
Bari yang tak mengenal siapapun di pesta itu selain Edward dan Calista , memilih untuk tidak mencolok di keramaian itu walaupun ada beberapa mata yang penasaran akan dirinya.
" ngapain aku disini ? siapa aku dimana aku " gumam Bari karena tak terbiasa dengan cara pergaulan kaum elit.
" Tuan , silakan " ucap seorang pelayan menawarkan segelas minuman.
" terima kasih " ucap Bari mengambil segelas minuman , Lagi .
" apa anda menikmati acara ini Tuan ? " tanya Anton menghampiri Bari membuat perhatian orang-orang jadi tertuju padanya.
" oh iya , lumayan " jawab Bari sopan.
" jangan sungkan bilang padaku kalau anda butuh sesuatu , Tuan " ucap Anton bisa merasakan kalau lawan bicara nya itu tidak terlalu nyaman di acara nya.
" terima kasih atas tawaran anda Tuan " ucap Bari
Anton tersenyum lalu pergi meninggalkan Bari yang kini menarik perhatian para tamu undangan.
Anton memisahkan diri dari pesta nya sendiri menuju kamar tempat Lena tadi.
" apa Nona sudah siap ? " tanya Anton pada kedua pelayan yang berjaga di depan pintu.
" Nona sudah siap Tuan " jawab mereka menundukkam kepala.
Anton pun masuk dan terpukau dengan kecantikan alami Lena .
" sepertinya gaun itu sudah menemukan pemiliknya " ucap Anton berdiri didekat pintu.
" sekarang apa mau mu ?! " ucap Lena jutek.
" ikut aku turun . ada yang mau berkenalan denganmu " ucap Anton mengulurkan tangannya bak ksatria.
" aku bisa jalan sendiri " ucap Lena berjalan melewati Anton.
Anton menarik tangannya dengan wajah yang masam.
ia menyusul langkah Lena dan menarik tangan nya.
" sebaiknya kau jaga sikap mu. jangan buat aku malu atau akan ku buat kau juga tak bisa mengangkat kepala " ancam Anton.
Saat MC mengumumkan acara utama , saat itu lah Anton turun dengan menggandeng Lena membuat orang bertanya-tanya.
" ada apa ini ? " bisik A
" bukannya tuan Max itu belum berkeluarga dan masih sendiri." bisik B
" Lalu siapa gadis itu ? " bisik C
Para tamu undangan pun mulai ribut dengan apa yang mereka lihat bahkan sebelum ada klarifikasi dari Anton selaku Tuan rumah acara dan tokoh yang digosipkan.
" Duduk disini dengan manis dan tenang . jangan berulah " ucap Anton sedikit berbisik , menyuruh Lena duduk di sebuh kursi yang telah disiapkan.
Lena hanya memalingkan wajah nya tanpa menjawab Anton.
Sedangkan Anton naik ke sebuah pentas kecil sambil mengangkat gelas nya.
" Terima kasih kalian masih bersedia untuk datang ke acara kecil ku ini. Nikmatilah pesta malam ini " ucap Anton lalu turun dari pentas kecil itu diganti kan oleh pengisi acara.
Anton turun dari pentas kecil dan tak melihat keberadaan Bari , ia sedikit cemas.
Tapi , ia tersenyum saat melihat Bari ada didekat Lena.
" Sayang , kamu disini ? " tanya Lena .
" iya aku disini untukmu . kamu gak apa-apa ? apa mereka menyakitimu ? " tanya Bari tampak sangat jelas rasa kekhawatiran di wajah nya.
" apa maksudmu ? kenapa kekasihku disini ? apa tujuanmu ?! " bentak Bari.
" tujuan ku .. kamu !! " jawab Anton .
Bari yang mendengar jawaban yang sama dengan pria asing kemarin membuat nya bergidik ngeri.
Calista dan Edward yang melihat semua itu hanya bisa menonton dari kejauhan.
" Kak , kak Lena ada disini . dan sepertinya ia baik-baik saja " ucap Lista pada Arthur yang siaga di luar.
