YOUNG CEO And QUEEN OF MAFIA

YOUNG CEO And QUEEN OF MAFIA
144



Setelah pemuda bernama Ari itu pergi , Jordan pun keluar bersama Nana mencari sarapan yang sebenarnya hari sudah siang.


Reiki duduk di samping Angela seraya membuka kotak cokelat yang sempat ia beli tadi.


" Angel , apa kamu yakin orang itu akan menurut . mau bagaimana pun ia mata-mata musuh mu " ucap Johan.


" iya , aku yakin kak. "jawab Angela sambil makan sepotong cokelat.


" sweety , kenapa gak kamu lenyapkan aja orang itu tadi ? " tanya Reiki


" kulihat ia cukup pandai dan berpotensi besar. apa kakak gak mengenali kalung yang dipakai pemuda itu ? " tanya Angela ke Johan yang sedang berbaring dipangkuan Vero dengan manja..


" kalung.. gak tuh. kakak gak lihat dia pakai kalung " ucap Johan.


" kakak ingat dengan kalung ini ? " tanya Angela memperlihatkan sebuah gambar kalung warna coklat berbentuk serigala.


" iya. itukan kalung yang pernah nenek ceritain ke kita dulu. lalu kenapa ? " tanya Johan masih tak paham.


" memangnya kenapa dengan kalung itu sweety ? " tanya Reiki penasaran


" kalung ini sangat berarti bagi ayah dan ibu. karena , .. " ucapan Angela terputus kala email masuk ke ponsel nya yang sudah terisi daya.


" hmmm.. kak. kayak nya target mereka yang sebenarnya bukan 2 keluarga ini.. nih lihat " ucap Angela


johan pun berjalan mendekati Angela lalu duduk di kursi samping ranjang.


Johan kaget melihat email yang berisi daftar nama orang yang berbelot yang hampir semua nya ia kenal..


" Kamu serius angel ?! " tanya Johan. Angela pun mengangguk..


Lalu johan langsung menghubungi Jordan yang sedang bersama Nana..


" halo . kenapa kak ? " tanya jordan dari seberang telpon


" kalian dimana ?! " tanya Johan


" lagi dijalan kak. bentar lagi sampai kok " jawab Jordan


" Cepat kembali. ngebut aja sekarang . kalau bisa cari jalan yang ramai . " ucap Johan


" memang ada apa kak ? " tanya Jordan tak mengerti.


Lalu Angela meminta ponsel johan.


" kak.. perhatikan sekitarmu sekarang. apa ada mobil mercy hitam ? " tanya Angela


" kayaknya ada 2 angel.. emang ada apa sih ? " tanya jordan setelah melihat kebelakang .. memang ada 2 buah mobil mercy hitam yang mengikutinya .


" kau pakai mobil merah kan ? " tanya Angela


" iya " jawab jordan sambil terus menginjak pedal gas mobilnya di tengah padat nya jalanan..


" kalau gitu , aku ambil alih dari sini.. kau keluarkan senjata , ada di bawah kursi Nana dan ada juga dibelakang kursi pengemudi " ucap Angela mengkoneksikan sistem nya 'BLUE' ke ponsel reiki yang sedikit lebih besar .


" oke . sudah tersambung. " ucap jordan masih terhubung lewat telpon dengan johan.


" suruh nana menunduk. bahaya baginya " ucap Reiki ikut angkat bicara..


Jordan pun langsung menyuruh Nana menunduk seraya duduk dibawah kursi yang space nya lumayan lebar.


Akhirnya , dengan sedikit mengecoh 2 mobil itu . Jordan pun sampai dengan selamat..


" gimana keadaan kalian ? " tanya johan sambil memutarbalikkan badan Jordan.


" aku bakal pingsan kalau kakak muterin aku terus loh " ucap Jordan .


" kami gak apa-apa kak johan " ucap Nana.


lalu ponsel angela pun berdering.


" kak aurora .. ada apa kak ? " tanya Angela begitu panggilan dari aurora ia terima..


" AAAKKHHH.. TIDAAKKK.. PERGI KALIAN ..MENJAUH DARIKU !!! " teriak Aurora membuat semua orang yang ada di ruang rawat Angela kaget mendengarnya..


" kakak dimana kak ? kak ... kakak.. " tanya Angela panik.


" mereka sudah bertindak diluar batas. jadi tak ada ampun lagi dariku " ucap angela menahan emosi.


" sweety , aku bersamamu " ucap Reiki menenangkan emosi Angela


angela mengangguk sambil menghubungi shiro..


" lacak ponsel nona Aurora dan kirim mobil bayangan ku kesini beserta isinya.! " tegas Angela.


" tak perlu , hanya saja perkuat pertahanan markas. tutup segala akses keluar masuk bagi orang luar. beritahu aku jika ada yang mencurigakan " ucap Angela sambil turun dari ranjang.


" baik master . mobil anda sudah sampai master " ucap shiro..


lalu Angela memutuskan sambungan itu..


" Aku bantu angel " ucap Vero membantu Angela melepas jarum infus .


