YOUNG CEO And QUEEN OF MAFIA

YOUNG CEO And QUEEN OF MAFIA
S 3 - 35



Rean pergi ke HADK Techno sesuai jadwal janji temu untuk proposal kerja sama nya.


Rean takjub dengan design perusahaan yang sudah berdiri hampir 30 tahun itu.


" Tuan Jaya silakan sebelah sini " ucap sekretaris yang menyambutnya.


" kalau boleh tau , dimana Nyonya Adinson ? " tanya Rean.


" saat ini Nyonya dan Tuan sedang keluar kota " jawab Sekretaris itu.


Mereka pun berhenti di depan sebuah ruang rapat di lantai 2.


" silakan Tuan Jaya " ucap sekretaris membukakan pintu.


Rean kaget karena melihat Arthur ada didalam ruang rapat itu bahkan sebelum dirinya.


" ah calon kakak ipar sudah datang " ucap Arthur menyadari kehadiran Rean dan rombongannya.


" kau !! ngapain kau datang kesini ? jangan berulah kau disini , paham ? " ucap Rean menarik Arthur sedikit menjauh dari sekretaris yang membawanya.


" aku disini cuma sebentar . ah Raya gak ikut ya " ucap Arthur tak melihat kekasihnya itu


" ehem. mereka berkunjung ke tempat bu rol " jawab Rean


" oh aku mengerti . kalau gitu aku langsung kesana aja. jadi , aku gak ganggu urusan kalian lagi.. bye " ucap Arthur lalu keluar dari ruangan itu.


Sementara Rean menunggu pihak HADK Techno , Arthur diluar ruangan tengah memberi arahan kepada bawahannya tentang rapat dengan perusahaan Rean.


" baik Tuan muda . kami mengerti " jawab wakil nya.


" oke kalau gitu laporkan padaku nanti malam. sekarang aku ada urusan , perlakukan tamu dengan baik " ucap Arthur lalu pergi.


Disaat Arthur pergi untuk menemui kekasih yang sudah lama ia rindukan.


Calista tengah membujuk Julian yang sampai siang itu tak juga mau berbicara padanya.


" Lian . ayo makan , aku masak sup kesukaanmu loh " bujuk Calista


Akhirnya Julian mau keluar dari kamarnya dan makan sup buatan kakaknya itu.


" aku tau kamu sangat perhatian padaku dan aku bersyukur untuk itu. aku tau mungkin hubungan kami tak kamu setujui dan kamu tak suka padanya. tapi berilah ia kesempatan agar kamu juga bisa melihat kebaikannya " ucap Calista , Julian tetap diam tak mau menjawab.


" hah. sekali ini saja , kumohon . aku janji pasti bakal sangat menjaga diri . ku mohon " ucap Calista dengan puppy eyes nya.


" ha baiklah .. cukup sekali . tapi jika sampai aku tau kau dilukainya . jangan salahkan aku kalau orang itu bakal hilang selamanya " ucap Julian


" makasih adikku yang tampan.. kamu ter the best " ucap Calista memeluk Julian dari belakang.


" udah , sekarang siap-siap pergi kuliah. aku tunggu disini " ucap Julian . Calista langsung lari ke kamarnya .


10 menit kemudian , Julian yang sudah menunggu Calista di halaman depan pun akhirnya melihat sang kakak keluar.


" lama banget " ucap Julian masuk ke mobil


" biasalah , namanya juga cewek. harap maklum. hehe " ucap Calista tersenyum.


Julian dan Calista pun pergi ke kampus bersama.


#


Julian langsung pergi setelah melihat sang kakak masuk ke gedung kampus nya.


Julian sendiri punya tugas dari sang papi untuk mengawasi kantor cabang Adinson Corp di Kota DA itu.


#


Triiingg


Kelas kedua Calista untuk hari ini pun berakhir.


ia kaget karena tiba-tiba ditarik Gani begitu ia keluar dari kelasnya.


" kak Gani . bisa lepasin tanganku gak ? " tanya Calista menghentikan langkah kakinya tak mau mengikuti Gani.


" oh baiklah. maaf " ucap Gani menunduk.


" ada apa kak , tiba-tiba nyari aku " ucap Calista menarik tangannya


" tentang pertanyaanku tadi malam , apa sudah kamu pertimbangkan nya ? " tanya Gani


" iya sudah ku pikirkan " ucap Calista


" kamu yakin denganku yang penuh kekurangan ini ? " tanya Calista


" aku tidak mencari yang sempurna tapi aku mencari yang bisa membuat ku nyaman tak perduli apapun statusnya . selagi bukan milik orang " ucap Gani


" jadi maksudnya ... kamu terima ? " tanya Gani dengan wajah berharap.


