
Dio diseret keluar sambil terus memaki Viona..
bahkan hingga ia tak terlihat lagi.
Angela berjongkok didepan Viona dan menggenggam tangan nya yang sedikit dingin itu.
" kak viona tenang ya.. selama aku masih hidup takkan ku biarkan satu orang pun menyakiti kak viona terlebih baj*n*an itu . jadi kak viona fokus aja sama debay didalam sini dan juga kesehatan kak viona.. ya " ucap Angela lembut.
" makasih Angel.. bertemu kamu adalah keberuntungan untukku " ucap Viona.
" aku juga akan selalu melindungi kamu dan juga anak kita.. kamu jangan khawatir ya sayang " ucap Leon memeluk Viona dari belakang.
Viona merasa sangat bahagia bisa bertemu dengan orang-orang yang tulus menyayanginya..
" kayaknya aku gak usah ikut peluk entar kena bogem " batin Reiki yang hanya diam melihat ketiga orang didepannya itu..
Mereka pun melanjutkan rencana mereka tadi.
mereka berempat berkeliling kota mencari rumah makan yang diinginkan Viona .
Agar tak terlalu mencolok dan menarik perhatian orang.
mereka memutuskan untuk mengendarai mobil SUV milik Reiki yang bisa muat hingga 8 orang.
" sweety. apa benar ini tempatnya ? " tanya Reiki melihat rumah makan yang berada tepat didepan cafe James.
" iya sweety . kayaknya benar ini tempatnya " jawab Angela melihat plang nama Rumah Makan itu.
" yaudah , kalian turun duluan . kakak bantu viona dulu " jawab Leon langsung mengeluarkan kursi roda untuk Viona.
" sama-sama aja kak. sini aku bantuin " ucap Reiki membuka pintu samping untuk viona dan Leon dengan hati-hati menggendong Viona dan mendudukkan dirinya dikursi roda yang di pegang Angela.
" makasih ya sayang " ucap Viona tersenyum manis.
" everything for you my love " jawab Leon mencium kening Viona dengan lembut.
sedangkan Reiki menggenggam tangan Angela dan berjalan dibelakang Leon yang mendorong kursi roda Viona
Mereka masuk ke Rumah makan itu dan memilih duduk di kursi yang berada disudut.
" mau pesan minum apa tuan dan nyonya ? " tanya pelayan dengan ramah.
" 1 jus apel , 1 jus alpukat " ucap Reiki
" kalau saya es jeruk 1 dan 1 jus mangga " jawab Leon.
" baiklah . silahkan ditunggu " ucap si pelayan
" maaf mbak. kalau menu makanan nya ada ? " tanya Viona
" ada mbak , ini silahkan . selain yang didaftar menu kami juga ada menu makanan yang lain seperti yang ada dimeja depan dan disitu tuan dan nyonya bisa bebas mengambil nya " terang si pelayan sambil tersenyum ramah.
" terima kasih " jawab Angela
setelah pelayan itu ke dapur untuk membuat minuman pesanan mereka..
Reiki dan Angela pun mengambil makan siang mereka lebih dulu setelah itu viona dan Leon..
mereka makan siang dengan damai walaupun ada beberapa pelanggan lain yang mulai mengenali wajah mereka terutama Reiki.
pelanggan yang lain mulai berbisik-bisik bahkan ada satu dua orang mulai mengambil gambar maupun video mereka berempat..
si pelayan datang sambil membawa minuman pesanan mereka lalu memberikan bill berdasarkan apa yang mereka makan dan minum..
setelah memberikan bill , si pelayan pun pergi meninggalkan mereka berempat.
" kak . jangan makan makanan yang pedas , entar debay nya kepedasan didalam " ucap Angela.
" iya Angel.. ini Leon yang ngambilnya " ucap Viona dan memang benar Leon yang mengambil menu makan siang Viona yang terdapat sambal nya.
" maaf sayang.. aku gak tau . yaudah sini biar aku ambil sambel nya " ucap Leon menyedok sambal dipiring Viona..
" iya suami perhatian . tapi , emang kak Leon bisa makan pedas ? " celetuk Reiki
" makasih dan berhubung kamu jago makan cabe , jadi ini untuk kamu aja " ucap Leon tersenyum sambil meletakkan sambal itu ke piring Reiki..
Reiki pun hanya bisa bernafas berat melihat 2 macam sambal dipiring nya..
