
Vero yang sedikit kesal karna di sangka orang lain pun akhirnya angkat suara..
" Maaf ya tuan dan nona .. saya bukan Lily atau siapapun.. nama saya Vero.. " ucap vero berusaha sopan
" ah maaf.. saya salah.. saya pikir anda itu .. " ucap jordan
" ya.. tuan Johan juga tadi seperti itu.. saya maklumi.. " ucap vero
" kak.. kakak kemana sih tadi.. aku khawatir tau.. aku takut kakak kenapa napa " ucap angela sedikit emosi
" hehehe.. maaf.. kakak bosan dikamar , jadi keluar beli ini sekalian cari udara segar " ucap johan cengengesan..
" yaudah , udah malam.. kita pulang ya " ucap angela berjongkok didepan johan
" iya bawel.. " ucap johan mengelus kepala adik kecil nya itu..
" aku bawel kan juga demi kebaikan kakak.. " ucap angela cemberut..
" iya iya.. duuhh gemes deh.. ini pipi atau bakpao sih " ucap johan mencubit gemas pipi angela..
Vero yang melihat interaksi mereka pun tersenyum pilu..
selama ini ia hidup sendiri.. tak ada ayah , ibu , saudara maupun keluarga yang menanti nya..
Jordan yang melihat ekspresi sedih vero pun bertanya..
" Maaf nona vero.. kalau saya boleh tau.. anda siapa ? kenapa bisa disini dengan kakak saya ? " tanya jordan sedikit waspada dan semakin protektif terhadap saudara kembar nya itu
" ah itu.. tadi ada kumpulan preman yang memang sering keliaran disini , mereka mengganggu tuan johan.. kebetulan saya lewat dan melihat nya jadi saya bantu tuan johan mengusir mereka.. " ucap vero
" lalu siapa anda ? " tanya angela
" saya hanya orang biasa yang kebetulan hidup disini " ucap vero..
" sudah sudah.. jadi pulang nggak ? kakak laper nih " ucap johan memotong angela yang hendak bertanya lagi..
" yaudah ayo pulang kak .. " ucap angela
" ah.. vero sebagai ucapan terima kasih.. gimana kalau kamu ikut aku makan dirumah.. " tawar johan.. angela dan jordan yang mendengar itu jadi kaget..
" terimakasih tuan johan.. tapi sudah malam , saya harus pulang.. " ucap vero merasa tak enak
" saya memaksa " ucap johan tersenyum
vero sedikit bimbang..
Angela membisikkan sesuatu ke jordan .. jordan pun mengangguk..
" tak apa nona vero.. ayo ikut kami.. tenang saja , kita gak gigit orang " ucap jordan ramah..
" gak gigit.. paling bakar " ucap angela pelan.. membuat johan yang mendengar nya tertawa..
Mendengar tawa lepas johan , angela dan jordan merasa sangat bahagia.. begitu juga vero , ntah kenapa saat pertama melihat sosok johan yang dingin dan tak tersentuh ia merasa hati nya sakit.. tapi begitu melihat senyum dan tawa nya , hati nya ikut bahagia..
" baiklah.. saya ikut.. terima kasih " ucap vero sopan
angela mengetik sesuatu dan dikirim ke hyper.. sedangkan jordan dan vero membantu johan masuk ke mobil..
Angela dan jordan tadi memang sengaja memilih mobil keluarga biasa biar lebih nyaman untuk johan yang butuh sedikit lebih banyak ruang didalam mobil..
mereka pun menyusuri jalanan , sepanjang perjalanan hanya terdengar percakapan johan dan vero sedangkan jordan dan angela lebih memilih diam..
sampailah mereka di tempat tujuan..
johan sedikit bingung kenapa mereka kesini .. tapi ia diam saja begitu mendengar ucapan angela
" ayo nona vero.. silahkan ,, selamat datang dirumah sederhana kami " ucap angela begitu mereka sudah turun dari mobil
vero yang melihat rumah sederhana angela yang ada dipinggir kota pun merasa takjub krna rumah itu terlihat begitu hangat..
