
Pesta pernikahan Reiki dan Angela pun dilanjutkan pada malam hari di mansion kakek Tio..
Penjagaan pun di perketat dengan anggota Pasukan Bayangan yang berjaga secara diam-diam.
Awak media diizinkan untuk meliput selagi ada undangan resmi dari pihak keluarga Anson.
begitu juga dengan para tamu , hanya yang memiliki undangan yang bisa masuk ke dalam pesta .
Selagi di lantai 1 para tamu sudah mulai berdatangan , Reiki dan Angela masih berada di lantai 4 tepatnya dikamar pengantin mereka..
" Jangan yang itu sweety.. yang lainnya aja " ucap Angela menolak dasi yang dipakai Reiki
" kenapa ? " tanya Reiki polos
" kita bukan ke kantor. jadi jangan pakai dasi itu " ucap Angela melepaskan dasi kantor yang dipakai Reiki.
" terus aku pakai apa dong ? " tanya Reiki pasrah melihat Angela melepaskan dasi nya.
" ini aja " ucap Angela mengambil dasi kupu-kupu lalu memakaikannya di kerah tuxedo Reiki.
Reiki tersenyum saat wanita yang ia cintai kini telah resmi menjadi istrinya itu sedang memasangkan dasi di lehernya.
" makasih sayang " ucap Reiki lembut sambil memeluk pinggang Angela.
" untuk apa ? " tanya Angela menatap wajah kekasih yang resmi jadi suaminya itu.
" terima kasih karena kamu bersedia berada disisiku..aku bersyukur karena kita bisa selalu bersama " ucap Reiki lembut
" aku juga bersyukur karena kamu tetap menerimaku bahkan setelah bertahun-tahun menunggu " ucap Angela membelai lembut wajah Reiki..
" I LOVE YOU MY SWEET HEART " ucap Reiki mencium kening Angela
" I LOVE YOU TOO Sweety " ucap Angela memejamkan matanya..
perlahan bibir Reiki turun kebawah lalu menciumi pipi Angela kemudiam beralih ke hidung dan bibir Angela.
ciumana lembut dibibir itu perlahan tapi pasti berubah jadi makin memanas.
Lidah reiki masuk ke mulut Angela dan mengabsen satu per satu yang ada di dalamnya.
Keduanya pun hanyut dalam cumbuan mereka bahkan mereka melupakan acara di bawah..
#
Para tamu dan pihak keluarga cemas karena keduanya belum juga turun padahal mereka lah bintang utama untuk malam itu.
" kenapa mereka belum turun juga ya ? " ucap Jordan heran bertanya pada Johan
" coba kau periksa . apa mereka baik-baik aja " ucap Johan lalu berjalan menghampiri ayah Brian dan ibu Mariana sambil menggandeng mesra Vero.
" mau kemana adikmu itu han ? " tanya ibu Mariana melihat Jordan naik ke atas bersama Nana.
" entahlah bu " jawab Johan sambil mengambil piring cemilan.
" bu.. aaaa " ucap Johan menyuapkan potongan buah kesukaan ibunya itu.
#
Di lantai 4.
" harusnya kita gak kesini sayang " ucap Nana berusaha menahan Jordan.
" kenapa ? " tanya Jordan bingung dengan tunangannya itu.
" ehmm itu .. mereka ka baru menikah ,, jadi.... " Nana gugup dan bingung bagaimana harus menjelaskan nya pada tunangannya itu..
" jadi apa ? " tanya Jordan tambah penasaran.
" hhmm sudah lah.. kalau kamu mau cepat-cepat dapat keponakan lebih baik kita turun sekarang " ucap Nana.
" tanggung sayangku.. kita sudah sampai sini " jawab Jordan karena mereka sudah sampai didepan pintu kamar Angela.
Jordan yang tau kata sandi kamar Angel pun langsung membukanya.