Leon pun tertawa puas melihat ekspresi wajah Reiki yang pasrah dan entah kenapa akhir-akhir ini ia senang sekali menjahili calon adik ipar nya itu..
" debay ponakan paman .. nanti kalau udah besar ikut ayahmu ya . jahilin ayahmu biar ayahmu tau gimana rasanya dijahilin " ucap Reiki ke arah perut Viona..
" enak aja lu.. hahahah biar aja dijahil , biar bisa jahilin pamannya .. jadi double serangannya ..hahahaha " ucap Leon.
Angela dan Viona hanya bisa tertawa kecil melihat interaksi antara dua pria itu..
Setelah mereka selesai makan.
Angela memeriksa ponselnya dan melihat akun media sosial nya.
ia kaget melihat video makan siang mereka berempat tersebar diinternet..
Angela menunjukkan video itu ke Reiki yang duduk disampingnya..
Reiki pun langsung mengirim pesan ke diyan agar menghapus semua berita tentang makan siang mereka terlebih tentang Leon dan Viona .. semua nya baik video , gambar dan lainnya..
" jangan kasih tau kak Leon sekarang. nanti setelah kak viona lengah baru kasih tau " tulis Reiki di ponselnya dan ditunjukkan ke Angela..
Angela pun mengangguk.
" kalian kenapa ? " tanya Leon melihat wajah serius mereka berdua
" gak ada apa-apa kak. cuma sedikit hal dikantor " ucap Reiki.
Angela melihat sekelilingnya lalu menghampiri pelayan.
Angela menanyakan sesuatu pada pelayan itu dan pelayan menjawab sambil menunjukkan arah.
" terima kasih " ucap Angela setelah mendapat jawaban dari pertanyaannya..
" kenapa ? " tanya Reiki saat Angela kembali ke meja mereka.
" aku ke kamar kecil dulu. kak viona mau ikut juga gak ? " tanya Angela
" iya aku ikut. sebentar ya sayang " ucap Viona ke Leon
Angela mendorong kursi roda Viona sambil memberi kode ke Reiki.
Setelah melihat kedua wanita itu masuk ke toilet , Reiki langsung pindah duduk ke tempat angela yang tepat disamping Leon
" kak lihat ini " ucap Reiki menunjukkan video itu.
" siapa yang beraninya merekam dan menyebarluaskan nya " ucap Leon geram.. ia hanya ingin makan seperti orang pada umumnya.
" sedang ku tangani dalam waktu 30 menit semua video dan gambar akan terhapus.. tapi kita tak tau sudah berapa orang yang mendownload video nya " ucap Reiki
" yang jelas , ini pasti sudah sampai ditangan para media. kita harus cepat pergi dari sini atau media akan mengepung tempat ini.. aku gak mau terjadi sesuatu dengan Viona dan anakku " ucap Leon tegas
" iya kita pergi setelah mereka berdua kembali " ucap Reiki
" pelayan !! " teriak Leon .
si pelayan menghampiri kedua pemuda itu.
" aku tak bawa cash. bisa bayar pakai ini ? " tanya Leon memberikan kartu hitamnya.
" bisa tuan . mohon tunggu sebentar " ucap pelayan mengambil kartu hitam Leon beserta bill nya..
" sayang , kita pulang sekarang ? " tanya Viona kembali dari toilet bersama Angela.
" iya sayang, kita pergi dari sini sekarang. tapi kalau kamu pengen sesuatu langsung bilang ya " ucap Leon lembut.
Viona menganggukkan kepalanya.
Angela melihat Reiki mengangguk tanda sudah diberitahu ke Leon.
keduanya pun langsung bergegas ke parkirkan dan mengambil Mobil..
pelayan pun datang mengembalikan kartu hitam Leon.
Leon tak mau membuang waktu langsung mendorong kursi roda Viona keluar dari rumah makan itu.
Angela dengan sigap membukakan pintu mobil , Leon menggendong Viona masuk dengan perlahan.
sedangkan Angela langsung memasukkan kursi roda ke dalam mobil..
Angela langsung masuk ke mobil karena tak sengaja melihat mobil wartawan mulai menuju kearah mereka.
" sweety . jalan " ucap Angela dan Reiki yang paham pun langsung menjalankan mobilnya meninggalkan tempat itu.
.
.
.
.
to be continue 🤗😘😊