YOUNG CEO And QUEEN OF MAFIA

YOUNG CEO And QUEEN OF MAFIA
159



Reiki yang baru video call dengan Angela pun menjadi sedikit membaik suasana hatinya..


Saat ini , ia sedang mengadakan rapat bersama para bawahannya.


" kali ini ku beri kalian satu kesempatan , dalam waktu 1 minggu aku mau laporan kalian ada di mejaku. jika tidak , berikan surat pengunduran diri kalian " ucap Reiki tegas karena kesal laporan kemajuan sebuah proyek di kota metrocity belum juga ia terima.


tak ada satupun dari karyawan nya yang berani membantah Reiki karena suasana hati reiki .


Namun mereka bisa sedikit lega karena suasana hati sang bos menjadi lebih baik setelah di telpon Angela.


Reiki pun meninggalkan ruang rapat itu setelah memberikan perintah.


Semua yang ada didalam ruangan itu pun dapat bernafas lega setelah Sang bos kembali ke ruangan nya sendiri.


#


Disisi lain , Angela yang sudah kembali ke perusahaan nya pun kembali mengerjakan tugas nya sembari memakan semangkuk mie .


Jam yang ada di ruangan Angela menunjukkan pukul 3 sore .


Saking sibuk dengan pekerjaan nya Angela pun akhirnya merasa terganggu karena suara yang begitu gaduh di depan ruangannya.


Semakin lama kegaduhan itu semakin riuh.


Membuat Angela semakin kesal.


Angela pun menghubungi Tina lewat intercom.


" ada apa diluar , kenapa ribut sekali . ?! " tanya Angela datar.


" maaf nona , ada seseorang yang mencoba untuk menerobos masuk kedalam " jawab Tina


" seharusnya kalian tau apa yang harus kalian lakukan.. cepat bereskan , pekerjaanku masih banyak ! " ucap Angela lalu memutuskan sepihak sambungan intercom itu.


Sementara Angela lanjut mengerjakan pekerjaannya.


Tina dan beberapa security pun mencoba mengusir orang yang membuat onar itu.


" kalian pikir siapa kalian , beraninya mengusir ku .. apa kalian tak tau siapa aku ?!! " teriak seorang gadis yang membuat onar itu.


" maaf . tapi bos saya sedang sibuk dan tak bisa diganggu " ucap Tina masih berusaha bersabar.


" KALIAN PIKIR KALIAN INI CUKUP HEBAT DAN KUAT .. SADAR DIRI DONG. JIKA BUKAN KARENA AYAHKU YANG MENDUKUNG KALIAN , MANA MUNGKIN KALIAN BISA SEBESAR SEKARANG INI !! " teriak gadis itu dengan kuat bahkan dapat didengar Angela dari dalam ruangannya.


Kreek.


Pintu pun terbuka.


Gadis yang membuat onar pun kaget karena melihat seorang gadis keluar dari ruang Presdir.


" SIAPA KAU DASAR J*L*NG !! BERANINYA KAU DATANG KESINI.. AHH TERNYATA KAU LAH PEREMP**N TAK TAU DIRI YANG BERANI MENGGODA CALON TUNANGAN KU !! " bentak nya tepat didepan wajah Angela.


" Siapa kau , ada urusan apa kau datang kemari dan membuat kerusuhan disini . kau pikir siapa dirimu ?! " tanya Angela datar .


" aku putri dari Sime SU " jawab nya bangga


" siapa Sime SU itu ? " tanya Angela ke tina..


" hahaha ternyata kau hanya seorang anak kampungan yang bahkan tak tau nama orang besar seperti walikota disini .hahaha " gadis itu tertawa meledek Angela.


" hah ternyata walikota. telepon walikota itu , suruh datang kesini . ku tunggu dalam waktu 20 menit " ucap Angela lalu masuk dan menutup pintu ruangannya tanpa memperdulikan segala umpatan yang di lontarkan Putri Walikota itu..


Tina pun langsung menghubungi Sime SU si Walikota..


20 menit kemudian.


Walikota Sime SU yang tadinya berada di kantor nya di tengah pusat kota pun datang dengan peluh yang membasahi tubuh serta wajah nya.


Sime SU pun kaget saat melihat putri nya yang sedang duduk di kursi tunggu dan dijaga ketat security HADK Techno..


" Kiya. sedang apa kau disini !?! " tanya Sime SU pada putrinya


" Ayah .. mereka menindas ku .. mereka melarangku untuk masuk bertemu Hyper ayah . " adu kiya dengan wajah memelas .