" silahkan nona vero " ucap jordan sambil mengetuk pintu..
pintu pun terbuka..
vero yang melihat itu pun tertawa kecil..
" kak.. itu kenapa dibawa keluar ? " tanya angela sedikit kaget dengan spatula ditangan hyper
" ah.. maaf ,lupa.. " ucap hyper melihat spatula nya yang tak sadar terbawa oleh nya
" maaf nona vero.. ini kakak saya .. ayo silahkan masuk " ucap angela merangkul vero membawa nya masuk meninggalkan ketiga pemuda itu didepan pintu
" kenapa kesini ? " tanya johan.
" kak.. harus nya kakak sadar , gimana reaksi orang itu kalau kita bawa ke markas.. lagian dia juga orang luar , gak baik untuk kita jika orang luar tau banyak tentang itu.. " ucap jordan
" apa yang dikatakan jordan benar.. kita gak bisa sembarangan membiarkan orang luar ke markas.. angela juga berpikir seperti itu.. makanya tadi dia nyuruh aku datang kesini sekalian bawa barang untuk malam ini " ucap hyper
johan pun mengerti.. dan ketiganya pun masuk ke dalam rumah setelah diteriaki angela dari dalam..
" Kak.. mau masuk nggak.. kalau gak ku kunci pintu nya ya " teriak angela dari dalam
" iya iya.. kami masuk.. " jawab jordan setengah teriak
Malam itu kelima nya makan bersama dan Vero pun di paksa menginap di rumah itu..
Angela masuk kekamar nya setelah mengantar vero kekamar tamu..
Angela pun mulai mencari informasi dan latar belakang dari vero.. tapi , hasil nya nihil.. informasi mengenai Vero seperti diblokir..
tok tok
" masuk kak " ucap angela tau jordan yang datang .
" gimana ? " tanya jordan ..
" sini kak lihat ini " ucap angela.. Jordan pun duduk di samping angela..
" hanya 2 tipe orang yang identitas nya di blokir begini " ucap jordan
" maksud nya ? " tanya angela
" pertama , orang itu punya latar belakang yang tinggi .. kedua orang itu berbahaya " ucap jordan
" ketiga , orang itu punya masalalu atau identitas nya memang tak boleh diketahui publik " ucap angela
" ya.. kita jenis orang ketiga itu " ucap jordan membenarkan ucapan angela..
" mau jenis apapun orang itu.. selama dia tak berniat buruk pada kita.. kita juga harus bersikap baik.. tapi , jika sebaliknya , aku gak akan segan segan membuat nya jadi abu " ucap angela serius
" semoga aja tidak terjadi hal yang tak diinginkan " ucap jordan
Sementara itu , Vero yang sudah tidur memimpin kan suatu kejadian yang mengerikan..
" hah hah hah.. apa itu.. apa maksudnya ? " ucap vero terbangun dengan badan penuh keringat..
semalaman itu , vero tak bisa tidur lagi.. ia lebih memilih duduk di ruang tv sambil memainkan ponsel nya..
hingga akhirnya ia kembali tertidur di sofa ruang tv..
Johan yang hendak ke dapur tak sengaja melihat vero tidur di sofa.. ia kembali kemudian menuju sofa sambil membawa selimut..
dengan perlahan , johan menyelimuti vero..
" andai waktu itu aku tak bohong dan engkau percaya padaku.. mungkin sekarang kamu lah yang tidur disini " ucap johan pelan sambil memandang wajah vero yang memang tak begitu berbeda dari lily.. seolah ia sedang berbicara dengan lily nya
" selamat malam.. mimpi indah " ucap johan mencium lembut kening vero.. lalu kembali ke kamar nya..
Angela dan jordan yang belum tidur pun melihat itu dari laptop angela..
keduanya bertekad.. jika vero orang baik akan mereka jodohkan dengan johan.. tapi jika vero punya niat buruk.. mereka akan segera menjauhkan nya..
to be continue 😊🤗😘