
Johan tetap menemani Angela sedangkan Jordan entah pergi kemana.
kedua saudara itu larut dalam permainan kartu mereka hingga Reiki tiba , ia kaget melihat wajah kedua kakak beradik itu .
" Kalian ngapain , kok jadi kayak gitu ? " tanya Reiki sambil menahan tawa melihat wajah johan dan angela yang dipenuhi bedak putih itu.
" sweety , sini gabung dengan kita " ucap Angela melambaikan tangannya memanggil sang kekasih itu.
" gimana udah ? " tanya johan
" udah " jawab reiki duduk di antara johan dan angela.
akhirnya , Reiki pun ikut bergabung dengan Johan dan Angela..
Seolah melupakan sejenak masalah yang sudah didepan mata , ketiga nya pun larut dalam permainan klasik itu..
yang terdengar hanyalah candaan dan gurauan yang dibarengi dengan tawa riang dari ketiga nya..
tiba-tiba Jordan datang bersama Nana dan Vero.
" loh.. kalian .. kapan datang ? " tanya Angela kaget melihat dua gadis itu.
" barusan angel. jordan yang jemput kami dibandara. gimana udah baikan ? " tanya Vero lembut.
" iya kak lily.. eh salah kak vero. haha maaf , kebiasaan dulu . hehe " ucap angela cengengesan..
" angel.. kamu beneran ? " tanya Nana dengan wajah sedih dan penasaran.
" iya bener kok nana ku yang bawel. lihat aku udah gak apa-apa kan. nih lihat " ucap Angela melompat lompat..
" SWEETY !! jangan kayak gitu entar infus nya lepas. ayo duduk " ucap reiki kaget melihat angela melompat seperti itu lalu membawa angela kembali ke ranjang.
" Angel. aku tau jalan hidup itu memang berat. tapi , kenapa kamu harus mencari pelampiasan dengan jalan seperti itu . itu gak baik bagi kesehatan mu Angel.. " ucap Nana duduk disamping Angela diatas Ranjang..
" Na , maksudmu apa ? aku gak ngerti deh. aku memang salah karena berpikir untuk pergi selamanya tapi jalan seperti apa maksudmu Na ? " tanya Angela..
" Angel. kamu jujur aja sama aku. walaupun aku ini gak bisa apa-apa tapi setidaknya aku bisa menjadi pendengar yang baik untuk mendengar segala keluh mu.. bukannya kita sahabat dan sebagai sahabat jangan menyembunyikan sendiri kesedihanmu " ucap Nana menggenggam lembut tangan Angela.
" iya aku tau. aku gak bakal mencoba bunuh diri lagi . aku janji " ucap Angela.
" Bunuh diri ?! " tanya Nana kaget.
" iya Na. maaf ya kalau aku terkesan menutup diri darimu. hanya saja aku gak mau jadi beban untukmu " ucap Angela.
" bentar deh angel.. aku beneran gak tau loh kalau kamu kayak gini karena mau bunuh diri. katakan padaku kenapa ? " ucap Nana meminta penjelasan yang membuat Angela bingung.
" Na kalau kamu gak tau . lalu ucapan mu tadi itu , apa maksudnya ? " tanya Angela bingung.
" yang ku tau kamu masuk berita karena hmmmmmmmm " ucap Nana terpotong karena mulut nya langsung ditutup Jordan.
" Sayang. Angel masih sakit dan butuh istirahat. jadi , kita keluar aja ya " ucap Jordan lalu tersenyum. namun angela tau senyum itu ialah menutupi sesuatu.
" Berikan ponselku ! " ucap Angela menatap Jordan yang kini panas dingin.
" hmm.. angel... " ucap Jordan dengan wajah memelas.
" cepat berikan atau aku gak bakal mau ketemu kalian lagi " tegas Angela.
Jordan melirik Johan yang menganggukkan kepalanya tanda setuju.
Akhirnya , mau tak mau Jordan mengembalikan ponsel Angela.
Namun , ponselnya kehabisan daya.
