
Dengan susah payah Shiro menahan Kakek Tio serta Raja Alvin agar tidak masuk ke ruang operasi.
Namun usahanya sia-sia setelah Jordan dengan mudahnya mengangkat tubuhnya yang tak terlalu berat itu.
" paman dan kakek silahkan duluan . anak satu ini biar jordan yang menahannya " ucap Jordan mengangkat tinggi tubuh shiro dari belakang.
" HEII ! TURUNKAN KAN AKU !! ATAU MASTER AKAN MEMARAHIMU !! " ancam shiro tapi itu tidaklah mempan Jordan.
Setelah alvin dan kakek Tio masuk , johan serta viona pun mengikuti..
Mereka kaget dan takut melihat Angela dan Leon saling berpelukan masih dalam kobaran api biru Angela..
" ANGEELLL !! HENTIKAN !! JANGAN LAKUKAN ITU !! " teriak Kakek Tio mengira kedua cucunya itu akan membakar diri bersama.
Kaget mendengar suara sang kakek , kedua nya pun melepaskan pelukan mereka lalu melihat ke arah sumber suara itu.
" kakek.. paman ... kak johan... kok kalian bisa masuk , mana shiro ? " tanya Angela melihat orang yang masuk satu per satu lalu memadamkan apinya kembali.
" saya disini master .. hiks ..hiks " ucap Shiro yang ikut masuk namun masih tetap di angkat oleh jordan seperti anak kucing yang tersesat.
" mmm.. okelah . kakek maaf karena Angel ... " ucap Angela ragu sambil menunduk.
Kakek tio berjalan mendekati kedua cucunya yang masih diam ditempat mereka..
lalu... CTAK.. CTAK.
" awww.. hiks sakit " ucap Angela mengaduh sembari memegang kepalanya yang diketok kakek tio pakai tongkat nya.
" kakek kami minta maaf.. ini salah Leon . kalau mau beri hukuman , biar Leon aja jangan Angela. " ucap Leon juga memegangi kepala nya yang sama sakitnya seperti Angela.
" gak kek.. ini salah Angel.. angel aja yang dihukum jangan kak leon. " ucap Angela membela kakak nya..
" ohh.. kalau gitu kalian berdua kakek hukum.. bereskan tempat ini buat jadi seperti semula lagi.. lihat kekacauan yang kalian perbuat " ucap kakek tio menunjuk sekeliling mereka atau tepatnya isi dalam ruang operasi itu yang hampir hangus seluruh nya karena api biru dari dua orang itu.
Angela dan Leon pun baru sadar dengan kacaunya ruangan itu.
" iya kek . kami bakal tanggung jawab " ucap mereka serempak.
" aduhh.. kasian sekali aku. rumah sakit yang ku bangun dari nol kini hangus sudah " ratap kakek tio pura-pura sedih sambil berjalan keluar ruangan itu.
" kakek lebay. toh yang hangus cuma disini . kok reaksinya seolah-olah kayak hangus satu bangunan " gumam Angela.
" sudahlah.. yang penting kita baikan kan ? " tanya Leon sambil mengacungkan jari kelingking nya .
" hmmm.. iya . angel minta maaf ya kak. kalau angel jadi beban kakak " ucap Angela .
" gak angel. kamu bukan beban kakak kok. kamu permata kakak selamanya. kakak yang harusnya minta maaf karena tak percaya dengan kamu. kakak terlalu egois dan pengecut. maafin kakak ya " ucap Leon lalu memeluk adiknya itu.
#
Selama 1 minggu mereka harus menjalani pemulihan dirumah sakit .
" akhirnya kita keluar juga.. aahhh .. rasanya seperti baru keluar dari penjara " ucap Jordan yang juga di paksa kakek tio untuk menjalani perawatan di rumah sakit.
" sweety , kamu yakin udah gak apa-apa ? " tanya Reiki ke Angela yang duduk disampingnya.
saat ini mereka masih diruang rawat Leon , menunggu Leon selesai mengemas tumpukan pekerjaan yang tetap dibawanya selama di rumah sakit.
" iya aku udah gak apa-apa sekarang karena kamu ada disini " ucap Angela memeluk manja reiki dari samping.
" aku bahagia karena kita bersatu lagi . aku cinta sama kamu " ucap reiki mengelus lembut rambut panjang angela.
" aku juga cinta sama kamu sayang " ucap angela.
Melihat Angela dan Reiki yang tengah menikmati waktu berdua mereka membuat Johan dan Jordan yang sudah ditinggal pulang Vero dan Nana jadi cemburu.
" aiiss.. lihat kanan ada yang berbunga-bunga eehh lihat kiri pun sama .. haduh.. nasib ku jadi nyamuk " gerutu jordan
" kita sama " ucap johan menepuk pundak jordan
" kalian laper gak ? " tanya Hyper masuk bersama Aurora.
" ya laper lah. mana bawa cemilan gak ? " tanya johan
" gak ada sih.. tapi aku bawain ini " ucap Hyper lalu masuklah vero dan nana.
