YOUNG CEO And QUEEN OF MAFIA

YOUNG CEO And QUEEN OF MAFIA
116



Pukul 3 sore..


Kompetisi Grand Metrocity Walk pun dimulai..


Setelah beberapa pidato sambutan dari panitia , kini tiba giliran Leon memberikan sepatah kata untuk acara itu..


Semua mata menatap kagum sosok Leon yang bisa dibilang sempurna..


Postur tubuh gagah dan proposional , serta wajah yang bagai dewa yunani membuat nya sedap dipandang..


ditambah karisma nya yang membuat para wanita bertekuk letut.. dan jangan lupa dengan aset kekayaan baik miliknya pribadi maupun milik keluarganya..


siapapun pasti tak akan menolak jika diminta jadi wanita nya..


tapi ia hanya lah enak dipandang. karna sosok sesempurna itu punya semacam perisai yang membentengi diri nya dari orang luar..


" Selamat datang hadirin sekalian.. saya disini sebagai penyelenggara berharap bisa menampilkan para peserta yang memiliki kualitas yang baik.. jadi silahkan para juri untuk menilai mereka secara adil.. dan tak pandang buluh.. terima kasih " Leon turun diiringi tepuk tangan semua orang yang hadir di ruangan itu..


Lalu MC pun mulai mengambil alih acara..


" Baiklah.. sekarang kita mulai acara utamanya.. Dari sekian banyak peserta yang mendaftar secara online lewat situs resmi kami.. kini tersisa 10 peserta yang terpilih untuk kompetisi final ini.. Masing-masing peserta akan menampilkan 2 model gaun yang dirancang sendiri.." terang MC..


" baiklah.. para peserta dan model nya , silahkan naik ke atas panggung " panggil MC..


##


Sementara peserta lain sibuk memperbaiki riasan model nya.. angela tampak tenang menunggu giliran nya..


Tiba tiba salah satu Bodyguard pun masuk setelah diberi izin panitia..


" kenapa ? " tanya angela dingin


" nona, tuan memberikan ini.. kata tuan jangan terlalu terbuka " ucap bodyguard itu memberikan jaket Leon ke angela


" baiklah.. kau boleh keluar " ucap angela mengambil jaket itu..


" halo .. makasih ya " ucap angela dingin begitu panggilan nya terhubung ke Leon


" sama sama sayang.. jangan diumbar ya.. kalau nggak , ada hukuman yang menanti " jawab Leon disebrang telpon tak sadar angela sedikit kesal..


" sudah mulai .. bye " ucap angela langsung memutuskan sepihak panggilan itu..


" Dasar nakal.. kali ini pasti gak nurut lagi " gumam Leon sambil tertawa pelan sendiri..


Beberapa orang yang melihat Leon tertawa jadi bingung sendiri.. pasalnya pria yang sedingin gunung es itu ternyata bisa punya tawa yang membuat hati adem..


Angela di pandang remeh oleh beberapa orang peserta..


mereka pikir angela ada main belakang dengan orang dalam..


Salah satu panitia menghampiri angela dan bertanya dengan sopan


" Nona , apa anda yakin mau memperagakan nya sendiri tanpa seorang model ? " tanya panitia itu


" kenapa ? " tanya angela bingung..


" itu , untuk gaun nona sepertinya sedikit terbuka dan saya takut Tuan nanti marah " ucap panitia itu sedikit takut..


" kau kenal aku ? " tanya angela setengah berbisik.. panitia itu pun mengangguk..


" Simpan untukmu sendiri.. aku tak mau orang lain tau " ucap angela sedikit tak nyaman..


" baik nona.. " ucap panitia itu hendak pergi..


" ah aku lupa.. kapan giliran ku ? " tanya angela karna sekarang MC nya bilang istirahat sebentar.. siapa lagi kalau bukan Leon yang memberi perintah saat ia tau adiknya tak membawa model dan akan memakai sendiri gaun nya itu..


" sekitar 45 menit lagi nona " jawab panitia itu menghitung waktu dengan jadwal yang ada..


" baiklah.. terimakasih " ucap angela tersenyum .. lalu mengetik sesuatu setelah panitia itu pergi..


" Well , anak kampung darimana ini.. kenapa , apa kau tak mampu membayar seorang model hah.. " ejek peserta nomor 7 ..


" bagaimana mungkin ia tak mampu.. sekali lihat juga udah ketahuan , dia itu simpanan orang .. mungkin ia masuk final karna naik ke ranjang orang diatas.. hahahah " ejek gadis bernomor 6..


" kalian , jangan bilang seperti itu. walaupun dia seorang simpanan , kita juga harus kompetisi secara adil " ucap gadis bernomor urut 3 dengan memasang wajah polos nya..


" ular " ucap angela menatap sinis gadis itu..


" apa kau bilang.. kau bilang Nona Gu ular.. berani sekali kau .. bosan hidup ya !! " bentak gadis nomor 7 itu


" sudah jangan bertengkar.. aku tak masalah dibilang ular.. atau apapun " ucap Nona Gu dengan urut nomor 3 di baju nya..


" Nona , anda terlalu baik.. gadis kurang ajar ini .. lihat saja nanti selesai lomba.. apa kau masih bisa hidup " ancam gadis nomor urut 6 yang ternyata teman nona Gu .


Angela tetap cuek dan terus mengetik sesuatu di ponsel nya..


" Kau !! " bentak gadis nomor 7 tak terima di kacangin oleh angela..


" Hentikan !! " Bentak seseorang masuk ke ruang para peserta..