" tuan , silahkan masuk " ucap Tina mempersilahkan tamu itu masuk setelah melapor pada Angela


" maaf tuan . tapi ruangan ini tidak kosong " ucap tina melangkah masuk.


Sang Walikota beserta putrinya masuk kedalam ruangan itu.


" Mereka sudah disini nona " lapor Tina pada Angela .


Walikota Sime SU pun kaget melihat Angela yang duduk dikursi Presdir.


" pak walikota , silahkan duduk. Tina bawakan minuman dan cemilan untuk tamu terhormat kita ini " ucap Angela mempersilakan Sime SU dan Putrinya untuk duduk.


" rasakan kau dasar j*l*n* .. kau pikir bisa merebut calon menantu dari walikota " batin kiya melihat Angela yang bersikap ramah dan terkesan menyanjung ayahnya.


Kiya berpikir hidup Angela akan sengsara mulai dari sekarang karena berani menyinggung ayahnya.


namun Kiya tak tau bahwa sebenarnya sang ayah lah yang kini karirnya berada diujung tanduk bahkan mungkin nyawanya .


tak lama kemudian , Tina masuk membawa minuman dan cemilan seperti yang Angela perintahkan.


" silahkan di cicipi tuan walikota " ucap Angela sopan sambil tersenyum atau lebih tepatnya menyeringai halus.


" terima kasih Nona " jawab Sime SU yang sebenarnya sudah keringat dingin melihat senyum iblis Angela.


" kenapa aku harus bertemu dengan iblis ini.. semua ini pasti karena kebodohan kiya " batin walikota sudah ketakutan karena seseorang yang paling dihindari dibisnis ini sekarang malah duduk didepannya.


Tak ingin membuang waktu lagi.


Akhirnya Simu SU pun angkat suara.


" maaf nona , sebenarnya apa yang terjadi sehingga saya diundang kemari dan mengganggu waktu berharga nona " ucap Sime SU


" sebelum nya saya mau memastikan sesuatu tuan .. apa benar hyper yang saya kenal dan hyper yang nona kiya katakan sebagai tunangannya itu adalah orang yang sama ? " tanya Angela menatap tajam Kiya


" maaf nona.. maafkan atas kebodohan putri saya yang terlalu dibutakan oleh obsesi nya terhadap tuan Hyper. saya tidak pernah bermaksud untuk merebut lelaki yang sudah memiliki pasangan untuk dijadikan pasangan putri saya " ucap Sime SU menunduk.


" tapi ayah.. aku bukan nya terlalu obsesi dengan kak hyper . tapi aku beneran cinta sama kak hyper dan hanya akulah yang seharusnya menjadi wanita yang dipandang kak hyper.. bukannya ayah sudah mendukung nya selama ini , seharusnya ia bisa menerima ku " keluh Kiya tak terima dengan ucapan sang ayah..


" tuan Walikota , anda sudah dengar dengan cukup jelas kan . ucapan yang baru saja keluar dari mulut putri anda sendiri " ucap Angela. seolah tak punya harapan lagi , walikota itu pun mengangguk lemah.


" saya pasrah dengan segala hukuman dari nona. tapi saya mohon , tolong lepaskan keluarga saya " ucap Sime SU bersujud didepan Angela..


" ayah.. kenapa ayah seperti ini.. bangun ayah " ucap Kiya berusaha menarik sang ayah untuk berdiri.


tina pun tiba-tiba masuk .


" maaf saya mengganggu nona tapi.. " ucap Tina lalu membisikkan sesuatu ke Angela.


" tuan walikota , saya akan menganggap kejadian ini tak terjadi dan hanya saya anggap anda sekedar berkunjung kemari.tapi ingat , hanya kali ini saja.. Lagipula Hyper sudah ada yang punya , jadi saya harap putri anda dapat melepaskan nya " ucap Angela


" terima kasih nona ... terima kasih atas kebaikan nona. saya janji hal ini tidak akan terulang lagi " ucap walikota Sime SU bersujud beberapa kali didepan Angela.


" sudahlah tuan walikota .. silahkan berdiri dan silahkan berkunjung di lain waktu " ucap Angela mengusir secara halus .


" baik nona .. kami mohon undur diri " ucap Sime SU bergegas pergi sambil menarik putrinya yang terus meronta..


Setelah keduanya pergi , Angela pun mengemas barang nya..


" siapkan mobil biru ku . aku pergi sekarang " perintah Angela dan langsung tina laksanakan.


.


.


.


.


to be continue 🤗😊😘


kira-kira Angela mau pergi kemana ya.. dan apa yang Tina bisikan tadi ?? 🤔🤔


ayo tebak ya.. ku tunggu tebak tebak buah manggis dari kalian 😋😊🤗