" Kak johan. kemarikan remot tv nya " ucap Angela menatap tajam johan
" sweety , kamu mau nonton apaan sih. kan kami disini menemanimu " ucap Reiki
" kamu juga terlibat ? " tanya Angela menatap dalam reiki
" terlibat apa sweety. bukannya dari semalam aku disini dengan mu . " sangkal reiki
" dan tadi pagi kamu pergi dengan hyper . tapi , kamu kembali sendirian. katakan ada apa sebenarnya " tegas Angela.
" Jolu . sudahlah , cepat atau lambat Angel pasti akan tau. sebaiknya ia tau dari kalian daripada ia tau dari mulut orang lain. katakan saja" ucap Vero ke Johan
Akhirnya , Johan memberikan remot tv itu.
sebelum angela menghidupkan tv , tangan nya ditahan oleh Vero.
" apapun yang kamu lihat dan dengar, berusaha lah kendalikan dirimu. jangan sakiti dirimu lagi. kamu mau kan " ucap Vero lembut. angela yang tak bisa menang kalau sudah dibujuk oleh suara lembut Vero alias Lily pun hanya bisa mengangguk..
dengan tak sabar , angela menghidupkannya.
ia kaget melihat berita yang mengatakan dirinya overdosis obat terlarang..
Semua yang ada diruangan itu tak mengerti ekspresi dari wajah datar Angela.
" Sweety. maafin aku karena gak beritahu kamu lebih awal. tapi itu karena aku gak mau terluka lagi . " ucap Reiki menggenggam lembut tangan Angela.
Angela membawa Reiki berjalan ke jendela yang menghadap langsung ke luar.
Angela melihat ke arah sebuah pohon tinggi dan besar yang langsung mengarah ke ruang nya itu.
" itu dia . disana " ucap angela seraya menunjuk pohon itu
Johan dan Jordan serta Reiki pun ikut melihat ke arah yang ditunjuk Angela.
Mereka melihat seseorang yang terburu-buru hendak turun melarikan diri sambil membawa kamera.
melihat itu dengan cepat jordan dan johan langsung melompat turun dari lantai 3 rumah sakit itu , sedangkan Reiki langsung melemparkan tombak es nya tepat mengenai kaki orang itu membuat nya langsung terkapar ditanah.
orang itu pun langsung ditangkap oleh johan dan jordan dan langsung dibawa ke hadapan Angela.
" Siapa yang menyuruhmu ?! " bentak Jordan membuat orang itu tambah ketakutan..
" tuan nona ,, sayaa .. mohon... maafkan saya.. saya terpaksa " ucapnya memelas..
Angela berjalan mendekati orang itu..
lalu melihat sebuah simbol kecil di leher orang itu.
Angela menghembuskan nafas dalam melihat tanda itu..
" apa kau tau , siapa yang sekarang sedang kau intai ini.. apa mereka mengatakan nya padamu ? " tanya Angela kembali ke ranjang pasien nya..
" maaf nona.. saya tidak tau " jawab nya
" berarti mereka memang sengaja memberikan nyawamu padaku " ucap Angela tenang tapi menusuk..
" NONAA... SAYAA .. MOHON.. MAAFKAN SAYA NONA.. SAYA TERPAKSA .. MEREKA MENJADIKAN KELUARGA SAYA SEBAGAI SANDERA NONA.. SAYA MOHON MAAFKAN SAYA .. " ucap nya tegang seraya bersujud dikaki Angela
" karena mereka sudah memberikan nyawamu padaku.. lalu apa yang harus ku lakukan padamu ?! " Angela balik bertanya pada orang itu..
Dengan pasrah orang itu menjawab.
" nona.. jika anda memang ingin mengambil nyawa saya. saya rela. tapi saya mohon. tolong bebaskan keluarga saya.. mereka tak tau tentang pekerjaan saya " ucap nya menunduk pasrah.
" hmmm .. gimana kalau sebagai ganti nyawa keluargamu.. kamu turuti perintahku " tawar Angela..
dengan wajah berbinar orang itu langsung menjawab..
" saya bersedia nona " jawab nya tegas..