Angela pun menoleh dan menatap tak suka pada orang itu..


" Bubar , lakukan apa yang jadi kerjaan kalian " ucap salah satu penanggung jawab acara yang tiba tiba masuk setelah mendengar kegaduhan..


Merasa tak ada jawaban.. pria itu mendekat kan wajah nya ke angela lalu berbisik..


" nona cantik.. jika kau bersedia melayaniku malam ini.. maka aku pastikan kau akan jadi juara 1 lomba ini " ucap nya setengah berbisik..


Angela menatap nya tak suka.. lalu mengangkat panggilan telpon nya..


" dimana ? " tanya angela..


" baiklah.. aku tau " ucap nya lalu memutuskan sambungan itu..


" jika tak ada kepentingan , silahkan keluar.. jangan ganggu aku " ucap angela dingin..


" well , gadis yang menarik.. aku tunggu nanti ya " ucap nya hendak memegang dagu angela..


" sebaiknya kau berharap untuk nyawa kecil mu ini.. " ucap angela dingin


pria itu hanya tertawa mendengar ancaman angela..


" ehm.. tuan , sebaiknya anda jangan mengganggu nona ini.. jika tidak nanti sugar daddy nya bisa marah.. itu tak baik untuk kita " ucap nona Gu lemah lembut..


" aku tak takut siapapun.. siapa yang berani melawan ku Akan berhadapan dengan keluarga HUI " ucap tuan muda kedua keluarga HUI itu..


" maaf Queen , saya terlambat " ucap viona masuk dengan terburu-buru sambil membawa seorang model profesional datang bersamanya..


" tidak.. cepatlah bersiap sebentar lagi acara akan dimulai lagi " perintah angela..


" Hey kalian , apa tak bisa bantu aku singkirkan orang ini ! " teriak angela ke bodyguard yang berjaga didepan..


Tapi , bukan nya bodyguard saja yang masuk , ada orang lain yang juga ikut masuk..


" kenapa ? " tanya Leon dengan wajah menggelap..


" ah. tuan muda Anson.. bukan masalah besar.. nona ini sedang di tawar untuk jadi pelayan semalam agar jadi juara 1 lomba ini " ucap nona Gu mulai memanaskan suasana yang sudah panas..


" siapa ? " tanya leon menatap tajam nona Gu itu


" well , tuan Anson.. lama tak bertemu.. kenapa , apa anda juga tertarik dengan gadis ini , ah aku tak tau akan bersaing dengan tuan anson " ucap tuan HUI itu dengan sombong..


" tuan sekalian , sebaiknya jangan berebut disini.. jika sugar daddy nya dengar , kita bisa celaka " ucap nona Gu memasang wajah panik..


" hahaha , memang siapa sugar daddy nya ? " tanya Tuan HUI melihat angela dengan tatapan mengejek..


Leon pun menghampiri angela yang sedang fokus menghias model nya tanpa menghiraukan orang orang yang mencemooh nya..


" maaf saya terlambat tuan muda " ucap sang model melihat Leon..


" kau pasti sibuk.. terimakasih sudah mau datang " ucap Leon duduk di kursi sebelah nya sambil memandang wajah Angela..


" kenapa ? " tanya angela tanpa melihat Leon


" apa aku tak boleh memandang wajah orang yang ku sayang ? " tanya Leon sedikit nyaring agar didengar oleh orang yang tadi mengejek adiknya..


" hmm.. aku harus kerja 2x karna dilarang oleh mu " ucap angela sedang dalam mode kesal pada Leon..


" well , aku gak mau sayang ku ini harus di lihat orang.. " ucap Leon tersenyum


" tapi sayangnya , aku kan ada sugar daddy " ucap angela kesal


" hahaha.. " Leon tertawa mendengar adiknya bisa kesal karna hal ini..


" memang siapa yang berani menantang ku " ucap Leon datar


" well , nona Gu.. memang benar apa yang kau katakan.. iya kan sayang.. gimana udah kepikiran mau hukuman apa nanti malam " ucap angela sedikit genit


" hukuman , kenapa ? " tanya Leon


" sudah buat aku kerja 2x.. " ucap angela datar


" ah sayang.. maaf ya.. tapi itu juga demi kebaikan semua nya.. apa kamu mau nanti waktu kamu diatas panggung terus aku naik buat nutupin tubuh mu ? " ucap Leon ikut genit..


" ah udah lah.. sana keluar , aku sibuk.. sekalian bawa orang itu.. mengganggu " ucap angela kembali sibuk dengan sang model yang hanya bisa tertawa kecil melihat akting 2 bersaudara itu..


" baiklah.. semangat ya " ucap Leon lalu mencium pipi angela..


" bawa dia ! " perintah Leon tegas .. para bodyguard pun membawa tuan muda HUI yang masih syok dengan apa yang dilihat nya..


Peserta lainnya yang awalnya tak terima pun akhirnya berlapang dada dan menerima kekalahan setelah melihat gaun angela yang sudah dipakai oleh model nya..


Mereka merasa gaun angela memang layak untuk menang..


apalagi mereka pun akhirnya sadar siapa saingan mereka itu.. dan bukannya kecewa mereka malah merasa terhormat bisa berkompetisi dengan Nona Besar Anson..


tapi lain hal nya dengan ketiga peserta lain.. siapa lagi kalau bukan Nona GU dan 2 teman nya itu..


Mereka menyusun rencana agar membuat angela dipermalukan..


to be continue 🤗😘😊


silahkan bergabung di grub chat nya author ya.. 🤗