" QUEEEEENN .. YOK TURUN !! " teriak Jordan sambil membuka pintu.
sedangkan Nana memilih menutup mata dengan salah satu tangannya..
Jordan dan Reiki serta Angel terdiam bak patung karena kaget..
" maaf ngel.. udah ku tahan dia . tapi dia keras kepala.. maaf mengganggu. semua orang udah menunggu kalian dibawah. jika sudah siap cepat turun ya. kalau gitu kami duluan " ucap Nana dengan wajah memerah lalu keluar sambil menarik Jordan yang terdiam.
Braak.
Suara pintu tertutup menyadarkan Reiki da Angela dari lamunan mereka.
" sweety.. kita turun sekarang ya .. orang-orang udah nungguin kita " ucap Angela lembut.
" tapi sweety.. tanggung ni.. " ucap Reiki karena memang kini Reiki menindih Angel yang hanya memakai bikini.
" nanti setelah acaranya selesai kita lanjutkan lagi.. oke sayangku " ucap Angel mencium sekilas bibir Reiki.
Reiki menghela nafas berat lalu berdiri .
" kenapa juga pesta nya harus malam ini ? " gerutu Reiki sambil memperbaiki baju dan celana nya.
Angel berdiri lalu masuk ke walk in clothes nya.
" sweety.. kalau kamu udah siap. kamu turun aja duluan. aku nyusul nanti " ucap Angel dari walk in clothes nya.
" iya.. aku duluan " ucap Reiki mengatur mood nya karena kegiatannya harus tertunda.
Selagi Angela berdandan.
Reiki bergabung dengan Leon dan JJ .
Sedangkan Skype dan Hyper memantau dari atas jika ada orang yang mencurigakan.
Mata Skype dan Hyper langsung tertuju pada satu meja yang tak jauh dari posisi meja Angela dan Reiki.
" kamu kenal mereka ? " tanya Hyper pada Skype
" entahlah , aku tak kenal . mungkin Johan atau Jordan kenal " ucap skype memperhatikan gerak gerik dari rombongan yang duduk di meja itu..
Hyper langsung menghubungi Johan dan Jordan serta Leon lewat earphone bluetooth yang mereka pakai.
" meja arah jam 1 . apa kalian kenal mereka ? " tanya Hyper terdengar ditelinga mereka.
" aku tak kenal " jawab Leon
" mungkin teman Angel. aku tanya Reiki dulu " jawab Jordan lalu bertanya pada Reiki yang sedang bersama ayah Brian dan kakek Tio.
" ayah , kakek . aku pinjam Iki dulu ya " ucap Jordan menarik Reiki ke meja nya..
" kenapa ? " tanya Reiki bingung.
" meja arah jam 1 . kamu kenal dengan mereka ? " tanya Jordan sedikit berbisik pada Reiki.
Reiki pun menggeleng setelah melirik sedikit meja yang di katakan Jordan.
" bagaimana mungkin aku bisa kenal dengan mereka itu. entahlah , aku tak kenal " Jawab Reiki membuat Hyper dan Skype serta Leon dan JJ langsung waspada.
tak tak tak tak..
Suara hills menggema diruangan itu dan suara riuh pun seketika menjadi hening..
Semua tamu dan awak media hanya berfokus pada sosok Angela yang turun bersama ibu Mariana dan Relina.
" inilah dia . nona besar Anson " ucap kakek Tio.
" nona muda LU " ucap ayah Brian tak mau kalah
" dia putri phoenix " ucap Raja Alvin juga ikut-ikutan.
" dia nyonya muda Adinson " celetuk raja Rius namun justru mendapat tatapan tajam dari ketiga pria yang duduk satu meja dengannya.
Reiki langsung menghampiri Angel..
" My Love " ucap Reiki mengulurkan tangannya.
Angela dengan tersenyum menyambut uluran tangan suaminya itu..
" yang namanya pengantin baru .. masih hangat-hangat nya " ucap tamu A
" iya .. apalagi keduanya pasangan serasi " sambung tamu B
pujian-pujian pun mulai terdengar.
