
Lista merasa aneh dengan hawa di dapur Edward.
Ada sesosok yang tampaknya sedang mencari-cari sesuatu disana.
" BERANINYA KAU MENCURI DISINI !! " tegur Lista berdiri di belakang sosok itu.
Saat sosok itu berbalik , Lista kaget dan secara spontan berteriak begitu juga sosok itu yang juga kaget dengan keberadaan Lista di belakangnya.
" AAAAKKKHHH !!! " teriak Lista..
" HIIIIAAAAAAAAA !!! " teriak sosok itu kaget.
Refleks , Lista yang kaget melihat sosok seram didepannya itu bukannya lari malah menendang sosok itu hingga jatuh .
Sosok seram itu takut dengan hawa dan aura dari Lista dan memilih untuk kabur .
Lista syok , ia tidak menyangka jika sosok seram itu adalah hantu asli karena kabur dengan cara menghilang menembus dinding dapur.
" itu asli.. gue barusan .. nendang hantu asli " gumam Lista berjalan mundur lalu langsung lari ke kamar Edward dan mengunci nya dari dalam.
Hingga mentari terbit , Lista yang masih syok dengan kejadian semalam itu duduk bersandar di kursi samping Edward.
#
Paman Layla masuk ke kamar Edward untuk mengecek keadaan mereka berdua , tapi ia terkejut saat melihat Edward yang kini sudah sadar sedang duduk bersandar pada kepala ranjangnya sambil mengelus lembut rambut Lista yang tertidur .
" Ah aku mengganggu kalian ya " ucap Paman Layla pelan
" sejak kapan dia disini ? lalu bagaimana dengan pasukan musuh dan para pemberontak ? " tanya Edward
" beberapa dari mereka ada yang berhasil kabur sedangkan sisa nya ada yang mati dan ada juga yang menyerah " ucap Paman Layla.
" baguslah kalau begitu . kita bisa sedikit lega . tapi gimana keadaan putri Layla , ah ngapain pakai tanya lagi ya . ada lista disini tentu aja Lian juga ada disini . kalau ada Lian tentu putri Layla gak bakal kenapa-napa " ucap Edward.
" tapi sepertinya kau salah kali ini.. Layla masih tidak sadarkan diri. dia kehilangan banyak darah dan juga terluka parah . Mereka datang agak terlambat , tapi untung saja nyawa Layla masih bisa terselamatkan " ucap Paman Layla yang mendengar berita itu dari Lista.
" kalau gitu sebaiknya kita segera kembali paman " usul Edward.
" mau kemana kamu ?!! apa gak liat keadaan kamu sendiri itu gimana ?!! emang nyawamu ada berapa ,, Hah !! " tanya Lista yang sebenarnya mendengar apa yang dibicarakan keduanya sedari tadi jadi sedikit emosi.
" ah kamu udah bangun ya " ucap Edward kikuk dan canggung , sedangkan Paman Layla itu sudah pergi dan bersembunyi daripada kena amukan dari Lista yang tadi malam ia lihat menendang hantu penunggu rumah Edward itu bahkan bisa membuat hantu itu lari ketakutan.
Di dalam kamar Edward itu , Lista memarahinya habis-habisan . Serba salah Edward dibuat nya , mau di jawab kena marah , cuma diam aja malah tambah kena marah.
" ooo pasien ya.. UDAH TAU PASIEN , SEKARANG MALAH MAU PERGI-PERGI !! EMANG NYA KAMU ITU TERBUAT DARI BAJA DAN BESI !! " ucap Lista malah tambah marah.
" iya aku salah. maaf . gak jadi pergi deh " ucap Edward mencicit sambil menunduk.
" aku begini karena aku gak mau kehilangan orang yang berharga bagiku . cukup sekali kau membuatku takut seperti kemarin..aku gak mau itu terjadi lagi " ucap Lista duduk di tepi ranjang.
" maaf sudah membuatmu takut.. jadi sekarang , hubungan kita sudah resmi pacaran ? " tanya Edward.
" kamu pikir sendiri " jawab Lista langsung keluar dengan wajah merah merona.
" lah kok pergi .. emang aku salah ngomong ?? " gumam Edward.
