
Angela masuk ke ruang isolasi itu sendirian.
Wanita itu menatap jijik saat melihat Angela berdiri dengan angguh didepannya.
" apa maumu ?! " tanya Wanita itu datar
Tanpa menjawab , Angela langsung menarik rambut wanita itu .
mau tak mau wanita itu harus mengikuti langkah Angela yang saat ini menarik rambutnya.
Sepanjang jalan , terdengar jeritan kesakitan wanita itu.
Hingga akhirnya mereka berdua masuk ke sebuah aula yang disulap menjadi sebuah lapangan indoor.
Barulah Angela melepaskan tangannya dari rambut wanita itu.
" heh rambutmu jelek , bau begitu , pantesan gak ada yang mau " ucap Angela mengelap tangan nya.
" kau !!! " wanita itu geram dengan tingkah angguh Angela ditambah lagi ada rasa cemburu dihatinya
" kenapa ? aku benar kan " ucap Angela memancing nya.
sebenarnya , Angela merasa ragu kalau wanita itu menargetkan dirinya hanya karena cemburu dengan Diyan . terlebih lagi , bukannya Diyan udah lama menikah , gak mungkin wanita didepannya ini gak tau siapa istrinya Diyan.
" ITU SEMUA KARNA KAU !!! DASAR *A**** B****** !!! MATILAH KAU !! " ucap wanita itu emosi melayangkan tendangan ke arah Angela.
namun Angela menghindar , hal itu membuat wanita itu tambah emosi.
" hahaha .. kayak gitu mau ngebunuh gue.. mimpi aja !! " ucap Angela makin memprovokasi nya.
Wanita itu makin emosi mendengar setiap celotehan Angela.
" UDAH BAGUS KAU PERGI ! MENGHILANGLAH !! SEKARANG KAU KEMBALI DAN MENGHANCURKAN RENCANAKU !! RENCANA YANG SUDAH KU SUSUN BERTAHUN-TAHUN " ucap wanita itu melayangkan tinju dan tendangan yang semuanya bisa Angela hindari.
" hahaha !! rencana bodoh ! " Teriak Angela sambil menarik kuat rambut wanita itu.
" RENCANA BODOH!?! KAU YANG BODOH !! JIKA KAU GAK ADA , MAKA PERUSAHAAN ADINSON CORP DAN HADK TECHNO AKAN MENJADI MILIKKU DAN GAK ADA YANG AKAN MEREMEHKAN KU DITAMBAH SAAT TUAN ADINSON JADI MILIKKU , MAKA GAK ADA SATU ORANGPUN YANG AKAN BERANI MENINDASKU !! " teriak wanita itu membeberkan rahasia nya sendiri karena emosi.
mendengar ucapan wanita itu , wajah Angela jadi menggelap dan jadi tidak fokus dan wanita itu mengambil kesempatan dengan mencoba menendang Angela .
Namun , HAP !
Angela menangkap kakinya dan ia mencoba meninju Angela namun hasilnya sama . Tangannya di cengkram Angela.
" LEPASKAN !! " teriak Wanita itu meronta hendak melepaskan cengkraman Angela di tangan dan kakinya.
KREEK !!
" AAAAKKKHHH !!! " teriak wanita itu saat Angela meremukkan tulang tangan nya.
KREEK
" AAAKKKHH !! TANGANKU ! KAKIKU !! " jerit kesakitan wanita itu kembali menggema bersautan dengan bunyi-bunyi patahan tulang lainnya.
Diyan , Leon dan Reiki yang mengintip dari pintu pun bergidik ngeri mendengar suara tulang remuk yang tiada habisnya.
Diyan menutup mulutnya agar tak bersuara.
Reiki dan Leon melihatnya tanpa suara.
" well , awalnya aku hanya berniat main-main sambil mencari tau dan mungkin saja kau bisa ku bebaskan. tapi sekarang aku berubah pikiran. " ucap Angela dingin berjalan mendekati wanita yang kini duduk lemas dilantai karena kesakitan seluruh tulang nya di patahkan .
" apa lagi mau mu !! mau bunuh aku !! " bentak nya melihat Angela
" hahaha nyawamu masih belum cukup bahkan tak penting bagiku. tapi , jika kau mau , maka akan ku kabulkan " ucap Angela menunjukkan api biru di tangannya.
Wanita itu kini diam seribu bahasa saat melihat keanehan itu .
ia mulai menyesal karena menyinggung orang didepan nya ini.
" ah sebelum kau mati . apa kau ada pesan untuk Diyan ataupun tuan Adinson mu itu , mungkin aja aku bisa sampaikan . bukannya kau sangat mencintai Diyanmu itu ?! " ucap Angela tersenyum remeh.