" itu bagus . tetap pantau keadaan disana , tapi hati-hati entah kenapa Lena gak bisa ngeluarin api nya . tetap waspada ya " ucap Arthur lewat earphone kecil.
" kok kak Lena bisa ada disini ? apa yang terjadi ? " tanya Edward bingung.
" aku jelaskan dirumah nanti , sekarang kita pantau dari jauh . tetap waspada kata kak Ar. tapi , ngomong-ngomong kamu kenal orang itu sejak kapan dan bagaimana ? " ucap Calista mengintrogasi kekasihnya itu.
" ah sayang , kamu ingat kan tentang teman yang aku ceritakan waktu aku masih tugas di kerajaan ? dialah teman yang ku ceritakan waktu itu " jawab Edward.
" teman .. maksudmu teman yang bertemu di medan perang ? " tanya Lista memastikan.
" ya bisa dibilang begitu. kami bertemu di tengah gurun waktu aku memimpin pasukan ke perbatasan , waktu itu kondisi Anton menyedihkan . ia dibuang ke tempat tanpa kehidupan itu setelah berulang kali dibuang dan diasingkan orang tua 'angkat' nya " ucap Edward.
" jangan bilang orang yang ia cari selama ini itu adalah kak Lena , tapi kenapa ? " tanya Lista.
" bisa jadi iya , tapi ada kemungkin juga bukan . kita lihat saja dulu " ucap Edward.
Sementara itu , Bari menghadang di depan Lena agar Anton tak mendekatinya.
" aku ? memang nya kau kenal dengan ku ? atau apa aku kenal dengan kau ?!. Maaf ya , tapi aku gak kenal dengan kau . jadi jangan ganggu kekasihku untuk sesuatu yang bahkan gak jelas " ucap Bari dengan tegas.
" sepertinya kita harus bicara di tempat lain , tempat yang hanya ada kita bertiga " ucap Anton
Lalu beberapa bodyguard yang muncul entah dari mana membawa Lena yang mendadak tak bertenaga.
" HEY !! LEPASKAN KEKASIH KU !! " bentak Bari berusaha menjauhkan para bodyguard itu.
" tenang saja , mereka hanya mau membawa pacarmu beristirahat . kalau kau tak percaya , kau boleh ikut " ucap Anton memimpin jalan .
Mereka pun meninggalkan acara itu dan para tamu undangan pun tak ada yang berani menghalangi ataupun mengkritik perbuatan Anton karena sosok Anton itu dikenal kejam dan Anton sendiri sebenarnya bukanlah anggota asli keluarga Max melainkan anak angkat .
Anton menggantikan ayah angkatnya yang diturunkan secara paksa dan dalam waktu satu bulan semua orang yang memaksa ayah angkatnya itu lenyap .
Edward dan Calista mengikuti dari belakang memastikan keselamatan sepupunya.
Anton membawa Bari dan Lena ke sebuah ruangan yang berbeda dari kamar yang di pakai Lena kemarin.
Anton mempersilahkan mereka berdua masuk ke ruangan itu.
" Sayang , kamu gak apa-apa ? " tanya Lena melihat wajah Bari yang pucat.
" ini ... apa maksud semua ini ? apa apaan ini semua !! " bentak Bari marah
" Bagas , apa benar kamu gak kenal dengan aku . dengan kakakmu ini .. kita dipisahkan semenjak ayah menikah lagi . kakak bisa mengerti apa yang kamu rasakan sekarang karena kakak juga merasakan rasa sakit yang kamu rasakan. " ucap Anton
" kakak ? apa buktinya kau kakak ku ? dan juga sejak kapan kau menguntit ku !! " Bentak Bari
Lena hanya bisa diam dan mendengarkan apa yang mereka bicarakan.
" sejak lama kakak mencari kamu. kakak hanya bisa mencarimu semampu kakak . tapi sejak kakak punya kekuasaan , barulah kakak bisa mencarimu sampai ke jejak terkecil pun . ayah kandung kita , sudah lama tidak ada berita nya. didunia ini , hanya tinggal kita berdua yang berbagi darah . kakak ingin menjagamu seperti dulu , Bagas " ucap Anton.
To Be Continue 😊😘🤗