Calista hanya mengangguk tanpa bicara.


" WAAAHH !! MAKASIH LIS .. AKU JANJI AKAN SELALU MEMBAHAGIAKAN MU.. TAKKAN KUBIARKAN ORANG LAIN MENYAKITIMU !! " teriak Gani girang reflek memeluk Calista membuat orang-orang menatap iba pada Calista


@


Raya dan Mike membantu penghuni panti yang kebanyakan balita dan anak-anak.


Mike senang melihat Raya banyak tertawa.


ditengah itu , sebuah mobil masuk ke halaman panti.


Raya menemani ibu rol keluar memeriksa mobil box itu.


" maaf ini dari siapa ya ? " tanya bu Rol


" dariku " jawab Arthur muncul di belakang Raya.


Raya berbalik dan tak kuasa menahan rasa rindunya saat melihat sang kekasih yang ia rindukan ada didepan matanya.


" ini benar kamu kan , Ar " ucap Raya membelai lembut wajah Arthur.


" iya sayang. ini aku. maaf membuat mu lama menunggu " ucap Arthur mengusap air mata Raya.


Tanpa banyak kata , Raya langsung memeluk erat Arthur dan begitu juga sebaliknya.


" Ar , maafkan aku ... " ucap Raya


" huss , kamu gak salah. aku yang salah karena membiarkan kamu pergi dengan mereka . tapi aku janji mulai sekarang tidak akan ada yang bisa melukaimu ataupun memisahkan kita lagi " ucap Arthur.


ibu Rol pun masuk kedalam dan membiarkan kedua sejoli itu melepas rindu.


Raya sudah menceritakan semua termasuk hubungannya dengan Arthur dan tentang perpisahan yang terpaksa itu.


" jangan ganggu mereka dulu. biarkan saja sebentar lagi " ucap ibu Rol menghentikan Mike.


" baiklah " ucap Mike lalu masuk kembali.


Kini Arthur dan Raya menghabiskan waktu berdua di halaman samping , duduk berdua di ayunan.


" hari ini aku senang sekali . akhirnya kita bisa bertemu lagi " ucap Raya


" ya aku juga senang dan aku lebih senang melihat pacarku ini tambah gemuk haha " ucap Arthur mencubit gemas pipi Raya yang sedikit berisi.


" hem.. ya gimana gak gemuk . kerjaannya cuma makan , tidur , makan , tidur .. itu aja. megang kuas ataupun kamera aja gak boleh " keluh Raya.


" itu artinya mereka sayang dengan pacarku ini " ucap Arthur


" iya saking sayangnya sampai-sampai gak boleh keluar jauh dari rumah " ucap Raya


Saat keduanya tengah berbincang dan melepas rindu , tiba-tiba sebuah bus berhenti tepat didepan gerbang panti asuhan.


TIIITTT


Arthur terperanjat mendengar suara klakson bus itu.


" kenapa ? " tanya Raya melihat Arthur kaget.


" aku lupa .. rencana nya aku mau ngajak semua anak-anak panti pergi makanya aku nyewa bus . dan sekarang bus nya udah datang . tapi aku belum bilang apapun ke bu Rol . gimana dong " ucap Arthur.


" huss tenang. kita bilang sekarang aja. aku bilang ke ibu , kamu bilang ke supirnya suruh tunggu , oke ? " tanya Raya.


" oke " jawab Arthur. Raya pun masuk ke dalam dan memberitahu ke ibu Rol tentang rencana jalan-jalan dari Arthur itu.


dan suasana pun jadi riuh karena anak-anak itu gembira mendengar berita itu.


sedangkan Arthur menunggu didalam bus bersama sang supir yang tak lain salah satu anggota The Dark Knight.


" paman tolong tunggu sebentar ya , mereka lagi bersiap-siap " ucap Arthur


" tuan muda pertama tenang saja , tidak perlu terburu-buru. lagipula saya juga senang bisa membawa anak-anak itu pergi " ucap paman supir itu.


" baiklah paman.terima kasih " ucap Arthur


Raya pun berdandan , begitu juga anak-anak panti yang sibuk merapikan diri mereka.


sedangkan Mike melapor ke Rean tentang rencana liburan mereka itu.


Mike pun ikut pergi , tak lupa juga rombongan bodyguard yang mengawalnya.


To be Continue 😘😊🤗