
Setelah Diyan pergi , Angela kembali ke dapur sedangkan Reiki bermain dengan Arthur.
sedang asyik nya ayah dan anak itu bermain , mereka dikejutkan oleh suara teriakan Angela dari dapur.
Reiki pun langsung berlari ke dapur begitu mendengarnya.
" kenapa ,, mana yang sakit ? mana ? kamu baik-baik aja kan ? " tanya Reiki khawatir sekaligus panik.
" gak .. itu , mana isinya ? " tanya Angela kaget melihat lemari pendingin Reiki yang kosong tanpa bahan makanan hanya ada beberapa kotak susu.
" syukurlah . kupikir ada apa " ucap Reiki
" jawab " ucap Angela lagi
" itu ... hmm .. aku gak pernah beli bahan makanan " ucap Reiki
" what !! jadi selama ini kamu mau makan gimana ? " tanya Angela kaget
" ya , kalau gak dirumah Diyan , pesan online atau makan di luar " jawab Reiki.
" pantesan kemarin itu papi makan dirumah kakek buyut " ucap Arthur menyusul Reiki .
" yaudah ,kalau gitu aku pergi belanja dulu. Arthur , mami pergi sebentar ya " ucap Angela pada sang putra.
" Arthur ikut ya mi.. biar Arthur bantuin mami . Arthur kan kuat " ucap Arthur tersenyum manis
" boleh.. sekarang Arthur ke kamar ambil jaket ya . Mami juga mau ambil tas dulu " ucap Angela.
" SIAP MAMI !! " seru Arthur langsung berlari ke kamarnya.
Reiki mengikuti Angela kembali ke kamarnya.
" aku juga ikut ya " pinta Reiki
" kemana ? " tanya Angela pura-pura tak mengerti
" aku juga mau ikut belanja dengan kalian " ucap Reiki
" hmmm.. " Angela berpikir sejenak
" pleasee " ucap Reiki memelas lengkap dengan puppy eyes nya..
" terserah " jawab Angela keluar dari kamar setelah mengambil tas nya.
Skip
Kini ketiga nya berada didalam mobil menuju ke sebuah pasar swalayan yang tak terlalu jauh dari pusat kota.
Reiki memarkir kan mobilnya ditempat yang disediakan.
" ingat pesan mami ya.. jangan jalan sendiri.. jangan mau ikut dengan orang asing.. " ucap Angela
" iya mami.. lagian sekarang kan ada papi yang jagain kita .. iya kan pi ? " ucap Arthur
" iya .. mulai dari sekarang dan seterusnya papi yang akan jagain Arthur dan Mami.. tapi , Arthur juga harus dengerin apa kata mami.. oke jagoan " ucap Reiki.
Arthur hanya tersenyum sambil menganggukkan kepalanya.
" yaudah .. ayo sayang " ucap Angela keluar dari mobil lalu berjalan menggandeng tangan kanan Arthur.
Reiki pun berjalan memegang tangan kiri Arthur.
Sementara Angela memilih sayuran dan bahan makanan lainnya .
Reiki menggendong Arthur karena suasana di pasar itu makin ramai .
" papi.. Arthur bisa jalan sendiri.. mendingan papi bantuin mami bawain belanjaan " ucap Arthur
Tanpa menjawab Reiki langsung membawa sebuah paper bag belanjaan yang dibawa Angela dengan tangan sebelah nya..
" ngapain bengong.. masih ada yang mau dicari lagi ? " tanya Reiki membuyarkan pikiran Angela.
" ya masih ada .. ayo " ucap Angela membawa paperbag yang kecil.
Arthur tersenyum kecil melihat reaksi kedua orangtuanya itu..
' 1 minggu ? hah.. kelamaan.. kayaknya eksekusi rencana nya besok aja.. biar cepat ' batin Arthur.
Setelah berkeliling akhirnya semua yang ada didaftar Angela pun terkumpul.
" mami.. Arthur mau itu " ucap Arthur menunjuk sebuah warung bakso.
" yaudah.. ayo " ucap Reiki menjawabnya menggantikan Angela.
Angela hanya menghela nafas panjang karena Arthur bisa sangat dengan Reiki walaupun belum lama kenal padahal biasanya gak kayak gitu..
' mungkin memang ini yang namanya ikatan batin ya ' batin Angela
Angela berjalan mengikuti kedua ayah dan anak itu masuk ke warung itu
Setelah memesan ,mereka pun menunggu di tempat yang di sediakan.
tak lama kemudian pesanan mereka pun tiba.
