YOUNG CEO And QUEEN OF MAFIA

YOUNG CEO And QUEEN OF MAFIA
S 3 - 98



Angela dan Reiki membantai setiap musuh yang berani mendekati mereka.


" Sebaiknya kalian menyerah kalau masih sayang dengan nyawa kalian " ucap Reiki dingin tetap dengan wajah yang tertutup topeng dan hanya mata merah biru nya yang terlihat.


Walaupun hanya sepasang mata itu yang dilihat para musuh tapi mereka tau kalau orang didepan mereka sekarang ini adalah salah satu legenda hidup di dunia bawah tanah.


Prok Prok Prok Prok..


Perhatian Angela langsung tertuju pada sosok paruh baya yang berjalan ke arah mereka .


" muncul juga kau !! Pengkhianat !! " geram Angela.


" wah wah ,, coba lihat siapa ini .. gadis cilik yang dulu imut dan polos sekarang berubah menjadi monster berhati dingin ya .. hahahah " ledek pria paruh baya itu.


" Kau pikir kau lebih baik dari aku !! kalau bukan karena kau !! Ayah dan Bunda ku gak mungkin berakhir tragis !! " Teriak Angela .


Suara teriakan Angela itu dapat didengar Leon melalui earphone kecil ditelinga nya yang masih dalam mode panggilan dengan sang adik.


Leon yang kini juga sudah turun ke lapangan pun terdiam karena tau apa maksud Angela.


" Kalian bereskan sisa nya !! " perintah Leon karena sudah menghabisi hampir seluruh pasukan musuh .


Leon sendiri langsung bergegas menuju sebuah tanah lapang yang tak lain adalah pintu menuju markas utama Pasukan Bayangan.


" Shiro !! Bawa aku ke peron sekarang !! " teriak Leon memanggil Shiro sang tangan kanan Angela .


" ikuti aku " ucap Shiro langsung menuntun Leon menuju ke salah satu lorong.


Sementara di dekat markas The Dark Knight , Lian dan Lista yang juga sudah selesai membereskan para musuh pun berniat kembali ke markas guna mengambil pasokan amunisi mereka , dan di tengah jalan mereka bertemu Arthur secara tidak sengaja.


Namun, ketiga saudara itu pun langsung kaget karena cahaya biru sangat menyilaukan mata walaupun dari kejauhan .


" Mami !! " ucap mereka serempak dan langsung berlari ke arah hutan , tempat cahaya itu berasal.


Disaat ketiga nya semakin mendekat ke hutan. suara pertarungan pun semakin jelas terdengar .


" Kak , lihat disana !! " Ujar Lian menunjuk ke arah yang berlawanan .


Terlihat beberapa anggota The Dark Knight menggiring musuh yang menyerah untuk menjauh dari tempat itu.


" biarkan mereka yang urus tawanan itu. sekarang cepat lihat keadaan mami sama papi ! " ucap Arthur serius dan langsung berlari lagi .


Calista dan Lian pun segera menyusul sang kakak sulung.


Karena jarak yang semakin dekat membuat ketiganya merasakan hawa dari elemen Angela yang terasa berbeda dari biasanya. Hawa kebencian dan kepedihan .


" HAHAHAHA !!! Kau pikir kau bisa mengalahkan aku dengan mainan mu itu !! Hahhaha !! Coba lah sesuka mu !! Hahaha !! " pria paruh baya itu terus meledek Angela yang kini hampir tenggelam dalam kebenciannya.


" KALAU BEGITU COBA RASAKAN INI !! " teriak Angela mengeluarkan basoka khusus milik nya .


Pria paruh baya atau bisa dibilang tua karena seumuran dengan Ayah Angela dan Leon , Bara jika masih hidup.


Reiki yang sedari tadi diam dan memperhatikan pun kini mulai bertindak .


" jadi andalah orang dibalik kejadian tragis yang menimpa mertua saya " ucap Reiki


" Ya , lalu apa mau mu ?! Ku peringatkan kau !! jangan ikut campur urusan kami !! " tegas nya.