Setelah Reiki dan Angela duduk meja mereka .
pesta pun dilanjutkan hingga beberapa saat .
Seorang pemuda datang membawa kotak berpita dan berdiri di depan Reiki dan Angela.
" maaf Nona saya dari Grup Fans. mewakili mereka memberikan kado yang tak seberapa untuk nona " ucap pemuda berpakaian formal itu memberikan kotak itu pada Angela.
" sampaikan terima kasihku pada mereka " ucap Angel menerima kotak itu.
Pemuda itu menyeringai kecil saat Angela membuka kotak itu.
" jangan gegabah atau bom itu akan meledak dan menghancurkan kalian semua " ucap pemuda itu mengancam Angela dan Reiki.
DOR DOR DOR.
peluru ditembakkan ke atas membuat semuanya panik dan ketakutan..
" KALIAN SEMUA .. CEPAT KUMPULKAN SELURUH BARANG BERHARGA KALIAN .. CEPAT !! JANGAN SAMPAI TERSISA.. DAN KALIAN. MATIKAN KAMERA BUSUK ITU !!! " teriak pemuda itu sambil mengancam dengan menodongkan pistol tepat dikepala Angela..
Beberapa teman pemuda itu mulai mengambil paksa semua harta benda yang dibawa oleh para tamu..
" Nona . ah bukan , Nyonya muda.. bagaimana jika malam ini aku yang akan menggantikan suamimu . aku akan dengan senang hati menghangatkan mu hingga pagi " goda pemuda itu sambil membelai lembut punggung Angela yang terbuka..
Angela menyeringai kecil .
" siapa kalian dan bagaimana kalian bisa masuk kemari ? " tanya Angela menunduk.
Pemuda itu berpikir Angela terangsang karena belaiannya.
" Well , Kami hanya perampok biasa dan kebetulan orang yang kami rampok punya undangan VIP kalian.. ya siapa yang bisa menolak ladang emas .. hahaha " ucap pemuda itu tertawa keras.
" apa kau tau. setiap ladang emas punya beberapa ranjau dan ada pula satu ranjau yang jika kau pijak maka secara otomatis semua ranjau itu akan langsung meledak " ucap Angela.
" ya benar. jikadihari biasa mungkin kami takkan bisa masuk kesini . tapi sekarang lihat mereka sudah menyerah dan ladang emas ini menjadi milik kami " ucap Pemuda itu.
syuut.. daar
pemuda itu kaget mendengar suara kembang api diluar.
" ini ?? " tanya pemuda itu kaget melihat teman-temannya telah dilumpuhkan.
" dan sayangnya , kau memilih ranjau yang salah " ucap Angela menyeringai.
" kau.. kau.. ingat masih ada bom ditanganmu " ancam pemuda itu..
" maksudmu ini ? " ucap Angela melemparkan bom itu. seketika itu juga pemuda itu langsung mundur dan melepaskan Angela serta pistolnya.
" sweety.. kamu gak apa-apa kan ? " tanya Reiki khawatir langsung berlari menghampiri Angela setelah melumpuhkan semua teman-teman pemuda itu..
" aku gak apa-apa sweety. " ucap Angel mengelap darah yang terciprat ke wajah Reiki.
" syukurlah " ucap Reiki memeluk Angela.
sedangkan Leon , JJ , Hyper dan Skype membantu para tamu serta awak media yang masih syok.
Syok dengan perampokan singkat ditambah syok melihat sosok iblis dari penguasa kota itu.
" saya harap anda semua segera pulih " ucap kakek Tio yang juga sedikit syok.
Para tamu dan awak media pun mulai meninggalkan mansion kakek Tio.
kini tinggallah para perampok itu .
Reiki yang sudah sangat emosi bahkan sudah membekukan kaki pemuda sang kepala perampok itu..
.
.
.
.
.
.to be continue 🤗😘😊