" kalau begitu. sekarang katakan , dimana mereka ? " tanya Angela
" Mereka di markas The Dark Knight nona. " jawab nya membuat Johan dan Jordan serta Reiki kaget.. sedangkan Vero dan Nana yang berdiri dibelakang Angela tak paham arah perbincangan mereka itu..
" markas mana ? " tanya Angela tenang sambil meminta ponsel Reiki.
" Markas yang di tepi jalan pinggir kota nona " jawab nya.
Angela pun menelpon Hyper menggunakan ponsel Reiki.
tuut tuuut
" Halo . kenapa ? " tanya Hyper ketus begitu panggilan itu terhubung..
Angela yang mendengar itupun langsung mengerutkan keningnya. lalu teringat sesuatu.
" ini aku. kau dimana ? " tanya Angela
Hyper yang mendengar suara Angela pun langsung terduduk di ruang keluarga dimansion kakek Tio.
" Aaa.. iya maaf .. ku pikir siapa. aku gak melihat nama mu tadi " ucap Hyper duduk kembali.
" hmm terserah.. kau dimana sekarang ? " tanya angela
" aku di mansion kakek mu . maaf " ucap Hyper yang mengerti kalau Angela kini sudah tau kondisi kedua keluarga besar itu.
" kau sibuk ? jika tidak. jawab pertanyaan ku " ucap Angela
Hyper pun menekan loudspeaker karena Kakek tio yang sedang bersama nya meminta hyper untuk ikut mendengar suara Angela..
" pertanyaan apa ? " tanya hyper
" kau ingat markas lama kita ? " tanya angela
" iya memang nya kenapa.. bukannya kamu sendiri yang nyuruh aku menjual nya dan sekarang markas itu sudah lama terjual " jawab Hyper
" disini ada mata-mata yang mengintaiku dan menurut pengakuannya , mereka sekarang ada dimarkas lama kita " ucap Angela berjalan ke jendela..
" benarkah ?! lalu , apa langkah kita selanjutnya ? " tanya Hyper..
" well ,untuk sekarang kita ikuti saja alur permainan mereka . aku mau lihat sampai dimana mereka mampu bertahan. " ucap Angela sambil menyeringai
" aku ikut apa katamu.. yang jelas sekarang kita harus mengembalikan nama baik kedua keluarga ini.. jika tidak mungkin kita tidak bisa bertahan untuk waktu yang lama " ucap Hyper
" untuk itu aku punya cara ku sendiri.. kirimkan saja daftar nama orang yang berbelot.. akan ku tangani mereka begitu aku keluar dari sini " ucap Angela
" baiklah.. akan ku kirimkan. ingat ya hati-hatilah . " ucap Hyper
" iya . yasudah, kamu lanjutkan aja kerjaan mu itu . aku juga masih ada urusan yang belum selesai dengan mata-mata ini " ucap Angela menatap tajam orang yang ditangkap tadi..
Lalu panggilan itu pun diputus..
" kamu.. siapa nama ku ? " tanya Angela
" Saya Ari nona " ucap orang itu yang ternyata seorang pemuda yang usianya mungkin sebaya Leon.
" keluarga yang kamu bilang tadi. ada siapa saja dan dimana mereka sekarang ? " tanya Angela
" ada ibu , adik dan bapak saya nona .. sekarang mereka disekap dimarkas The dark Knight nona " jawab nya.
" kalau gitu aku mau kamu laporkan ini kepada mereka.. katakan pada mereka , kondisiku semakin kritis dan masih di rawah di ICU.. tapi ingat jangan pernah kau berpikir untuk mengkhianati ku karna jika kau berkhianat.. percaya atau tidak , aku bisa melenyapkan kalian semua beserta markas itu dan juga keluarga kalian.. tanpa terlewat satupun " ancam Angela
" baik nona.. saya permisi " ucap nya sambil mengambil kembali kamera yang sempat di bongkar Johan.
lalu pemuda itu pergi..
to be continue 😊😘🤗
kira" siapa ya.. ?? 🤔
ayo jangan lupa tinggalkan jejak kalian ya.. 🤗