" Diyan ? hahahha.. siapa yang cinta padanya , hanya orang rendahan gitu , gak pantas bersanding denganku dan untung saja kau sudah memungutnya jadi aku gak perlu mengusirnya terus " ucap Wanita itu masih bisa tertawa .
" oh ya .. lalu apa pesan terakhir mu ?! " ucap Angela menatap tajam wanita itu seraya mengeluarkan cambuk dari balik bajunya.
" katakan pada tuan adinson , aku mau jadi istrinya sekaligus ibu untuk anak-anaknya daripada j***** tak tau diri yang menggodanya itu " ucapnya geram.
" Ha.. aku malas kayak gini. " ucap Angela menyimpan cambuknya lagi.
" kenapa ? apa kau takut ?! hahahaha kau takut kan karena menyinggung calon istri tuan Adinson " ucap Wanita itu tertawa melihat Angela menyimpan lagi cambuknya.
" ha .. mau sampai kapan kalian disitu .. mengganggu konsentrasi aja " Teriak Angela namun hening tak ada yang berani menjawab.
" HAHAHAHA !! DASAR GILA ! TEMPAT KOSONG DIBILANG ADA ORANG ! HAHAHAH " teriak wanita itu menertawakan Angela.
" aku seret atau kalian keluar sendiri , jangan sampai ku ulang lagi ! " ucap Angela memejamkan matanya menahan emosi.
Reiki dan Leon yang mengerti maksud Angela pun langsung keluar dari persembunyian mereka dan mendekati Angela . Diyan pun hanya bisa mengikuti.
Wanita itu merubah wajahnya dengan cepat.
" Tuan Adinson .. Tolong aku ! dia berani menindas ku , lihat istri Diyan itu , dia buat aku kayak gini " ucapnya lemah seakan dia korban yang tak berdaya . padahal dia itulah biang masalahnya.
Reiki tak menghiraukan ocehan wanita itu dan berdiri di depan Angela lalu memeluknya berusaha menenangkan hati Angela.
Leon pun ikut berdiri di samping adiknya.
" hey bodoh ! kenapa kau diam aja lihat istrimu di peluk laki-laki lain !! sana !! " ucap wanita itu berusaha memprovokasi Diyan yang diam saja.
" siapa kau berani memerintahku ! " ucap Diyan datar
" KAU !! Aku calon istri bos mu itu jadi secara otomatis aku nyonyamu " ucap wanita itu kesal.
namun Diyan hanya menatap jijik wanita itu lalu berjalan ke arah Reiki.
" siapa kau ! beraninya kau mengaku calon istriku !! " bentak Reiki mengeluarkan sebuah pisau dari es.
Wanita itu tak bisa berbicara lagi melihat dan mencerna apa yang dipegang lelaki didepannya itu.
" kau ! bahkan tak pantas untuk membawakan sepatuku " ucap Reiki menusuk tangan wanita itu.
Wanita itu meringis kesakitan. lalu ia menatap Diyan .
" diyan ! tolong aku ! tolong keluarkan aku dari sini ! ku mohon !! demi hubungan masa lalu kita " ucapnya menatap melas ke Diyan.
tapi , Diyan tak menjawab malah memalingkan wajahnya.
" ah sepertinya besok kesayanganku akan bisa makan besar " ucap Angela mendekati wanita itu.
" kau ! mau apa kau !!? " ucap wanita itu ketakutan mau lari tapi tak bisa.
" kau salah cari masalah denganku !! dan lagi , tuan Adinson itu SUAMIKU !!! " teriak Angela menendang wanita itu.
BRAAK BUGH .
Wanita itu mengeluarkan darah dari mulutnya.
" DAN KAU !! TEBAL SEKALI WAJAHMU MENGAKU SEBAGAI CALON ISTRINYA DIDEPAN KU !! " bentak Angela terus menendang wanita itu.
tubuh wanita itu terus terpental membentur lantai , dinding hingga entah sudah berapa banyak darah yang dikeluarkannya.
" APA KALIAN PARA J***** MU***** hobi sekali menggoda suamiku !! apa segitu gak lakunya kalian itu !! aku BENCI !! " teriak Angela menendang wanita itu dan tepat , wanita itu langsung tak sadarkan diri.
" HAAAAA !! " teriak Angela terus menendang apapun didepannya.
" sweety . tenang ... aku disini dan gak akan pergi lagi " ucap Reiki memeluk Angela yang masih emosi.
Leon menyuruh anak buahnya membawa wanita yang kritis itu pergi dari situ.
" kita keluar sekarang. jangan ganggu mereka " ucap Leon menepuk bahu Diyan.
mereka pun keluar meninggalkan Reiki dan Angela berdua di lapangan indoor itu.
.
.
.
to be continue 🤗😘😊