
Angela mulai membuka mata nya secara perlahan..
ia menatap langit-langit kamar itu , berusaha mencerna apa yang sudah terjadi..
Begitu ingat , angela langsung duduk..
tapi sakit di kepala nya membuat nya sedikit pusing..
ia melihat sekelilingnya.. lalu berdiri.. dan berusaha mencari jalan keluar dari kamar yang besar itu..
" ini dimana sih ? " gumam angela heran dengan segala perabot yang ada di sekelilingnya..
warna putih gading mendominasi ruangan itu..
Saat Angela hendak membuka tirai yang menutupi sebagian dinding kamar itu..
tiba tiba , Arka memeluk nya dari belakang..
sontak angela yang reflek langsung melayangkan tinju nya..
" kamu kenapa manis ? " tanya arka tersenyum menangkap tinju angela itu
" siapa kamu sebenarnya , kenapa membawa aku kesini .. emang nya kamu tau siapa aku.. ? " Angela yang mulai kesal memberondong arta dengan berbagai pertanyaan
" manis.. duduk ya.. aku bawa sarapan untuk mu.. aku sendiri loh yang masak " ucap arta merangkul angela dan mendudukkan nya di sofa ..
Angela menatap arta penuh selidik.. mengingat air minum yang ia minum kemarin mengandung obat tidur..
" hehehe.. tenang aja manis.. gak lagi kok " ucap arta faham tatapan mata angela ..
" awas kalau ada yang berikutnya , tak ku maafkan kau " ancam angela..
" iya manis.. aku janji .. janji seorang kesatria gak boleh dilanggar.. " ucap nya tersenyum melihat angela mau memakan sarapan yang ia buat sendiri itu..
Arta menatap angela yang lahap memakan makanan..
" sekarang , jawab aku ! " tegas angela
Arta mengangguk
" kamu siapa ? " tanya angela mengatur rasa penasaran nya
" aku.. penggemar mu.. " jawab arta enteng sambil tersenyum
" lalu , kenapa kamu bawa aku kesini , ini dimana ? " tanya angela
" ini rumah kita " jawab nya
" maaf , tapi , apa kamu tau aku ? " tanya angela lagi
" sangaat sangat tau.. " ucap nya
" yakin ?! " tanya angela menatap penuh tanya ke arta..
" yakin.. dan aku tak perduli tentang siapa kamu , apa status mu , atau apapun.. yang aku mau , kamu membalas perasaan ku " ucap arta tenang sambil menatap manik indah angela
" maaf , tapi aku gak bisa " jawab angela menarik nafas panjang
" kenapa ? " tanya arta kaget..
" pertama , aku gak suka orang yang memakai pemaksaan seperti ini.. kedua , aku punya hak memilih " jawab angela serius
" kalau aku gak gini , aku gak bakal bisa ketemu kamu " ucap arta sedih
" tapi, sekarang sudah terlanjur " ucap arta serius
" terserah.. aku sumpek disini.. aku mau keluar.. " ucap angela berjalan ke arah pintu.. saat pintu terbuka ia kaget melihat gerombolan orang berbaju tentara khusus berjaga di depan pintu nya..
" maaf nona , kami hanya menjalankan perintah dari bos besar " ucap kepala satuan penjaga itu dengan sopan..
" biarkan dia berjalan jalan diluar " ucap arta tegas , lalu mereka pun membuka jalan untuk angela..
" kamuu.. siapa kamu sebenarnya ? " tanya angela yang harus tau siapa sebenarnya orang yang harus ia hadapi ini..
" manis , kamu bilang mau jalan jalan kan.. aku temenin ya.. aku takut kamu nyasar " ucap nya mengalihkan pertanyaan angela..
" bos , apa anda tidak takut gadis itu akan kabur ? " tanya si tangan kanan arta..
" hmm aku takut.. tapi , itulah alasan nya kenapa aku membawa nya ke sini.. sejauh apapun ia berlari , ia tak kan pernah meninggalkan pulau ini " ucap nya datar memandang angela yang berjalan menjauh dari nya
arta pun menyusul angela..
##
Di mansion kakek tio.
semua orang sedang berwajah muram. pasalnya , permata mereka kini diculik orang aneh..
" maaf , apa aku mengganggu ? " tanya rian ayah hyper yang baru datang bersama ayah aurora sekaligus jendral nya..
" tak apa paman.. silahkan duduk " ucap johan yang sedikit bisa mengendalikan diri..
" terimakasih nak " ucap rian lalu duduk di dekat kakek tio
" apa yang kau dapat ? " tanya alvin yang tau rian sudah mencari jejak angela yang terakhir terlacak di wilayah kerajaan nya
" ntahlah.. bagaimana aku harus katakan " ucap rian bingung..
" kenapa ayah ? " tanya hyper
" Sepertinya, ini ulah 'DIA' " ucap rian
" yang kamu maksud itu .. 'DIA'.. sejak kapan ia kembali ? " kini ayah reiki , raja rius yang bertanya
" ini maksudnya apa ya ? " tanya Reiki ,, dan kelima iblis pun menatap meminta penjelasan ke para orangtua itu..
Mereka tak bisa menjawab pertanyaan itu..
Leon yang makin frustasi pun akhirnya pergi ke kamar adiknya..
" kejar dia.. jangan sampai ia hilang akal lagi " ucap kakek tio ke skype , hyper , JJ dan reiki
" aku tetap disini.. aku mau tau apa yang terjadi dan siapa yang merebut calon istri ku " ucap reiki tegas..
akhirnya , ia tetap tinggal disitu..
sementara , Leon dan keempat kakak angkat angela.. hanya berdiam tanpa suara di kamar angela..
Leon memeluk gaun yang dirancang angela.. seolah itu adiknya..
" siapkan senjata dan diri kalian.. ikut aku jemput angela !! " teriak reiki berapi-api di depan kamar angela
to be continue 🤗😘😊