" kapan kalian datang ? bukannya kalian pamit pulang ? " tanya johan kaget.
" iya . kami memang pulang . tapi pulang ke hotel . hehehe " ucap Vero tertawa kecil ..
Sontak semua orang yang ada disitu pun jadi tertawa karena JJ bersaudara berhasil dikerjain sama pasangan mereka ..
" bagus lah.. kupikir bakal jadi nyamuk disini " ucap Jordan merangkul Nana.
" sweety aku laper. kita cari makan aja yuk " ucap Angela merasa cacing diperutnya mulai berdemonstrasi
" gak nunggu kak Leon dulu ? biar kita bisa makan bareng " ucap Reiki
" hmm. kak. masih lama gak ? " tanya Angela.
" iya . kita cari tempat makan dulu yuk . kak viona pasti juga udah laper tuh " ucap Angela .
" yaudah ayo. kalian ikut gak ? " tanya Leon pada tiga pasangan lainnya.
" pasti ikut . masa nolak traktiran dari tuan muda Anson sih. " ucap Hyper menggoda Leon yang langsung dilempari bantal oleh Leon
" yaudah. aku yang traktir makan siang kita . tapi mau makan dimana ? " tanya Reiki
" di tempat yang kira-kira orang lain gak bisa ngenalin kita." ucap johan
" iya aku juga mau ke tempat kayak gitu. tapi dimana ? " tanya Angela
" kita cari aja dulu. ayo " ucap Leon keluar duluan bersama viona lalu disusul keempat pasangan lainnya.
Lima mobil sport sudah terparkir tepat diparkiran tak jauh dari pintu utama Rumah Sakit itu.
perlahan tapi pasti , kelima mobil itu pun meninggalkan area rumah sakit itu..
seluruh staf , dokter dan perawat pun akhirnya bisa bernafas lega setelah mereka mulai menghilang dari area rumah sakit itu.
#
Di pinggiran kota
ada sebuah restoran kelas menengah walau tak terlalu mewah tapi restoran itu mendapat banyak pengunjung.
dan disini lah rombongan itu berada.
" kayaknya disini tempatnya " ucap vero melihat gps nya
" yaudah. kita makan disini aja . kamu pasti laper kan sayang " ucap Johan mengenggam lembut tangan Vero.
Vero pun mengangguk karena suara perutnya yang lapar sudah terdengar beberapa kali tadi.
" kak turun gak ? " tanya jordan sambil mengetuk pintu mobil johan
" iya bawel." johan pun turun bersama vero.
melihat kehadiran rombongan itu membuat beberapa orang jadi tak suka bahkan ada yang acuh tak acuh dengan mereka.
" kayaknya kita harus antri ya sweety ? " tanya Angela melihat antrian yang tak terlalu panjang itu.
" kayaknya itu untuk yang pesan untuk dibawa pergi " ucap reiki
mereka pun masuk ke dalam restoran itu.
" silahkan pelanggan. apa sudah reservasi lebih dulu ? " tanya pelayan ramah
" maaf tapi kami belum memesan tempat. tapi apa masih ada tempat yang kosong untuk kami ? " tanya hyper
" ada tuan. silahkan ikut saya " ucap pelayan itu lalu membawa mereka ke area luar .
" waah. danau nya cantik sekali " ucap Angela terpesona dengan danau buatan itu.
vero , viona , nana dan aurora pun tak kalah terpesona nya seperti Angela
" silahkan tuan dan nyonya " ucap pelayan itu membawa kesepuluh orang itu ke meja yang langsung mengahadap ke danau itu.
" terima kasih. boleh kami lihat menunya ? " tanya Angela
" silahkan nyonya " ucap pelayan memberikan mereka masing-masing 1 buku menu.
setelah 5 menit , mereka pun memilih menu yang mereka inginkan
" baiklah. pesanana anda akan segera kami siapkan " ucap pelanyan itu lalu pergi setelah mencatat semua pesanan.
" kok kita dikacangin ya ? " tanya Leon melihat viona dan Angela sibuk berfoto ria dengan danau itu sebagai latarnya.
" ya udah nasib kita lah. nikmatin aja " jawab Johan yang langsung disetujui hyper dan jordan serta reiki.
karena vero , nana dan aurora pun melakukan hal yang sama seperti viona dan angela.
kelima pemuda itupun hanya bisa pasrah namun di hati mereka juga ada rasa senang melihat gadis yang mereka cintai bahagia.
" bahagia itu sederhana. hanya dengan melihatmu bahagia , aku juga bahagia " ucap Reiki menatap lembut Angela yang tersenyum bahagia
namun tanpa mereka sadari , ada seseorang yang secara tanpa sengaja melihat ke arah lima gadis itu dari tepi danau. tepatnya lebih fokus ke Angela.
" senyum mu selalu indah " ucap orang itu melihat Angela lewat teropong nya.
to be continue 🤗😊😘
please komen dan komen nya.
jangan lupa vote nya ya 😍