maka harusnya kau mengenal ku ! " ucap Jordan menarik kerah baju penjahat itu lalu mengangkat nya tinggi tinggi.
" jika kau berani melukaiku maka keluarga Anson takkan pernah melepaskanmu beserta keluarga mu " ancamnya
membuat Leon tertawa hambar.
penjahat itu tambah ketakutan melihat Leon.
" Jordan sisakan untukku sedikit .. beraninya ia merusak nama baikku " ucap Leon emosi.
"hehe . bareng aja " ucap Jordan lalu melempar Penjahat itu ke arah Leon.
Bugh Braak.
Leon langsung menendang penjahat itu bahkan sebelum penjahat menyentuh tanah.
" uhuuk uhuuk.* " penjahat itu memuntahkan darah segar.
Lalu Angela yang berada tepat didepannya pun langsung menarik kaki penjahat itu.
Angela dengan emosi menarik penjahat itu . ditarik nya penjahat itu lalu dilemparkan ke depan Nana yang bersembunyi di belakang Johan.
" Minta maaf sekarang ! " ucap Angela dengan dinginnya.
" Ba.. baik.. nona .. saya minta maaf .. saya salah.. saya minta ampun nona.. tolong ampuni saya ... " ucap nya berusaha menggapai kaki Nana.
" cukup . jangan mendekat lagi atau ku patahkan lehermu sekarang " ancam Johan menginjak tangan penjahat itu.
" Dek. kita selesaikan sekarang.. jangan menunda lagi , orang orang mulai berdatangan " ucap Leon menepuk pelan bahu Angela.
Angela mengangguk lalu menarik kembali penjahat itu.
" ternyata benar kau dari kalangan mereka " ucap Angela tak sengaja melihat tanda di lengan penjahat itu.
lalu Angela melemparkan kepala rombongan penjahat itu kembali ke kerumunan anak buahnya itu..
" kali ini ku ampuni kau dan Jangan pernah muncul dihadapan ku lagi atau takkan ku berikan kesempatan lagi padamu " ucap Angela dingin.
" baik nona.. maaf saya salah " ucap nya bersujud.
Lalu Angela pun kembali ke dalam mobil Reiki.
sedangkan yang lainnya sudah melajukan mobil mereka menjauh dari lokasi itu.
" Bos .. anda baik-baik aja ? " tanya salah satu anak buahnya.
" uhuuk.. kita pergi dari sini. kembali ke markas laporkan pada kakak besar . aku tak percaya mereka masih bisa sombong didepan kakak besar.. uhuukk " ucap nya terbatuk-batuk
lalu mereka pun juga pergi meninggalkan lokasi itu.
Sementara itu , arta yang mengamati dari tempat nya pun hanya diam.
" kalian , jangan biarkan berita ini tersebar . kalian tau apa yang harus kalian lakukan ! " ucap Arta setengah emosi melihat sang adik dilecehkan seperti itu.
" kami mengerti komandan " ucap bodyguard nya lalu rombongan bodyguard itu pun bergegas ke lokasi kejadian.
diperiksa semua kamera baik ponsel maupun CCTV.
dihapus nya seluruh bukti tentang kejadian itu.
" seharusnya kamu tak menahn diri tadi " gumam arta
lalu mengirim pesan ke Angela
#
sedangkan Angela didalam mobil bersama Reiki
kini ia kembali menjadi seorang gadis yang manja.
bagaimana tidak, kini dengan manjanya ia memeluk lengan Reiki dan Reiki pun mengelus lembut rambut kekasihnya itu.
bunyi notifikasi diponsel Angela merusak suasana mesra mereka.
Angela menghela nafas lega begitu melihat pesan masuk dari Arta.
" semua sudah ia bereskan " ucap Angela sebelum Reiki bertanya.
" baiklah. " jawab Reiki.
keduanya pun larut kembali ke dunia mereka hingga tiba di rumah lama Bara Anson.
ya mereka semua memutuskan untuk kembali ke rumah masa kecil Leon dan Angela karena selain viona dan reiki , mereka semua belum pernah melihat secara langsung bangunan itu .
Mereka pun masuk setelah Angela membukakan kunci pintu.
hari itu mereka habiskan dirumah itu hingga malam pun tiba.
to be continue 🤗😘😊