" kenapa tidak ?! Saya suami SAH nya sekaligus menantu keluarga Anson . Jadi itu hak saya " ucap Reiki seolah memancing amarah pria tua yang menyulut emosi istrinya.


" HAHAHA !! JADI SEKARANG KAU MAU BERTINDAK SEPERTI SUAMI YANG BAIK !! HAHAHAHA !! LELUCON APA ITU !! APA KAU TAK INGAT DULU SAAT KAU MENYAKITI DAN MENGHANCURKAN HATI GADIS YANG DI MABUK CINTA DAN MENYAKINI KALAU KAULAH ORANG YANG BISA PERCAYA PADANYA !! TAPI KENYATAANNYA APA !! BUKAN HANYA TIDAK PERCAYA , KAU BAHKAN TEGA MENUDUHNYA MAIN GILA DENGAN KAKEK TUA ANSON YANG TIDAK LAIN KAKEK NYA SENDIRI !! APA KAU TAK INGAT ITU !!? " Teriak lantang pria tua itu .


Arthur dan Lian pun kaget mendengar cerita masa lalu kedua orang tua nya , namun tidak dengan Lista yang sedari awal tau cerita itu langsung dari papi nya saat ia terluka karena Gani dulu .


" iiss ! diamlah " ucap Lista jengkel dan menutup mulut kedua pemuda itu.


Sedangkan Reiki malah tersenyum kecil mendengar pria itu meneriakan nya dengan lantang dan sangat yakin .


" lalu kenapa ? apa urusannya itu dengan anda ? bukankah anda yang lebih dulu menghancurkan hati gadis polos itu dan merubahnya seperti yang anda katakan tadi " ucap Reiki memancingnya


" kau !! apapun maksudmu , aku tak perduli !! Hey Nona Besar Anson!! apa kau menyerah !! " ucapnya kembali menyerang Angela yang kini perlahan tapi pasti sudah meredakan emosinya.


" aku tau , sebenarnya kamu sengaja memancing amarahku agar aku membunuh mu dengan tangan ku sendiri ,dengan begitu kamu bisa mati dengan tenang dan tanpa penyesalan . Tapi rencanamu itu salah , baik dulu sekarang ataupun nanti , aku tidak akan pernah memaafkan kesalahan seorang pengkhianat seperti mu . Yang dengan tega ingin menculik anak dari sahabat seperjuangan nya sendiri bahkan sampai menyuruh perampok dan membunuh sahabat serta istrinya " ucap Angela , dari ekspresi nya , pria tua itu tampak sangat kaget saat mendengar penjelasan Angela.


" mulai sekarang terus lah hidup dalam penyesalan dan jangan pernah mengganggu kehidupanku lagi " kecam Angela lalu menyimpan basoka nya lagi.


" apa maksudmu ?!! " teriak pria tua itu.


" maksudnya ini !! " Teriak Leon langsung melayangkan tinjunya mengarah tempat ke wajah pria tua itu.


" Karena adikku sudah bilang seperti itu , itu artinya jangan pernah muncul lagi kalau gak bukan cuma ini yang akan ku tunjukkan . Sekarang PERGII !!! " bentak Leon melemparkan pria tua itu dan dengan sigap bodyguard nya langsung menangkap nya..


" mulai sekarang !! hidup lah dengan menanggung beban selama tiga generasi ini !! " teriak Leon.


Pria tua itu pun pergi dibawa bodyguard nya.


" Bara maafkan aku . aku tak pernah berniat membunuhmu... maafkan aku " lirih nya masuk ke dalam mobil.. Dan perlahan mobil itu pun mulai menjauh dari lokasi.


Angela langsung memeluk Leon dengan erat.


" kak , keputusanku udah benar kan ? " tanya Angela


" iya udah benar kok sayang kakak " ucap Leon mencoba menenangkan adiknya .


" semoga ayah dan bunda gak marah dan kecewa sama aku " ucap Angela.


Saat dua bersaudara itu hanyut dalam kenangan pahit masa kecil. Dan hal itu pun disaksikan oleh ketiga Adinson bersaudara.


Lena yang tak melihat papa di markas pun sedang kebingungan mencari papa nya itu.


To be Continue 😊😘🤗