" dasar anak bodoh.. dia begitu karena malu.. dan menurut ucapan nya tadi , itu artinya ia mau.. dasar bodoh " celetuk Paman Layla yang muncul mendadak membuat Edward kaget.
#
Disisi lain.. Sebuah kastil tua yang ada di hutan belakang istana kini sedikit ramai karena beberapa anggota The Dark Knight sudah berada disana untuk berjaga-jaga mengingat jumlah tentara yang gugur dan terluka tidaklah sedikit.
" Ketua. situasi diluar sudah terkendali " lapor salah satu bawahan Angela yang bertugas mengawasi keadaan di sekitar .
" keadaan di luar kota dan perbatasan juga sudah aman terkendali , para pemberontak yang tersisa sudah berhasil diamankan " lapor yang lain nya karena memimpin tim untuk mencari dan menangkap sisa-sisa pemberontak maupun pendukungnya.
" ya kerja bagus.. tetap waspada dan awasi sekitar jangan sampai kecolongan " ucap Angela memberi perintah
" BAIK KETUA !! " jawab mereka semangat.
Lian yang menunggu Layla bangun terus berbicara dengan Layla yang masih belum sadarkan diri.
" kamu liat deh .. kak Lista sekarang udah resmi jadian dengan Edward loh.. haha liat foto kiriman nya di medsos.. lucu " ucap Lian terus mengajak Layla berbicara.
" aku tau kamu mendengar trauma dan masa lalu ku dari Lista . Tapi kamu juga tau kalau kamu bertanya langsung padaku itu hanya akan membangkitkan trauma ku. maka selama ini kamu hanya diam dan mencoba mengerti.. maaf karena selama ini aku membuatmu menderita. " ucap Lian
" Dulu , aku dan Lista punya teman baru di Athan. Beberapa waktu hubungan kami bertiga semakin akrab seperti keluarga . Aku jatuh hati padanya dan memberanikan diri untuk mengakuinya . Lalu apa kamu tau apa jawaban darinya ? ia bilang aku belum cukup kuat untuk bisa bersama nya dan mengira perasaan ini hanya lah cinta monyet . Hingga suatu hari , Musuh keluarga ku menemukan keberadaan dan identitas asli kami. Mereka menculik dan menyekap ku serta Lista yang baru pulang sekolah. Dia melihat itu lalu mengikuti dari belakang . siapa sangka , Para penculik itu menyadarinya dan dia pun ikut tertangkap bersama kami " ucap Lian
" kamu tau apa yang ia katakan saat disekap , ia bilang tak apa-apa selagi masih bersama kami.. kami menyusun rencana melarikan diri setelah melepaskan ikatan di tangan dan kaki. entah bagaimana aku pun tak tau , Penculik tau tentang itu dan ia marah . lalu menodongkan pistol padaku , dan DOOOR !! " ucap Lian memperagakan suara tembakan.
" tapi bukan aku yang terkena tembakan melainkan dia yang seharusnya tidak ada , jika ia tidak nekad mengikuti kami , maka ia tidak akan tertembak.. Hari itu aku merasakan waktu seolah berhenti , Saat ku lihat ia memasang badan nya menahan peluru itu untuk ku.. kau tau apa yang ia katakan saat itu. " ucap Lian meremas tangannya.
" ia bilang 'aku juga mencintaimu , tapi aku tau derajat kita yang berbeda jauh. aku tau posisiku , biarlah ku bawa perasaan ini hingga ke dunia lain. Terima kasih atas waktu dan perasaan yang berharga ini.. Terus lah berbahagia karena aku bahagia melihatmu hidup bahagia selamanya.. jangan salahkan dirimu . cintailah perempuan yang akan mencintaimu dengan tulus di masa depan.' . Itu menjadi kalimat terakhirnya saat ada di pangkuan ku. kini ia sudah tenang di alam sana karena akhirnya aku menemukan mu . Terima kasih karena bukan hanya aku yang terlepas dari trauma itu tapi ia juga jadi tenang meninggalkan ku sendiri disini " ucap Lian menggenggam tangan Layla.
To Be Continue 😊😘🤗