" mami.. panas " keluh Arthur mulutnya kepanasan..
" sini mami suapin " ucap Angela meniup sedikit pentol daging itu.
Angela dengan telaten menyuapi sang buah hati sampai dirinya belum makan sedikit pun.
" Sweety .. aaaa " ucap Reiki menyuapi Angela.
" mami .. aaa " ucap Arthur tak mau kalah..
mereka pun makan dengan senang berbaur dengan halayak ramai melupakan identitas asli mereka ..
saking senangnya , mereka tak sadar ada seseorang yang senantiasa mengikuti mereka sejak dari parkiran tadi.
" kayaknya ini hari keberuntungan ku " ucap orang itu melihat hasil jepretan nya..
Skip
setelah makan malam , Angela menidurkan Arthur di kamarnya sendiri.
Reiki berada di ruang kerjanya.
" boleh aku masuk ? " tanya Angela membuka sedikit pintu ruang kerja Reiki
" ya tak ada larangan untukmu dirumah ini sweety " jawab Reiki tersenyum manis.
" apa kau sedang sibuk ? " tanya Angela meletakkan secangkir kopi dimeja dekat sofa.
" tidak juga .. kenapa sweety ? " tanya Reiki
" aku ada urusan sebentar.. jadi bisakan jagain Arthur sebentar " ucap Angela duduk di sofa
" Arthur kan udah tidur " ucap Reiki tak paham maksud Angela.
" ya biasanya ia bangun tengah malam entah kenapa " ucap Angela.
" tapi , kamu mau kemana malam-malam gini ? " tanya Reiki
" ya.. sebenarnya aku lagi nyari seseorang " ucap Angela
" siapa ? laki-laki atau perempuan ? " tanya Reiki menggelap wajahnya.
" ya belum pasti dia laki-laki atau perempuan . berapa umurnya dan informasi pribadi lainnya.. " ucap Angela
" kok bisa ? " tanya Reiki kaget.
" ya gimana bilangnya ya " ucap Angela bingung.
" secara garis besar , orang ini licin dan sangat lihai menutup jejaknya.. tapi , entah kenapa aku ngerasa orang ini gak ada niat ,jahat.. buktinya , udah beberapa kali orang ini membantu misi kami " jelas Angela.2
" mau ku bantu ? " Reiki menawarkan diri
" kalau itu terserah kamu.. " ucap Angela
" malam ini gak usah ke markas.. besok aja ya sama aku.. aku gak tenang kamu keluar malam-malam , sendirian lagi " ucap Reiki
" hah.. yaudah kalau gitu .. aku tidur duluan " ucap Angela.
syuut.
" turunkan aku .. aku bisa jalan sendiri " ucap Angela kaget campur malu saat Reiki menggendongnya ala bridge style secara tiba-tiba.
" huss ... aku udah lama nungguin kamu.. dan aku tau , kamu bukannya mau tidur tapi pergi kan " ucap Reiki.
jleb
dan tepat sasaran..
Awalnya memang itu niat Angela.
Reiki membawanya ke kamar mereka lalu membaringkan Angela diatas ranjang dengan lembut.
" kamu... mau ngapain ?! " tanya Angela karena Reiki menahannya dibawah Reiki.
" apa kamu tau , sudah lama aku kangen denganmu.. belain mu.. selama ini , aku gak pernah nakal lagi.. aku udah berubah.. jadi , jangan pergi lagi " ucap Reiki lembut.
" iya iya.. jadi turun sekarang.. aku mau tidur " ucap Angela.
Reiki pun turun dan ikut membaringkan tubuhnya disamping Angela.
Angela bergerak hendak turun dari ranjang.
tapi tak bisa..
" diam dan tidur lah.. jangan pergi.. atau kamu mau lakukan itu .. well , sepertinya Arthur sudah bisa punya adik " ucap Reiki memeluk Angela.
Angela pun langsung diam karena ucapan Reiki bukan sekedar omongan belaka..
" ya aku tidur " ucap Angela.
hening..
Angela pun langsung hanyut dalam alam mimpinya.
" aku gak akan biarkan kalian pergi dariku lagi.. takkan pernah.. Love you my sweety " ucap Reiki mencium kening Angela
tak lama , Reiki pun ikut ke alam mimpi..
.
.
.
.
to be continue 🤗😘😊