" apa perlu beritahukan ini ke hyper ? " tanya Jordan


" iya. kabarin dia. mau bagaimanapun kak aurora tunangannya " ucap Angela.


" ya sudah ku kasih tau dia " ucap jordan.


Keenam orang itu pun masuk ke mobil bayangan Angela.


yang kalau dilihat secara sekilas atau dilihat orang awam.mobil itu tak ubah nya seperti mobil usang.


namun fakta tersembunyi nya ialah mobil itu mobil tempur yang dilengkapi dengan berbagai senjata , kaca dan body mobil yang tahan peluru dan senjata lainnya.


dilengkapi juga dengan sistem komunikasi dan sistem hacker.


mobil bayangan inilah karya pertama Angela bersama mendiang ayah nya BARA ANSON.


" kak vero dan Nana , begitu kita tiba disana apapun yang kalian lihat dan dengar. usahakan tetap didalam mobil ini ya. aku mohon " ucap Angela menggenggam tangan kedua gadis itu..


" iya . kamu tenang saja. kami percaya padamu " ucap vero yang juga diangguki Nana..


" terima kasih " ucap Angela lalu memberikan pistol dan juga sebuah bom .


" jika ada diantara mereka mencoba menyakiti kalian. pakai pistol ini." ucap Angela


" Lalu , ini untuk apa ? " tanya Nana menunjuk bom berukuran sedang itu.


" jika kami terdesak. bawa mobil ini dan lempar bom itu ke area musuh , setelah itu mobil ini akan menjauh sejauh mungkin. " ucap Angela. Nana mengangguk.


" Angel. Hyper " ucap Johan menunjukkan sistem komunikasi dimobil itu.


mobil itu sudah berjalan dengan tujuan koordinasi yang dikirim Shiro.


" SIAPA MEREKA.. KENAPA AURORA JADI TARGET NYA . BUKANNYA TARGET MEREKA ITU KITA. !! " teriak Hyper panik.


" bukan kita target asli nya. target asli mereka itu ketiga raja dan tuan LU " ucap Angela menunjukkan daftar nama yang sudah ia tandai.


" kenapa ?! kenapa harus aurora. ia hanya seorang gadis biasa " ucap Hyper yang masih tersambung lewat videocall itu.


Terlihat ia sudah memakai baju tempurnya lengkap dengan senjata dari kakek tio


" jangan beritahu para orangtua dulu.. itulah yang mereka inginkan. mereka mau memancing ketiga raja dan Ayah LU untuk keluar , dengan begitu mereka bisa melenyapkannya sekaligus . jika keluarga Adinson dan Anson berada dititik terbawah. maka tak ada yang bisa menolong ketiga raja dan Ayah LU . itulah rencana mereka " terang Angela.


" tapi , kakek mu udah tau.. gimana donk ? " tanya Hyper menunduk..


" ASTAGAAA.. HYPER !! KAKEK UDAH TUA. GIMANA KALAU KAKEK BERSIKERAS MAU IKUT. AKU GAK MAU YA KALAU SAMPAI KAKEK KENAPA-NAPA !! " teriak Angela.


tanpa tau , kalau kakek tio ada disebelah Hyper..


" cucu kakek . kakek gk ikut kok. kakek akan menahan Leon dan Viona disini. jika mereka ikut , rencana kalian akan berantakan. dan sebaliknya , jika benar yang kamu katakan itu , maka mereka itu pasti tau tentang Dragon Eyes. jika Leon terlihat disana , mereka akan waspada " terang kakek tio.


" iya kek. hyper cepat pergi ke lokasi itu. kami menunggumu disana. " ucap Angela lalu buru-buru menghilang dari kamera saat sosok Leon tertangkap mendekati kakek tio.


" ehh .. ah kakek.. kami pergi liburan dulu ya.. maaf gak bisa pamit langsung . " ucap Johan yang mengambil alih secara dadakan.


" mana Angel ? " tanya kakek tio bingung.


" angel tidur kek.. tuh dia ." ucap johan mengarahkan kamera itu ke Angela yang berbaring dipangkuan Reiki yang juga ikut menutup matanya.


" wah.. leon. selamat ya dan terima kasih. aku bawa pulang Angela ke ATHAN lagi. bye " ucap johan langsung mematikan panggilan video itu.


" jangan harap kalian bisa bawa istriku kemanapun " ucap Reiki memeluk erat Angela saat johan berjalan mendekati mereka


" dasar bodoh. ! rumah Angel di Athan , ayah ibu nya juga disana.. lagipula , jika aku mau . sudah ku bawa pulang Angela saat kau menyakiti nya dulu " ucap Jordan yang duduk disampingnya sambil menjitak kepala Reiki.


" sudahlah. lihat kita sudah sampai " ucap Angela kala mobil berhenti di area perumahan pinggir kota itu.


" lama tak melihatmu " ucap Angela melihat dari jauh rumah yang dulu menjadi saksi bisu perjuangan Angela.


ya markas awal The Dark Knight memang ada dipinggiran kota Metrocity .


" mereka salah jika menganggap remeh kita " gumam Angela.


to be continue 😘😊🤗